Sebanyak 569 item atau buku ditemukan

MANAJEMEN PENDIDIKAN

Manajemen pendidikan merupakan suatu proses yang bertujuan untuk mengelola dan mengatur segala aspek yang terkait dengan pendidikan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Dalam konteks pendidikan, manajemen memiliki peran yang sangat penting karena dapat mempengaruhi kualitas pendidikan yang diberikan kepada peserta didik. Perencanaan merupakan langkah awal dalam manajemen pendidikan. Pada tahap ini, pihak-pihak terkait harus membuat rencana yang detail dan terstruktur mengenai tujuan pendidikan, sumber daya yang tersedia, strategi pembelajaran, serta evaluasi yang akan dilakukan. Perencanaan yang matang dapat membantu pihak-pihak terkait untuk mengambil keputusan yang tepat dalam pelaksanaan pendidikan. Pelaksanaan pendidikan merupakan tahap lanjutan dalam manajemen pendidikan. Pada tahap ini, pihak-pihak terkait harus mampu mengimplementasikan rencana yang telah dibuat. Hal ini meliputi pemilihan metode dan strategi pembelajaran yang tepat, penggunaan sumber daya dengan efektif, serta memastikan keterlibatan aktif peserta didik dalam proses pembelajaran. Pihak-pihak terkait juga harus memastikan bahwa semua proses pembelajaran berlangsung secara teratur dan terkoordinasi dengan baik. Evaluasi merupakan tahap terakhir dalam manajemen pendidikan. Pada tahap ini, pihak-pihak terkait harus mengevaluasi hasil pendidikan yang telah dicapai. Evaluasi ini dapat dilakukan melalui berbagai cara, seperti ujian, tes, atau observasi. Tujuan dari evaluasi adalah untuk mengevaluasi keberhasilan dan kekurangan dalam proses pendidikan, serta memberikan umpan balik yang dapat digunakan untuk perbaikan ke depan. Manajemen pendidikan yang baik dapat memberikan banyak manfaat, antara lain adalah meningkatkan kualitas pendidikan, memaksimalkan sumber daya yang tersedia, dan memastikan keterlibatan aktif semua pihak terkait. Oleh karena itu, manajemen pendidikan seharusnya menjadi fokus utama dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Manajemen pendidikan memiliki berbagai fungsi yang penting untuk memastikan pendidikan yang diberikan berkualitas dan efektif. Ada lima fungsi utama dalam manajemen pendidikan, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pengendalian, pengarahan, dan evaluasi. Perencanaan Fungsi perencanaan mencakup proses penyusunan rencana, strategi, dan tujuan pendidikan yang harus dicapai. Perencanaan ini meliputi pengelolaan sumber daya manusia, anggaran, infrastruktur, program, serta metode dan teknik pembelajaran yang digunakan dalam proses pendidikan. Pengorganisasian Fungsi pengorganisasian berkaitan dengan pengaturan dan penempatan sumber daya manusia, fasilitas, dan peralatan pendidikan. Hal ini meliputi pengorganisasian proses pembelajaran, penentuan jadwal, penentuan kurikulum, dan penempatan tenaga pengajar. Pengendalian Fungsi pengendalian berkaitan dengan pengawasan terhadap proses pembelajaran dan evaluasi terhadap hasil pembelajaran. Pengendalian juga meliputi penilaian terhadap kinerja tenaga pengajar dan penggunaan sumber daya. Pengarahan Fungsi pengarahan berkaitan dengan pengelolaan hubungan antara tenaga pengajar, peserta didik, dan pihak-pihak terkait lainnya. Hal ini meliputi komunikasi antara pihak-pihak terkait, koordinasi, dan pemberian arahan terhadap proses pembelajaran. Evaluasi Fungsi evaluasi berkaitan dengan pengukuran dan penilaian terhadap hasil pembelajaran. Evaluasi ini meliputi penilaian terhadap kemajuan belajar peserta didik, penilaian terhadap kinerja tenaga pengajar, dan penilaian terhadap penggunaan sumber daya. Artinya, manajemen pendidikan memiliki fungsi-fungsi yang sangat penting untuk memastikan kualitas pendidikan yang diberikan. Dengan melaksanakan fungsi-fungsi tersebut dengan baik, maka pendidikan yang diberikan akan menjadi efektif dan efisien, serta dapat mencapai tujuan yang diinginkan.

Manajemen pendidikan merupakan suatu proses yang bertujuan untuk mengelola dan mengatur segala aspek yang terkait dengan pendidikan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi.

Himmah Spritual sebagai Alternatif Penegakan Disiplin dalam Program Manajemen Peserta Didik

Pendidikan pada dasarnya bertujuan untuk mewujudkan hakekat manusia seutuhnya sesuai dengan kodrat kemanusiaannya. Dari sini bisa dipahami bahwa pendidikan menjadi penting baik bagi masa depan peserta didik itu sendiri, maupun bagi masa depan peradaban manusia secara keseluruhan. Sehingga wajar jika sejak awal kedatangannya, Islam memberikan perhatian yang besar terhadap pentingnya pendidikan ini. Oleh karena itu, proses pendidikan harus didesain dan dikelola dengan baik agar tujuan pendidikan tersebut bisa tercapai. Artinya agar pendidikan berjalan dengan baik harus dimulai dari perencanaan yang baik hingga pengawasan yang baik, tak terkecuali peserta didik harus dikelola dengan baik pula. Dari sinilah kemudian lahir disiplin ilmu Mamanajemen Peserta Didik. Sebagai bagian dari disiplin manajemen pendidikan, manajemen peserta didik dipahami sebagai keseluruhan proses kegiatan yang direncanakan dan diusahakan secara sengaja serta pembinaan secara kontinyu terhadap seluruh peserta didik agar dapat mengikuti proses belajar mengajar secara efektif dan efisien demi tercapainya tujuan pendidikan yang telah ditetapkan.

Pendidikan pada dasarnya bertujuan untuk mewujudkan hakekat manusia seutuhnya sesuai dengan kodrat kemanusiaannya.

TEORI FILSAFAT MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM

Latar belakang lahirnya filsafat islam adalah karena pada abad ke 16 umat Islam menjalankan ibadah hanya sebatas menggugurkan kewajiban. Tokoh-tokoh dalam filsafat Islam diantaranya: al-Kindi, al-Farabi, dan Ibn Bajjah. Pokok masalah yang dibahas dalam filsafat Islam adalah hubungan filsafat (akal) dan agama, tentang kejadian alam, dan tentang roh serta kelangsungan hidup.

Latar belakang lahirnya filsafat islam adalah karena pada abad ke 16 umat Islam menjalankan ibadah hanya sebatas menggugurkan kewajiban.

Manajemen Resiko

Manajemen Resiko Penulis : Program Doktor Manajemen Pendidikan Islam Ukuran : 14 x 21 cm No. QRCBN :62-39-8430-656 Terbit : Juli 2022 www.guepedia.com Sinopsis : Manajemen resiko memiliki peran penting mencapai tujuan-tujuan para pemangku kepentingannya (stakeholders). Perubahan lingkungan internal dan eksternal organisasi yang semakin pesat dan kompleks (turbulen) mengharuskan manajemen untuk menerapkan manajemen risiko. Risiko adalah potensi kejadian, yang dapat atau tidak dapat diantisipasikan, yang merugikan atau berdampak negatif terhadap pencapaian tujuan. Manajemen risiko adalah serangkaian metodologi dan prosedur yang digunakan untuk mengidentifikasi, mengukur, memantau, dan mengendalikan risiko yang timbul dari seluruh kegiatan usaha organisasi. Manfaat manajemen risiko adalah meningkatkan nilai bagi para pemangku kepentingan (stakeholders) organisasi. Esensi manajemen risiko adalah kecukupan prosedur dan metodologi pengelolaan risiko. Jenis dan derajat tingkat risiko suatu organisasi tergantung pada sejumlah faktor misalnya ukuran, kompleksitas, aktivitas bisnis, volume, dan lain-lainnya. Tipe-tipe manajemen risiko perbankan ini juga dapat timbul pada jenis organisasi lainnya dengan derajat yang berbeda tergantung pada jenis, ukuran, kompleksitas, aktivitas, volume, dan lain-lainnya. www.guepedia.com Email : [email protected] WA di 081287602508 Happy shopping & reading Enjoy your day, guys

Manajemen Resiko Penulis : Program Doktor Manajemen Pendidikan Islam Ukuran : 14 x 21 cm No. QRCBN :62-39-8430-656 Terbit : Juli 2022 www.guepedia.com Sinopsis : Manajemen resiko memiliki peran penting mencapai tujuan-tujuan para pemangku ...

Manajemen Kepemimpinan Pendidikan Kontemporer

Konsep kepemimpinan selalu berkembang dari waktu ke waktu. Seiring dengan berbagai tantangan global dewasa ini, kepemimpinan harus dinamis dan berorientasi jauh ke depan. Suatu organisasi akan “semakin tak berdaya” jika kepemimpinan yang diterapkan tidak adaptif. Era industry 4.0 semua pemimpin harus berpikir besar dan melakukan langkah besar, namun etika kepemimpinan tetap menjadi jiwa dalam praktik kepemimpinan apalagi dalam kepemimpinan pendidikan, tentu merupakan keniscayaan. Buku ”Manajemen Kepemimpinan Pendidikan Kontemporer” ini merupakan buku bunga rampai yang berisi 13 artikel. Buku ini sengaja disusun dengan mengundang para akademisi lintas perguruan tinggi, lintas budaya dan agama untuk mendapatkan perspektif yang beragam terkait bagaimana menjadi pemimpin ideal di era sekarang ini. Artikel pertama dalam buku ini mengupas "Konsep Dasar Manajemen Kepemimpinan." Artikel yang ditulis oleh Suhardi tersebut menjadi pijakan konseptual dalam buku ini. Penulis menghadirkan berbagai pendapat terkait dengan manajemen dan kepemimpinan dengan cukup mendalam. Artikel kedua "Kepemimpinan dalam Perspektif Agama Islam." Artikel yang ditulis oleh Muhammad Imanuddin . Penulis memberikan pemahaman bagaimana konsep kepemimpinan dalam Islam, mulai dari istilah konseptual ulil amri, imamah, khalifah, dengan merujuk pada sumber data otoritas umat Islam yaitu, Al-Qur'an. Penulis juga memberikan pemahaman asas apa saja yang harus dipegang dalam kepemimpinan Islam. Adapaun artikel ketiga berjudul "Kepemimpinan dalam Perspektif Agama Buddha." Artikel ini ditulis oleh Kunarso. Penulis menjelaskan bahwa dalam beberapa literatur Buddhis padanan kata pemimpin adalah raja. Seorang raja/pemimpin hendaknya memerintah dengan penuh kejujuran, keadilan, serta mengembangkan dasa raja dhamma. Dalam menulis wawasan perspektif agama Buddha, penulis juga menggunakan sumber-sumber otoritatif, sehingga ini dapat memberikan wawasan bagi pemeluk agama lain. Selanjutnya artikel keempat "Konsep Kepemimpinan Pendidikan Ideal." Artikel yang ditulis oleh Rofiq Hidayat. Penulis menguraikan konsep-konsep kepemimpinan ideal dan pemahaman pendidikan di era 5.0. Bagi seorang pemimpin pemahaman konseptual adalah yang tidak bisa ditinggalkan agar dapat mengambil keputusan, menentukan kebijakan. Artikel kelima berjudul "Kepemimpinan Berbasis Pendidikan Nilai dan Karakter." Artikel tersebut ditulis oleh Sulaiman. Dalam artikelnya penulis menawarkan praktik berkesadaran penuh (mindful leadership). Praktiksadar penuh menuntun seorang pemimpin memiliki nilai dan karakter yang kuat dalam konteks kepemimpinan. Praktik dasar yang dibawa dari dunia timur ke dunia modern ini diklaim mampu membentuk nilai dan karakter kepemimpinan yang stabil secara emosional. Kemudian artikel keenam yang berjudul "Kepemimpinan Pendidikan Transformasional." Artikel yang ditulis oleh Yohanes Umbu Lede. Penulis mengungkapkan beberapa perkembangan gaya kepemimpinan kepala sekolah. Menurut penulis gaya kepemimpinan seorang kepala lembaga pendidikan tentu sangat bervariasi tergantung pada setiap individu dan organisasi yang dipimpinnya.

Artikel pertama dalam buku ini mengupas "Konsep Dasar Manajemen Kepemimpinan." Artikel yang ditulis oleh Suhardi tersebut menjadi pijakan konseptual dalam buku ini.

MANAJEMEN PENDIDIKAN

Manajemen pendidikan merupakan rangkaian dari fungsi manajemen yang berhubungan dengan bidang pendidikan. Sesuatu dapat dikatakan sebagai disiplin ilmu yang berdiri sendiri menerapkan objek kajian yang jelas, berupa objek materi yang merupakan sasaran suatu penyelidikan, pemikirannya, atau penelitian ilmu, dan objek formal berupa keteraturan, pengaturan, dan keserasian dalam pelaksanaan pendidikan. Dalam ilmu manajemen pendidikan secara umum mengkaji tentang efisiensi dan efektivitas pelaksanaan kinerja lembaga pendidikan dengan komponen dan tujuan-tujuan pendidikan, kegiatan pendidikan yang logis, jumlah sumber daya manusia atau staf yang memadai, disiplin kinerja, standarisasi pekerjaan yang sistematis, pertanggungjawaban dan pengembangan kemajuan lembaga pendidikan. Selain itu ada beberapa realita dan permasalahan yang menjadi trending topik dunia pendidikan terkini yang diharapkan menjadi sumber pengalaman untuk lembaga pendidikan supaya lebih antisipatif dan menemukan solusi yang tepat dalam menghadapi itu semua. Hal ini akan menjadikan semua elemen pengelola lembaga pendidikan baik tenaga pendidik maupun kependidikan mampu berpijak pada kaidah dasar dan tujuan dari manajemen pendidikan yang stratejik dan tepat guna. Pendidikan bukan hanya berkaitan dengan manajemen pendidikan saja, namun juga berkaitan dengan out put dan out come lembaga pendidikan yang merupakan hasil produksi dari kajian para aktor yang terlibat dalam manajemen pendidikan. Perkembangan maupun kemajuan manajemen pendidikan yang mutakhir bukan hanya ditentukan oleh bagaimana promo yang dilakukan pengelola lembaga pendidikan terhadap minat peserta didik untuk menjadi bagian dari lembaga pendidikan tersebut. Tetapi yang lebih substansial adalah bagaimana lembaga pendidikan yang dimaksudkan sebagai salah satu produk dari manajemen pendidikan mampu melahirkan out put maupun out come sumber daya manusia yang handal serta berguna bagi manusia yang lain.

Manajemen pendidikan merupakan rangkaian dari fungsi manajemen yang berhubungan dengan bidang pendidikan.

Manajemen Pendidikan: Strategi Pemasaran Lembaga Pendidikan Islam

Manajemen pemasaran Pendidikan adalah manajemen dengan sistem yang berlandaskan pada hakikat saling berhubungan antara semua bidang fungsional dalam sebuah lembaga Pendidikan sebagai dasar pengambilan keputusan di bidang pemasaran yang berorientasi pada konsumen. Dewasa ini, diskursus tentang pemasaran lembaga pendidikan Islam khususnya lembaga madrasah nampak belum terlalu banyak menjadi bahan kajian serius atau mungkin relatif diabaikan oleh para sarjana maupun pengelola lembaga-lembaga pendidikan Islam. Pasalnya, masih banyak pihak yang beranggapan bahwa istilah bisnis seperti pemasaran relatif tidak tepat jika dibawa dalam lingkup madrasah, bahkan cenderung terkesan adanya unsur yang hendak mengkomersialkan institusi madrasah yang tentu saja bertentangan dengan pernyataan kebanyakan para pengelola madrasah (dan anggapan masyarakat pada umumnya) bahwa madrasah adalah suatu usaha amal sosial. Padahal, sesungguhnya tidaklah sama dan sebangun antara pemasaran dengan komersial, Pemahaman bahwa pemasaran dalam pendidikan tidaklah mutlak harus berhubungan dengan kegiatan bisnis dan menjadikan pendidikan sebagai sesuatu komoditas Tentang Penulis Ngalimun, M.Pd., M.I.Kom dilahirkan di Terusan Karya Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah. Pendidikan tinggi beliau diawali pada Program D.11 Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah STAI Darussalam Martapura. Setelah lulus beliau melanjutkan pendidikannya ke jenjang S.1 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Achmad Yani Banjarmasin. Kemudian S.2 Ilmu Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. dan S.2 Ilmu Komunikasi Universitas Islam Kalimantan. Beliau sedang melanjutkan program doktoral S3 Manajemen Pendidikan Islam di UIN Raden Mas Said Surakarta. Saat ini bekerja sebagai Dosen FKIP Universitas Muhammadiyah Banjarmasin dan juga menjadi Dosen di beberapa perguruan tinggi antara lain: Universitas Achmad Yani Banjarmasin, Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin, Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari, Institut Agama Islam Palangka Raya, Politeknik Kesehatan Banjarmasin, Sekolah Tinggi Kesehatan Husada Borneo Banjarbaru dan Akademi Pariwisata Nasional Banjarmasin.

Padahal, sesungguhnya tidaklah sama dan sebangun antara pemasaran dengan komersial, Pemahaman bahwa pemasaran dalam pendidikan tidaklah mutlak harus berhubungan dengan kegiatan bisnis dan menjadikan pendidikan sebagai sesuatu komoditas ...

Sistem Informasi Manajemen Pendidikan

Memahami Perkembangan Sistem Informasi Manajemen Dalam Dunia Pendidikan

Buku ini mencoba memaparkan konsep sistem informasi mulai dari konsep dasar sistem informasi manajemen sampai pada sistem informasi manajemen fungsional, struktural dan juga kegunaan data base dalam sistem informasi manajemen secara ringkas, padat dan akurat.

Buku ini mencoba memaparkan konsep sistem informasi mulai dari konsep dasar sistem informasi manajemen sampai pada sistem informasi manajemen fungsional, struktural dan juga kegunaan data base dalam sistem informasi manajemen secara ringkas ...

Konsep dan model manajemen lembaga pendidikan Islam

masjid, perguruan tinggi, lembaga sufi, pesantren dan madrasah

On administration of Islamic religious education institutions in Indonesia.

On administration of Islamic religious education institutions in Indonesia.

PENGANTAR MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM

Judul : PENGANTAR MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM Penulis : Dr. Yunus, S.Pd.I, M.Pd.I., dan M. Khotib Arifai, S.E., M.M Editor : Mukhlisin, S. Kom.I., M.Pd.I Ukuran : 15,5 x 23 cm Tebal : 208 Halaman No ISBN : 978-623-497-242-9 Tahun Terbit : Januari 2023 SINOPSIS Buku ini sebagai proses strategi dalam penguatan manajemen pendidikan Islam proses pemanfaatan semua sumber daya melalui bantuan orang lain dan bekerjasama agar tujuan bersama bisa dicapai secara efektif, efesien, dan produktif. Sedangkan Pendidikan Islam merupakan proses transinternalisasi nilai-nilai Islam kepada peserta didik sebagai bekal untuk mencapai kebahagiaan dan kesejahteraan di dunia dan di akhirat. Buku ini membahas segala hal dan proses-proses yang berlangsung dapat benar-benar dikelola dengan baik sehingga proses pendidikan agar mencapai tujuan pendidikan Islam dapat lebih mudah terwujud. Ruang lingkup praktik manajemen pendidikan Islam meliputi manajemen kelembagaan dan program pendidikan Islam serta aspek spirit Islam melekat pada setiap aktivitas pendidikan., sentralisasi, rantai skalar, tertib, pemerataan, stabilitas dalam menjabat, inisiatif, dan semangat kelompok. Maka akan terwujud pembagian kerja, kejelasan dalam wewenang dan tanggung jawab, disiplin, kesatuan arah, lebih memprioritaskan kepentingan umum/organisasi daripada kepentingan pribadi dalam memberikan kontra prestasi.

Judul : PENGANTAR MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM Penulis : Dr. Yunus, S.Pd.I, M.Pd.I., dan M. Khotib Arifai, S.E., M.M Editor : Mukhlisin, S. Kom.I., M.Pd.I Ukuran : 15,5 x 23 cm Tebal : 208 Halaman No ISBN : 978-623-497-242-9 Tahun Terbit : ...