Sebanyak 28 item atau buku ditemukan

Serba-Serbi Psikologi Olahraga

Salah satu definisi psikologi olahraga “studi psikologi tentang tingkah laku manusia dalam konteks (setting) olahraga” (Horn, 2008 : IX). “……… tingkah laku manusia dalam konteks olahraga” ini bermakna bahwa ruang lingkup psikologi olahraga sangatlah luas. Tingkah laku manusia dimaksud bisa dalam konteks olahraga kompetitif, olahraga rekreatif, olahraga perorangan, olahraga beregu yang masing – masing jenis olahraga ini menuntut persyaratan mental tertentu dari atlet, termasuk pembinaan dan pengembangannya oleh instruktur olahraga dan pelatih (coach). ​ Apa faktor mental yang memengaruhi tingkah laku manusia dalam konteks olahraga, khususnya atlet yang memilih olahraga prestasi atau olahraga kompetitif ? Pertama, pendekatan dalam pembinaan dan pengembangan performa atlet hendaknya memanfaatkan ilmu olahraga (sport science), seperti kedokteran olahraga, ilmu gizi, antropometri, sosiologi dan psikologi olahraga. Implikasinya bagi pembinaan olahraga adalah pentingnya sinergitas antara para pakar terkait. ​Selanjutnya, mengingat jalan panjang yang harus ditempuh untuk “mencetak” atlet dengan penampilan puncak (peak performance), maka pembinaan atlet harus dilakukan sejak usia dini. Permasalahannya, bagaimana agar atlet usia dini ini tetap bertahan atau tidak berhenti berolahraga (sport dropout). Untuk menjawab persoalan ini, maka olahraga harus merupakan aktivitas yang menyenangkan secara khusus bagi atlet pemula Csikszenmihalyi (1975) menawarkan flow model (keseimbangan antara “tantangan” dan “kompetensi”). Dalam perjalanan panjang atlet untuk meraih penampilan puncak atau menjadi yang terbaik, faktor kepribadian berperan besar. Sebab, kepribadian erat hubungannya dengan performa, bahkan dianggap sebagai prediktor keberhasilan atlet. Maka pengetahuan mengenai kepribadian dan teori kepribadian dalam kaitan pembinaan atlet mutlak harus dikuasai oleh coach dan psikolog olahraga. Dalam hubungan ini, penulis menyajikan beberapa teori kepribadian (teori psikodinamika, pembelajaran sosial, dan humanistik). Perjalanan meraih penampilan puncak seorang atlet tidak lepas dari cedera; dapat dikatakan tidak ada atlet yang bebas dari cedera yang dampaknya bukan hanya terhadap aspek fisik atlet, melainkan berdampak kuat terhadap aspek mental (stres, kecemasan, depresi, dan pikiran sport dropout). Kondisi mental negatif ini sangat berpengaruh terhadap proses pemulihan cedera atau upaya rehabilitasi. ​ Selain membahas pembinaan atlet untuk meraih penampilan puncak, penulis juga mengemukakan bahwa olahraga bukan semata-mata masalah “menang – kalah”, melainkan merupakan wahana atau kendaraan pendidikan membangun karakter. ​ Penyajian lain dari penulis adalah masalah pengendalian emosi, aplikasi psikologi positif, dan momen kritis dalam olahraga, serta aspek mental olahraga beregu. Mengingat peran psikologi olahraga dalam pendampingan pelatih dan atlet, maka dari psikolog olahraga dituntut profesionalisme yang mumpuni. Akhirnya, dibicarakan sumbangan psikologi olahraga terhadap kesejahteraan baik bagi atlet maupun psikolog olahraga, yakni berkenaan dengan kebahagiaan, aktualisasi – diri, makna hidup, dan panggilan. Buku persembahan penerbit PrenadaMediaGroup #Kencana

Salah satu definisi psikologi olahraga “studi psikologi tentang tingkah laku manusia dalam konteks (setting) olahraga” (Horn, 2008 : IX). “……… tingkah laku manusia dalam konteks olahraga” ini bermakna bahwa ruang lingkup ...

Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah

Sistem ekonomi kapasitas yarg menempatkan pemilik modal sebagai pemegarg kekuwasaan kebijakan otoriter terhadap jalannya perekonomian dunia, telah menciptakan jurang pemisah yang teramat dalam antara negara-negara maju (pemilik modal) dengan negara-negara miskin (meminjam modal). Ketidakadilan dan ketidakseimbangan sengaja diciptakan oleh sistem kapitalis dengan teori Belah Bambu Yang mengangkat tinggi-tinggo pemilik modal dan meninjak-injak penerima modal. Krisis ekonomi glibal tahun 1997 dan tahun 1997 dan tahun 2008 yang masih berlanjut sampai akhir 2009 membuktikan bahwa sistem kapitalis sangat rapuh. Tetapi, pada saat peristiwa yang sama Sistem Ekonomi Syariah yang mengembangkan prinsip keadilan, keseimbangan, dan kesejahteraan yang saling menguntungkan antara pemilik modal dengan penerima modal terbukti lebih unggul dan menjadi salah satu sistem ;perekinomian glonal yang mampu menyelamatkan perekonomian dunia. Buku persembahan penerbit PrenadaMediaGroup

Sistem ekonomi kapasitas yarg menempatkan pemilik modal sebagai pemegarg kekuwasaan kebijakan otoriter terhadap jalannya perekonomian dunia, telah menciptakan jurang pemisah yang teramat dalam antara negara-negara maju (pemilik modal) ...

Panduan Petugas Perpustakaan

Cara Mengelola Perpustakaan Sekolah Dasar

Perhatian yang besar (dari pemerintah, swasta, dan masyarakat) ini disebabkan manfaat perpustakaan yang bernilai tinggi, di antaranya: sebagai sarana/media pengembangan kemampuan berpikir kreatif, media pembinaan kerohanian, etika dan moral; sehingga siswa/anak didik dapat meng-gunakan kemampuan nalarnya untuk dapat menghargai hasil seni dan budaya umat manusia.æPelajaran penting dari buku ini, antara lain: Tujuan dan fungsi perpustakaan sekolah dasar. Fungsi, luas, lokasi, dan penataan ruangan perpustakaan. Perabotan dan perlengkapan perpustakaan. Bahan pustaka (buku dan sumber lain)yang diperlukan. Pengadaan bahan pustaka. Pengolahan bahan pustaka berupa buku dan bukan buku. Pelayanan perpustakaan: bimbingan, pembinaan, pemin-jaman dan pengembalian buku, pelayanan referensi, dan statistika petayanan. --- Buku persembahan penerbit PrenadaMedia

Perhatian yang besar (dari pemerintah, swasta, dan masyarakat) ini disebabkan manfaat perpustakaan yang bernilai tinggi, di antaranya: sebagai sarana/media pengembangan kemampuan berpikir kreatif, media pembinaan kerohanian, etika dan moral ...

Manajemen Pendidikan Inklusif Sekolah Dasar

Penulis membuka pemikiran saya bahwa pemisahan pendidikan terhadap anak-anak berkebutuhan khusus menjadikan diskriminasi terhadap mereka tumbuh di tengah masyarakat. Benar jalan terbaik menjawab tantangan ini adalah sekolah inklusif di mana anak-anak berkebutuhan khusus ikut dalam pembelajaran di sekolah reguler tetapi memperhatikan kebutuhan mereka. Dasar pemikiran dan hukum pendidikan inklusif baik secara global maupun nasional bisa kita dapatkan dalam buku ini. Di dalam buku ini juga membahas prinsip dasar pendidikan inklusif. Bahkan, penulis juga telah membahas hal-hal perinci dan praktis yang perlu disiapkan dalam pendidikan inklusif. Dapat dikatakan buku ini adalah paket komplet bagaimana menyelenggarakan pendidikan inklusif di sekolah kita. Mari kita jadikan dunia ini lebih baik untuk semua orang. —Widi Purwanto, S.Si. (Ketua Yayasan YPK Penabur Kebumen) Buku ini menjelaskan sangat gamblang mengenai pandangan masyarakat umumnya terhadap Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), masalah yang terjadi di dalam pendidikan inklusif juga terkait manajemen pendidikan inklusif itu sendiri, sarana dan prasarana, serta juga bagaimana sekolah sebagai tempat terjadinya proses belajar dan mengajar bisa menyiapkan dirinya membantu pemerintah merealisasikan Nawa Cita pemerataan pendidikan untuk seluruh warga negara Indonesia. Dengan dijelaskannya beberapa hal di atas oleh penulis, saya yakin hal ini menjadi inspirasi pemerintah sebagai pembuat kebijakan, universitas sebagai lembaga penghasil tenaga pendidik atau guru, sekolah sebagai satuan pendidikan tempat untuk setiap anak belajar agar bisa mempersiapkan kurikulum dan melatih para guru untuk membuat program khusus, orangtua sebagai lingkungan utama dan pertama di dalam proses awal pendidikan, serta masyarakat sebagai lingkungan sosial tempat setiap anak-anak bertumbuh dan berkembang. —Lius Iman Santoso Ciputera, S.E., M.Pd. ( Director of Operations Kanaan Global School Jambi) Buku persembahan penerbit PrenadaMediaGroup

... peserta didik reguler juga diberlakukan bagi peserta didik berkebutuhan khusus , serta Standar Kompetensi Lulusan ( SKL ) , Standar Kompetensi ( SK ) , Kompetensi Dasar ( KD ) , dan Indikator Keberhasilan peserta didik reguler juga ...

Implementasi Kurikulum 2013 Dalam Pembelajaran SD/MI

Meskipun kurikulum bukanlah satu-satunya aspek penentu keberhasilan pendidikan, kurikulum tetap memiliki peran penting di samping beberapa aspek lainnya seperti guru, sarana dan prasarana, dan sebagainya. Demikian pentingnya peran kurikulum, sehingga setiap upaya peningkatan kualitas pendidikan hampir pasti menempatkan perbaikan kurikulum menjadi salah satu aspek prioritas Buku sederhana ini diharapkan dapat menambah pembendaharaan rujukan di samping begitu banyak buku sejenis yang telah terlebih dahulu hadir di hadapan pembaca. Buku persembahan penerbit PrenadaMediaGroup

Meskipun kurikulum bukanlah satu-satunya aspek penentu keberhasilan pendidikan, kurikulum tetap memiliki peran penting di samping beberapa aspek lainnya seperti guru, sarana dan prasarana, dan sebagainya.

Manajemen & Kepemimpinan Pondok Pesantren

Manajemen dan kepemimpinan pendidikan pondok pesantren hakikatnya adalah suatu proses penataan dan pengelolaan lembaga pendidikan pondok pesantren yang melibatkan sumber daya manusia dan non manusia dalam menggerakkan mencapai tujuan pendidikan pesantren secara efektif dan efisien. Terkait hal itu, secara umum pesantren masih menghadapi kendala serius menyangkut ketersediaan sumber daya manusia profesional dan penerapan manajemen yang umumnya masih konvensional, misalnya tiadanya pemisahan yang jelas antara yayasan, pimpinan madrasah, guru, dan staf atministrasi; tidak adanya transparasi pengelolaan sumber-sumber keuangan; belum terdistribusinya pengelo laan pendidikan; dan banyaknya penyelenggaraan administrasi yang tidak sesuai aturan baku organisasi. Kiai masih merupakaan figur sentral dan penentu kebijakan pendidikan pesantren. Pada kesempatan ini, maka buku yang sederhana ini mampu memberi jawaban mengenai manajemen dan kepemimpinan pondok pesantren yang efektif dan efisien dalam mengatasi berbagai permasalahan itu. Buku Persembahan Penerbit PrenadaMediaGroup

Manajemen dan kepemimpinan pendidikan pondok pesantren hakikatnya adalah suatu proses penataan dan pengelolaan lembaga pendidikan pondok pesantren yang melibatkan sumber daya manusia dan non manusia dalam menggerakkan mencapai tujuan ...

Kepemimpinan Pendidikan

Teori dan Kebijakan

Sebagai suatu organisasi, lembaga pendidikan memerlukan tidak hanya seorang manajer untuk mengelola sumber daya lembaga pendidikan yang lebih banyak berkonsentrasi pada permasalahan anggaran dan persoalan administratif lainnya, tetapi juga memerlukan pimpinan yang mampu menciptakan sebuah visi dan semua komponen individu yang terkait dengan lembaga pendidikan. Kepemimpinan pada hakikatnya merupakan kemampuan yang dimiliki seseorang untuk membina, membimbing, mengarahkan, dan menggerakkan orang lain agar dapat bekerja sama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Untuk mewujudkan tujuan tersebut, pemimpin perlu melakukan serangkaian kegiatan, di antaranya mengarahkan orang-orang yang terlibat dalam organisasi yang dipimpinnya. Dengan kata lain tercapai atau tidak tujuan suatu organisasi sangat tergantung pada pimpinannya. Buku ini menyuguhkan teori, kebijakan, dan praktik kepemimpinan pendidikan di sekolah dan perguruan tinggi. Di dalamnya dibahas: konsep pemimpin, gaya kepemimpinan, model kepemimpinan, kepemimpinan perempuan, etika kepemimpinan, manajemen konflik, kompetensi kepala sekolah, kepemimpinan kepala sekolah, pembentukan budaya sekolah, pelatihan kepala sekolah, pemilihan rektor, dan isu-isu kepemimpinan pendidikan. Pemahaman yang baik tentang teori kepemimpinan dapat membantu praktisi pendidikan dalam menjalankan amanah kekuasaan sebagai pemimpin, sehingga mampu mengembangkan sekolah atau kampus yang unggul, inovatif, dan berdaya saing. Kepemimpinan Pendidikan: Teori dan Kebijakan disusun berdasarkan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) mata kuliah Kepemimpinan Pendidikan, Prodi Manajemen/Administrasi Pendidikan, baik S-1, S-2, maupun S-3. Karenanya, buku ini sangat tepat menjadi rujukan utama bagi dosen dan mahasiswa Prodi Manajemen/Administrasi Pendidikan. Di samping itu, buku ini juga dapat dijadikan bacaan oleh pendiri dan pengurus yayasan, kepala sekolah, dan pimpinan perguruan tinggi. Sebagai suatu organisasi, lembaga pendidikan memerlukan tidak hanya seorang manajer untuk mengelola sumber daya lembaga pendidikan yang lebih banyak berkonsentrasi pada permasalahan anggaran dan persoalan administratif lainnya, tetapi juga memerlukan pimpinan yang mampu menciptakan sebuah visi dan semua komponen individu yang terkait dengan lembaga pendidikan. Kepemimpinan pada hakikatnya merupakan kemampuan yang dimiliki seseorang untuk membina, membimbing, mengarahkan, dan menggerakkan orang lain agar dapat bekerja sama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Untuk mewujudkan tujuan tersebut, pemimpin perlu melakukan serangkaian kegiatan, di antaranya mengarahkan orang-orang yang terlibat dalam organisasi yang dipimpinnya. Dengan kata lain tercapai atau tidak tujuan suatu organisasi sangat tergantung pada pimpinannya. Buku ini menyuguhkan teori, kebijakan, dan praktik kepemimpinan pendidikan di sekolah dan perguruan tinggi. Di dalamnya dibahas: konsep pemimpin, gaya kepemimpinan, model kepemimpinan, kepemimpinan perempuan, etika kepemimpinan, manajemen konflik, kompetensi kepala sekolah, kepemimpinan kepala sekolah, pembentukan budaya sekolah, pelatihan kepala sekolah, pemilihan rektor, dan isu-isu kepemimpinan pendidikan. Pemahaman yang baik tentang teori kepemimpinan dapat membantu praktisi pendidikan dalam menjalankan amanah kekuasaan sebagai pemimpin, sehingga mampu mengembangkan sekolah atau kampus yang unggul, inovatif, dan berdaya saing. Kepemimpinan Pendidikan: Teori dan Kebijakan disusun berdasarkan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) mata kuliah Kepemimpinan Pendidikan, Prodi Manajemen/Administrasi Pendidikan, baik S-1, S-2, maupun S-3. Karenanya, buku ini sangat tepat menjadi rujukan utama bagi dosen dan mahasiswa Prodi Manajemen/Administrasi Pendidikan. Di samping itu, buku ini juga dapat dijadikan bacaan oleh pendiri dan pengurus yayasan, kepala sekolah, dan pimpinan perguruan tinggi. Buku persembahan penerbit PrenadaMediaGroup #PrenadaMedia

Kepemimpinan Pendidikan: Teori dan Kebijakan disusun berdasarkan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) mata kuliah Kepemimpinan Pendidikan, Prodi Manajemen/Administrasi Pendidikan, baik S-1, S-2, maupun S-3.

Filsafat sejarah

Profetik, Spekulatif, dan Kritis

Kehadiran buku ini diharapkan bisa mengisi kekosongan pembahasan sekitar materi-materi filsafat sejarah yang dianggap masih terasa langka. Meskipun sudah banyak orang membicarakan materi-materi dunia sejarah, namun yang membicarakan dari sudut pandang dan konstruksi filsafat dalam tiga substansi; profetik, spekulatif, dan kritis belum ada yang menyinergikannya. Umumnya buku-buku filsafat sejarah yang ditulis oleh penulis di Indonesia berkutat pada spekulatif dan kritis dengan uraian yang cukup panjang. Ada juga beberapa buku yang terkait dengan materi filsafat sejarah profetik, dengan mengambil bahan-bahan kajian dari Al-Qur’an dan al-Hadis, namun disajikan dengan cara terpisah-pisah sehingga menyulitkan para mahasiswa dalam memahaminya. Sering kali pula uraian-uraian filsafat sejarah yang disajikan sangat panjang, tidak mengutamakan substantifnya, bahkan terkesan bertele-tele sehingga seringkali membuat mahasiswa banyak mengeluh, karena sulitnya memahami pemikiran filsuf sejarah tersebut. Padahal substansi isinya yang mengandung sejumlah teori-teori penting harus dikembangkan dalam berbagai penalaran diskusi dan digunakan ke dalam pembacaan sejarah secara kritis. Belum lagi persoalan bagaimana penerapan teori filsafat sejarah untuk menganalisis peristiwa sejarah, selalu saja menjadi persoalan tersendiri. Semua problem tersebut pada akhirnya kembali menjadi tanggung jawab para pengajar atau dosen pengampu bidang filsafat sejarah; bagimana agar para mahasiswa mampu memahami dan dapat melakukan analisis sebuah peristiwa sejarah, dengan “kacamata” filsafat sejarah. Terutama untuk mahasiswa yang sedang melakukan penelitian (riset) dan tugas akhir berupa skripsi, tesis maupun disertasi Buku persembahan penerbit PrenadaMediagroup

Umumnya buku-buku filsafat sejarah yang ditulis oleh penulis di Indonesia berkutat pada spekulatif dan kritis dengan uraian yang cukup panjang.