Sebanyak 2 item atau buku ditemukan

PENGANTAR EKONOMI SYARIAH

Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu. Maka barang siapa terpaksa karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. Al-Maidah: 3) Prinsip ekonomi syariah dapat melandasi kegiatan perekonomian setiap manusia di suatu negara yaitu dengan cara menerapkan prinsip-prinsip yang sesuai dengan ajaran agama Islam terutama menghindari kegiatan ribawi. Oleh sebab itu kegiatan perekonomian Islam akan membuat orang lebih lega karena dapat menghindari dosa. Masyarakat muslim membutuhkan sistem ekonomi yang memegang ajaran Islam, agar terlepas dari keragu-raguan dan penyimpangan dari ajaran Islam itu sendiri. Dengan demikian dengan berekonomi, masyarakat dapat beribadah kepada Allah SWT sebagai implementasi dari keimanannya. Ekonomi syariah hadir di tengah pasang surut fenomena perekonomian yang berdampak pada gangguan moneter sehingga menimbulkan ketidakadilan dan ketimpangan sosial. Tujuan ekonomi syariah membantu manusia dalam mengelola sumber daya dalam rangka menggapai tujuan syariat (maqasid syariah), yaitu terwujudnya kesejahteraan umat manusia secara material dan immaterial dunia dan akhirat (al falah). Mempelajari ilmu ekonomi syariah bukan hanya untuk mereka yang berkecimpung dalam sektor keuangan Islam, tetapi juga untuk setiap individu yang ingin memahami cara ekonomi dapat dijalankan dengan memperhatikan nilai-nilai etika dan moral yang diterapkan dalam Islam.

Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu.

TANTANGAN PENDIDIKAN INDONESIA DI MASA DEPAN

Persoalan pendidikan tidak bisa hanya diukur dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang siap kerja semata. Namun ia juga harus menjadi Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul karakter dan moralnya. Apalah guna kerja banyak uang dan teknologi berkemajuan bila moral generasi masih rusak dan bejat?. Menyiapkan generasi unggul sama halnya kita sedang menyiapkan masa depan negara. Bukan hanya unggul keterampilannya, tapi pola pikir dan sikapnya. Pola pikir yang benar dan sikap yang baik akan menghasilkan generasi yang berkepribadian mulia. Adapun keterampilan, hal itu bisa diasah asal pola pikirnya benar. Tujuan menuntut ilmu bukan hanya untuk kerja dan menghasilkan uang. Tujuan semacam ini terjadi karena pengaruh sistem kapitalis yang tengah diterapkan negeri ini. Di dalam buku ini dibahas tantangan pendidikan Indonesia di masa depan dan beberapa solusi penting pengembangan yang menjawab tantangan pendidikan. Semoga buku ini dapat bermanfaat bagi pembaca sekalian

... formal ke pendidikan non-formal atau sebaliknya dari pendidikan non-formal ke pendidikan formal. 3. Prinsip Keterkinian Prinsip ini diwujudkan dengan tersedianya program pembelajaran TANTANGAN PENDIDIKAN INDONESIA DI MASA DEPAN. |109. BAB ...