Sebanyak 69 item atau buku ditemukan

Sekapur sirih kajian mandiri manajemen pendidikan

Buku Sekapur Sirih ini merupakan sarana untuk berbagi ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan kajian manajemen pendidikan. Harapannya buku ini sederhana ini menjadi kajian pengetahuan maupun pengalaman terkait manajemen pendidikan dapat dibaca dan menjadi gambaran sedikit referensi bagi insan akademik maupun masyarakat yang membutuhkannya.

... SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN PADA MAN KOTA PALANGKA RAYA Ahd. Fauzi Universitas Islam Nusantara: h ... perpustakaan sekolah, sistem penilaian hasil belajar, dan kegiatan kurikuler; (2) Pelaksanaan program sekolah ...

Buku Ajar Manajemen Pendidikan

Buku ini merupakan tuntutan agar penyampaian sebuah materi bisa dilaksanakan secara sistematis, maka buku panduan bagi mahasiswa dalam belajar sangat diperlukan khususnya terkait Manajemen Pendidikan. Mata kuliah Manajemen Pendidikan hadir sejak diberlakukan kurikulum SN -DIKTI sehingga diperlukan buku -buku yang sesuai dengan kebutuhan. Pen eka nan utama dari buku ini tidak semata pada kajian teori, tetapi dilengkapi praktik dan contoh -contoh yang disertai foto baik khususnya terkait implementasi manajemen pendidikan di sekolah.

... sekolah yang tidak memiliki kantin representatif . Peserta didik terpaksa harus membeli jajanan di kantin yang ... Perpustakaan Sekolah " Tanpa perpustakaana yang kita miliki. 130 BUKU AJAR MANAJEMEN PENDIDIKAN BAGIAN 8 MANAJEMEN ...

Manajemen Pendidikan pada Era Perkembangan Teknologi

Revolusi industri merupakan perubahan yang terjadi di segala aspek secara fundamental, di mana dengan kemajuan teknologi informasi segala sesuatu dapat diintegrasikan dengan digital. Hal ini tentunya dapat memberikan berbagai dampak positif bagi seluruh disiplin ilmu. Perkembangan teknologi informasi berkembang sangat pesat di berbagai bidang, salah satunya di bidang artificial intelligence, di mana teknologi komputer suatu disiplin ilmu yang mengadopsi keahlian seseorang dalam suatu aplikasi yang berbasis teknologi dan melahirkan teknologi informasi dan proses produksi yang dikendalikan secara otomatis. Dengan lahirnya teknologi digital saat ini pada revolusi industri 4.0 berdampak terhadap kehidupan manusia di seluruh dunia. Pada era revolusi industri 4.0 semua proses dilakukan secara otomatis, di mana perkembangan teknologi internet semakin berkembang sehingga dapat menghubungkan manusia seluruh dunia di berbagai bidang. Tentunya salah satu aspek yang terdampak adalah bidang pendidikan. Sektor pendidikan sebagai salah satu pilar utama bagi kemajuan generasi penerus bangsa, juga perlu menyesuaikan diri sesuai dengan perkembangan zaman agar tidak tertinggal baik dari bidang teknologi pendidikan maupun kurikulum pembelajaran dibandingkan dengan negara maju. Era baru Industri 4.0 akan membawa perubahan besar dalam dunia fisik seperti pada fasilitasi virtual yang dimungkinkan oleh koneksi digital yang memperkecil jarak, menghilangkan perbedaan, dan melakukan transfer pengetahuan waktu nyata dan transfer material secara global. Inovasi teknologi sangat bergantung pada kemampuan beradaptasi dan implementasi ide. Saat generasi berubah dengan teknologi, daya observasi, daya pemahaman, dan daya belajar mereka juga berubah, maka manajemen pendidikan di sekolah harus berjalan secara linear dengan arus perkembangan teknologi Pendidikan setidaknya harus mampu menyiapkan anak didiknya menghadapi tiga hal, yaitu menyiapkan anak untuk bisa bekerja yang pekerjaannya saat ini belum ada, menyiapkan anak untuk bisa menyelesaikan segala kemungkinan masalah muncul, dan menyiapkan anak untuk bisa menggunakan teknologi yang sekarang teknologinya belum ditemukan. Sungguh sebuah pekerjaan rumah yang tidak mudah bagi dunia pendidikan. Untuk bisa menghadapi tantangan tersebut, syarat penting yang harus dipenuhi adalah bagaimana menyiapkan kualifikasi dan kompetensi guru yang berkualitas. Manajemen menjadi hal yang penting dalam penentuan keberhasilan suatu lembaga pendidikan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Revolusi industri merupakan perubahan yang terjadi di segala aspek secara fundamental, di mana dengan kemajuan teknologi informasi segala sesuatu dapat diintegrasikan dengan digital.

Manajemen Pendidikan : Teori & Referensi Komprehensif untuk Pengembangan dan Kemajuan Pendidikan di Indonesia

Buku Referensi "Manajemen Pendidikan : Teori & Referensi Komprehensif untuk Pengembangan dan Kemajuan Pendidikan di Indonesia" adalah panduan lengkap yang mengupas teori dan praktik manajemen pendidikan dalam konteks Indonesia. Bab pertama membahas konsep dasar, sejarah, dan perkembangan manajemen pendidikan, serta tantangan dan peluang yang dihadapi. Kerangka teori yang disajikan membantu pembaca memahami fungsi utama manajemen pendidikan dalam meningkatkan kualitas dan efektivitas proses pendidikan. Bab berikutnya mengeksplorasi berbagai teori dan model manajemen pendidikan, dari klasik hingga kontemporer, serta aplikasinya dalam konteks lokal. Studi kasus konkret di lembaga pendidikan Indonesia memberikan wawasan tentang implementasi nyata. Buku ini juga membahas perencanaan dan pengembangan pendidikan, dengan fokus pada inovasi kurikulum, manajemen sumber daya manusia, dan peran teknologi dalam mendukung pendidikan yang adaptif. Buku ini menjadi referensi penting bagi para pendidik, akademisi, dan pengelola pendidikan yang ingin berkontribusi pada kemajuan pendidikan di Indonesia.

... perpustakaan kampus dan sekolah. Pemanfaatan data dan analisis dalam manajemen pendidikan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengambilan keputusan. Dengan mengumpulkan dan menganalisis data terkait kinerja siswa, kondisi sekolah ...

MANAJEMEN PENDIDIKAN

buku ini patut untuk dimiliki sebagai referensi. Materi yang disajikan dalam buku ini sangat lengkap dan lugas, di antaranya mengenai: • Konsep Dasar Manajemen Pendidikan • Paradigma Baru Manajemen Pendidikan • Kepemimpinan dalam Manajemen • Manajemen Berbasis Sekolah • Manajemen Pendidikan di Era Reformasi • Konsep Dasar Manajemen dan Supervisi Pendidikan • Bidang Garapan Manajemen Pendidikan • Manajemen Kurikulum • Manajemoni., en an Manajemen Konflik •

Materi yang disajikan dalam buku ini sangat lengkap dan lugas, di antaranya mengenai: • Konsep Dasar Manajemen Pendidikan • Paradigma Baru Manajemen Pendidikan • Kepemimpinan dalam Manajemen • Manajemen Berbasis Sekolah • ...

Manajemen Pendidikan

Buku ini merupakan buku yang disusun oleh sejumlah akademisi dan praktisi dibidang pendidikan yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Kami berkolaborasi untuk menghasilkan buku dengan judul “Manajemen Pendidikan”. Buku ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dibidang pendidikan, khususnya manajemen pendidikan. Buku ini terdiri dari 14 bab, yaitu: Konsep dasar manajemen pendidikan, Organisasi lembaga pendidikan, Kurikulum pendidikan, Sarana dan prasarana pendidikan, Manajemen kepemimpinan, Manajemen kelas, Manajemen berbasis sekolah, Manajemen mutu dan akreditasi, Manajemen pembiayaan, Manajemen humas, Tata laksana lembaga pendidikan, Problematika pendidikan Indonesia, Kebijakan pendidikan Indonesia, dan Inovasi pendidikan Indonesia. Buku ini masih jauh dari kata sempurna, oleh karena itu, kami menerima masukan dan saran dari para pembaca terkait penyempurnaan buku ini.

Kami berkolaborasi untuk menghasilkan buku dengan judul “Manajemen Pendidikan”. Buku ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dibidang pendidikan, khususnya manajemen pendidikan.

INOVASI MANAJEMEN PENDIDIKAN DI SEKOLAH KIAT JITU MEWUJUDKAN SEKOLAH NYAMAN BELAJAR

Buku ini merupakan buku referensi untuk guru dan kepala sekolah. Ditulis dengan maksud: (1 ) Untuk menambah pengetahuan dan wawasan bagi guru dan kepala sekolah untuk mewujudkan sekolah nyaman belajar; (2 ) Untuk menambah pengetahuan dan wawasan bagi kepala sekolah, tentang bagaimana mengelola sekolah dengan inovasi manajemen pendidikan; (3 ) Untuk menambah pengetahuan dan wawasan bagi kepala sekolah dalam rangka mewujudkan sekolah nyaman belajar; (4 ) Sebagai referensi bagi kepala sekolah untuk melakukan penelitian tindakan sekolah atau best practice. Buku ini terdiri dari enam bab: (1 ) BAB I Pendahuluan; (2 ) BAB II Sekolah Nyaman Belajar; (3 ) BAB III Manajemen, Manajer, dan Kepala Sekolah; (4 ) BAB IV Inovasi Manajemen Pendidikan di Sekolah; (5 ) BAB V Mewujudkan Sekolah Nyaman Belajar; dan (6 ) BAB VI Penutup. Ucapan terima kasih penulis sampaikan kepada: (1 )Istriku Indri Cahyaningtyas, Anak-anakku Ratnani Lintang Juliardini dan Ardian Langit Krisetia yang telah memberikan kesempatan kepada penulis untuk menyelesaikan buku ini; dan (2 ) Pihak-pihak yang ikut membantu dalam penyelesaian buku ini. Penulis menyadari masih banyak kekurangan pada dalam buku ini untuk itu, penulis sangat mengharapkan kritik dan saran terhadap pembaca untuk penyempurnaan buku ini. Semoga buku ini dapat memberikan manfaat bagi pembaca pada umumnya, guru dan kepala sekolah pada khususnya untuk mewujudkan tujuan sekolah yang akan dicapai dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan. Temanggung, 15 April 2019 Suranto, M.Pd

Semoga buku ini dapat memberikan manfaat bagi pembaca pada umumnya, guru dan kepala sekolah pada khususnya untuk mewujudkan tujuan sekolah yang akan dicapai dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan. Temanggung, 15 April 2019 Suranto, M.Pd

Manajemen Pendidikan

Berbicara mengenai kualitas sumber daya manusia, pendidikan memegang peran yang sangat penting dalam proses peningkatan kualitasnya. Peningkatan kualitas pendidikan merupakan suatu proses yang terintegrasi dengan proses peningkatan kualitas sumber daya manusia itu sendiri. Ada dua faktor yang dapat menjelaskan mengapa upaya perbaikan mutu pendidikan selama ini kurang atau tidak berhasil. Pertama, strategi pembangunan pendidikan selama ini lebih bersifat input oriented. Strategi yang demikian lebih bersandar kepada asumsi bahwa jika semua input pendidikan telah dipenuhi, seperti penyediaan buku-buku (materi ajar) dan alat belajar lainnya, penyediaan sarana pendidikan, pelatihan guru dan tenaga kependidikan lainnya, maka secara otomatis lembaga pendidikan (sekolah) akan dapat menghasilkan output (keluaran) yang bermutu sebagai mana yang diharapkan. Ternyata strategi inputoutput yang diperkenalkan oleh teori education production function tidak berfungsi sepenuhnya di lembaga pendidikan (sekolah), melainkan hanya terjadi dalam institusi ekonomi dan industri. Kedua, pengelolaan pendidikan selama ini lebih bersifat macrooriented, diatur oleh jajaran birokrasi di tingkat pusat. Akibatnya, banyak faktor yang diproyeksikan di tingkat makro (pusat) tidak terjadi atau tidak berjalan sebagaimana mestinya di tingkat mikro (sekolah). Atau dengan singkat dapat dikatakan bahwa kompleksitasnya cakupan permasalahan pendidikan, seringkali tidak dapat terpikirkan secara utuh dan akurat oleh birokrasi pusat.

Berbicara mengenai kualitas sumber daya manusia, pendidikan memegang peran yang sangat penting dalam proses peningkatan kualitasnya.

Manajemen Pendidikan Inklusif Sekolah Dasar

Penulis membuka pemikiran saya bahwa pemisahan pendidikan terhadap anak-anak berkebutuhan khusus menjadikan diskriminasi terhadap mereka tumbuh di tengah masyarakat. Benar jalan terbaik menjawab tantangan ini adalah sekolah inklusif di mana anak-anak berkebutuhan khusus ikut dalam pembelajaran di sekolah reguler tetapi memperhatikan kebutuhan mereka. Dasar pemikiran dan hukum pendidikan inklusif baik secara global maupun nasional bisa kita dapatkan dalam buku ini. Di dalam buku ini juga membahas prinsip dasar pendidikan inklusif. Bahkan, penulis juga telah membahas hal-hal perinci dan praktis yang perlu disiapkan dalam pendidikan inklusif. Dapat dikatakan buku ini adalah paket komplet bagaimana menyelenggarakan pendidikan inklusif di sekolah kita. Mari kita jadikan dunia ini lebih baik untuk semua orang. —Widi Purwanto, S.Si. (Ketua Yayasan YPK Penabur Kebumen) Buku ini menjelaskan sangat gamblang mengenai pandangan masyarakat umumnya terhadap Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), masalah yang terjadi di dalam pendidikan inklusif juga terkait manajemen pendidikan inklusif itu sendiri, sarana dan prasarana, serta juga bagaimana sekolah sebagai tempat terjadinya proses belajar dan mengajar bisa menyiapkan dirinya membantu pemerintah merealisasikan Nawa Cita pemerataan pendidikan untuk seluruh warga negara Indonesia. Dengan dijelaskannya beberapa hal di atas oleh penulis, saya yakin hal ini menjadi inspirasi pemerintah sebagai pembuat kebijakan, universitas sebagai lembaga penghasil tenaga pendidik atau guru, sekolah sebagai satuan pendidikan tempat untuk setiap anak belajar agar bisa mempersiapkan kurikulum dan melatih para guru untuk membuat program khusus, orangtua sebagai lingkungan utama dan pertama di dalam proses awal pendidikan, serta masyarakat sebagai lingkungan sosial tempat setiap anak-anak bertumbuh dan berkembang. —Lius Iman Santoso Ciputera, S.E., M.Pd. ( Director of Operations Kanaan Global School Jambi) Buku persembahan penerbit PrenadaMediaGroup

... peserta didik reguler juga diberlakukan bagi peserta didik berkebutuhan khusus , serta Standar Kompetensi Lulusan ( SKL ) , Standar Kompetensi ( SK ) , Kompetensi Dasar ( KD ) , dan Indikator Keberhasilan peserta didik reguler juga ...

Manajemen Pendidikan Karakter

Belajar dari negeri Cina inilah, barangkali pemerintah Indonesia memprogramkan pendidikan karakter dalam kurikulum sekolah. Untuk itu, diperlukan manajemen yang tepat agar pelaksanaannya dapat dilakukan secara berkelanjutan (continuing) serta mencakup seluruh aspek karakter bangsa secara utuh dan menyeluruh (kaffah). Sehingga, pendidikan karakter tersebut betul-betul dapat menyiapkan generasi bangsa menuju bangsa yang beradab dan bermartabat. Hal ini juga penting, terutama untuk mempertahankan diri dari proses degradasi karakter bangsa yang tanda-tandanya sudah kita rasakan akhir-akhir ini. Buku “Manajemen Pendidikan Karakter” ini, dapat membangkitkan inspirasi, kesadaran, pemahaman, kepedulian, dan komitmen Anda sebagai bangsa Indonesia, khususnya bagi para guru, pengawas, dan kepala sekolah dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang berkarakter.

... peserta didik dengan lingkungan. Oleh karena itu, dalam pendidikan karakter, untuk mencapai hasil belajar yang optimal perlu keterlibatan atau partisipasi yang tinggi dari peserta didik. Keterlibatan peserta didik merupakan hal yang ...