Sebanyak 26358 item atau buku ditemukan

Psikologi Manajemen

Manajemen merupakan sebuah proses kegiatan yang terdiri dari perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengawasan yang telah ditetapkan dan ditentukan sebelumnya untuk mencapai tujuan tertentu secara efektif dan efisien. Pendidikan karakter di sekolah juga sangat terkait dengan manajemen atau pengelolaan sekolah. Pengelolaan yang dimaksud adalah bagaimana pendidikan karakter direncanakan (planning), dilaksanakan (actuating), dan dikendalikan (evaluation) dalam kegiatan-kegiatan pendidikan di sekolah secara memadai. Penerapan psikologi dalam situasi praktis berdasarkan pada pengetahuan ilmiah tentang tingkah laku. Jadi bukan dengan cara common sense, melainkan menggunakan prinsip-prinsip psikologi secara sistematis. Kehadiran buku ini merupakan bagian dari sumbangsih pemikiran penulis untuk mengkaji/membahas tentang psikologi manajemen karena psikologi merupakan ilmu tentang tingkah laku. Pada hakikatnya tingkah laku manusia itu sangat luas, semua yang dialami dan dilakukan manusia merupakan tingkah laku. Semenjak bangun tidur sampai tidur kembali manusia dipenuhi oleh berbagai tingkah laku. Dengan demikian objek ilmu psikologi sangat luas, akan tetapi di dalam buku ini fokus membahas tentang psikologi manajemen. Buku ini sangatlah penting bagi mahasiswa dan pendidik yang sedang mendalami bidang psikologi atau pendidikan karakter. Buku ini juga sangat penting bagi pendidik, tenaga pendidik, kepala sekolah, dan peserta didik untuk memahami konsep psikologi. Psikologi Manajemen ini diterbitkan oleh Penerbit Deepublish dan tersedia juga dalam versi cetak.

Buku ini juga sangat penting bagi pendidik, tenaga pendidik, kepala sekolah, dan peserta didik untuk memahami konsep psikologi. Psikologi Manajemen ini diterbitkan oleh Penerbit Deepublish dan tersedia juga dalam versi cetak.

Pengantar manajemen sarana dan prasarana sekolah

Buku kategori Manajemn yang berjudul Pengantar manajemen sarana dan prasarana sekolah merupakan buku karya dari Irjus Indrawan. Buku ini memaparkan mengenai manajemen sarana dan prasarana pendidikan adalah proses pengadaan dan pendayagunaan komponen-komponen yang secara langsung maupun tidak langsung jalannya proses pendidikan untuk mencapai tujuan pendidikan secara efektif dan efesien. Manajemen sarana dan prasarana pendidikan bertugas mengatur dan menjaga sarana dan prasarana pendidikan agar dapat memberikan kontribusi pada proses pendidikan secara optimal. Kegiatan pengelolaan ini meliputi kegiatan perencanaan, pengadaan, pengawasan, penyimpanan inventarisasi, penghapusan, penggunaan/pemanfaatan dan tanggung jawab. Dalam pengadaan dan menggunakan sarana dan prasarana di sekolah dibutuhkan suatu proses, yaitu mulai dari perencanaan, pengadaan, pengaturan, penggunaan, dan penghapusan. Perencanaan sarana dan prasarana pendidikan merupakan proses perancangan upaya pembelian, penyewaan, peminjaman, penukaran, daur ulang, rekondisi/rehabilitasi, distribusi atau pembuatan peralatan dan pelengkapan yang sesuai dengan kebutuhan. Proses ini sebaiknya melibatkan unsur-unsur penting sekolah, seperti kepala sekolah dan wakil kepala sekolah, guru, tata usaha, bendahara, serta komite sekolah.

Buku kategori Manajemn yang berjudul Pengantar manajemen sarana dan prasarana sekolah merupakan buku karya dari Irjus Indrawan.

Manajemen Pendidikan (Teori Dan Praktik Dalam Penyelenggaraan Sistem Pendidikan Nasional)

Buku kategori manajemen yang berjudul Manajemen Pendidikan (Teori Dan Praktik Dalam Penyelenggaraan Sistem Pendidikan Nasional) ini merupakan karya dari Undang Ruslan Wahyudin.

Undang Ruslan Wahyudin. MANAJEMEN PENGELOLAAN PESERTA DIDIK A. Pengertian , Landasan dan Tujuan Pengelolaan Peserta Didik 1. Pengertian Pengelolaan Peserta Didik Pengelolaan Peserta Didik dapat diartikan sebagai usaha pengaturan terhadap ...

Manajemen Pendidikan Di Sekolah

Sesuai Kebijakan Merdeka Belajar

Manajemen pendidikan berguna untuk merencanakan dan melaksanakan berbagai kegiatan di sekolah. Oleh karena itu, manajemen pendidikan memiliki kedudukan sangat penting dalam operasional sekolah. Di samping itu, manajemen pendidikan juga menjadi salah satu penentu kemajuan dan berkembangnya sekolah. Buku Manajemen Pendidikan di Sekolah yang ada di tangan pembaca ini merupakan buku yang disusun untuk membantu mempermudah mahasiswa dalam memahami materi-materi matakuliah manajemen pendidikan. Buku ini dapat menjadi referensi tambahan bagi mahasiswa dan khazanah keilmuan di bidang manajemen pendidikan. Setiap materi dipaparkan dengan sangat jelas dan menggunakan bahasa yang sederhana sehingga mudah dipahami oleh mahasiswa. Untuk itu, buku ini sangat tepat dijadikan referensi mahasiswa untuk matakuliah manajemen pendidikan. Di samping itu, buku ini dapat digunakan oleh dosen, guru, dan praktisi pendidikan di seluruh Indonesia Buku ini sudah disesuaikan dengan kebijakan Merdeka Belajar yang diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek). Penulis menyajikan buku ini secara profesional dan lengkap sehingga benar-benar bermanfaat bagi mahasiswa, dosen, guru, maupun pembaca umum lainnya. Buku persembahan penerbit PrenadaMediaGroup #PrenadaMedia

Buku Manajemen Pendidikan di Sekolah yang ada di tangan pembaca ini merupakan buku yang disusun untuk membantu mempermudah mahasiswa dalam memahami materi-materi matakuliah manajemen pendidikan.

MANAJEMEN PEMBELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM

Konsep dan Strategi dalam Meningkatkan Akhlak Peserta Didik

Masalah yang sering dihadapi guru adalah manajemen pembelajaran. Banyak guru yang tidak mampu membuat perencanaan pembelajaran, sehingga pembelajaran tidak dapat mencapai tujuan yang diharapkan. Dalam hal pelaksanaan dan evaluasi pembelajaranpun masih banyak guru yang mengalami kesulitan, tak terkecuali guru Sejarah Kebudayaan Islam (SKI). Padahal manajemen pembelajaran dalam SKI sangat berpengaruh dalam meningkatkan akhlak peserta didik. Buku yang ditulis berdasarkan riset ini mencoba mengidentifikasi berbagai unsur terkait manajemen pembelajaran SKI untuk meningkatkan akhlak peserta didik. Unsur-unsur tersebut antara lain meliputi: perencanaan pembelajaran; pelaksanaan pembelajaran; dan evaluasi pembelajaran SKI. Dengan manajemen pembelajaran yang baik, diharapkan akhlak peserta didik pun dapat lebih meningkat menuju akhlak al-karimah.***

Masalah yang sering dihadapi guru adalah manajemen pembelajaran.

MANAJEMEN PENDIDIKAN

Manajemen pendidikan merupakan suatu proses yang bertujuan untuk mengelola dan mengatur segala aspek yang terkait dengan pendidikan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Dalam konteks pendidikan, manajemen memiliki peran yang sangat penting karena dapat mempengaruhi kualitas pendidikan yang diberikan kepada peserta didik. Perencanaan merupakan langkah awal dalam manajemen pendidikan. Pada tahap ini, pihak-pihak terkait harus membuat rencana yang detail dan terstruktur mengenai tujuan pendidikan, sumber daya yang tersedia, strategi pembelajaran, serta evaluasi yang akan dilakukan. Perencanaan yang matang dapat membantu pihak-pihak terkait untuk mengambil keputusan yang tepat dalam pelaksanaan pendidikan. Pelaksanaan pendidikan merupakan tahap lanjutan dalam manajemen pendidikan. Pada tahap ini, pihak-pihak terkait harus mampu mengimplementasikan rencana yang telah dibuat. Hal ini meliputi pemilihan metode dan strategi pembelajaran yang tepat, penggunaan sumber daya dengan efektif, serta memastikan keterlibatan aktif peserta didik dalam proses pembelajaran. Pihak-pihak terkait juga harus memastikan bahwa semua proses pembelajaran berlangsung secara teratur dan terkoordinasi dengan baik. Evaluasi merupakan tahap terakhir dalam manajemen pendidikan. Pada tahap ini, pihak-pihak terkait harus mengevaluasi hasil pendidikan yang telah dicapai. Evaluasi ini dapat dilakukan melalui berbagai cara, seperti ujian, tes, atau observasi. Tujuan dari evaluasi adalah untuk mengevaluasi keberhasilan dan kekurangan dalam proses pendidikan, serta memberikan umpan balik yang dapat digunakan untuk perbaikan ke depan. Manajemen pendidikan yang baik dapat memberikan banyak manfaat, antara lain adalah meningkatkan kualitas pendidikan, memaksimalkan sumber daya yang tersedia, dan memastikan keterlibatan aktif semua pihak terkait. Oleh karena itu, manajemen pendidikan seharusnya menjadi fokus utama dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Manajemen pendidikan memiliki berbagai fungsi yang penting untuk memastikan pendidikan yang diberikan berkualitas dan efektif. Ada lima fungsi utama dalam manajemen pendidikan, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pengendalian, pengarahan, dan evaluasi. Perencanaan Fungsi perencanaan mencakup proses penyusunan rencana, strategi, dan tujuan pendidikan yang harus dicapai. Perencanaan ini meliputi pengelolaan sumber daya manusia, anggaran, infrastruktur, program, serta metode dan teknik pembelajaran yang digunakan dalam proses pendidikan. Pengorganisasian Fungsi pengorganisasian berkaitan dengan pengaturan dan penempatan sumber daya manusia, fasilitas, dan peralatan pendidikan. Hal ini meliputi pengorganisasian proses pembelajaran, penentuan jadwal, penentuan kurikulum, dan penempatan tenaga pengajar. Pengendalian Fungsi pengendalian berkaitan dengan pengawasan terhadap proses pembelajaran dan evaluasi terhadap hasil pembelajaran. Pengendalian juga meliputi penilaian terhadap kinerja tenaga pengajar dan penggunaan sumber daya. Pengarahan Fungsi pengarahan berkaitan dengan pengelolaan hubungan antara tenaga pengajar, peserta didik, dan pihak-pihak terkait lainnya. Hal ini meliputi komunikasi antara pihak-pihak terkait, koordinasi, dan pemberian arahan terhadap proses pembelajaran. Evaluasi Fungsi evaluasi berkaitan dengan pengukuran dan penilaian terhadap hasil pembelajaran. Evaluasi ini meliputi penilaian terhadap kemajuan belajar peserta didik, penilaian terhadap kinerja tenaga pengajar, dan penilaian terhadap penggunaan sumber daya. Artinya, manajemen pendidikan memiliki fungsi-fungsi yang sangat penting untuk memastikan kualitas pendidikan yang diberikan. Dengan melaksanakan fungsi-fungsi tersebut dengan baik, maka pendidikan yang diberikan akan menjadi efektif dan efisien, serta dapat mencapai tujuan yang diinginkan.

Manajemen pendidikan merupakan suatu proses yang bertujuan untuk mengelola dan mengatur segala aspek yang terkait dengan pendidikan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi.

Himmah Spritual sebagai Alternatif Penegakan Disiplin dalam Program Manajemen Peserta Didik

Pendidikan pada dasarnya bertujuan untuk mewujudkan hakekat manusia seutuhnya sesuai dengan kodrat kemanusiaannya. Dari sini bisa dipahami bahwa pendidikan menjadi penting baik bagi masa depan peserta didik itu sendiri, maupun bagi masa depan peradaban manusia secara keseluruhan. Sehingga wajar jika sejak awal kedatangannya, Islam memberikan perhatian yang besar terhadap pentingnya pendidikan ini. Oleh karena itu, proses pendidikan harus didesain dan dikelola dengan baik agar tujuan pendidikan tersebut bisa tercapai. Artinya agar pendidikan berjalan dengan baik harus dimulai dari perencanaan yang baik hingga pengawasan yang baik, tak terkecuali peserta didik harus dikelola dengan baik pula. Dari sinilah kemudian lahir disiplin ilmu Mamanajemen Peserta Didik. Sebagai bagian dari disiplin manajemen pendidikan, manajemen peserta didik dipahami sebagai keseluruhan proses kegiatan yang direncanakan dan diusahakan secara sengaja serta pembinaan secara kontinyu terhadap seluruh peserta didik agar dapat mengikuti proses belajar mengajar secara efektif dan efisien demi tercapainya tujuan pendidikan yang telah ditetapkan.

Pendidikan pada dasarnya bertujuan untuk mewujudkan hakekat manusia seutuhnya sesuai dengan kodrat kemanusiaannya.