Sebanyak 420 item atau buku ditemukan

Sejarah Kebudayaan Islam Indonesia Abad VII Sampai Abad XV

Islmisasi Nusantara merupakan suatu proses yang sangat penting dalam sejarah Islam di Indonesia, dan juga dianggap sebagai permasalahan yang paling tidak jelas. Ketidakjelasan ini antara lain terletak pada pertanyaan kapan Islam datang, dari mana Islam berasal, siapa yang menyebarkan Islam di Nusantara pertama kali dan sebagainya. Karenanya sampai sekarang persoalan ini masih senantiasa menjadi ajang perdebatan para ahli sejarah, meskipun telah diadakan beberapa kali seminar yang membahas masalah tersebut. Pada tahun 1963 para ahli berkumpul di Medan untuk membicarakan persoalan ini secara akademik. Perdebatan pun menjadi sengit yang berujung pada dua pendapat. Tentang waktu dan asal usul Islam. Sejak masuk dan berkembangnya Islam di Nusantara tentu memerlukan proses yang sangat panjang dan melalui saluran-saluran Islamisasi yang beragam, seperti perdagangan, perkawinan, tarekat (tasawuf), Pendidikan dan kesenian.Pada tahap awal proses Islamisasi, saluran perdagangan sagat dimungkinkan. Hal ini sejalan dengan kesibukan lalu lintas perdagangan abad ke 7 sampai abad ke 16, sebagaimana telah diuraikan di atas. Para pedagang dari Arab, Persia, India dan Cina ikut ambil bagian dalam aktivitas perdagangan dengan masyarakat di Asia Barat, Timur dan Tenggara. Saluran Islamisasi dengan media perdagangan sangat menguntungkan. Hal ini disebabkan karena dalam Islam tidak ada pemisahan antara aktivitas perdagangan dengan kewajiban mendakwahkan Islam kepada pihak-pihak lain. Nabi Muhammad sendiri memimpin ekspedisi dagang ke Syam ketika beliau belum mendapat risalah. Selain itu, dalam aktivitas perdagangan ini, golongan raja dan kaum bangsawan lokal umumnya terlibat di dalamnya. Tentu saja ini sangat menguntungkan, karena dalam tradisi lokal apabila seorang raja memeluk Islam, maka dengan sendirinya akan diikuti oleh mayoritas rakyatnya. Ini terjadi karena masih kuatnya penduduk pribumi memelihara prinsip-prinsip yang sangat diwarnai oleh hirarki tradisional.

Islmisasi Nusantara merupakan suatu proses yang sangat penting dalam sejarah Islam di Indonesia, dan juga dianggap sebagai permasalahan yang paling tidak jelas.

Taming the Risk Hurricane

Preparing for Major Business Disruption

A leading expert on risk management describes how to steer your company through a risk hurricane-the extreme risk exposure that can lead to major disruption for your business. Risk management has become a standard part of the strategic tool kit, providing senior leaders with a forward-looking radar to scan the future and give early warnings of approaching threats and opportunities. However, even best-in-class organizations can falter in the face of extreme risk exposure. Special circumstances demand special responses, and extreme risk exposure needs very careful handling. Routine risk management approaches will fall short, but businesses that demonstrate a high degree of flexibility and resilience will have the competitive advantage and the ability to thrive where others fail. The causes and consequences of meteorological hurricanes have parallels in the way uncontrolled risk exposure can develop in organizations. Both are caused largely by predictable factors, but both are characterized by sustained uncertainty and severe impact once they develop. If we can learn to predict a risk hurricane, prepare for it effectively, and survive its effects, then our organizations will be well placed to address the challenge of extreme risk exposure, if and when we are unfortunate enough to face it.

A leading expert on risk management describes how to steer your company through a risk hurricane-the extreme risk exposure that can lead to major disruption for your business.

Serba Serbi Hukum Bisnis

Buku ini berisi 20 artikel yang erat kaitannya dengan hukum bisnis serta bermanfaat untuk menambah wawasan hukum anda. Sebagaimana yang penulis pahami bahwa Hukum Bisnis pada prinsipnya adalah “ALAT” berupa sistematika tertentu yang merangkum berbagai cabang atau ranting hukum, guna memperoleh pengertian-pengertian yang berguna bagi orang yang memanfaatkan alat tersebut. Maka gagasan penting dalam buku ini adalah ingin membagikan informasi berbagai sektor hukum yang penting untuk dipahami oleh setiap pelaku bisnis.

Buku ini berisi 20 artikel yang erat kaitannya dengan hukum bisnis serta bermanfaat untuk menambah wawasan hukum anda.

Al-Wajiz

100 Kaidah Fikih dalam Kehidupan Sehari-hari

Seiring dengan perkembangan zaman, banyak permasalahan baru yang muncul dan membutuhkan rumusan hukum. Dalam menentukan hukum, selain berpegang kepada Al-Qur'an dan hadits, para ulama juga membuat kaidah-kaidah sebagai metode perumusan hukum. Buku ini merupakan kumpulan 100 kaidah-kaidah hukum fikih beserta aplikasinya dalam kehidupan seharihari. Misalnya, larangan melakukan perbuatan yang merugikan orang lain, setiap perbuatan tergantung dari niatnya, lebih mendahulukan pencegahan kerusakan dari pada mencari kemaslahatan, dll. Kaidah-kaidah yang ada tidak hanya cocok dibaca oleh para ulama dan kalangan terpelajar, tetapi juga cocok untuk kalangan umum dan masyarakat awam, karena isi buku ini juga berkait erat dengan dinamika kehidupan sehari-hari. - Pustaka Al-Kautsar Publisher - Dilarang keras mem-PDF-kan, mendownload, dan memfotokopi buku-buku Pustaka Al-Kautsar. Pustaka Al-Kautsar tidak pernah memberikan file buku kami secara gratis selain dari yang sudah tersedia di Google Play Book. Segala macam tindakan pembajakan dan mendownload PDF tersebut ada ilegal dan haram.

Seiring dengan perkembangan zaman, banyak permasalahan baru yang muncul dan membutuhkan rumusan hukum.

Ar-Risalah

Panduan Lengkap Fikih dan Ushul Fikih

Jalaluddin Al-Suyuthi berkata, "Disepakati bahwa Asy-Syafi'i adalah peletak batu pertama ilmu ushul fikih yang lengkap dan independen. Dia orang pertama yang menulis ilmunya secara tersendiri." Imam Ahmad bin Muhammad bin hambal menyatakan, "Dulu, fikih itu terkunci pada ahlinya saja, hingga kemudian Allah membukakannya dengan Asy-Syafi'i." Demikianlah, melalui kitab Ar-Risalah, Imam Asy-Syafi'i telah meletakkan pondasi pertama penulisan dan kodifikasi ilmu ushul fikih, menjelaskan ketentuan-ketentuannya ini serta memperjelas gambarannya. Di dalam Ar-Risalah, Imam Asy-Syafi'i berbicara tentang Al-Qur'an dan penjelasannya. Dia pun mengemukakan bahwa banyak dalil mengenai keharusan berargumentasi berdasarkan Al-Qur'an dan As-Sunnah. Imam Asy-Syafi'i menulis Ar-Risalah dengan teliti, mendalam, setiap pendapatnya didasarkan dalil, dan mendiskusikan pendapat yang berbeda secara ilmiah, sempurna, dan mengagumkan. Sehingga kitab Ar-Risalah ini menjadi rujukan penting para pakar dan ulama. Siapa pun yang membaca dan menelaahnya, maka dia akan mendapatkan ilmu dan wawasan luas dalam kajian fikih. Imam Al-Muzani (salah satu murid Imam Asy-Syafi'i) pernah mengatakan, "Selama lima puluh tahun aku mendalami kitab Ar-Risalah, dan setiap menelaahnya, aku mendapatkan tambahan ilmu yang belum kuketahui sebelumnya." Semoga kita semua pun dapat mengambil manfaat darinya. - Pustaka Al-Kautsar Publisher - Dilarang keras mem-PDF-kan, mendownload, dan memfotokopi buku-buku Pustaka Al-Kautsar. Pustaka Al-Kautsar tidak pernah memberikan file buku kami secara gratis selain dari yang sudah tersedia di Google Play Book. Segala macam tindakan pembajakan dan mendownload PDF tersebut ada ilegal dan haram.

Di dalam Ar-Risalah, Imam Asy-Syafi'i berbicara tentang Al-Qur'an dan penjelasannya. Dia pun mengemukakan bahwa banyak dalil mengenai keharusan berargumentasi berdasarkan Al-Qur'an dan As-Sunnah.

On the Origin of Species

[Evolution Glossary Added]

On the Origin of Species, published on 24 November 1859, is a work of scientific literature by Charles Darwin which is considered to be the foundation of evolutionary biology. Its full title was On the Origin of Species by Means of Natural Selection, or the Preservation of Favoured Races in the Struggle for Life. For the sixth edition of 1872, the short title was changed to The Origin of Species. Darwin's book introduced the scientific theory that populations evolve over the course of generations through a process of natural selection. It presented a body of evidence that the diversity of life arose by common descent through a branching pattern of evolution. Darwin included evidence that he had gathered on the Beagle expedition in the 1830s and his subsequent findings from research, correspondence, and experimentation. Various evolutionary ideas had already been proposed to explain new findings in biology. There was growing support for such ideas among dissident anatomists and the general public, but during the first half of the 19th century the English scientific establishment was closely tied to the Church of England, while science was part of natural theology. Ideas about the transmutation of species were controversial as they conflicted with the beliefs that species were unchanging parts of a designed hierarchy and that humans were unique, unrelated to other animals. The political and theological implications were intensely debated, but transmutation was not accepted by the scientific mainstream. The book was written for non-specialist readers and attracted widespread interest upon its publication. As Darwin was an eminent scientist, his findings were taken seriously and the evidence he presented generated scientific, philosophical, and religious discussion. The debate over the book contributed to the campaign by T. H. Huxley and his fellow members of the X Club to secularise science by promoting scientific naturalism. Within two decades there was widespread scientific agreement that evolution, with a branching pattern of common descent, had occurred, but scientists were slow to give natural selection the significance that Darwin thought appropriate. During the "eclipse of Darwinism" from the 1880s to the 1930s, various other mechanisms of evolution were given more credit. With the development of the modern evolutionary synthesis in the 1930s and 1940s, Darwin's concept of evolutionary adaptation through natural selection became central to modern evolutionary theory, and it has now become the unifying concept of the life sciences. Summary of Darwin's theory: Darwin's theory of evolution is based on key facts and the inferences drawn from them, which biologist Ernst Mayr summarised as follows: • Every species is fertile enough that if all offspring survived to reproduce the population would grow (fact). • Despite periodic fluctuations, populations remain roughly the same size (fact). • Resources such as food are limited and are relatively stable over time (fact). • A struggle for survival ensues (inference). • Individuals in a population vary significantly from one another (fact). • Much of this variation is inheritable (fact). • Individuals less suited to the environment are less likely to survive and less likely to reproduce; individuals more suited to the environment are more likely to survive and more likely to reproduce and leave their inheritable traits to future generations, which produces the process of natural selection (inference). • This slowly effected process results in populations changing to adapt to their environments, and ultimately, these variations accumulate over time to form new species (inference).

Its full title was On the Origin of Species by Means of Natural Selection, or the Preservation of Favoured Races in the Struggle for Life. For the sixth edition of 1872, the short title was changed to The Origin of Species.

Administrasi dan Manajemen Pendidikan Sekolah

Pendidikan dalam arti luas adalah segala tindakan atau pengalaman yang mempunyai pengaruh formatif terhadap pikiran, watak, atau kemampuan fisik individu (misalnya, kesadaran bayi dididik oleh lingkungannya melalui interaksinya dengan lingkungannya); dan dalam pengertian teknisnya pendidikan adalah proses di mana masyarakat dengan sengaja mentransmisikan akumulasi pengetahuan, nilai, dan keterampilannya dari satu generasi ke generasi lain melalui lembaga pendidikan. Guru di lembaga tersebut mengarahkan pendidikan siswa dan dapat memanfaatkan banyak mata pelajaran, termasuk membaca, menulis, matematika, sains, dan sejarah. Proses teknis ini kadang-kadang disebut sekolah ketika mengacu pada wajib belajar pemuda. Guru dalam profesi khusus seperti psikologi, hanya dapat mengajar mata pelajaran tertentu, biasanya sebagai profesor di lembaga pendidikan tinggi. Ada juga pengajaran di lapangan bagi mereka yang menginginkan keterampilan kejuruan tertentu, seperti yang dibutuhkan untuk menjadi pilot. Selain itu, ada berbagai kemungkinan pendidikan di tingkat informal, misalnya, di museum dan perpustakaan, dengan Internet, dan dalam pengalaman hidup.

... Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Melaksanakan Manajemen Sekolah . Jurnal Manajemen Pendidikan Dasar , Menengah Dan DMT / article / view / 5671 http://jurnal.umsu.ac.id/index.php/JMP- Isro'Mukti , Y. ( 2018 ) . Sistem Informasi Manajemen ...

Manajemen Pendidikan Di Era Merdeka Belajar

Untuk itu, kini di berbagai belahan dunia terus berlomba meningkatkan kualitas pendidikan. Indonesia pun sedang berlomba untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Berbagai kebijakan Pemerintah, mulai dari pembenahan kurikulum, pemberian fasilitasi pendukung operasional pendidikan, pembuatan pelatihan-pelatihan guru, penumbuhan karakter peserta didik melalui lomba, peningkatan akses pendidikan di daerah-daerah terpencil, terluar dan terdepan, pembangunan sarana pendidikan lainnya, hingga evaluasi pendidikan terus digalakkan. Semua ini dilakukan untuk mewujudkan MERDEKA BELAJAR dengan Visi Pendidikan Indonesia “ Mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya Pelajar Pancasila yang bernalar kritis, kreatif, mandiri, beriman, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, bergotong royong, dan berkebhinekaan global, selaras dengan ujuan cita-cita besar negara: mencerdaskan kehidupan bangsa. Untuk mewujudkan semua itu pasti membutuhkan manajemen yang baik. Cita-cita yang baik membutuhkan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, hingga evaluasi yang baik dan terarah. Tanpa menajemen yang baik, maka mutu pendidikan bisa jadi tak terkola dengan baik sehingga kurang memberikan manfaat bagi dunia pendidikan. Dengan begitu, dikotomi antara mutu pendidikan dan manajemen pendidikan bukan lagi merupakan sesuatu yang penting untuk diperdebatkan, karena kedua-duanya sangat penting bagi dunia pendidikan. Mutu pendidikan membutuhkan manajemen yang baik dan manajemen yang baik membutuhkan kualitas Sumber Daya Manusia. Untuk tujuan itulah, buku ini menjadi niscaya untuk diterbitkan.

Untuk itu, kini di berbagai belahan dunia terus berlomba meningkatkan kualitas pendidikan.

Filsafat Hukum

Filsafat Hukum mengkaji hukum dari segi hakikat atau inti hukum dengan memberikan keterampilan berpikir logis, kritis, dan radikal dalam menganalisis dan mengimplementasikan nilai-nilai hukum pada masalah yang dihadapi. Hakikat hukum meliputi konsep-konsep tentang pengertian hukum (begrief des rechts), gagasan-gagasan tentang tujuan hukum (geltung des recht), dan motif-motif mengapa manusia mau menaati hukum (zwech des rechts). Keterampilan berpikir logis adalah terampil mendiskripsikan atau memaparkan fakta hukum secara objektif, berpikir kritis adalah menemukan posisi dan relasi stakeholders: dan berpikir radikal adalah menemukan hakikat permasalahan hukum yang dihadapi, sehingga dapat memberikan alternatif solusi atau pemecahan masalah hukumnya. Filsafat hukum merupakan subspesies dari etika dan dari genus filsafat yang menjadi induk dari semua refleksi teoretik tentang hukum. Dengan metode kontemplatif, spekulatif, dan deduktif: filsafat hukum mengkaji secara kritis hakikat hukum sebagai perwujudan nilai, hukum sebagai sistem kaidah, dan hukum sebagai alat untuk mengatur masyarakat. Buku ini merupakan salah satu kontribusi terhadap khazanah filsafat hukum di Indonesia. Disusun secara tematis, buku ini menghadirkan seluruh tema sentral filsafat hukum, Di antara tema utama dalam buku ini: Fungsi Filsafat Hukum: Manusia dan Pengetahuan: Filsafat Nilai Sebagai Leluhur dari Filsafat Hukum: Sejarah Filsafat Hukum: Karakteristik Filsafat Hukum: Aliran-Aliran Filsafat Hukum: Memahami Pancasila Sebagai Paham Filsafat: Epistemologi Hukum: Ontologi Hukum: Aksiologi Hukum: Hukum dan Moral: Kerangka Ilmiah Profesi Hukum: Etika Ajaran Filsafat: Etika Profesi Penegak Hukum di Indonesia: Hukum dan Keadilan. Dari buku ini penulis mengajak pembaca untuk melihat lebih jeli, dalam, dan jauh mengenai hakikat hukum, mengetahui kebenaran, keadilan, kemanusiaan, nilai, etika, dan moral di balik hukum, mencari mulai dari yang terbuka sampai kepada yang masih tersembunyi di dalam hukum, serta memahami hukum sebagai pertimbangan nilai dan postulat, hingga untuk kembali pada suatu kesadaran, memenuhi hukumnya. Dengan hadirnya buku ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan atas referensi filsafat hukum dan diharapkan dapat memiliki kompetensi atau kemampuan berpikir logis, kritis, dan radikal, sehingga dapat menemukan hakikat hukum, yaitu nilai-nilai kebenaran, keadilan, kepantasan, keseimbangan, dan lain-lain. Nilai-nilai tersebut telah menjadi subjek analisis filsafat hukum selama hampir seabad lamanya, yang menunjukkan adanya proses rasionalisasi dan konkretisasi terhadap hasil perenungan manusia, serta tuntutan implementasi sesuai dengan kompleksitas permasalahan era global dewasa ini.

Filsafat Hukum mengkaji hukum dari segi hakikat atau inti hukum dengan memberikan keterampilan berpikir logis, kritis, dan radikal dalam menganalisis dan mengimplementasikan nilai-nilai hukum pada masalah yang dihadapi.

Khadijah Binti Khuwailid

Cinta Sejati Rasulullah

Sungguh, Allah memilih Khadijah radiallahu anha sebagai istri mendampingi Rasulullah shallallahu alaihi wasallam. Juga sebagai penopang, penasihat, sandaran, sekaligus penolongnya. Khadijah seorang yang diistimewakan oleh Allah dari seluruh istri beliau dengan datangnya wahyu pertama, awal pengutusannya sebagai rasul, dan awal turunnya Al-Qur’an. Allah memuliakannya, meluhurkannya, dan mengarunianya keunggulan akal, akhlak terpuji, keteguhan hati, ketegaran, keikhlasan, kedermawanan, dan keluasan rezeki. Allah menjadikan Khadijah untuk berkhidmah kepada Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam dan membantu beliau menyampaikan risalah. Khadijah sangat tegar, rela berkorban, menyingsingkan lengan baju, dan mengayomi beliau dengan perhatian, cinta, dan kelembutan. Karena itu, ia wanita agung berkat kedermawanan dan dukungannya kepada Rasulullah shallallahu alaihi wasallam. Melalui buku ini, Dr. Muhammad Abduh Yamani ingin memperkenalkan lebih dalam tentang salah satu sosok terpenting yaitu Khadijah radiallahu anha. Seorang wanita pertama yang membenarkan risalah, sang kekasih yang dicintai dan diperistri oleh Nabi terpilih. - Pustaka Al-Kautsar Publisher - Dilarang keras mem-PDF-kan, mendownload, dan memfotokopi buku-buku Pustaka Al-Kautsar. Pustaka Al-Kautsar tidak pernah memberikan file buku kami secara gratis selain dari yang sudah tersedia di Google Play Book. Segala macam tindakan pembajakan dan mendownload PDF tersebut ada ilegal dan haram.

Melalui buku ini, Dr. Muhammad Abduh Yamani ingin memperkenalkan lebih dalam tentang salah satu sosok terpenting yaitu Khadijah radiallahu anha.