Sebanyak 1067 item atau buku ditemukan

PERSIMPANGAN JALAN

Buku ini menceritakan berbagai kisah perjalanan hidup dalam mencapai impian dan cita-cita. Tak jarang, kita dihadapkan pada pilihan sulit. Pilihan-pilihan itu tak selalu hanya antara hitam dan putih, atau antara baik dan buruk. Pilihan-pilihan yang sama-sama baik dan menyenangkan kadang juga membuat kita bingung. Apalagi jika pilihan yang ada sama-sama tak menyenangkan untuk kita. Istilahnya, maju kena mundur kena, atau seperti makan buah simalakama. Lalu, bagaimana dan kenapa akhirnya pilihan itu diputuskan?

Buku ini menceritakan berbagai kisah perjalanan hidup dalam mencapai impian dan cita-cita.

Kitab Seksologi Islam

Islam melalui Al-Quran beberapa kali menjelaskan perihal seksualitas. Yaitu relasi seksual sebagai suami-istri. Antara lain disebutkan dalam Al-Quran seperti perkawinan, perceraian, perlakuan suami-istri dalam kehidupan rumah tangga (muasyarah bil ma’ruf), iddah, dan beberapa kasus penyimpangan seksual seperti kaum Nabi Luth. Seksualitas adalah fitrah manusia, yang dimiliki oleh laki-laki dan perempuan dan harus dimanage dengan sebaik-baiknya dan dengan cara yang sesehat-sehatnya. Islam menyebut seksualitas sebagai anugerah Tuhan yang perlu dipenuhi sepanjang manusia membutuhkannya. Bahkan dalam riwayat Hadis, perilaku seks yang baik dan benar mendapat pahala. Seperti yang disebutkan oleh Hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim: “Salah seorang sahabat Nabi pernah bertanya: Wahai Rasulullah, apakah jika di antara kami menyalurkan hasrat biologisnya (bersetubuh) juga mendapat pahala? Beliau menjawab, "Bukankah jika ia menyalurkan pada yang haram itu berdosa? Maka demikian pula apabila ia menyalurkan pada yang halal, maka ia juga akan mendapatkan pahala.’” Oleh sebab itu, seks (berhubungan badan) dalam Islam hanya dibolehkan dalam ikatan yang halal yaitu pernikahan. Sehingga bagi seseorang yang mempunyai hasrat seks kuat dan kesiapan nafkah dianjurkan untuk menikah. Pun, jika tidak mampu untuk menikah Islam memberikan solusi untuk mengontrol hasrat, salah satunya dengan berpuasa. Imam Jalaluddin As-Suyuthi sebagai salah satu ulama terkemuka dalam dunia Islam mengarang kitab ini tidak sekedar memberikan bimbingan teknis terkait berhubungan intim (seks) dengan suami atau istri. Melainkan mendahuluinya dengan definisi cinta, kemudian tanda-tanda cinta, lalu gambaran seorang kekasih, dan memungkasinya dengan keutamaan berhubungan intim dalam rangka mempertahankan cinta.

Imam Jalaluddin As-Suyuthi sebagai salah satu ulama terkemuka dalam dunia Islam mengarang kitab ini tidak sekedar memberikan bimbingan teknis terkait berhubungan intim (seks) dengan suami atau istri.

TEORI FILSAFAT MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM

Latar belakang lahirnya filsafat islam adalah karena pada abad ke 16 umat Islam menjalankan ibadah hanya sebatas menggugurkan kewajiban. Tokoh-tokoh dalam filsafat Islam diantaranya: al-Kindi, al-Farabi, dan Ibn Bajjah. Pokok masalah yang dibahas dalam filsafat Islam adalah hubungan filsafat (akal) dan agama, tentang kejadian alam, dan tentang roh serta kelangsungan hidup.

Latar belakang lahirnya filsafat islam adalah karena pada abad ke 16 umat Islam menjalankan ibadah hanya sebatas menggugurkan kewajiban.

Manajemen Kepemimpinan Pendidikan Kontemporer

Konsep kepemimpinan selalu berkembang dari waktu ke waktu. Seiring dengan berbagai tantangan global dewasa ini, kepemimpinan harus dinamis dan berorientasi jauh ke depan. Suatu organisasi akan “semakin tak berdaya” jika kepemimpinan yang diterapkan tidak adaptif. Era industry 4.0 semua pemimpin harus berpikir besar dan melakukan langkah besar, namun etika kepemimpinan tetap menjadi jiwa dalam praktik kepemimpinan apalagi dalam kepemimpinan pendidikan, tentu merupakan keniscayaan. Buku ”Manajemen Kepemimpinan Pendidikan Kontemporer” ini merupakan buku bunga rampai yang berisi 13 artikel. Buku ini sengaja disusun dengan mengundang para akademisi lintas perguruan tinggi, lintas budaya dan agama untuk mendapatkan perspektif yang beragam terkait bagaimana menjadi pemimpin ideal di era sekarang ini. Artikel pertama dalam buku ini mengupas "Konsep Dasar Manajemen Kepemimpinan." Artikel yang ditulis oleh Suhardi tersebut menjadi pijakan konseptual dalam buku ini. Penulis menghadirkan berbagai pendapat terkait dengan manajemen dan kepemimpinan dengan cukup mendalam. Artikel kedua "Kepemimpinan dalam Perspektif Agama Islam." Artikel yang ditulis oleh Muhammad Imanuddin . Penulis memberikan pemahaman bagaimana konsep kepemimpinan dalam Islam, mulai dari istilah konseptual ulil amri, imamah, khalifah, dengan merujuk pada sumber data otoritas umat Islam yaitu, Al-Qur'an. Penulis juga memberikan pemahaman asas apa saja yang harus dipegang dalam kepemimpinan Islam. Adapaun artikel ketiga berjudul "Kepemimpinan dalam Perspektif Agama Buddha." Artikel ini ditulis oleh Kunarso. Penulis menjelaskan bahwa dalam beberapa literatur Buddhis padanan kata pemimpin adalah raja. Seorang raja/pemimpin hendaknya memerintah dengan penuh kejujuran, keadilan, serta mengembangkan dasa raja dhamma. Dalam menulis wawasan perspektif agama Buddha, penulis juga menggunakan sumber-sumber otoritatif, sehingga ini dapat memberikan wawasan bagi pemeluk agama lain. Selanjutnya artikel keempat "Konsep Kepemimpinan Pendidikan Ideal." Artikel yang ditulis oleh Rofiq Hidayat. Penulis menguraikan konsep-konsep kepemimpinan ideal dan pemahaman pendidikan di era 5.0. Bagi seorang pemimpin pemahaman konseptual adalah yang tidak bisa ditinggalkan agar dapat mengambil keputusan, menentukan kebijakan. Artikel kelima berjudul "Kepemimpinan Berbasis Pendidikan Nilai dan Karakter." Artikel tersebut ditulis oleh Sulaiman. Dalam artikelnya penulis menawarkan praktik berkesadaran penuh (mindful leadership). Praktiksadar penuh menuntun seorang pemimpin memiliki nilai dan karakter yang kuat dalam konteks kepemimpinan. Praktik dasar yang dibawa dari dunia timur ke dunia modern ini diklaim mampu membentuk nilai dan karakter kepemimpinan yang stabil secara emosional. Kemudian artikel keenam yang berjudul "Kepemimpinan Pendidikan Transformasional." Artikel yang ditulis oleh Yohanes Umbu Lede. Penulis mengungkapkan beberapa perkembangan gaya kepemimpinan kepala sekolah. Menurut penulis gaya kepemimpinan seorang kepala lembaga pendidikan tentu sangat bervariasi tergantung pada setiap individu dan organisasi yang dipimpinnya.

Artikel pertama dalam buku ini mengupas "Konsep Dasar Manajemen Kepemimpinan." Artikel yang ditulis oleh Suhardi tersebut menjadi pijakan konseptual dalam buku ini.

MANAJEMEN PENDIDIKAN

Manajemen pendidikan merupakan rangkaian dari fungsi manajemen yang berhubungan dengan bidang pendidikan. Sesuatu dapat dikatakan sebagai disiplin ilmu yang berdiri sendiri menerapkan objek kajian yang jelas, berupa objek materi yang merupakan sasaran suatu penyelidikan, pemikirannya, atau penelitian ilmu, dan objek formal berupa keteraturan, pengaturan, dan keserasian dalam pelaksanaan pendidikan. Dalam ilmu manajemen pendidikan secara umum mengkaji tentang efisiensi dan efektivitas pelaksanaan kinerja lembaga pendidikan dengan komponen dan tujuan-tujuan pendidikan, kegiatan pendidikan yang logis, jumlah sumber daya manusia atau staf yang memadai, disiplin kinerja, standarisasi pekerjaan yang sistematis, pertanggungjawaban dan pengembangan kemajuan lembaga pendidikan. Selain itu ada beberapa realita dan permasalahan yang menjadi trending topik dunia pendidikan terkini yang diharapkan menjadi sumber pengalaman untuk lembaga pendidikan supaya lebih antisipatif dan menemukan solusi yang tepat dalam menghadapi itu semua. Hal ini akan menjadikan semua elemen pengelola lembaga pendidikan baik tenaga pendidik maupun kependidikan mampu berpijak pada kaidah dasar dan tujuan dari manajemen pendidikan yang stratejik dan tepat guna. Pendidikan bukan hanya berkaitan dengan manajemen pendidikan saja, namun juga berkaitan dengan out put dan out come lembaga pendidikan yang merupakan hasil produksi dari kajian para aktor yang terlibat dalam manajemen pendidikan. Perkembangan maupun kemajuan manajemen pendidikan yang mutakhir bukan hanya ditentukan oleh bagaimana promo yang dilakukan pengelola lembaga pendidikan terhadap minat peserta didik untuk menjadi bagian dari lembaga pendidikan tersebut. Tetapi yang lebih substansial adalah bagaimana lembaga pendidikan yang dimaksudkan sebagai salah satu produk dari manajemen pendidikan mampu melahirkan out put maupun out come sumber daya manusia yang handal serta berguna bagi manusia yang lain.

Manajemen pendidikan merupakan rangkaian dari fungsi manajemen yang berhubungan dengan bidang pendidikan.

MANAJEMEN PEMASARAN : SAAT INI DAN MASA DEPAN

Kegiatan pemasaran harus dijalankan berdasarkan falsafah pemasaran yang efisien, efektif dan bertanggungjawab sosial, yang telah dipikirkan dengan matang mengenai dampak produk yang dipasarkan terhadap konsumen dan lingkungannya. Ekspektasi konsumen saat ini semakin meningkat, apalagi dilihat dari pemasaran harus semakin relevant, useful, and assistive experiences. Dunia online dan offline kini tidak bisa dibatasi masing-masing. Kedua dunia ini harus dapat bersinergi untuk memaksimalkan produktivitas dari marketing. Tumbuhnya berbagai inovasi, memunculkan beragam jenis measurement tool untuk mengukur jejak konsumen melalui channel, gawai, dan tipe-tipe media membantu menjembatani dunia digital dan fisik. Dalam hal ini manajemen pemasaran dilakukan sebagai bentuk analisis untuk mengetahui pasar dan lingkungan pemasarannya, sehingga dapat diperoleh seberapa besar peluang untuk merebut pasar dan seberapa besar ancaman yang harus dihadapi. Semoga buku ini dapat digunakan untuk memberikan wawasan teoretis dan praktis bagi para praktisi pemasaran yang bekerja di perusahaan besar, menengah maupun kecil, dan juga sangat bermanfaat bagi para pengusaha untuk menyusun rencana pemasarannya

Kegiatan pemasaran harus dijalankan berdasarkan falsafah pemasaran yang efisien, efektif dan bertanggungjawab sosial, yang telah dipikirkan dengan matang mengenai dampak produk yang dipasarkan terhadap konsumen dan lingkungannya.