Sebanyak 23 item atau buku ditemukan

Metodologi Penelitian Tafsir dan Aplikasinya

Buku Metodologi Penelitian Tafsir dan Aplikasinya merupakan panduan komprehensif untuk memahami metode dan teknik dalam menafsirkan teks-teks Al-Qur’an. Dalam buku ini, pembaca akan diajak menjelajahi berbagai pendekatan tafsir yang telah berkembang sepanjang sejarah Islam, serta bagaimana pendekatan-pendekatan ini dapat diterapkan dalam konteks modern saat ini. Bagian pertama buku ini membahas landasan teori dari metodologi tafsir, termasuk sejarah perkembangan ilmu tafsir, prinsip-prinsip dasar yang digunakan oleh mufasir (ahli tafsir), dan berbagai aliran atau mazhab dalam tafsir. Aspek ontologi, epistemologi, dan aksiologi dalam tafsir Al-Qur’an. Bagian kedua berfokus pada metode tafsir yang spesifik, seperti tafsir al-ikhtilaf (perbedaan pendapat), tafsir al-i’jaz (keajaiban bahasa Al-Qur’an), dan tafsir al-tahlili (analisis mendalam terhadap ayat-ayat). Buku ini juga membahas teknik-teknik penafsiran yang digunakan dalam berbagai periode sejarah, serta kontribusi para mufasir terkemuka dalam mengembangkan metode-metode ini. Bagian ketiga mengulas aplikasi praktis dari metodologi penelitian tafsir dalam konteks kontemporer. Penulis mengeksplorasi bagaimana metode tafsir dapat diterapkan dalam menangani isu-isu sosial, politik, dan budaya yang relevan di dunia modern. Dengan pendekatan yang menyeluruh dan terstruktur, buku ini bertujuan untuk menyediakan pemahaman yang mendalam tentang metodologi penelitian tafsir dan relevansinya dalam konteks kekinian. Buku ini cocok untuk akademisi, pelajar, dan siapa saja yang tertarik dalam studi Al-Qur’an serta tafsirnya.

... ayat - ayat Al - Qur'an yang mirip dan sebagainya . Untuk menyelesaiakan masalah ini terdapat beberapa cara . Salah satunya adalah dengan mengidentifikasi dan menghmpun ayat - ayat yang mirip . Langkah pertama dalam penyelesaian ...

Hermeneutika sebagai Pendekatan Alternatif dalam Pembelajaran Tafsir dan Ilmu Tafsir

Pendekatan dan metode pembelajaran tafsir dan ilmu tafsir terus mengalami pergeseran sesuai dengan pengalaman belajar dan kompetensi yang dimiliki oleh para pendidik. Ada yang mengajar secara tekstualis sesuai dengan makna harfiyah karena latar belakang belajarnya yang mungkin mengarahkan itu. Ada yang mulai berani memahami tafsir sebagai sebuah materi yang tetap tapi pemahamannya berkembang sebagai sebuah metodologi yang akan terus berkembang sesuai dengan perubahan zaman, tempat, dan situasinya. Fenomena ini terjadi pada hampir semua jenjang pendidikan, terlebih pada perguruan tinggi yang notabene sebagai produsen generasi yang kritis dan produktif. Buku ini akan membahas bagaimana metode dan pendekatan yang mungkin bisa dikembangkan oleh pendidik dalam pembelajaran tafsir dan ilmu tafsir di perguruan tinggi agama Islam. Harapannya, hal yang demikian itu dapat menambah wawasan dan khazanah dalam pengembangan pembelajaran tafsir dan ilmu tafsir di semua jenjang pendidikan, terutama pada jenjang perguruan tinggi.

... ayat 6 berisi tafsir ayat tentang wudlu , secara rinci bahasan ini berisi tentang pengertian wudlu , rukun wudlu , menjelaskan teks- teks yang menjadi sumber perbedaan penafsiran , dan memperagakan tata cara wudlu . 2 ) Surat Al ...

Tafsir sebagai Spirit Pembaruan Keagamaan di Nusantara Abad 19

Khazanah Tafsir Marāh Labîd li Kasyf Ma’nā Qur’ān Majīd

Khazanah tafsir di Indonesia telah menapak jejak sejak abad ke-17 dengan hadirnya kitab tafsir utuh “Turjuman al-Mustafid” karya Syekh Abdur Rouf Singkel, yang ditulis dalam bahasa Arab Melayu. Karya ini mengutip pendapat dari mufasir terkenal seperti Jalaluddin al-Suyuthi dan al-Khazin, serta mengikuti model penafsiran kitab Jalalain yang disuguhkan untuk menjangkau kalangan awam dan terpelajar dalam kajian tafsir al-Qur’an. Berbeda dengan karya tafsir pada abad ke-19, kitab “Marāh Labîd li Kasyf Ma’nā Qur’ān Majīd” karya Syekh Nawawi al-Bantani ditulis dalam bahasa Arab dan ditujukan bagi kalangan terpelajar yang sudah memahami bahasa Arab dengan baik. Kekosongan selama satu abad di abad ke-18 tanpa karya tafsir dari ulama nusantara membawa kerinduan akan hadirnya kitab tafsir yang berikutnya. Syekh Nawawi, seorang ulama asal Banten yang menguasai berbagai disiplin ilmu seperti fikih, tauhid, hadis, dan tafsir, menjawab kebutuhan ini dengan karyanya yang berkontribusi besar dalam mencerdaskan rakyat Indonesia. Semangat perubahan dan pembaruan yang dituntut oleh zaman harus dipersiapkan sebaik mungkin dengan kembali kepada al-Qur’an sebagai pedoman hidup umat Islam. Disiplin ilmu tafsir menjadi kunci untuk mengerti arti dan makna al-Qur’an sehingga umat Islam dapat mengambil manfaat darinya. Buku ini diharapkan dapat menginspirasi pembaca, terutama para mahasiswa Fakultas Tarbiyah dalam memahami dan mengaplikasikan ajaran al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

... ayat penghapus (nāsikh) ayat 184 surat al-Baqarah. Pada saat menafsirkan ayat 185 surat al-Baqarah ia mengungkapkan orang yang sakit pada bulan Ramadan meski berada di rumah, dan orang yang berada dalam perjalanan meski ia sehat, maka ...

Teori dan Aplikasi Algoritma Pemrograman dengan Bahasa C dan C++

Komputer sebagai sebuah mesin yang serba bisa atau istilahnya pintar/cerdas adalah pendapat yang keliru, komputer suatu alat yang diberi perintah-perintah oleh manusia sehingga dapat menyelesaikan problem secara cepat, akurat, berulang-ulang. Program adalah instruksi-instruksi dalam penyelesaian suatu masalah. Bahasa pemrograman adalah bahasa yang digunakan oleh komputer dalam menulis program, yamg mana algoritma dipahami sesuai aturan-aturan di dalam pemrograman. Algoritma pemrograman adalah langkah-langkah yang berurutan dan sistematis dalam menyelesaikan sebuah problema. Algoritma terdiri dari dua kata yaitu algoris dan ritmis yang bila diartikan secara keseluruhan menjadi pemrograman algoritma yang artinya metode khusus yang tepat, terdiri dari serangkaian langkah-langkah yang ditulis secara terstruktur dan sistematis dalam menyelesaikan suatu problem dengan bantuan dari suatu alat yang dinamakan komputer. Algoritma yang baik mempunyai input, output, finiteness, defiteness, dan efectiviness.

Komputer sebagai sebuah mesin yang serba bisa atau istilahnya pintar/cerdas adalah pendapat yang keliru, komputer suatu alat yang diberi perintah-perintah oleh manusia sehingga dapat menyelesaikan problem secara cepat, akurat, berulang ...

Paradigma Pendidikan Praktis dalam Pembelajaran Seni Musik untuk Anak di Sekolah Dasar

Buku ini merupakan hasil pemikiran dan ide praktis berdasarkan literatur ilmiah yang dapat digunakan untuk menulis maupun mengembangkan karya tulis bagi mahasiswa PGSD. Pendidik di Sekolah Dasar harus memiliki pengetahuan dan pengalaman secara teoritis dan praktis dalam mengimplementasikan metode maupun media dalam pembelajaran seni untuk dunia anak yang bersifat bermain serta berkarya seni. Buku ini bermanfaat bagi mahasiswa maupun guru Sekolah Dasar dalam mengimplementasikan pembelajaran seni yang selama ini belum banyak dikaji secara empiris dan berdasarkan konsep-konsep seni untuk anak yang berbasis keunggulan budaya lokal. Perkembangan teknologi dan perubahan paradigma pendidikan saat ini menempatkan kebutuhan individu anak yang menjadi permasalahan pendidik, orangtua, dan masyarakat di era disrupsi. Analisis ilmiah dalam pembahasan buku ini memberikan gambaran umum maupun secara operasional dalam mengajarkan dan melatih anak-anak dalam pembelajaran seni musik di ruang lingkup pendidikan estetis. Semoga dengan hadirnya buku ini dapat memberikan informasi dan wawasan pendidikan seni untuk anak sebagai penerapan dialektika akademis untuk perkembangan ilmu sebagai paradigma belajar yang sesuai dengan psikologis maupun budaya sekitarnya.

... menghargai alam dan budaya , menghargai para pahlawan . Nilai ini tercermin pada saat pemilihan lagu yang digunakan saat memainkan angklung seperti lagu - lagu nasional dan daerah . Indeks nilai cinta tanah air bidang pendidikan ini ...

Kajian Etnosains pada Kearifan Lokal Madura sebagai Sumber Belajar IPA

Jenis, Cara, Hasil, dan Manfaat

Indonesia merupakan negara yang memiliki berbagai kearifan lokal (local wisdom) yang berasal dari seluruh suku yang mendiami negara Indonesia. Setiap suku bangsa memiliki kearifan lokal yang di dalamnya terdapat local genius/local knowledge masyarakat dan telah turun temurun diwariskan oleh nenek moyang. Eksploitasi kearifan lokal mengakibatkan pergeseran nilai-nilai budaya lokal asli Indonesia, terjadi gangguan keseimbangan lingkungan, hingga prinsip-prinsip hidup masyarakat suatu daerah menjadi punah, salah satunya Madura. Berdasarkan hal inilah keberadaan kearifan lokal Madura sangat urgent dan penting perlu dilestarikan melalui pendidikan dan pembelajaran, termasuk IPA. Kearifan lokal Madura dikaji dengan menitikberatkan STEAM akan memunculkan materi Pembelajaran IPA melalui proses rekonstruksi scientific knowledge dari indigenous knowledge menggunakan Etnosains. Hasil kajian Etnosains pada kearifan lokal Madura inilah dapat dijadikan sebagai sumber belajar IPA. Buku ini akan membahas ihwal kajian Etnosains kearifan lokal Madura sebagai sumber belajar IPA mulai dari jenis, cara, hasil, dan manfaatnya. Jenis kearifan lokal Madura yang dilakukan kajian Etnosains sebagai sumber belajar IPA adalah bakdabak, karapan sapi Madura, dan keris Madura. Buku ini membekali teori konseptual dan prosedural serta memberikan gambaran grand design penelitian kajian Etnosains pada kearifan lokal Madura sehingga dapat dijadikan sebagai sumber belajar IPA. Bekal dan gambaran kajian Etnosains disajikan dengan bahasa yang sederhana, contoh jenis, cara, hasil, dan manfaatnya. Harapannya, buku ini dapat dijadikan sebagai pegangan dan referensi yang akan dipergunakan dalam perkuliahan, pembelajaran, maupun penelitian lanjutan terkait Etnosains dan Kearifan Lokal, serta pendidikan IPA sehingga dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan Pembelajaran IPA, serta pelestarian kearifan lokal.

Hasil kajian Etnosains pada kearifan lokal Madura inilah dapat dijadikan sebagai sumber belajar IPA.

Pendampingan Pemetaan Stunting di Puskesmas

Stunting merupakan salah satu ancaman bagi masa depan negara yang dapat memberikan dampak jangka pendek maupun jangka panjang baik secara kesehatan maupun pertumbuhan ekonomi bangsa. Oleh sebab itu, stunting menjadi perhatian yang serius oleh setiap elemen. Pemerintah merencanakan aksi nasional melalui intervensi gizi spesifik dan intervensi gizi sensitif dalam upaya menurunkan stunting. Pemetaan kejadian stunting menjadi salah satu pemecah masalah dalam menanggulangi stunting. Melalui pemetaan dapat diperoleh informasi terkait distribusi spasial dan wilayah yang kemungkinan terdapat clustering. Sehingga dapat dilakukan identifikasi faktor permasalahan pada wilayah yang kasus stuntingnya tinggi yang mana akan memaksimalkan program penanggulangan stunting. Buku ini akan membahas langkah awal dalam pemetaan kejadian stunting seperti pengenalan aplikasi yang digunakan dan tutorial pembuatan peta yang disertai dengan gambar. Selain itu, pada buku ini juga memberikan gambaran hasil pelatihan dan pendampingan pada salah satu puskesmas dan hasil pemaparan pemetaan kejadian stunting. Harapannya, hal tersebut membantu pembaca dalam memetakan kejadian stunting dan membantu interpretasi data untuk merumuskan kebijakan penanganan stunting.

Stunting merupakan salah satu ancaman bagi masa depan negara yang dapat memberikan dampak jangka pendek maupun jangka panjang baik secara kesehatan maupun pertumbuhan ekonomi bangsa.

Ilmu Fiqh dan Ushul Fiqh

Suatu Pengantar

Manusia adalah makhluk Allah satu-satunya, yang dipilih menjadi khalifah-Nya di muka bumi. Sebagai khalifah, manusia mendapat tugas untuk mengurus, mengatur, dan memelihara bumi dengan segala isinya. Pemilihan ini menunjukkan bahwa kedudukan manusia amat terhormat di antara makhluk-makhluk lainnya. Agar dapat menjalankan tugas dengan baik, manusia oleh Allah diberi perlengkapan berupa akal dan peraturan hidup berupa dîn al-Islam untuk dijadikan pedoman dalam menjalankan tugasnya sebagai khalifah. Tugas hidup manusia adalah untuk mengabdi kepada Allah, dan dalam mengabdi akan dilihat siapa yang lebih baik prestasinya. Agar pengabdiannya sesuai dengan yang dikehendaki Allah, maka manusia harus memahami kehendak Allah. Pemahaman manusia tentang kehendak Allah dalam mengabdi kepada-Nya disebut fiqh. Buku ini memberikan gambaran umum tentang Ilmu Fiqh dan Ushul Fiqh, meliputi pandangan para fuqaha tentang fiqh dan ushul fiqh, faktor-faktor yang melatarbelakangi timbulnya, dan seluruh perkembangannya selama lebih kurang 14 abad. Gambaran ini walaupun bersifat informatif, tetapi merupakan rangkaian cerita yang bermakna, di mana terdapat saling hubungan antara fenomena dan aspek-aspek yang ada dalam suatu sistem yang dinamakan Ilmu Fiqh. Ilmu Fiqh adalah ilmu tentang (atau himpunan) hukum-hukum syara` mengenai perbuatan yang diperoleh dari dalil-dalilnya yang rinci. Sedang Ilmu Ushul al-Fiqh adalah ilmu tentang (atau himpunan) kaidah-kaidah yang diperlukan untuk mengeluarkan hukum-hukum tersebut dari dalil-dalilnya yang rinci. Objek yang menjadi perhatian Ilmu Fiqh adalah perbuatan manusia ditinjau dari segi perlu tidaknya dilakukan menurut penilaian syara`. Karena itu, tujuan mempelajarinya ialah untuk mengetahui perbuatan-perbuatan yang diharuskan melakukan (wajib), dianjurkan (mandub), dibolehkan (mubah), dicegah (makruh), dan dilarang (haram) oleh syara`. Sedang objek yang menjadi perhatian Ilmu Ushul Fiqh adalah dalil-dalil syara` yang menjadi sumber dari mana hukum-hukum itu ditarik, baik yang berupa tuntutan untuk melakukan perbuatan atau meninggalkannya, pilihan antara alternatif-alternatif, ataupun konsekuensi dari suatu perbuatan. Lebih dari itu, Ushul al-Fiqh juga menaruh perhatian pada perumusan kaidah yang diperlukan untuk memahami dan mengeluarkan hukum yang terkandung di dalam dalil-dalil atau sumber-sumber yang rinci.

Buku ini memberikan gambaran umum tentang Ilmu Fiqh dan Ushul Fiqh, meliputi pandangan para fuqaha tentang fiqh dan ushul fiqh, faktor-faktor yang melatarbelakangi timbulnya, dan seluruh perkembangannya selama lebih kurang 14 abad.

Ma’had Al-Qur’an dan Perannya bagi Institut PTIQ Jakarta

Buku ini memaparkan tentang manajemen dan pengelolaan yang dilaksanakan di Ma’had Al-Qur’an Institut PTIQ Jakarta. Secara sederhana, buku ini memberikan gambaran yang cukup komprehensif dan mendalam mengenai Ma’had Al-Qur’an. Manajemen yang diterapkan di Ma’had Al-Qur’an merupakan hal paling utama yang menjadi sorotan dalam buku ini. Ma’had Al-Qur’an yang menjadi salah satu ikon khas Institut PTIQ Jakarta memiliki daya tarik tersendiri dengan program-program asrama yang diberikan. Dengan manajemen Ma’had Al-Qur’an yang dikelola dengan baik, menjadikan lembaga ini memiliki daya saing yang cukup kompeten pada Perguruan Tinggi Islam. Selain itu, peran Ma’had Al-Qur’an memberikan dampak yang positif terhadap perkembangan dan respons mahasiswa dalam bidang sosial dan akademis. Ma’had Al-Qur’an di Institut PTIQ Jakarta diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membina dan membimbing akhlak dan karakter para mahasiswa dalam mewujudkan generasi yang berjiwa qur’ani.

... alamiyah dan menjadi pola interaksi khas antar dindividu maupun kelompok di saat mereka mempunyai tujuan atau keinginan yang menghendaki adanya kerjasama agar apa yang mereka inginkan dapat diwujudkan. c. Manajemen dilaksanakan dengan ...

Dasar-dasar Pengembangan Kurikulum

Kurikulum adalah seperangkat untuk rencana dan pengaturan mengenai isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggara kegiatan belajar mengajar. Kurikulum bukan berasal dari bahasa Indonesia, tetapi berasal dari bahasa latin yang kata dasar adalah currere, secara harfiah berarti lapangan perlombaan. Dengan demikian, kurikulum artinya program yang direncanakan diprogramkan dan dirancang yang berisi berbagai bahan ajar dan pengalaman belajar baik yang berasal dari waktu yang lalu, sekarang sistematik, yang artinya direncanakan dengan memperhatikan keterlibatan berbagai faktor pendidikan secara harmonis. Ada tiga peranan kurikulum yang sangat penting, yakni peranan konservatif, peranan kritis atau evaluatif, dan peranan kreatif. Ketiga peran kurikulum tersebut harus berjalan secara seimbang, atau dengan kata lain terdapat keharmonisan di antara ketiganya. Dengan demikian, kurikulum dapat memenuhi tuntutan waktu dan keadaan dalam membawa siswa menuju kebudayaan masa depan. Di samping memiliki peranan, kurikulum juga mengemban berbagai fungsi tertentu. Alexander Inglis, dalam bukunya Principle of Secondary Education (1918), mengatakan bahwa kurikulum berfungsi sebagai fungsi penyesuaian, fungsi pengintegrasian, fungsi diferensiasi, fungsi persiapan, fungsi pemilihan, dan fungsi diagnostik. Fungsi-fungsi tersebut memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan siswa, sejalan dengan arah filsafat pendidikan dan tujuan pendidikan yang diharapkan oleh institusi pendidikan yang bersangkutan. Ada empat pengembangan kurikulum yakni, landasan filosofis, psikologis, dan landasan sosiologis-teknologis. Menurut Bloom (1965) tujuan pendidikan dapat digolongkan ke dalam tiga klasifikasi atau domain (bidang), yaitu domain kognitif, domain afektif, dan afektif psikomotor. Domain kognitif berhubungan dengan pengembangan intelektual atau kecerdasan. Bidang afektif berhubungan dengan pengembangan sikap dan bidang psikomor berhubungan dengan keterampilan. Prinsip pengembangan kurikulum menggunakan prinsip yang telah berkembang dalam kehidupan sehari-hari atau justru menciptakan sendiri prinsip baru. Oleh karena itu, dalam implementasi kurikulum di suatu lembaga pendidikan sangat mungkin terjadi penggunaan prinsip-prinsip yang berbeda dengan kurikulum yang digunakan di lembaga pendidikan lainnya, sehingga akan ditemukan banyak sekali prinsip-prinsip yang digunakan dalam suatu pengembangan kurikulum.

Kurikulum adalah seperangkat untuk rencana dan pengaturan mengenai isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggara kegiatan belajar mengajar.