Sebanyak 583 item atau buku ditemukan

Tafsir Ahkam

Ayat-ayat Ibadah

Betapa pun awamnya seorang Muslim, niscaya mereka tahu dan memang selayaknya mengetahui bahwa al-Qur’an al-Karim merupakan sumber utama dan pertama bagi agama Islam. Secara garis besar, al-Qur’an berisikan tentang akidah (keimanan), akhlak, janji baik dan ancaman buruk (wa‘ad dan wa‘îd), kisah dan sejarah, syariah (hukum), ilmu pengetahuan dan teknologi, dan lain-lain. Ayat-ayat yang berisikan mengenai hukum disebut dengan ayat-ayat ahkâm. Dalam buku Tafsir Ahkam ini dibahas mengenai hukum-hukum ibadah yang diambil dari surah-surah dalam al-Qur’an. Hukum dari ayat-ayat Thaharah diambil dari Surah al-Mâ’idah [5] ayat 6 dan Surah an-Nisâ’ [4] ayat 43; ayat-ayat Shalat yang diambil dari Surah al-Baqarah [2] ayat 43-46, al-Hajj [22] ayat 77, dan al-Isrâ’ [17] ayat 78; ayat-ayat Zakat dari Surah al-Baqarah [2] ayat 276, dan at-Taubah [9] ayat 60; ayat-ayat Puasa dari Surah al-Baqarah [2] ayat 185; dan ayat-ayat Haji dari Surah al-Baqarah [2] ayat 196-197, Surah Âli ‘Imrân [3] ayat 96-97, dan Surah al-Hajj [22] ayat 27-29. Sistem penulisan Tafsir Ahkam ini disusun dengan urutan yang dapat mempermudah pembaca. Sistematikanya terdiri dari ayat yang bersangkutan dan terjemahan, tafsir mufradat, makna global, sabab nuzul, penjelasan, dan istinbath. Insya Allah buku ini dapat mengisi kekosongan tafsir ahkam berbahasa Indonesia yang masih langka dan sekaligus menambah khazanah ilmu-ilmu keislaman di Indonesia.

Ayat-ayat yang berisikan mengenai hukum disebut dengan ayat-ayat ahkâm. Dalam buku Tafsir Ahkam ini dibahas mengenai hukum-hukum ibadah yang diambil dari surah-surah dalam al-Qur’an.

FIkih Jumhur #1

Masalah-Masalah Fikih yang Disepakati Mayoritas Ulama

Masalah khilafiyah dalam dunia fikih adalah hal biasa. Dalam satu masalah, sering ditemui ada sejumlah pendapat di dalamnya. Bahkan dalam satu madzhab pun tak jarang terjadi perbedaan pendapat di antara para tokohnya. Itulah fikih. Para imam dan ulama besar tidak bisa "dipaksa" untuk punya pendapat yang sama dengan yang lain. Mereka mencurahkan segenap ilmu dan pemikirannya untuk berijtihad, di mana masing-masing mereka bisa saja berbeda dalam menginterpretasikan suatu dalil. Banyak ulama mengatakan, bahwa mengikuti pendapat mayoritas (jumhur) adalah lebih selamat dan menenangkan hati. Meski tidak mutlak demikian. Namun setidaknya, itulah yang diusahakan dan ingin diwujudkan oleh penulis, Syaikh Dr. Muhammad Naim Hani Sa'i, seorang pakar fikih dari negeri Syam dan dosen fikih di America Open University, serta dosen tamu di sejumlah universitas dan Islamic Center di Amerika. Dalam buku ini, beliau mengumpulkan ribuan masalah fikih, di mana ada pendapat jumhur di sana, dengan tetap menghargai dan tidak menafikan adanya pendapat yang berbeda. Selain bisa saja menjadikan Anda seperti seorang "pakar fikih" secara instan, pun buku yang ada di tangan Anda ini akan membuat Anda bisa lebih lebih bijak dalam memahami dan menyikapi perbedaan pendapat. Dan, tentu ini yang lebih penting..! - Pustaka Al-Kautsar Publisher - Dilarang keras mem-PDF-kan, mendownload, dan memfotokopi buku-buku Pustaka Al-Kautsar. Pustaka Al-Kautsar tidak pernah memberikan file buku kami secara gratis selain dari yang sudah tersedia di Google Play Book. Segala macam tindakan pembajakan dan mendownload PDF tersebut ada ilegal dan haram.

Namun setidaknya, itulah yang diusahakan dan ingin diwujudkan oleh penulis, Syaikh Dr. Muhammad Naim Hani Sa'i, seorang pakar fikih dari negeri Syam dan dosen fikih di America Open University, serta dosen tamu di sejumlah universitas dan ...

Model Pembelajaran Sains Melalui Ayat-Ayat Penciptaan Manusia

Dalam Perspektif Syeikh Nawawi Banten

Syeikh Nawawi al-Bantanti secara implisit telah menawarkan suatu model pembelajaran sains berupa kurikulum pendidikan akidah dalam ayat-ayat penciptaan manusia. Kurikulum ini kemudian diterapkan dalam pengajaran Biologi khususnya dalam pembahasan sistem reproduksi manusia di jenjang Sekolah Menengah Pertama. Model pembelajaran yang ditawarkan di antaranya mengenalkan tentang hakikat manusia, rahim, tujuan hidup dan kematian. Model ini sejalan dengan kaidah ilmu yaitu memfungsikan indra, wahyu, dan akal. Lantas bagaimana implementasi pengajaran Biologi berbasis pendidikan akidah sesuai yang dirumuskan oleh Syeikh Nawawi al-Bantani? Buku ini mengungkap jawabannya.

Syeikh Nawawi al-Bantanti secara implisit telah menawarkan suatu model pembelajaran sains berupa kurikulum pendidikan akidah dalam ayat-ayat penciptaan manusia.

Kalkulus Diferensial Teori & Aplikasi

Kalkulus Diferensial dan Integral sebagai cabang keilmuan berperan penting sebagai dasar ilmu pengetahuan yang mendukung keahlian dalam bidang matematika lanjutan dan bidang keteknikan. Selain itu, juga merupakan mata kuliah utama yang mengantarkan mahasiswa supaya dapat memahami cabang-cabang matematika tingkat tinggi. Sebagai mata kuliah keahlian dasar, Kalkulus Diferensial dan Integral harus dipelajari oleh mahasiswa pada jurusan Pendidikan Matematika, Fakultas Teknik, Fakultas Ekonomi, Fakultas MIPA-Matematika, Fakultas Teknik Informatika, dan ilmu-ilmu komputer lainnya di setiap perguruan tinggi. Buku ajar (textbook) ini memaparkan uraian teori mengenai Kalkulus Diferensial dan Integral secara terperinci yang dilengkapi dengan sejumlah teori dan aplikasinya dalam berbagai bidang keilmuan seperti Fisika, Ekonomi, Bisnis, dan Demografi. Pada setiap pembahasan diberikan pengertian dengan bahasa yang sederhana, sehingga mudah dipahami. Serta bagaimana menerapkannya dalam bentuk penyelesaian contoh, yang dipaparkan secara jelas setiap langkah-langkah pembahasannya, baik dalam bentuk gambar maupun dalam berbagai komentar yang akan memberikan pemahaman yang sangat baik. Selain daripada itu, buku ini disusun dengan pembuktian teorema dan rumus-rumus yang tidak terlalu mendominasi, sehingga buku ini dapat dijadikan sebagai acuan utama atau referensi penting oleh semua mahasiswa selain jurusan Matematika. Buku persembahan penerbit PrenadaMediaGroup

Kalkulus Diferensial dan Integral sebagai cabang keilmuan berperan penting sebagai dasar ilmu pengetahuan yang mendukung keahlian dalam bidang matematika lanjutan dan bidang keteknikan.

Buku Ajar Sistem Digital Teori dan Implementasi

Buku ini mengupas tuntas teori mendasar Sistem Digital diantaranya Sistem Digital Dan Analog; Jenis Jenis Sistem Bilangan; Konversi Antar Sistem Bilangan; Operasi Penjumlahan; Bilangan Biner; Aljabar Boolean; Teorema Boolean; Universality Of Nand Gates And Nor Gates; Sop/Pos; Karnaugh Map; Flip Flop; Register; Counter; Alu; Adder; Decoder; Encoder; Multiplexter; Demultiplexter; Comparator; Multiplier; Dividers. Semua materi tersebut sudah dirancang dengan sangat mudah untuk dipahami karena dilengkapi dengan contoh soal, contoh kasus dengan penyelesaiannya.

Buku ini mengupas tuntas teori mendasar Sistem Digital diantaranya Sistem Digital Dan Analog; Jenis Jenis Sistem Bilangan; Konversi Antar Sistem Bilangan; Operasi Penjumlahan; Bilangan Biner; Aljabar Boolean; Teorema Boolean; Universality ...

Hidup Sehat Cara Islam

Seluk Beluk Kesehatan dan Penjagaannya

Kesehatan, sesungguhnya merupakan nikmat dan amanah Allah Swt yang harus disyukuri, namun seringkali orang melupakan dan tidak mensyukurinya. Salah satu bentuk rasa syukur kepada Allah atas nikmat sehat adalah menjaga kesehatan agar terhindar dari berbagai penyakit, lalu menggunakan kesehatan tersebut sebagai sarana untuk beribadah kepada Allah Swt. Buku ini berbicara tentang kiat-kiat hidup sehat cara Islam dan mengungkap berbagai metode dalam menjaga kesehatan. Buku ini sekaligus juga dapat menjadi sebuah panduan praktris bagi keluarga Muslim untuk senantiasa hidup sehat secara jasmani dan ruhani sebagaimana dicontohkan oleh Rasulullah Saw.

... Nabi Saw menggunakan madu . Abu Sa'id al- Khudri Ra berkata : " Seorang laki - laki datang kepada Nabi Saw , lalu dia berkata , ' Sesungguhnya saudara laki- lakiku sakit perut . ' Rasulullah Saw bersabda , ' Berilah dia madu . ' Maka ...

Tafsir Juz 22 : Al-Izzah Fa Man Yaqnut

Tafsir Juz XXII: Fa Man Yaqnut ini diberi judul العِزَّةُ (al-‘Izzah, Kemuliaan). Secara bahasa, kata al-‘Izzah terambil dari kata ‘azza – ya`izzu – ‘izzan – wa ‘izzatan – wa ‘azazatan (عز – يعز – عزا – عزة – عزازة). Kata ini mengandung banyak arti, antara lain al-karam (kehormatan), asy-syaraf (kemuliaan), al-quwwah (kekuatan), asy-syiddah (ketegasan). Ungkapan kata al-‘izzah berkisar pada makna kekuatan, kemuliaan, keutamaan, kemenangan, keberhasilan, dan tidak terkalahkan. Al-Raghib al-Asfahany mendefinisikannya dengan والعزة منزلة شريفة وهي نتيجة معرفة الإنسان بقدر نفسه وإكرامها. Al-‘Izzah adalah status yang terhormat dan merupakan hasil dari pengetahuan manusia tentang dirinya dan kehormatannya. Kemuliaan sejatinya mahkota kemanusiaan. Tidak ada manusia yang tidak menginginkan kemuliaan. Kemuliaan pada hakikatnya bagian esensial dari manusia yang diciptakan oleh Allah sebagai ciptaan yang termulia. Al-Quran menegaskan bahwa kemuliaan semata-mata milik Allah. Bila seseorang berkemauan kuat memperoleh kemuliaan, seharusnyalah dia senantiasa mendekatkan diri kepada Allah, Sang Pemilik Kemuliaan. Dengan demikian, at-taqarrub ilallah seharusnya menjadi langkah prioritas setiap helaan napas di kehidupan dunia yang fana ini. Tafsir ini mencoba mengurai apa yang harus dilakukan untuk mencapai kemuliaan tersebut

... Januari 2013 , Tafsir Juz XXVIII Juz Qad Sami ' Allah : Bun - yanun Marshush yang terbit pada September 2014 , Tafsir Juz XXVII Juz Qala Fama Khathbukum : Hikmatun Balighah , yang terbit pada Juli 2015 , Tafsir Juz XXVI Juz Haa Miim ...

Paradigma Teoantroposentris dalam Konstelasi Tafsir Hukum Islam

“Metodologi neomodernisme tafsir Fazlur Rahman bisa dikatakan sebagai eksemplar tafsir al-Qur’an yang tetap sesuai dengan kebutuhan masyarakat kontemporer. Karena itu, metodologinya terus dikembangkan dan diapresiasi oleh gerenasi setelahnya, utamanya oleh Abdullah Saeed dengan tafsir kontekstualnya. Spirit tafsir ini kemudian menjalar ke buku yang ada di depan sidang pembaca ini. Selamat membaca pemikiran-pemikiran bernas dalam buku ini!” Dr. Aksin Wijaya, Direktur Pascasarjana IAIN Ponorogo. * * * Fragmentasi dan diferensiasi ilmu-ilmu keislaman, khususnya teologi dan hukum Islam, terus mengemuka hari ini. Dampaknya, hukum Islam mengalami krisis epistemologis dan paradigmatis. Hukum Islam dipahami secara normatif belaka, dijauhkan dari moralitas, dan tercerabut dari realitas kehidupan. Problem ini berbanding lurus dengan merunyaknya fenomena keberagamaan yang mengarah pada puritanisme dan radikalisme di Indonesia. Seyogianya, sangat dibutuhkan gerakan reorientasi paradigmatis penalaran hukum Islam dari teosentris dan antroposentris ke teoantroposentris. Paradigma ini dimaksudkan untuk mengintegrasikan wahyu dan akal, agama dan kehidupan, serta norma dan nomos. Kerangka paradigmatis inilah yang kelak mesti menjadi basis pengembangan dan rekayasa hukum Islam masa depan. Buku ini meneliti dengan saksama mengenai metode progresif-integratif teoantroposentris tersebut dengan menjadikan pemikiran Fazlur Rahman dan Abdullah Saeed sebagai model risetnya.

... “ al - Qur'an sebagai Wahyu Ilahi ” , al - Qur'an dan Serangan Orientalis ( Januari , 2005 ) , hlm . 86 . 118 M. Quraish Shihab , Logika Agama : Kedudukan Wahyu 113 Paradigma Teoantroposentris dalam Konstelasi Tafsir Hukum Islam.