Sebanyak 16 item atau buku ditemukan

Manajemen Pendidikan

Buku ini merupakan buku yang disusun oleh sejumlah akademisi dan praktisi dibidang pendidikan yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Kami berkolaborasi untuk menghasilkan buku dengan judul “Manajemen Pendidikan”. Buku ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dibidang pendidikan, khususnya manajemen pendidikan. Buku ini terdiri dari 14 bab, yaitu: Konsep dasar manajemen pendidikan, Organisasi lembaga pendidikan, Kurikulum pendidikan, Sarana dan prasarana pendidikan, Manajemen kepemimpinan, Manajemen kelas, Manajemen berbasis sekolah, Manajemen mutu dan akreditasi, Manajemen pembiayaan, Manajemen humas, Tata laksana lembaga pendidikan, Problematika pendidikan Indonesia, Kebijakan pendidikan Indonesia, dan Inovasi pendidikan Indonesia. Buku ini masih jauh dari kata sempurna, oleh karena itu, kami menerima masukan dan saran dari para pembaca terkait penyempurnaan buku ini.

Kami berkolaborasi untuk menghasilkan buku dengan judul “Manajemen Pendidikan”. Buku ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dibidang pendidikan, khususnya manajemen pendidikan.

Dasar Administrasi Kesehatan

Buku ini merupakan kumpulan karya yang mendalam dan komprehensif disusun oleh sejumlah dosen serta praktisi sesuai dengan kepakarannya yang berfokus pada administrasi kesehatan. Administrasi Kesehatan adalah disiplin ilmu dan praktik yang berkaitan dengan manajemen dan organisasi dalam konteks penyelenggaraan layanan kesehatan. Buku ini merinci berbagai aspek penting yang terlibat dalam administrasi kesehatan, yang mencakup pemahaman mengenai Konsep Dasar Administrasi Kesehatan, Administrasi Publik, Administrasi Private, Pengorganisasian, Perilaku dan Budaya Organisasi, Kemitraan dalam Pengelolaan Organisasi, Manajemen Pelayanan Kesehatan Masyarakat, Manajemen Rumah Sakit, Manajemen Lingkungan, Manajemen POAC, Kepemimpinan, Kebijakan dan Analisis Kesehatan, Program Peningkatan Kesehatan dan Kesejahteraan. Buku ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif tentang Administrasi Kesehatan kepada mahasiswa, praktisi kesehatan, dan para pemimpin organisasi kesehatan. Dengan membahas berbagai aspek penting, pembaca diharapkan dapat mengaplikasikan konsep-konsep ini dalam meningkatkan manajemen dan layanan kesehatan.

... Manajemen Keuangan Rumah Sakit ...................................................... Sumber Daya Manusia dan Kepemimpinan ... MANAJEMEN LINGKUNGAN Manajemen Lingkungan Dampak Lingkungan Sumber Pencemaran Aspek Lingkungan ...

Dasar-dasar Pengembangan Kurikulum

Kurikulum adalah seperangkat untuk rencana dan pengaturan mengenai isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggara kegiatan belajar mengajar. Kurikulum bukan berasal dari bahasa Indonesia, tetapi berasal dari bahasa latin yang kata dasar adalah currere, secara harfiah berarti lapangan perlombaan. Dengan demikian, kurikulum artinya program yang direncanakan diprogramkan dan dirancang yang berisi berbagai bahan ajar dan pengalaman belajar baik yang berasal dari waktu yang lalu, sekarang sistematik, yang artinya direncanakan dengan memperhatikan keterlibatan berbagai faktor pendidikan secara harmonis. Ada tiga peranan kurikulum yang sangat penting, yakni peranan konservatif, peranan kritis atau evaluatif, dan peranan kreatif. Ketiga peran kurikulum tersebut harus berjalan secara seimbang, atau dengan kata lain terdapat keharmonisan di antara ketiganya. Dengan demikian, kurikulum dapat memenuhi tuntutan waktu dan keadaan dalam membawa siswa menuju kebudayaan masa depan. Di samping memiliki peranan, kurikulum juga mengemban berbagai fungsi tertentu. Alexander Inglis, dalam bukunya Principle of Secondary Education (1918), mengatakan bahwa kurikulum berfungsi sebagai fungsi penyesuaian, fungsi pengintegrasian, fungsi diferensiasi, fungsi persiapan, fungsi pemilihan, dan fungsi diagnostik. Fungsi-fungsi tersebut memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan siswa, sejalan dengan arah filsafat pendidikan dan tujuan pendidikan yang diharapkan oleh institusi pendidikan yang bersangkutan. Ada empat pengembangan kurikulum yakni, landasan filosofis, psikologis, dan landasan sosiologis-teknologis. Menurut Bloom (1965) tujuan pendidikan dapat digolongkan ke dalam tiga klasifikasi atau domain (bidang), yaitu domain kognitif, domain afektif, dan afektif psikomotor. Domain kognitif berhubungan dengan pengembangan intelektual atau kecerdasan. Bidang afektif berhubungan dengan pengembangan sikap dan bidang psikomor berhubungan dengan keterampilan. Prinsip pengembangan kurikulum menggunakan prinsip yang telah berkembang dalam kehidupan sehari-hari atau justru menciptakan sendiri prinsip baru. Oleh karena itu, dalam implementasi kurikulum di suatu lembaga pendidikan sangat mungkin terjadi penggunaan prinsip-prinsip yang berbeda dengan kurikulum yang digunakan di lembaga pendidikan lainnya, sehingga akan ditemukan banyak sekali prinsip-prinsip yang digunakan dalam suatu pengembangan kurikulum.

Kurikulum adalah seperangkat untuk rencana dan pengaturan mengenai isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggara kegiatan belajar mengajar.