Sebanyak 502 item atau buku ditemukan

Integrasi Akidah dan Akhlak: Pondasi Kuat untuk Kehidupan Bermakna

Buku yang disusun menjadi 10 Bab ini membahas tentang Iman kepada Allah, Iman kepada Malaikat, Kitab, Rasul, Iman kepada Hari Akhir dan Takdir, Akhlak kepada Allah dan Rasulullah, Akhlak kepada Lingkungan, Akhlak dalam Kehidupan Sosial Kemasyarakatan dan Bernegara, Fenomena-Fenomena Kontemporer Terkait dengan Aqidah, Pandangan Islam Terkait dengan Manusia Indigo, Pawang Hujan dan Jin, Mazhab-Mazhab Aqidah dalam Islam dan Unsur dan Fitrah Manusia Serta Cara Mengelolahnya. Dengan bahasa yang mudah dipahami dan referensi yang mumpuni, diharapkan buku ini bisa bermanfaat bagi yang membacanya dan dapat dijadikan literasi dalam memperdalam ilmu keagamaan.

Buku yang disusun menjadi 10 Bab ini membahas tentang Iman kepada Allah, Iman kepada Malaikat, Kitab, Rasul, Iman kepada Hari Akhir dan Takdir, Akhlak kepada Allah dan Rasulullah, Akhlak kepada Lingkungan, Akhlak dalam Kehidupan Sosial ...

Seri Ensiklopedia untuk Anak Indonesia: Indahnya Pulau Jawa

"Pulau Jawa dengan luas 132.182 kilometer merupakan pulau terpadat di Indonesia. Jawa adalah pulau dengan keindahan alam yang luar biasa, situs arkeologi, candi, sawah, gunung berapi, pantai, dan tradisi. Jawa adalah pulau paling subur di bumi. Lebih dari 80 persen penduduk Indonesia mendiami Pulau Jawa. Oleh karena itu, pengaruhnya terhadap perkembangan negara ini tidak tertandingi. Untuk itu anak-anak Indonesia sebaiknya mulai diajarkan untuk sedini mungkin mengenali dan mencintai negerinya sendiri yang luas, indah dan kaya ini. Hal itu sangat penting baik untuk menanamkan cinta tanah airnya sendiri sebelum mereka mengenal dan mencintai negeri orang. Buku Indahnya Pulau Jawa Yang Sebaiknya Anak-Anak Perlu Ketahui merupakan sekelumit tentang keindahan Provinsi DKI Jakarta, Provinsi Jawa Barat, Provinsi Banten, Provinsi Jawa Tengah, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Provinsi Jawa Timur, dilihat dari letaknya, sejarahnya, ekonominya, penduduknya, obyek wisatanya dan keragaman kulinernya. Semoga suatu hari nanti, setelah anak-anak itu menjadi dewasa, mereka akan lebih mencintai, merawat serta menjaga bangsanya dengan baik. "

"Pulau Jawa dengan luas 132.182 kilometer merupakan pulau terpadat di Indonesia.

Seri Ensiklopedia untuk Anak Indonesia: Indahnya Pulau Sumatra

Sumatera, dengan luas 473.481 kilometer, tidak termasuk Kepulauan Riau dan Kepulauan Bangka Belitung, merupakan pulau terbesar di Indonesia. Sumatera kaya akan cadangan minyak bumi, gas alam, timah, bauksit, batu bara, emas, perak, dan mineral lainnya. Sumatera juga kaya akan palem, oak, kastanye, kayu hitam, kayu ulin, kayu kamper, kayu cendana, dan karet. Hasil pertanian yang diekspor dari Sumatera antara lain karet, tembakau, teh, kopi, jagung, umbi-umbian, kayu, minyak sawit sayur, serat rami, sisal, kopra, pinang, kapuk, kacang tanah dan lada. Banyak satwa yang hidup di Sumatera, misalnya: orangutan, aneka kera, gajah, tapir, harimau, badak sumatera bercula dua, owa, cicak, lemur terbang, babi hutan, dan musang. Buku Indahnya Pulau Sumatra Yang Perlu Anak –Anak Ketahui ini merupakan sekilas tentang keindahan Provinsi Daerah Istimewa Aceh, Provinsi Sumatera Utara, Provinsi Sumatera Barat, Provinsi Sumatera Selatan, Provinsi Riau, Provinsi Jambi, Provinsi Bengkulu, Provinsi Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung dan Provinsi Lampung dari segi sejarah, ekonomi, penduduk, objek wisata, dan keanekaragaman kulinernya. Mudah-mudahan kelak, setelah anak-anak menjadi dewasa, mereka semakin mencintai, menjaga, dan merawat bangsanya.

Sumatera, dengan luas 473.481 kilometer, tidak termasuk Kepulauan Riau dan Kepulauan Bangka Belitung, merupakan pulau terbesar di Indonesia.

Metode Penelitian Kuantitatif

Buku ini menyajikan panduan lengkap tentang metode penelitian kuantitatif, dimulai dari dasar-dasar penelitian hingga desain penelitian yang lebih kompleks. Bagian awal membahas peran penting perguruan tinggi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, definisi penelitian, serta tujuan dan jenis penelitian kuantitatif. Penjelasan ini dilanjutkan dengan uraian mendalam tentang desain penelitian kuantitatif, mencakup berbagai klasifikasi seperti penelitian deskriptif, eksperimental, dan kuasi-eksperimental. Buku ini juga menyoroti pentingnya penelitian untuk mengonfirmasi teori atau membangun teori baru, serta berbagai pendekatan penelitian, termasuk eksploratif, formal, dan longitudinal. Bagian berikutnya membahas instrumen pengumpulan data, teknik sampling, dan prosedur pengumpulan data secara rinci, menjelaskan pentingnya validitas dan reliabilitas dalam penelitian kuantitatif. Selain itu, buku ini juga menguraikan metode analisis data, seperti uji hipotesis, regresi, dan uji Chi-Square. Pembaca akan dibimbing melalui proses pelaporan hasil penelitian, interpretasi data, serta rekomendasi untuk penelitian selanjutnya. Buku ini cocok untuk mahasiswa, dosen, dan peneliti yang ingin memperdalam pemahaman mereka tentang metode penelitian kuantitatif, dari perencanaan hingga pelaporan hasil.

Buku ini menyajikan panduan lengkap tentang metode penelitian kuantitatif, dimulai dari dasar-dasar penelitian hingga desain penelitian yang lebih kompleks.

Buku Ajar Metodologi Penelitian Pendidikan

Buku Ajar Metodologi Penelitian Pendidikan ini disusun sebagai buku panduan komprehensif yang menjelajahi kompleksitas dan mendalamnya tentang ilmu Metodologi penelitian. Buku ini dapat digunakan oleh pendidik dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran di bidang ilmu metodologi pendidikan pendidikan dan diberbagai bidang Ilmu terkait lainnya. Buku ini dapat digunakan sebagai panduan dan referensi mengajar mata kuliah metodologi penelitian pendidikan dan menyesuaikan dengan Rencana Pembelajaran Semester tingkat Perguruan Tinggi masing-masing. Secara garis besar, buku ajar ini pembahasannya mulai dari Pengantar metodologi penelitian, perumusan judul penelitian, pemaparan latar belakang, perumusan masalah dan tujuan penelitian, mantaaf penelitian, di bagian berikutnya terdapat materi mengenai kajian teoritis, penelitian kualitatif dan kuantitatif, penelitian tindakan kelas. Selain itu, materi mengenai Hasil Penelitian dan Referensi dibahas secara mendalam. Buku ajar ini disusun secara sistematis, ditulis dengan bahasa yang jelas dan mudah dipahami, dan dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran.

Buku Ajar Metodologi Penelitian Pendidikan ini disusun sebagai buku panduan komprehensif yang menjelajahi kompleksitas dan mendalamnya tentang ilmu Metodologi penelitian.

Metodologi Penelitian

Buku "Metode Penelitian" adalah sebuah panduan komprehensif yang dirancang untuk membekali pembaca dengan pengetahuan mendalam tentang berbagai aspek dalam penelitian. Buku ini mengulas secara terperinci berbagai metodologi penelitian, baik kuantitatif maupun kualitatif, serta mengintegrasikan pendekatan campuran yang relevan dalam penelitian kontemporer. Mulai dari tahap perencanaan, pembentukan hipotesis, pemilihan metode, hingga pengumpulan dan analisis data, buku ini menyajikan langkah demi langkah yang perlu diikuti. Pentingnya etika penelitian dan penggunaan alat analisis statistik juga ditekankan, dengan tujuan untuk memastikan integritas dan validitas hasil penelitian. Selain itu, penulis memberikan contoh aplikatif dan studi kasus yang membantu pembaca memahami implementasi teori dalam praktik. Buku ini menjadi panduan esensial bagi mahasiswa, akademisi, dan praktisi yang ingin meningkatkan keahlian dalam metodologi penelitian.

Buku ini menjadi panduan esensial bagi mahasiswa, akademisi, dan praktisi yang ingin meningkatkan keahlian dalam metodologi penelitian.

Norma Maskulinitas pada Masa Orde Baru - Membaca Sastra Anak dan Remaja Indonesia dalam Perspektif Kajian Maskulinitas

Studi sastra anak di Indonesia masih belum berkembang dengan baik. Selain karena disebabkan oleh masih minimnya buku dan bacaan anak yang berkualitas di Indonesia, perbincangan seputar sastra untuk anak dan pembaca muda di negeri ini masih sering dikaitkan dengan aspek pedagogis. Sastra untuk anak dan remaja masih dianggap sebagai sarana yang paling ampuh untuk memperkenalkan nilai-nilai yang dianggap baik dalam masyarakat. Hal ini menyebabkan terabaikannya unsur-unsur lain yang sama pentingnya untuk meningkatkan imajinasi pembacanya, misalnya unsur fantasi dan imajinasi yang kuat. Sementara itu, kajian tentang maskulinitas juga merupakan kajian yang sepi peminat dalam studi gender di Indonesia. Studi gender dalam dunia akademik internasional maupun di Indonesia masih didominasi oleh studi tentang perempuan. Hal ini patut disayangkan, karena lakilaki justru memiliki peran kunci dalam pembentukan tatanan gender yang setara. Studi yang telah saya lakukan ini saya harap bisa memberi kontribusi kecil terhadap pemahaman kita tentang maskulinitas Indonesia. Semakin banyak studi yang dilakukan tentang norma kelelakian Indonesia, maka akan semakin bagus untuk menyadarkan masyarakat bahwa maskulinitas itu beragam dan tidak harus selalu dikaitkan dengan kekuatan 􀏐isik dan dominasi.

Studi sastra anak di Indonesia masih belum berkembang dengan baik.

Media Dan Metode Promosi Kesehatan Dalam Perubahan Perilaku Kesehatan

Media merupakan sarana untuk menyampaikan pesan kepada sasaran sehingga mudah dimengerti oleh sasaran/pihak yang dituju. Media promosi kesehatan adalah semua sarana atau upaya untuk menampilkan pesan atau informasi yang ingin disampaikan oleh komunikator, baik itu melalui media cetak, elektronik dan media luar ruang, sehingga sasaran dapat meningkat pengetahuannya yang akhirnya diharapkan dapat berubah perilakunya ke arah positif terhadap kesehatannya. Media menjadi alat (sarana) komunikasi seperti koran, majalah, radio, televisi, film, poster, dan spanduk. Media pendidikan adalah alat dan bahan yang digunakan dalam proses pengajaran atau pembelajaran. Media pembelajaran adalah media yang digunakan dalam pembelajaran, yaitu meliputi alat bantu guru dalam mengajar serta sarana pembawa pesan dari sumber belajar ke penerimaan pesan belajar (peserta didik). Semakin banyak pancaindra yang digunakan, semakin banyak dan semakin jelas pula pengertian atau pengetahuan yang diperoleh. Hal ini menunjukkan bahwa keberadaan alat peraga dimaksudkan mengerahkan indra sebanyak mungkin pada suatu objek sehingga memudahkan pemahaman. Menurut penelitian para ahli, pancaindra yang paling banyak menyalurkan pengetahuan ke otak adalah mata (kurang lebih 75% sampai 87%), sedangkan 13% sampai 25% pengetahuan manusia diperoleh atau disalurkan melalui indra lainnya.

Media merupakan sarana untuk menyampaikan pesan kepada sasaran sehingga mudah dimengerti oleh sasaran/pihak yang dituju.