Sebanyak 6 item atau buku ditemukan

DINAMIKA KURIKULUM WASATHIYAH : Muatan Pendidikan Moderatisme Pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak

Buku DINAMIKA KURIKULUM WASATHIYAH (Muatan Pendidikan Moderatisme Pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak) ini, menyajikan Pendidikan agama salah satu isu penting disebabkan pendidikan agama diberikan di sekolah-sekolah tidak menghidupkan pendidikan multikultural yang baik, bahkan cenderung berlawanan. Akibatnya konflik sosial sering kali diperkeras oleh adanya legitimasi keagamaan yang diajarkan dalam pendidikan agama di sekolah-sekolah daerah yang rawan konflik. Ini membuat konflik yang mempunyai akar dalam keyakinan keagamaan yang fundamental sehinga konflik sosial dan kekerasan semakin sulit diatasi, karena dipahami sebagai panggilan agamanya. Akar timbulnya berbagai konflik sosial yang membuahkan anarksi yang berkepanjangan sering permasalahan tidak ada hubungannya dengan agama, tetapi dalam kenyataannya agama selalu menjadi bagian yang tak terpisahkan dari berbagai konflik sosial tersebut. Potensi konflik dan desintegrasi tersebut disebabkan karena agama dalam manifestasinya bersifat ambivalen terhadap persatuan dan kesatuan.Artinya, meskipun agama memiliki kekuatan mempersatu agama juga mempunyai kekuatan pemecah belah.

Buku DINAMIKA KURIKULUM WASATHIYAH (Muatan Pendidikan Moderatisme Pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak) ini, menyajikan Pendidikan agama salah satu isu penting disebabkan pendidikan agama diberikan di sekolah-sekolah tidak menghidupkan ...

PEREMPUAN DI BALIK JENDELA: Antologi Puisi Anak

ANTOLOGI puisi anak yang Anda baca ini merupakan salah satu bentuk luaran tugas dari mata kuliah Pembelajaran Sastra Anak pada Prodi PGMI STAINU Temanggung tahun akademik 2019-2020. Buku antologi ini merupakan karya pertama bagi kami yang sangat sederhana namun memberi makna bahwa menulis puisi anak sangat susah. Di dalam buku terdapat beberapa segmentasi tema, mulai dari nilai-nilai kemanusiaan, lalu pendidikan, alam, dan dunia anak. Semua puisi-puisi kami susun sesuai apa yang kami dapat, rasa, dan renungkan dalam kehidupan sehari-hari mengenai dunia anak. Dari berbagai konsep dan teori, sastra anak sangat bermanfaat dalam kehidupan. Di antaranya memberikan kesenangan, kegembiraan, dan kenikmatan. Belajar sastra sangat mendukung akselerasi intelektualitas, imajinasi, karakter, dan perilaku santun anak. Dalam waktu panjang, anak-anak yang mahir sastra memiliki daya imajinasi tinggi yang menjadikan mereka berpikir panjang yang melampaui zamannya. Sangat tepat jika semua orangtua menjadikan keluarganya diterangi sinar pengetahuan sastra. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Hamidulloh Ibda yang mengumpulkan antologi puisi anak ini menjadi sebuah buku. Kami sadar, meski karya ini tipis, namun bagi kami sangat bermakna karena menjadi karya pertama yang dibukukan bahkan menjadi rujukan adik-adik kelas kami di Prodi PGMI STAINU Temanggung ke depan. Semoga ini menjadi bagian untuk memajukan pendidikan di Indonesia. Menulis karya sastra, hakikatnya memang natural. Namun, tidak semua guru MI/SD, atau mahasiswa PGMI/PGSD dapat meramu kata-kata dengan baik dan indah sesuai kaidah penulisan puisi, apalagi sastra anak yang segmentasinya adalah dunia anak. Justru hal itu sangat susah dituliskan. Kritik dan saran, sangat kami harapkan demi terwujudkan karya sastra anak yang bagus di dunia MI atau SD. Semoga antologi puisi anak ini bermanfaat bagi pengembangan dan kemajuan pembelajaran sastra anak di MI/SD.

Menulis karya sastra, hakikatnya memang natural. Namun, tidak semua guru MI/SD, atau mahasiswa PGMI/PGSD dapat meramu kata-kata dengan baik dan indah sesuai kaidah penulisan puisi, apalagi sastra anak yang segmentasinya adalah dunia anak.

Kebaikan Akhlak dan Budi Pekerti

Saat ini kita sedang mengalami masalah sosial yang amat kronis. Sebagian besar pelajar dan masyarakat kita tercabut dari peradaban ketimuran yang beradab, santun, dan beragama. Akhlak dan budi pekerti dari para pelajar dan msyarakat saat ini sangatlah memprihatinkan yang timbul oleh kondusif atau tidaknya pendidikan akhak dan budi pekerti yang kita dapatkan, baik dari lingkungan keluarga maupun masyarakat. Hal ini kiranya tidak terlalu aneh dalam masyarakat dan lapisan sosial di Indonesia yang beragam dan telah meniru peradaban barat tanpa seleksi yang matang. Akibat dari hilangnya nilai-nilai akhlak dan budi pekerti yang baik pada pribadi pelajar dan masyarakat pada umumnya menimbulkan efek-efek atau tepatnya masalah-masalah sosial yang sangat buruk. Untuk merespon gejala kemerosotan akhlak dan budi pekerti, maka diperlukan adanya peningkatan dan intensitas pelaksanaan pendidikan moral secara keseluruhan, baik dilingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat. Manusia Indonesia dalam hal ini pelajar dan seluruh elemen masyarakat menempati posisi sentral dan strategis dalam pelaksanaan pembangunan nasional, sehingga diperlukan adanya pengembangan sumber daya manusia secara optimal yang diikuti dengan peningkatan akhlak dan budi pekerti yang baik yang menjadi pendukung dan penyeimbang kemajuan bangsa. Peningkatan akhlak dan budi pekerti yang baik sebagai penyeimbang dari kemajuan yang sangat pesat saat ini merupakan tanggung jawab semua elemen masyarakat, dimulai dari pendidikan dini di lingkungan keluarga, pendidikan dilingkungan sekolah, dan masyarakat yang saling menunjang satu sama lain.

Saat ini kita sedang mengalami masalah sosial yang amat kronis.

Barisan dan Deret untuk Peserta Didik Jenjang SMA

Buku ini menjelaskan tentang konsep barisan dan deret matematika yang meliputi barisan dan deret aritmatika dan geometri pada jenjang pendidikan SMA/MA sederajat.

Buku ini menjelaskan tentang konsep barisan dan deret matematika yang meliputi barisan dan deret aritmatika dan geometri pada jenjang pendidikan SMA/MA sederajat.

Ketentuan Salat Jamaah dan Salat Jumat

Salat jamaah dilakukan dengan banyak jamaah. Karena semakin banyak jumlah peserta jamaah, semakin utama pula pahala jamaah, sebagaimana sebuah hadis yang menjelaskan, "Salat seseorang bersama seorang lebih utama dari salat sendiri, dan salat bersama dua orang lebih utama dari salat bersama seorang semakin banyak mereka berjamaah semakin dicintai Allah." (H.R. Ahmad dan Abu Dawud). Bila suasana longgar dan tidak sedang banyak kerepotan, kita bisa bersama-sama keluarga pergi ke masjid ikut berjamaah. Sebaliknya bila kondisi tidak mendukung kita cukup berjamaah di rumah, pahalanya, InsyaAllah sama, 27 kali lebih utama dibanding salat sendiri, hanya beda kualitasnya. InsyaAllah dengan begitu kita juga akan merasakan dua kenikmatan sekaligus, yaitu kenikmatan merasakan masjid sebagai rumah kita dan kenikmatan merasakan rumah kita sebagai masjid. Melihat penjelasan singkat diatas dapatlah kiranya diambil pemahaman, bahwa salat berjamaah harus terdiri atas imam dan makmum dan bisa dikerjakan di masjid atau dirumah, hanya salat berjamaah dimasjid tentu lebih baik dan lebih utama. Rasulullah SAW. bersabda : "Salat berjamaah itu lebih utama dari pada salat sendirian sebanyak dua puluh tujuh derajat." (HR. Bukhari dan Muslim dari Ibnu Umar r.a.) Dalam Islam ada waktu-waktu yang istimewa, misalnya dalam setiap tahun ada bulan istimewa yaitu bulan Ramadhan, yang disebut sayyidussuhur atau bulan mulia. Dalam setiap hari juga ada waktu yang istimewa yaitu sepertiiga malam yang akhir, dimana pada waktu itu Allah SWT, turun dari langit ke dunia dan berjanji akan mengabulkan doa setiap hamba yang berdoa pada waktu itu. Demikian juga dalam satu minggu ada hari yang istimewa yaitu hari Jum'at. Oleh karena itu hari Jum'at sering disebut dengan sayyidul ayyam atau penghulu dari segala hari. Pada hari Jum'at, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amal ibadah kepada Allah SWT. Salah satu amal ibadah yang dilaksanakan pada hari Jum'at adalah salat Jum'at. Bagaimana dengan kalian? Sudahkah melaksanakan salat berjamaah dan salat Jum'at seperti tuntunan dalam buku ini? Dari Abu Hurairah r.a. bahwasanya Nabi saw bersabda: "Sebaik-baik hari dimana matahari terbit adalah hari Jum'at, dihari itu Adam diciptakan, dan pada hari itu dimasukkan ke surga, dan pada hari itu dikeluarkan darinya, dan tidak terjadi hari Kiamat kecuali pada hari Jum'at." (H.R. Muslim).

Kata jamak dari “kafi r” adalah “kaafirun”- atau “kuffar”.- Kata kafir dan derivasinya (kata turunannya) disebutkan sebanyak 525 kali dalam Al-Qur'an. Semuanya mengacu pada perbuatan mengingkari Allah swt., seperti mengingkari ...