Sebanyak 830 item atau buku ditemukan

Periwayatan Ahl al Bida’ dalam Kutub al Sittah: Telaah atas Penilaian Ibn Hajar al Asqalani dalam Kitab Taqrib al Tahdhib

Dari penelitian terlihat bahwa Perawi ahl al bida dalam meriwayatkan hadis tidak memiliki bias terhadap mazhab yang dianutnya dengan melakukan pembelaaan terhadap hadis yang diriwayatkannya. Kalau pun terdapat bias dalam periwayatan hadisnya maka bukan karena mazhab yang dianutnya, melainkan jeleknya ahlak perawi hadis tersebut. Hal tersebut dibuktikan dengan celaaan (tajrih) terhadap perawi tersebut dari para kritikus hadis. Penilaian ibn Hajar al Asqalani terhadap para perawi hadis juga tidak sepenuhnya tepat, karena dalam kenyataaanya ada perawi yang seharusnya dikategorikan baik (ta’dil) yang berimbas sahih terhadap hadis yang diriwayatkannya namun justru dicela (tajrih) sehingga hadis yang diriwayatkannya menjadi lemah. Sebaliknya terdapat perawi ahl al bida mendapat celaan (tajrih) padahal tidak demikian keadaannya. Terjadi inkonsistensi ibn Hajar al Asqalani dengan pernyatan yang dibuatnya. Hal ini terlihat dari perbedaann antara pernyataan ibn Hajar al Asqalani yang dalam muqaddimah kitab Taqrib al Tahdhib nya yang akan meletakkan perawi ahl al bida dalam tingkatan kelima dari duabelas tingkatan perawi yang dibuatnya dengan memberikan keterangan sebagai penganut ahl al bida tertentu. Pada kenyatannya para perawi ahl al bida dalam kitab Taqrib al Tahdhib tersebar dalam berbagai tingkatan yang dibuat oleh ibn Hajar al Asqalani, baik tingkatan dengan memberikan pujian (ta’dil) maupun dalam bentuk celaan (tajrih).

... Islamiyah ) , tth . Dhikr Man Yu'tamad Qauluhu fi Jarḥ wa Ta'dil , tahqiq dan taʻliq Abū Ghuddah , ( Cairo ; Maktabah al Mațbū'ah al Islamiyyah ) , 1984 . Tazkirah Al - Huffaz , ( Dār Al Kutub Al ' Ilmiyyah , Beirut ) , tth . „ Siyar A ...

DAKWAH DALAM AL-QUR'AN

Bagi kaum muslimin, al-Qur’an diyakini sebagai mu’jizat terbesar di sepanjang zaman. Al-Qur’an mempunyai banyak keistimewaan, baik dari segi keindahan, susunan ayat, munasabah antar ayat dan antar surat maupun dari segi penggunaan terma serta kandungan maknanya. Al-Qur’an adalah suatu kitab yang terbuka untuk dipelajari, dipahami, ditelaah dan dianalisis. Hal itu terlihat dari berbagai tantangannya, baik tantangan yang menyangkut redaksi maupun tantangan yang menyangkut isi kandungannya. Agar al-Qur’an sebagai kalamullah yang menjadi mukjizat terbesar itu, betul-betul dapat menjadi petunjuk dan alat komunikasi serta dapat menyentuh persoalan dunia nyata, yaitu kehidupan manusia di dunia kini, kegiatan pemahaman dan penafsiran al-Qur’an menjadi sangat penting dan harus lebih terbuka dan mencakup semua persoalan yang diinformasikannya. Oleh karena itu, manusia yang juga dianugerahi akal dan pikiran dituntut berusaha mencurahkan segala potensi insaninya untuk merenungkan dan menggali isi kandungan sehingga dapat mengambil pelajaran dan petunjuk darinya. Dalam hal ini, keterlibatan daya nalar manusia sangat diperlukan.

... Islamiyah antara Muhajirin dan Anshar 3. Membuat Piagam Madinah yang disepakati berbagai suku dan kaum Yahudi. menjadikan keinginan subjektif manusia yang dipersonifikasikan dalam bentuk berhala (asnām, atau dalam bentuk sekarang adalah ...

Pendidikan Orang Dewasa Dalam Al-Qur'an

Motivasi utama penulis membahas kajian ini karena konsep pendidikan orang dewasa belum pernah dibahas menurut perspektif Al-Qur’an. Selama ini, konsep pendidikan orang dewasa yang dibicarakan secara ilmiah sering merujuk kepada teori dan pendapat para ilmuwan Barat. Sementara Al-Qur’an yang memuat kajian tentang itu sejak 14 abad yang lampau, belum pernah dijadikan landasan untuk membahas dan melahirkan konsep pendidikan orang dewasa. Atas pertimbangan tersebut, sangatlah layak dan tepat jika Al-Qur’an dikedepankan untuk membedah dan melahirkan konsep pendidikan orang dewasa, sehingga gagasan dan pendekatan yang dikembangkan dalam dunia pendidikan menjadi lebih islami, membangkitkan kesadaran spiritual, dan berkarakter mulia. Selain itu, dimaklumi pula, konsep pendidikan orang dewasa dalam perspektif Al-Qur’an ini perlu dikedepankan agar dapat menjadi bagian penting dari pengembangan kajian Ilmu Pendidikan Islam.

... alamiah.95 Melalui usaha kreatif manusia sebagi khalîfah fî al-arḍ, potensi alamiah itu bisa dikembangkan secara optimal melalui pendidikan atau pelatihan. Selain itu, Al-Qur'an juga menegaskan, bahwa Allah akan mengangkat derajat orang ...

Kisah-Kisah Dalam Al-Quran

Makna dan Hikmah

Benih dari buku Kisah-Kisah Dalam Al-Quran: Makna dan Hikmah ini adalah dari program Shihab and Shihab yang ditayangkan oleh stasiun TV swasta pada setiap menjelang berbuka puasa bulan Ramadan. Tayangan tersebut merupakan dialog antara penulis dan putrinya, Najwa Shihab. Program tersebut mendapat sambutan baik dari masyarakat bahkan memperoleh penghargaan sebagai Program Dakwah Non-Talkshow (Kultum) terbaik dari Komisi Penyiaran Indonesia dan Majelis Ulama Indonesia. Maka, agar dakwah tersebut dapat dinikmati seluruh masyarakat, hadirlah buku ini. Melalui kisah-kisah dalam Al-Quran, kita dapat mengetahui kesamaan prinsip-prinsip ajaran agama yang disampaikan oleh para Nabi dan Rasul, sejak Adam dan Nuh as. hingga Nabi Muhammad saw. dan bahwa tugas para rasul seluruhnya hanya menyampaikan ajaran, bukan memaksakan penerimaannya karena menang siapa pun selain Allah tidak memiliki kemampuan untuk memberi petunjuk. Tetapi apakah semua yang dikisahkan itu benar-benar terjadi, atau adakah diantaranya yang merupakan kisah imajinatif atau bahkan mitos? Baca buku ini hingga tuntas.

... alamiah, seperti nikmat-nikmat yang nyata dan yang beraneka ragam itu, dan ada juga yang tidak melalui satu sebab pun dari sebab-sebab alamiah itu, yaitu nikmat-nik- mat batiniah, seperti kenabian atau kewalian, atau mimpi yang benar ...

Otoritas Hadis-Hadis `Bermasalah` dalam Shahih Al-Bukhari

Buku ini membuktikan bahwa problematika otoritas hadis berakar pada pemahaman literal terhadap matan hadis. Berdasarkan analisis mendalam terhadap hadis-hadis (yang dianggap) bermasalah yang terdapat dalam kitab Shahih Bukhari, penulis melihat bahwa stigma negatif terhadap matan hadis yang bermasalah (musykil) atau yang dianggap bertentangan dengan perkembangan zaman, sesungguhnya dapat direduksi dengan memahami hadis tersebut secara kontekstual dan komprehensif. Buku ini menolak paradigma yang menyatakan bahwa problematika otoritas hadis berakar pada matan hadis yang tidak rasional dan tidak relevan dengan konteks kekinian. Secara bersamaan buku ini mendukung paradigma yang menyatakan bahwa krisis otoritas hadis sesungguhnya tidak disebabkan oleh matan hadis yang tidak rasional dan tidak relevan dengan konteks kekinian, melainkan karena ketidakmampuan kita untuk memahaminya secara benar sehingga mendiskreditkan kesahihannya. Untuk membuktikan eksistesi otoritas hadis dan menghindari stigma negatif terhadap hadis-hadis musykil, penulis menawarkan metode baru dalam mengkaji hadis yang penulis sebut dengan “takhrij kontekstual”. Metode ini merupakan usaha reaktualisasi metode penelitian hadis dengan menyinergikan antara metode takhrij hadis (konvensional) dengan pemahaman matan hadis yang kontekstual dan komprehensif. Sehingga dapat menghasilkan suatu pemahaman hadis yang aktual namun tetap mengakar pada tradisi kajian hadis terdahulu.

... alamiah dan dengan memanfaatkan berbagai metode alamiah. Lihat: Lexy J. Maleong, Metodologi Penelitian Kualitatif (Bandung: Rosdakarya, 2008), 6. Dikutip oleh Agus Salim, Teori & Paradigma Penelitian Sosial (Yogyakarta: Tiara Wacana ...

KONSEP PENDIDIKAN KARAKTER ULUL AL-BAB DALAM AL-QUR’AN

KONSEP PENDIDIKAN KARAKTER ULUL AL-BAB DALAM AL-QUR’AN PENULIS: Basrinsyah, M.Pd. Editor: Dr. NURHADI, S.Pd.I., S.E.Sy., S.H., M.Sy., MH., M.Pd. Ukuran : 14 x 21 cm ISBN : 978-623-270-318-6 Terbit : Juni 2020 www.guepedia.com Sinopsis: Konsep ul?l-alb?b yang terdapat dalam al-Quran adalah orang yang selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan cara ber-zikir di manapun dan kapanpun dia berada. Mereka selalu menancapkan kalimatullah dalam hatinya, di samping itu dia mau menggunakan kecerdasannya dengan selalu berfikir dan menganalisa ciptaan Allah SWT, sehingga dengan kegiatan berfikir dan berzikir tersebut mereka mampu mengambil faidah darinya atas semua keagungan Allah SWT dan mau mengingat hikmah akal dan keutamaannya dalam segala situasi dan kondisi. Dengan melakukan dzikir dan fikir, maka sampailah manusia pada suatu kesimpulan bahwa Allah SWT menciptakan alam ini syarat dengan tujuan dan kemanfaatan bagi manusia. Selanjutnya mereka memohon kepada Allah SWT supaya mereka diberi petunjuk dan dihindarkan dari siksa api neraka.Relevansi konsep ul?l-alb?b dengan karakter pendidikan nasional sangat erak sekali. ul?l-alb?bdan karakter pendidikan nasional adalah dua kata yang salingberhubungan, karena sebenarnya karakter pendidikan nasional adalah suatu misi yang diemban dan hendak direalisasikan oleh seorang ul?l-alb?b melalui berbagai aktifitas dalam kehidupan yang dijalaninya. Sedangkan ul?l-alb?b adalah merupakan salah satu tujuan akhir dari pendidikan itu sendir. Karakter ul?l-alb?b yang selalu befikir dan berzikir kepada Allah SWT akan mendekatkan dia yang karakter pendidikan nasional yang sejatinya sudah tergambar dalam Islam dan juga pribadi ulal albab. Karakter tersebut antara lain religius, jujur, toleransi, disiplin, dan lain-lain. www.guepedia.com Email : [email protected] WA di 081287602508 Happy shopping & reading Enjoy your day, guys

... alamiyah dengan metode ilmiah induktif dan deduktif, serta intelektual yang membangun kepribadian dengan dzikir dalam keadaan dan sarana ilmiah untuk kemaslahatan dan kebahagiaan seluruh umat manusia. Ulūl-albābadalh intelektual muslim ...

Benda dalam Perumpaman Al-Quran

Tidak mudah menyampaikan nasehat, memberi peringatan dan pelajaran kepada manusia hanya lewat sebuah kalimat. Namun Al Qur’an mampu menyajikannya dengan ungkaian kata yang memikat, singkat, tepat, serta menyentuh jiwa dengan metodenya sendiri. Salah satu jalan itu adalah dengan menyebutkan benda-benda dalam ungkapan perumpamaannya. Adapun benda-benda tersebut merupakan benda-benda pilihan yang dibutuhkan dalam keseharian manusia yang tanpanya manusia tidak akan bias menjalani kehidupan. Lalu bagaimana benda-benda tersebut mengalir indah dalam perumpamaan al Qur’an, mengapa bisa demikian, untuk apa?. Simak ulasan beberapa kutipan ungkapan indah beberapa ayat Al Qur’an tersebut dalam buku ini

... alamiyah yang aktif mengeluarkan cahaya, panas, dan membakar, disebut juga dengan al lahab, ketika menjilat-jilat. Sedang nūr berarti cahaya, yaitu penerang yang menjelaskan sesuatu sehingga terlihat hakekat yang sesungguhnya.102 Kata ...

MANAJEMEN PENDIDIKAN DALAM RANGKA PENINGKATAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA

Buku ini merupakan simbol semangat intelektual dalam mengakaji ilmu pendidikan khususnya tentang manajemen pendidikan dalam rangka peningkatan kualitas sumber daya manusia yang terbit pada tahun 2022. Kontributor dari buku ini adalah para peneliti dan dosen dari berbagai kampus di Indonesia. Mereka memiliki latar belakang pendidikan yang berbeda. Penulisan buku ini dilandasi atas pentingnya update penelitian terbaru tentang kajian ilmu pendidikan dengan tema tentang Manajemen Pendidikan dalam Rangka Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia yang menjadi isu dan problematika saat ini.

Buku ini merupakan simbol semangat intelektual dalam mengakaji ilmu pendidikan khususnya tentang manajemen pendidikan dalam rangka peningkatan kualitas sumber daya manusia yang terbit pada tahun 2022.

Konservasi Sumber Daya Manusia dalam Ekosistem Pendidikan Islam

Upaya pengembangan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia dapat dilakukan melalui berbagai jalur, diantaranya melalui pendidikan. Pendidikan ini merupakan jalur pen-ingkatan kualitas sumber daya manusia yang lebih menekankan pada pembentukan kualitas dasar, misalnya keimanan dan ketakwaan, kepribadian, kecerdasan, kedisiplinan, kreativitas dan sebagainya. Dalam pengembangan SDM, pendidikan memiliki nilai strategis dan mempunyai peran penting sebagai suatu investasi di masa depan. Karena secara teoretis, pendidikan adalah dasar dari pertumbuhan ekonomi, dasar dari perkembangan sains dan teknologi, mengurangi kemiskinan dan ketimpangan dalam pendapatan, dan peningkatan kualitas peradaban manusia pada umumnya. Nilai strategis pendidikan yang makro ini, menyim-pulkan bahwa pendidikan menyimpan kekuatan luar biasa un-tuk menciptakan keseluruhan aspek lingkungan hidup dan da-pat memberikan informasi paling berharga mengenai pegangan hidup di masa depan serta membantu anak didik mempersiap-kan kebutuhan hidup yang esensial untuk menghadapi peru-bahan. Ditinjau dari sisi sejarah, para ilmuan muslim adalah orang-orang yang memiliki komitmen terhadap Islam yang tinggi, karena dalam perjalanan keilmuannya, sisi keduniaan dan keagamaan tetap berjalan seiring dan institusi pendidikan tidak memisahkan kedua sisi tersebut. Tokoh-tokoh dan para ilmuan tersebut memiliki dedikasi yang tinggi terhadap keilmuannya di samping fungsinya sebagai ulama dan mereka tidak menjadikan pendidikan keagamaan sebagai ajang mencari nafkah. Pendidikan keagamaan pada awalnya dianggap sebagai kebutuhan mutlak disamping harus mempelajari bidang keduniaan untuk bekal hidup. Hal ini memang merupakan tujuan pendidikan Islam dalam rangka meningkatkan mutu Sumber Daya Manusia. Buku Konservasi Sumber Daya Manusia dalam Ekosistem Pendidikan Islam ini terdiri dari delapan Bab, yang mengungkap secara mendalam mengenai upaya-upaya me-ngembangkan Sumber Daya Manusia dalam perspektif Pendi-dikan Islam dengan segala dimensinya. Bab I Pendidikan Islam dalam Dinamika Modernisasi dan Globalisasi, Bab II Pendidikan Islam dan Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia Indonesia, Bab III Manusia Sebagai Dimensi Pendidikan Islam dalam Perspektif Al-Quran, Bab IV Implementasi Nilai-nilai Iman dan Taqwa dalam Pendidikan Islam, Bab V Implementasi Nilai-nilai Akidah (Tauhid) dalam Perspektif Pendidikan Is-lam, Bab VI Dimensi Akhlak dalam Paradigma Pendidikan Islam, Bab VII Nilai-nilai Ibadah Salat 5 (Lima) Waktu Ditinjau dari Pendidikan Islam, dan Bab VIII Membangun SDM Per-caya Diri dalam Paradigma Pendidikan Islam.

Buku Konservasi Sumber Daya Manusia dalam Ekosistem Pendidikan Islam ini terdiri dari delapan Bab, yang mengungkap secara mendalam mengenai upaya-upaya me-ngembangkan Sumber Daya Manusia dalam perspektif Pendi-dikan Islam dengan segala ...

Pendidikan dan Profesi Keguruan dalam Membangun Sumber Daya Manusia (SDM)

Banyak sumber belajar (learning resources) yang dapat dijadikan bahan kajian dalam pelaksanaan pembelajaran, baik yang berupa cetakan (hard copy) maupun bukan cetakan (soft copy) yang masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan, namun keduanya saling melengkapi. Untuk memperkaya bahan bacaan atau referensi dalam pembelajaran, penulis sajikan sebuah buku dengan judul Pendidikan dan Profesi Keguruan dalam Membangun Sumber Daya Manusia (SDM). Pendidikan dan guru ibarat dua sisi koin yang satu sama lain saling membutuhkan dan tidak dapat dipisahkan.

Untuk memperkaya bahan bacaan atau referensi dalam pembelajaran, penulis sajikan sebuah buku dengan judul Pendidikan dan Profesi Keguruan dalam Membangun Sumber Daya Manusia (SDM).