Sebanyak 569 item atau buku ditemukan

INOVASI MANAJEMEN PENDIDIKAN DI SEKOLAH KIAT JITU MEWUJUDKAN SEKOLAH NYAMAN BELAJAR

Buku ini merupakan buku referensi untuk guru dan kepala sekolah. Ditulis dengan maksud: (1 ) Untuk menambah pengetahuan dan wawasan bagi guru dan kepala sekolah untuk mewujudkan sekolah nyaman belajar; (2 ) Untuk menambah pengetahuan dan wawasan bagi kepala sekolah, tentang bagaimana mengelola sekolah dengan inovasi manajemen pendidikan; (3 ) Untuk menambah pengetahuan dan wawasan bagi kepala sekolah dalam rangka mewujudkan sekolah nyaman belajar; (4 ) Sebagai referensi bagi kepala sekolah untuk melakukan penelitian tindakan sekolah atau best practice. Buku ini terdiri dari enam bab: (1 ) BAB I Pendahuluan; (2 ) BAB II Sekolah Nyaman Belajar; (3 ) BAB III Manajemen, Manajer, dan Kepala Sekolah; (4 ) BAB IV Inovasi Manajemen Pendidikan di Sekolah; (5 ) BAB V Mewujudkan Sekolah Nyaman Belajar; dan (6 ) BAB VI Penutup. Ucapan terima kasih penulis sampaikan kepada: (1 )Istriku Indri Cahyaningtyas, Anak-anakku Ratnani Lintang Juliardini dan Ardian Langit Krisetia yang telah memberikan kesempatan kepada penulis untuk menyelesaikan buku ini; dan (2 ) Pihak-pihak yang ikut membantu dalam penyelesaian buku ini. Penulis menyadari masih banyak kekurangan pada dalam buku ini untuk itu, penulis sangat mengharapkan kritik dan saran terhadap pembaca untuk penyempurnaan buku ini. Semoga buku ini dapat memberikan manfaat bagi pembaca pada umumnya, guru dan kepala sekolah pada khususnya untuk mewujudkan tujuan sekolah yang akan dicapai dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan. Temanggung, 15 April 2019 Suranto, M.Pd

Semoga buku ini dapat memberikan manfaat bagi pembaca pada umumnya, guru dan kepala sekolah pada khususnya untuk mewujudkan tujuan sekolah yang akan dicapai dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan. Temanggung, 15 April 2019 Suranto, M.Pd

MANAJEMEN SEKOLAH DASAR UNGGUL

Profil lulusan PGSD S.1 adalah menjadi: (1) Guru SD Profesional, (2) Peneliti Pembelajaran di Sekolah Dasar, dan (3) Praktisi pendidikan di sekolah Dasar. Untuk itulah Mahasiswa PGSD sebagai calon guru profesional dan praktisi pendidikan di Sekolah Dasar perlu mendapat bekal mata kuliah Manajemen Berbasis Sekolah (MBS). Konsep MBS telah disosialisasikan kepada semua pemangku kepentingan pendidikan sekolah (stakeholder) melalui pelatihan (training). Dan capacity building, baik oleh pemerintah maupun lembaga asing seperti USAID, AusAID, SECIP, ADB, AIBEP dan sebagainya. MBS memiliki 3 pilar utama yaitu: (1) PAKEM (Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan, (2) Manajemen Sekolah yang handal, dan (3) PSM (Peran Serta Masyarakat). Buku yang berjudul “Manajemen Sekolah Dasar Unggul” ini hanya membahas secara teoritis tentang apa MBS, tujuan dan komponen MBS, lebih dari itu buku ini juga dilengkapi dengan bagaimana penerapan MBS di sekolah dalam mewujudkannya di lapangan dalam upaya mengembangkan Sekolah Dasar Unggul. Hal ini mendukung terwujudnya profil lulusan S.1 PGSD yaitu menjadi Praktisi Pendidikan di Sekolah Dasar. Oleh sebab itu buku ini juga memberikan beberapa contoh praktik-praktik terbaik (best practices) yang dapat dicoba untuk diadopsi dan diadaptasi sesuai dengan kondisi dan kebutuhan sekolah. MPMBS (Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah) adalah wujud nyata desentralisasi pendidikan yang digalakkan pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan secara Nasional. Akhirnya, sekali lagi diharapkan mudah-mudahan buku MBS ini dapat dijadikan acuan bagi para mahasiswa sebagai calon guru profesional dan para penyelenggara pendidikan di sekolah, agar setiap satuan pendidikan dapat meningkatkan kualitas menuju keunggulan sekolah, baik keunggulan secara teoritis sesuai standar sekolah efektif, keunggulan dalam ukuran formal sesuai Standar Nasional Pendidikan maupun keunggulan dalam perspektif harapan stakeholder sebagaimana yang diharapkan bersama.

Profil lulusan PGSD S.1 adalah menjadi: (1) Guru SD Profesional, (2) Peneliti Pembelajaran di Sekolah Dasar, dan (3) Praktisi pendidikan di sekolah Dasar.

Manajemen Pendidikan

Berbicara mengenai kualitas sumber daya manusia, pendidikan memegang peran yang sangat penting dalam proses peningkatan kualitasnya. Peningkatan kualitas pendidikan merupakan suatu proses yang terintegrasi dengan proses peningkatan kualitas sumber daya manusia itu sendiri. Ada dua faktor yang dapat menjelaskan mengapa upaya perbaikan mutu pendidikan selama ini kurang atau tidak berhasil. Pertama, strategi pembangunan pendidikan selama ini lebih bersifat input oriented. Strategi yang demikian lebih bersandar kepada asumsi bahwa jika semua input pendidikan telah dipenuhi, seperti penyediaan buku-buku (materi ajar) dan alat belajar lainnya, penyediaan sarana pendidikan, pelatihan guru dan tenaga kependidikan lainnya, maka secara otomatis lembaga pendidikan (sekolah) akan dapat menghasilkan output (keluaran) yang bermutu sebagai mana yang diharapkan. Ternyata strategi inputoutput yang diperkenalkan oleh teori education production function tidak berfungsi sepenuhnya di lembaga pendidikan (sekolah), melainkan hanya terjadi dalam institusi ekonomi dan industri. Kedua, pengelolaan pendidikan selama ini lebih bersifat macrooriented, diatur oleh jajaran birokrasi di tingkat pusat. Akibatnya, banyak faktor yang diproyeksikan di tingkat makro (pusat) tidak terjadi atau tidak berjalan sebagaimana mestinya di tingkat mikro (sekolah). Atau dengan singkat dapat dikatakan bahwa kompleksitasnya cakupan permasalahan pendidikan, seringkali tidak dapat terpikirkan secara utuh dan akurat oleh birokrasi pusat.

Berbicara mengenai kualitas sumber daya manusia, pendidikan memegang peran yang sangat penting dalam proses peningkatan kualitasnya.

Manajemen Pendidikan Inklusif Sekolah Dasar

Penulis membuka pemikiran saya bahwa pemisahan pendidikan terhadap anak-anak berkebutuhan khusus menjadikan diskriminasi terhadap mereka tumbuh di tengah masyarakat. Benar jalan terbaik menjawab tantangan ini adalah sekolah inklusif di mana anak-anak berkebutuhan khusus ikut dalam pembelajaran di sekolah reguler tetapi memperhatikan kebutuhan mereka. Dasar pemikiran dan hukum pendidikan inklusif baik secara global maupun nasional bisa kita dapatkan dalam buku ini. Di dalam buku ini juga membahas prinsip dasar pendidikan inklusif. Bahkan, penulis juga telah membahas hal-hal perinci dan praktis yang perlu disiapkan dalam pendidikan inklusif. Dapat dikatakan buku ini adalah paket komplet bagaimana menyelenggarakan pendidikan inklusif di sekolah kita. Mari kita jadikan dunia ini lebih baik untuk semua orang. —Widi Purwanto, S.Si. (Ketua Yayasan YPK Penabur Kebumen) Buku ini menjelaskan sangat gamblang mengenai pandangan masyarakat umumnya terhadap Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), masalah yang terjadi di dalam pendidikan inklusif juga terkait manajemen pendidikan inklusif itu sendiri, sarana dan prasarana, serta juga bagaimana sekolah sebagai tempat terjadinya proses belajar dan mengajar bisa menyiapkan dirinya membantu pemerintah merealisasikan Nawa Cita pemerataan pendidikan untuk seluruh warga negara Indonesia. Dengan dijelaskannya beberapa hal di atas oleh penulis, saya yakin hal ini menjadi inspirasi pemerintah sebagai pembuat kebijakan, universitas sebagai lembaga penghasil tenaga pendidik atau guru, sekolah sebagai satuan pendidikan tempat untuk setiap anak belajar agar bisa mempersiapkan kurikulum dan melatih para guru untuk membuat program khusus, orangtua sebagai lingkungan utama dan pertama di dalam proses awal pendidikan, serta masyarakat sebagai lingkungan sosial tempat setiap anak-anak bertumbuh dan berkembang. —Lius Iman Santoso Ciputera, S.E., M.Pd. ( Director of Operations Kanaan Global School Jambi) Buku persembahan penerbit PrenadaMediaGroup

... peserta didik reguler juga diberlakukan bagi peserta didik berkebutuhan khusus , serta Standar Kompetensi Lulusan ( SKL ) , Standar Kompetensi ( SK ) , Kompetensi Dasar ( KD ) , dan Indikator Keberhasilan peserta didik reguler juga ...

Manajemen dan Kepemimpinan Kepala Sekolah

Kemampuan kepala sekolah berkaitan dengan pengetahuan dan pemahaman terhadap manajemen dan kepemimpinan serta tugas yang dibebankan kepada kepala sekolah. Tidak jarang kegagalan pendidikan dan pembelajaran di sekolah disebabkan oleh kurangnya pemahaman kepala sekolah terhadap tugas-tugas yang harus dilaksanakannya. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa berhasil tidaknya suatu sekolah dalam mencapai tujuan serta mewujudkan visi dan misinya terletak pada bagaimana manajemen dan kepemimpinan kepala sekolah, khususnya dalam menggerakkan dan memberdayakan komponen sekolah agar tercipta interaksi berkualitas yang dinamis. Secara garis besar yang dikaji dalam buku ini berkaitan dengan upaya peningkatan mutu pendidikan yang tercemin dalam kualitas sekolah, dengan mengkaji berbagai faktor yang memengaruhinya. Hal ini terutama dimaksudkan agar setiap kepala sekolah dapat mengelola dan mengembangkan berbagai potensinya secara optimal dalam kaitannya dengan manajemen sekolah, baik potensi peserta didik, potensi tenaga kependidikan maupun potensi masyarakat yang dapat digali di sekitar sekolah. Buku "Manajemen dan Kepemimpinan Kepala Sekolah" ini dapat dijadikan acuan dan pedoman bagi kepala sekolah, calon kepala sekolah, pengawas sekolah, dewan pendidikan, komite sekolah, tenaga kependidikan serta bagi masyarakat umum yang memiliki perhatian terhadap pentingnya pendidikan untuk mewujudkan sekolah yang efektif, efisien, mandiri, produktif, dan akuntabel menuju pendidikan yang berkualitas.

... peserta didik. Untuk itu, di sekolah perlu dilakukan pencatatan dan ketatalaksanaan kepesertadidikan, dalam bentuk buku induk, buku klapper, buku laporan keadaan peserta didik, buku presensi peserta didik, buku rapor, daftar kenaikan ...

IMPLEMENTASI MANAJEMEN KEPALA SEKOLAH

“Implementasi Manajemen Kepala Sekolah” dapat diterbitkan. Buku ini disusun oleh penulis untuk menambah wawasan bagi kepala sekolah untuk mengimplementasikan manajemen sekolah. Buku Pendidikan ini, memberikan penjelasan dan contoh-contoh sederhana pelaksanaan manajemen sekolah yang dapat dilakukan oleh seorang kepala sekolah. Penulis berharap dengan membaca buku ini Kepala Sekolah dapat memahami tugas pokok dan fungsinya, khususnya dalam mengelolan manajemen sekolah.

Anita Shintauli Silitonga. dipergunakan dalam orientasi peserta didik, dan teknik-teknik orientasi peserta didik. e. Mengatur kehadiran, ketidak-hadiran peserta didik di sekolah. Termasuk di dalamnya adalah: peserta didik yang ...

Manajemen Pendidikan Karakter

Belajar dari negeri Cina inilah, barangkali pemerintah Indonesia memprogramkan pendidikan karakter dalam kurikulum sekolah. Untuk itu, diperlukan manajemen yang tepat agar pelaksanaannya dapat dilakukan secara berkelanjutan (continuing) serta mencakup seluruh aspek karakter bangsa secara utuh dan menyeluruh (kaffah). Sehingga, pendidikan karakter tersebut betul-betul dapat menyiapkan generasi bangsa menuju bangsa yang beradab dan bermartabat. Hal ini juga penting, terutama untuk mempertahankan diri dari proses degradasi karakter bangsa yang tanda-tandanya sudah kita rasakan akhir-akhir ini. Buku “Manajemen Pendidikan Karakter” ini, dapat membangkitkan inspirasi, kesadaran, pemahaman, kepedulian, dan komitmen Anda sebagai bangsa Indonesia, khususnya bagi para guru, pengawas, dan kepala sekolah dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang berkarakter.

... peserta didik dengan lingkungan. Oleh karena itu, dalam pendidikan karakter, untuk mencapai hasil belajar yang optimal perlu keterlibatan atau partisipasi yang tinggi dari peserta didik. Keterlibatan peserta didik merupakan hal yang ...

Manajemen & Evaluasi Kinerja Organisasi

Implementasi pada Pendidikan Anak Usia Dini

Buku ini diharapkan dapat bermanfaat untuk banyak pihak serta dapat memberikan referensi dalam rangka penambahan manajemen & evaluasi kinerja organisasi khususnya pada pendidikan anak usia dini di masa yang akan datang.

... peserta didik baru , dan pemecahan masalah dalam penerimaan peserta didik baru . 3. Pengelompokkan Peserta Didik Baru Setelah peserta didik baru diterima , maka bagian administrasi sekolah melakukan pendataan dan pengelompokkan ...

Manajemen Pengembangan Kompetensi Guru

Teori, Praktik, dan Hasil Studi

Buku dengan judul Model Manajemen Pengembangan Kompetensi Guru: teori, model dan hasil studi ini merupakan buku yang terbit dari hasil penelitian penulis mengenai model pengembangan kompetensi guru berbasis kebutuhan sekolah yang dilaksanakan di SMP Avicenna. Diskursus yang ada dalam buku ini di antaranya adalah manajemen sumber daya manusia dalam pendidikan, hakikat guru yang professional, pentingnya pengembangan profesi guru berbasis sekolah, manajemen berbasis sekolah, studi empiris kebijakan kompetensi guru di SMP Avicenna, model manajemen pengembangan kompetensi guru berbasis kebutuhan sekolah

... peserta didik memiliki kelemahan pada satu atau berbagai mata pelajaran. Kedua, prinsip-prinsip perkembangan dan kepribadian peserta didik yang telah dipahami oleh guru maka: 1. Kepribadian dan percaya diri peserta didik yang mantap ...

MANAJEMEN SUPERVISI AKADEMIK

Peningkatan Mutu Pembelajaran Matematika Madrasah Aliyah

Pengawas pendidikan madrasah dengan jiwa kepemimpinan, memiliki posisi yang strategis untuk membawa madrasah yang hebat dan bermartabat. Efektivitas kepengawasan yang dilakukan bertujuan untuk peningkatan mutu pembelajaran matematika di Madrasah Aliyah. Madrasah bermutu ditandai dengan terjalinnya komunikasi harmonis dan saling mendukung diantara warga madrasah, khususnya pembinaan dan bimbingan yang dilakukan pengawas madrasah terhadap peningkatan mutu pembelajaran matematika.

... peserta didik, pembelajaran yang dilaksanakan menumbuhkan kemandirian berpikir dan bertindak sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik, pembelajaran yang dilaksanakan menumbuhkan dan memperkuat ...