Sebanyak 2033 item atau buku ditemukan

Kebaikan Akhlak dan Budi Pekerti

Saat ini kita sedang mengalami masalah sosial yang amat kronis. Sebagian besar pelajar dan masyarakat kita tercabut dari peradaban ketimuran yang beradab, santun, dan beragama. Akhlak dan budi pekerti dari para pelajar dan msyarakat saat ini sangatlah memprihatinkan yang timbul oleh kondusif atau tidaknya pendidikan akhak dan budi pekerti yang kita dapatkan, baik dari lingkungan keluarga maupun masyarakat. Hal ini kiranya tidak terlalu aneh dalam masyarakat dan lapisan sosial di Indonesia yang beragam dan telah meniru peradaban barat tanpa seleksi yang matang. Akibat dari hilangnya nilai-nilai akhlak dan budi pekerti yang baik pada pribadi pelajar dan masyarakat pada umumnya menimbulkan efek-efek atau tepatnya masalah-masalah sosial yang sangat buruk. Untuk merespon gejala kemerosotan akhlak dan budi pekerti, maka diperlukan adanya peningkatan dan intensitas pelaksanaan pendidikan moral secara keseluruhan, baik dilingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat. Manusia Indonesia dalam hal ini pelajar dan seluruh elemen masyarakat menempati posisi sentral dan strategis dalam pelaksanaan pembangunan nasional, sehingga diperlukan adanya pengembangan sumber daya manusia secara optimal yang diikuti dengan peningkatan akhlak dan budi pekerti yang baik yang menjadi pendukung dan penyeimbang kemajuan bangsa. Peningkatan akhlak dan budi pekerti yang baik sebagai penyeimbang dari kemajuan yang sangat pesat saat ini merupakan tanggung jawab semua elemen masyarakat, dimulai dari pendidikan dini di lingkungan keluarga, pendidikan dilingkungan sekolah, dan masyarakat yang saling menunjang satu sama lain.

Saat ini kita sedang mengalami masalah sosial yang amat kronis.

MANAJEMEN KEMENANGAN

BELAJAR DARI PERANG BADAR

MANAJEMEN KEMENANGAN BELAJAR DARI PERANG BADAR Ketika sebuah pasukan perang kembali membawa kemenangan, umumnya mereka disambut aneka sanjungan. Hal ini sungguh berbeda dengan surat al-Anfal yang turun usai Perang Badar. Komentar ilahiyah itu justru tak banyak memberikan pujian, tapi sarat kritik dan anjuran berbenah. Di sinilah Allah ingin memberikan pelajaran berharga bagi kaum Muslimin. Bahwa, orang yang menang tak selalu harus mendapat sanjungan, dan orang kalah tak mesti dikritik habis-habisan. Sebab, sanjungan kerap membuat orang lupa diri, kritikan tak jarang membuat orang putus asa. Surah al-Anfal merupakan “komentar ilahiyah” terhadap Perang Badar. Medan Badar telah memberikan begitu banyak pelajaran. Bukan hanya bagi Nabi saw dan para shahabat yang hidup pada masa itu, tapi juga bagi kita kini. Pelajaran paling berharga itu adalah: kemenangan itu harus direncanakan dan dimenej. Jika tidak, ia bisa jadi awal kekalahan. Buku ini bukan semata menuturkan bagaimana terjadinya perang Badar, tapi juga membedah strategi Nabi saw memenangkan pertempuran.

MANAJEMEN KEMENANGAN BELAJAR DARI PERANG BADAR Ketika sebuah pasukan perang kembali membawa kemenangan, umumnya mereka disambut aneka sanjungan.

Ketika Allah Swt, Muhammad, Yesus Dan Bunda Maria Dalam Satu Kubah

"Hey! Malaysian? Moslem?" Saya dan istri berkali-kali disangka orang Malaysia saat berjalan melintas Sultanahmet Square. Perkaranya mudah, muka ras melayu. Mengira dari Malaysia mereka berusaha menggoda kami untuk mengikuti tour Selat Bosphorus sampai menjual barang dagangan, seperti bunga kertas, tasbih dan peci merah Turki. Sultanahmet Square di libur pagi sungguh penuh sesak. Wisatawan penuh sampai ke sudut-sudut. Di sini ada titik temu 2 bangunan agung yang menjadi simbol Istanbul. Ada Hagia Sophia yang tegak berdiri dari era Romawi Kuno sementaranya di seberangnya ada Masjid Sultanahmet yang gagah dengan minaret-minaret yang menjulang ke langit. "Hey! Malaysian? Moslem? "My wife and I were repeatedly supposedly Malaysians walking across Sultanahmet Square. The case is easy, the face of the Malay race. Thinking of Malaysia they tried to tempt us to follow the Bosphorus Strait tour to sell merchandise, such as paper flowers, turbans and Turkish red pecs. Sultanahmet Square in the morning off was packed. Tourists are full up to the corners. Here is the intersection of the two great buildings that became the symbol of Istanbul. There is a Hagia Sophia standing erect from the ancient Roman era while on the other side there is a dashing Sultanahmet Mosque with minarets towering to the sky.

Sultanahmet Square in the morning off was packed. Tourists are full up to the corners. Here is the intersection of the two great buildings that became the symbol of Istanbul.

Christ The Controversialist (Kristus Sang Kontroversialis)

Meneladani Pelayanan dan Pengajaran Yesus yang Radikal

Kita sering membayangkan Yesus sebagai pembuat damai, yang begitu sabar dan lembut dalam menghadapi ajaran atau praktik ibadah yang salah. Ternyata Injil tidak mengatakan seperti itu. Yesus berkonflik keras. Dia banyak tidak setuju dan menentang banyak hal. Dia berdebat secara sengit dengan berbagai kelompok pemuka agama di zaman itu. Kontroversi apa saja yang Dia buat? • Dia berargumen bahwa kita akan mengalami karya Allah yang sangat berkuasa secara supranatural baik di dunia maupun akhirat. • Dia tidak setuju apabila tradisi manusia menjadi lebih diutamakan menggantikan Alkitab, sebagai fondasi dasar kita. • Dia berargumen bahwa Alkitab bukanlah tujuan akhir bagi dirinya sendiri, tetapi ada tujuan yang melampaui itu. • Dia menekankan bahwa Allah menerima kita berdasarkan apa yang kita terima dari Dia, bukan karena apa yang kita lakukan bagi-Nya. John stott dengan berani menegaskan berbagai kontroversi yang dimunculkan Yesus untuk memperjelas inti dari iman Kristen yang sejati. Teks klasik yang ditulis oleh John Stott ini begitu kontroversi saat pertama kali diterbitkan, bahkan tidak kalah kontroversinya pada masa kini. Namun yang terpenting adalah maukah Anda mengikut dengan sungguh Kristus yang radikal dan kontroversial?

John stott dengan berani menegaskan berbagai kontroversi yang dimunculkan Yesus untuk memperjelas inti dari iman Kristen yang sejati.