Sebanyak 10 item atau buku ditemukan

PENGANTAR MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH

Salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan adalah melalui penerapan Manajemen Berbasis Sekolah atau MBS. Hal ini didasarkan pada suatu asumsi bahwa MBS merupakan pemikiran ke arah pengelolaan pendidikan yang memberi keleluasaan kepada sekolah untuk mengatur dan melaksanakan berbagai kebijakan secara luas

... perpustakaan, kesehatan, dan keamanan sekolah. Perpustakaan yang lengkap dan dikelola dengan baik memungkinkan peserta didik untuk lebih mengembangkan dan mendalami ... Sekolah Teori Dasar dan Praktik.(Bandung: PT Refika - 61 -

رسالة استحسان الخوض في علم الكلام Anjuran Mendalami Ilmu Kalam Kajian Karya Fundamental Imam Ahlussunnah Wal Jama’ah Al-Imâm Abul Hasan al-Asy’ari (w 324 H)

Segala puji bagi Allah. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah atas Rasulullah. Sesungguhnya ilmu mengenal Allah dan mengenal sifat-sifat-Nya adalah ilmu paling agung dan paling utama, serta paling wajib untuk didahulukan mempelajarinya atas seluruh ilmu lainnya, karena pengetahuan terhadap ilmu ini merupakan pondasi bagi keselamatan dan kebahagiaan hakiki. Ilmu ini dikenal juga dengan nama Ilmu Ushul, Ilmu Tauhid, Ilmu Aqidah dan Ilmu Kalam. Dalam sebuah hadits Rasulullah menyebutkan bahwa dirinya adalah seorang yang telah mencapai puncak tertinggi dalam ilmu ini. Beliau bersabda: أنَا أعْلَمُكُمْ بِاللهِ وَأخْشَاكُمْ لَهُ (رَوَاهُ الْبُخَارِيّ) “Saya adalah orang yang paling mengenal Allah di antara kalian, dan saya adalah orang yang paling takut di antara kalian bagi-Nya”. (HR. al-Bukhari). Dengan dasar hadits ini maka Ilmu Tauhid sudah seharusnya didahulukan untuk dipelajari dibanding ilmu-ilmu lainnya. Dalam al-Qur’an Allah berfirman: فَاعْلَمْ أَنَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاسْتَغْفِرْ لِذَنْبِكَ وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ (سورة محمد: 19) “Maka ketahuilah (wahai Muhammad) bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah dan mintalah ampun bagi dosamu juga bagi seluruh orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan”. (QS. Muhammad: 19). Dalam ayat ini Allah mendahulukan perintah mengenal tauhid di atas perintah Istighfâr. Hal ini dikarenakan bahwa mengenal Ilmu Tauhid terkait dengan Ilmu Ushul yang merupakan dasar atau pokok-pokok agama, yang karenanya harus didahulukan, sementara mengucapkan Istighfâr terkait dengan Ilmu Furu’ atau cabang-cabang agama. Tentunya tidak dibenarkan bagi siapapun untuk melakukan istighfar atau melakukan kesalehan lainnya dari amalan-amalan furû’ jika ia tidak mengetahui Ilmu Tauhid atau Ilmu Ushul. Karena bila demikian maka berarti ia melakukan kesalehan dan beribadah kepada Tuhan-nya, sementara ia sendiri tidak mengenal siapa Tuhan-nya tersebut. Oleh karena itu dalam banyak ayat al-Qur’an Allah telah memerintahkan manusia untuk mempergunakan akalnya dalam melihat keagungan penciptaan-Nya hingga dapat mengenal tanda-tanda kekuasaan dan sifat-sifat-Nya. Seperti dalam firman-Nya: أَوَلَمْ يَنْظُرُوا فِي مَلَكُوتِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ (سورة الأعراف: 185) “Tidakkah mereka melihat pada kerajaan langit-langit dan bumi?!” (QS. al-A’raf: 185). Dalam ayat lain Allah berfirman: سَنُرِيهِمْ آَيَاتِنَا فِي الْآَفَاقِ وَفِي أَنْفُسِهِمْ حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَهُمْ أَنَّهُ الْحَقُّ (سورة فصلت: 53) “Akan Kami perlihatkan kepada mereka akan tanda-tanda kekuasaan Kami di segala ufuk juga tanda-tanda kekuasaan Kami pada diri mereka hingga menjadi jelas bahwa Dia Allah adalah al-Haq”. (QS. Fushilat: 53). Objek bahasan dari Ilmu Tauhid ini adalah berpikir tentang makhluk untuk dijadikan bukti akan adanya al-Khaliq. Dalam satu pendapat disebutkan tentang definisi Ilmu Tauhid bahwa ia adalah salah satu disiplin ilmu yang membahahas tentang nama-nama Allah dan sifat-sifat-Nya serta segala perbuatan-Nya. Juga membahas tentang keadaan para makhluk; dari bangsa Malaikat, para Nabi Allah, para Wali Allah, para Imam, penciptaan makhluk, dan tentang kehidupan di akhirat kelak. Pembahasan hal ini semua didasarkan kepada argumen-argumen yang telah ditetapkan dalam Islam, bukan dibangun diatas dasar-dasar pemikiran filsafat. Karena dasar pemikiran kaun filosof dalam pembahasan mereka tentang Tuhan, para Malaikat dan masalah lainnya, hanya bersandarkan kepada pemandangan logika semata. Dalam pada ini mereka menjadikan akal sebagai pondasi bagi ajaran agama. Sama sekali mereka tidak melakukan sinkronisasi antara logika dengan teks-teks yang dibawa oleh para Nabi. Adapun para ulama tauhid dalam membicarakan masalah keyakinan tidak semata mereka bersandar kepada akal. Namun akal diposisikan sebagai saksi dan bukti akan kebenaran apa yang datang dari Allah dan yang dibawa oleh para nabi tersebut. Dengan demikian para ulama tauhid ini menjadikan akal sebagi bukti, tidak menjadikannya sebagai pondasi bagi ajaran agama.

Segala puji bagi Allah.

Model Pembelajaran Sains Melalui Ayat-Ayat Penciptaan Manusia

Dalam Perspektif Syeikh Nawawi Banten

Syeikh Nawawi al-Bantanti secara implisit telah menawarkan suatu model pembelajaran sains berupa kurikulum pendidikan akidah dalam ayat-ayat penciptaan manusia. Kurikulum ini kemudian diterapkan dalam pengajaran Biologi khususnya dalam pembahasan sistem reproduksi manusia di jenjang Sekolah Menengah Pertama. Model pembelajaran yang ditawarkan di antaranya mengenalkan tentang hakikat manusia, rahim, tujuan hidup dan kematian. Model ini sejalan dengan kaidah ilmu yaitu memfungsikan indra, wahyu, dan akal. Lantas bagaimana implementasi pengajaran Biologi berbasis pendidikan akidah sesuai yang dirumuskan oleh Syeikh Nawawi al-Bantani? Buku ini mengungkap jawabannya.

Syeikh Nawawi al-Bantanti secara implisit telah menawarkan suatu model pembelajaran sains berupa kurikulum pendidikan akidah dalam ayat-ayat penciptaan manusia.

Rekonstruksi Ushul Fiqh Hasan Al-Turabi

"REKONSTRUKSI USHUL FIQH HASAN AL-TURABI" merupakan sebuah karya yang mempersembahkan pemahaman mendalam terhadap konsep-konsep Ushul Fiqh dari sudut pandang ulama kontemporer terkemuka, Hasan Al-Turabi. Dalam buku ini, penulis mengajak pembaca untuk menyelami pemikiran dan pandangan unik yang diusung oleh Al-Turabi dalam merumuskan dasar-dasar hukum Islam. Buku ini tidak hanya sekadar merinci gagasan Al-Turabi, tetapi juga melakukan rekonstruksi terhadap konsep-konsep Ushul Fiqh yang beliau perkenalkan. Pembaca akan dibawa dalam perjalanan intelektual untuk memahami dan mengapresiasi peran Al-Turabi dalam mengadaptasi dan menyusun kembali prinsip-prinsip dasar hukum Islam sesuai dengan konteks zaman modern. Dengan bahasa yang lugas dan mendalam, buku ini menjadi panduan bagi mereka yang ingin memahami peran Hasan Al-Turabi dalam merumuskan ulang pemikiran Ushul Fiqh. Sinopsis ini hanya menggambarkan sebagian kecil dari kekayaan intelektual yang disajikan dalam buku ini. Mari menyelami lebih jauh pemikiran dan kontribusi Hasan Al-Turabi dalam "REKONSTRUKSI USHUL FIQH" untuk memahami bagaimana ia memberikan warna baru pada pemikiran hukum Islam. Buku persembahan penerbit PenaCendekiaPustaka #PenaCendekia

"REKONSTRUKSI USHUL FIQH HASAN AL-TURABI" merupakan sebuah karya yang mempersembahkan pemahaman mendalam terhadap konsep-konsep Ushul Fiqh dari sudut pandang ulama kontemporer terkemuka, Hasan Al-Turabi.

10 Jurus Sukses Beragribisnis Jamur

Pada akhirnya, mengutip sebuah kalimat Chef Cantik Farah Quinn, This Is It! Ini dia Buku 10 Jurus Sukses Beragribisnis Jamur yang dirangkai berdasarkan pengalaman penulis setelah sekian tahun menekuni dunia ‘perjamuran’, termasuk pengalaman dalam memberikan banyak training dan workshop bagi masyarakat umum maupun para petani pembudidaya jamur dari berbagai daerah di Indonesia. Semoga buku ini dapat mewujudkan harapan dan keinginan Anda menjadi pengusaha jamur sukses. Selamat membaca dan mencoba! Penebar Swadaya

Pada akhirnya, mengutip sebuah kalimat Chef Cantik Farah Quinn, This Is It! Ini dia Buku 10 Jurus Sukses Beragribisnis Jamur yang dirangkai berdasarkan pengalaman penulis setelah sekian tahun menekuni dunia ‘perjamuran’, termasuk ...

UNTUNG BESAR BUDI DAYA JAMUR TIRAM

Ada banyak jenis jamur yang dapat dikonsumsi, salah satunya jamur tiram. Jamur ini memiliki cita rasa tinggi sehingga menjadi salah satu favorit masyarakat. Selain itu, jamur tiram memiliki kandungan nutrisi yang baik untuk tubuh dan kesehatan. Kesadaran inilah yang menjadikan permintaan jamur tiram kian meningkat dan pembudiyaan jamur tiram semakin banyak dilakukan. Untung besar dalam melakukan budi daya jamur tiram akan diperoleh apabila tata cara pembudiyaan dilakukan secara tepat. Tak perlu khawatir sebab jamur tiram merupakan salah satu jenis jamur yang mudah dibudidayakan. Jamur tiram cocok dibudidayakan pada daerah tropis seperti Indonesia. Investasi awal yang dibutuhkan juga tidak terlalu besar dan bisa dilakukan secara bertahap. Nah, bagi Anda yang ingin berbisnis, buku ini merupakan panduan yang tepat! Selamat Mencoba.

Untung besar dalam melakukan budi daya jamur tiram akan diperoleh apabila tata cara pembudiyaan dilakukan secara tepat. Tak perlu khawatir sebab jamur tiram merupakan salah satu jenis jamur yang mudah dibudidayakan.