It’s More Than Miracles…It’s Jesus. Semua orang senang mukjizat. Semua orang mengharapkan mukjizat. Namun, tahukah Anda bahwa Tuhan sebenarnya tidak terlalu tertarik membuat mukjizat dalam hidup kita. Tujuan Tuhan memberikan mukjizat adalah sebagai signs atau penunjuk arah. Semua mukjizat diberikan supaya kita mengarahkan pandangan kepada Dia, bukan kepada mukjizat-Nya.
SEBERAPA BESARKAH YESUS BERARTI BAGI ANDA? Terlalu mudah bagi Orang Kristen masa kini untuk melupakan apa yang telah Yesus katakan tentang bagaimana para pengikut-Nya harus hidup, tentang gaya hidup seperti apa yang patut mereka jalani. Kata Yesus, para pengikut-Nya akan meninggalkan rasa aman, uang, kenyamanan, bahkan keluarga mereka sendiri demi Dia. Mereka akan meninggalkan segala sesuatu demi injil. Mereka akan memikul salibnya tiap-tiap hari.... Tapi, siapa yang Anda kenal telah menjalani hidup seperti ini? Lalu, bagaimana dengan Anda sendiri? Dalam buku Radical, David Platt menantang Anda untuk dengan hati terbuka merenungkan betapa kita telah memanipulasi Injil supaya cocok dengan gambaran budaya kita sendiri. Ia menunjukkan apa yang sebenarnya dikatakan Yesus tentang menjadi murid-Nya, lalu ia mengajak Anda untuk percaya dan taat pada apa yang telah Anda dengar. Ia pun membagikan kisah dramatis tentang apa yang terjadi ketika sebuah gereja perkotaan yang “sukses” memutuskan untuk serius dengan Injil menurut versi Yesus. Akhirnya, ia mendorong Anda untuk bergabung dengan Eksperimen Radikal, perjalanan selama setahun dalam pemuridan sejati yang akan mentransformasi bagaimana cara Anda menjalani hidup di sebuah dunia yang sangat membutuhkan Kabar Baik Yesus.
Lalu, bagaimana dengan Anda sendiri? Dalam buku Radical, David Platt menantang Anda untuk dengan hati terbuka merenungkan betapa kita telah memanipulasi Injil supaya cocok dengan gambaran budaya kita sendiri.
Meneladani Pelayanan dan Pengajaran Yesus yang Radikal
Kita sering membayangkan Yesus sebagai pembuat damai, yang begitu sabar dan lembut dalam menghadapi ajaran atau praktik ibadah yang salah. Ternyata Injil tidak mengatakan seperti itu. Yesus berkonflik keras. Dia banyak tidak setuju dan menentang banyak hal. Dia berdebat secara sengit dengan berbagai kelompok pemuka agama di zaman itu. Kontroversi apa saja yang Dia buat? • Dia berargumen bahwa kita akan mengalami karya Allah yang sangat berkuasa secara supranatural baik di dunia maupun akhirat. • Dia tidak setuju apabila tradisi manusia menjadi lebih diutamakan menggantikan Alkitab, sebagai fondasi dasar kita. • Dia berargumen bahwa Alkitab bukanlah tujuan akhir bagi dirinya sendiri, tetapi ada tujuan yang melampaui itu. • Dia menekankan bahwa Allah menerima kita berdasarkan apa yang kita terima dari Dia, bukan karena apa yang kita lakukan bagi-Nya. John stott dengan berani menegaskan berbagai kontroversi yang dimunculkan Yesus untuk memperjelas inti dari iman Kristen yang sejati. Teks klasik yang ditulis oleh John Stott ini begitu kontroversi saat pertama kali diterbitkan, bahkan tidak kalah kontroversinya pada masa kini. Namun yang terpenting adalah maukah Anda mengikut dengan sungguh Kristus yang radikal dan kontroversial?
Bagaimana kita dapat mengarahkan pandangan kita tetap pada Kristus daripada terpaku terus pada layar? Rata-rata orang menghabiskan 7,4 jam sehari di depan layar, dan ini barulah permulaan... Kita semua mencintai teknologi dan sosial media karena ada banyak manfaat positif yang diberikan, tetapi banyak dari kita juga menyadari adanya berbagai dampak negatif yang tidak diinginkan yang berada di luar kendali kita. Dalam buku baru yang mengubahkan hidup ini, Craig Groeschel mendorong setiap kita yang sangat bergantung pada dunia digital untuk mendapatkan kembali kontrol atas hidup mereka dan menempatkan Kristus menjadi yang utama kembali. Dia menuntun kita dengan nilai-nilai alkitabiah yang penting bagi para pengikut Kristus, yang bahkan semakin penting untuk diterapkan dalam dunia kita yang terpusat pada selfie saat ini. Ia mengungkapkan beberapa penelitian terkini tentang efek sosial media pada emosi dan relasi kita. Dan menampilkan contoh-contoh nyata tentang bagaimana kita bergumul dengan media sosial dan bagaimana kita bisa merebut kembali kehidupan yang berpusat pada Kristus. Ini waktunya untuk menyegarkan dan memulihkan pemahaman kita tentang kualitas-kualitas hidup bersama Kristus yang membawa: kepuasan, keintiman, keotentikan, belas kasih, dan banyak lagi. #Struggles akan mengubah kehidupan sosial media Anda dan membawa keseimbangan baru dalam kehidupan sehari-hari Anda.
Dalam buku baru yang mengubahkan hidup ini, Craig Groeschel mendorong setiap kita yang sangat bergantung pada dunia digital untuk mendapatkan kembali kontrol atas hidup mereka dan menempatkan Kristus menjadi yang utama kembali.