Ilmu ekonomi merupakan ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kesejahteraan. Inti permasalahan perekonomian adalah ketidakseimbangan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas dan terbatasnya sarana untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Masalah ini kemudian menyebabkan kelangkaan. Kata “ekonomi” secara etimologis berasal dari bahasa Yunani: (oikos) yang berarti “keluarga, rumah tangga” dan (nomos), atau “peraturan, ketetapan, hukum”, dan secara umum diartikan sebagai “peraturan rumah tangga” atau “manajemen rumah tangga”. Sedangkan yang dimaksud dengan ekonom atau ekonom adalah seseorang yang menggunakan konsep dan data ekonomi dalam pekerjaannya.
"Filosofi Dasar Ekonomi Makro: Berpikir Besar dan Bertindak Besar di Era Digital" menggali esensi pemahaman makroekonomi dalam konteks era digital yang terus berkembang. Buku ini, melalui tulisan yang mendalam dan cermat, mengeksplorasi perpaduan konsep-konsep makroekonomi klasik dengan dinamika baru yang muncul dalam revolusi digital. Penulis merinci bagaimana teknologi dan globalisasi memengaruhi prinsip-prinsip ekonomi makro, mendorong pembaca untuk berpikir secara lebih luas dan merancang tindakan proaktif di tengah perubahan yang cepat. Dengan bahasa yang jelas, dinarasikan dalam bentuk ceritera yang menarik dan pendekatan yang bijak, "Filosofi Dasar Ekonomi Makro" tidak hanya menjadi referensi penting bagi mahasiswa dan profesional ekonomi, tetapi juga membuka pintu bagi semua pembaca yang ingin memahami dan mengaplikasikan konsep ekonomi makro di tengah perubahan konstan di dunia digital. Buku ini menghantarkan pembaca untuk berpikir besar dan bertindak besar, sekaligus menjadi pemimpin besar yang mengambil keputusan-keputusan besar, terkait masalah-masalah besar dalam bidang ekonomi makro.
"Filosofi Dasar Ekonomi Makro: Berpikir Besar dan Bertindak Besar di Era Digital" menggali esensi pemahaman makroekonomi dalam konteks era digital yang terus berkembang.
Ergebnisse der ersten Welle der IAB-BiB/FReDA-BAMF-SOEP Befragung
Der russische Angriffskrieg auf die Ukraine hat die größte Fluchtbewegung in Europa seit Ende des Zweiten Weltkriegs ausgelöst. Seit Kriegsbeginn sind mehr als eine Million Menschen aus der Ukraine nach Deutschland geflohen. Erste repräsentative Erkenntnisse über deren Lebenssituation und Zukunftspläne ermöglicht die Studie "Geflüchtete aus der Ukraine in Deutschland (IAB-BiB/FReDA-BAMF-SOEP Befragung)", eine gemeinsame Studie des Instituts für Arbeitsmarkt- und Berufsforschung (IAB), des Bundesinstituts für Bevölkerungsforschung (BiB), des Forschungszentrums des Bundesamts für Migration und Flüchtlinge (BAMF-FZ) und des Sozio-oekonomischen Panels (SOEP) am DIW Berlin. Für diese Studie wurden 11.763 Geflüchtete aus der Ukraine in der Zeit zwischen August und Oktober 2022 befragt.
Dewasa ini perkembangan Bank Syariah di Indonesia semakin pesat. Hal ini merupakan imbas karena Indonesia merupakan negara muslim terbesar di dunia sehingga memiliki peran penting dalam membangun sistem ekonomi syariah. Apalagi dengan lahirnya bank syariah raksasa di Tanah Air, yakni Bank Syariah Indonesia. Hasil dari gabungan atau merjer tiga bank pelat merah, antara lain Bank Mandiri Syariah, Bank BNI Syariah, dan Bank BRI Syariah. Kehadiran Bank Syariah Indonesia menjadi tonggak sejarah baru bagi bangsa ini. Dengan penyatuan bank syariah tersebut, Indonesia ditargetkan menjadi pusat ekonomi dan keuangan syariah di dunia.
Buku ini membongkar rahasia kesyariahan bank syariah dari sisi logika fikih yang paling sederhana, logika istilah dagang, logika definisi dagang, logika skema dagang, serta logika risiko dagang yang selama ini belum disadari oleh lebih dari 95% pangsa pasar perbankan. Kunci utama untuk membongkar rahasia bank syariah dengan mudah adalah ketika kita sepakat bahwa hasil dan keuntungan hadir melalui skema transaksi jual beli. Dan ketika kita menggunakan skema transaksi pinjaman, maka tidak logis kalau kita minta atau menjanjikan ada hasil dan keuntungan. Buku ini membuktikan bahwa bank syariah sudah ditata sesuai logika dagang yang masuk akal secara legal formal sesuai hukum syariat dan hukum positif. Selanjutnya, tata kelola praktik bank syariah di lapangan harus terus disempurnakan dan diawasi bersama agar selalu bisa sesuai konsep/teori dan regulasi yang melandasinya, sehingga bank syariah bisa menjadi pilihan utama dalam transaksi perbankan.
Kunci utama untuk membongkar rahasia bank syariah dengan mudah adalah ketika kita sepakat bahwa hasil dan keuntungan hadir melalui skema transaksi jual beli.
Perkembangan perbankan syariah di tingkat internasional telah mendapat momentum sejak 1970-an. Perkembangan yang dimaksud secara umum mengambil dua pola, yakni: pertama, mendirikan bank syariah berdampingan dengan bank konvensional (dual banking system), seperti yang terjadi di Mesir, Malaysia, Arab Saudi, Yordania, Kuwait, Bahraian, Bangladesh, dan Indonesia. Kedua, merestrukturisasi sistem perbankan secara keseluruhan sesuai dengan syariat Islam (full fledged islamic financial system) seperti yang terjadi di Sudan, Iran, dan Pakistan. Pola dual banking dalam konteks Indonesia tidak dimaksudkan untuk selamanya. Hal ini dibuktikan dengan adanya pengaturan mengenai keharusan melakukan pemisahan Unit Usaha Syariah Bank Umum Konvensional dalam jangka waktu maksimal 15 tahun pasca-diundangkannya Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah. Oleh karena itu, peranan regulasi menjadi titik krusial dalam kedua model tersebut karena seluruh inisiasi awal perbankan syariah dimulai dengan dukungan regulasi yang memadai.