Sebanyak 108 item atau buku ditemukan

Imlementasi Manajemen Kurikulum Tahfidz Al-Qur’an dan Kompetensi Hafalan Al-Qur’an

Judul : Imlementasi Manajemen Kurikulum Tahfidz Al-Qur’an dan Kompetensi Hafalan Al-Qur’an Penulis : Ust. Jumadi, Lc., M.Pd. Ukuran : 15,5 x 23 cm Tebal : 151 Halaman Cover : Soft Cover No. ISBN : 978-623-162-352-2 SINOPSIS Pendidikan mengambil peran penting dalam mencerdaskan kehidupan berbangsa saat ini. Akan tetapi berbagai upaya yang telah pemerintah lakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan belum menunjukkan hasil yang memuaskaan. Kondisi rendahnya kualitas pendidikan ini disebabkan oleh berbagai faktor. Kurikulum adalah jantung dari pendidikan. Keberhasilan pendidikan sedikit banyak terletak pada keberhasilan kurikulum.

Judul : Imlementasi Manajemen Kurikulum Tahfidz Al-Qur’an dan Kompetensi Hafalan Al-Qur’an Penulis : Ust.

Manajemen Kurikulum Edisi Kedua

Manajemen kurikulum adalah suatu sistem pengelolaan kurikulum yang dilakukan secara komprehensif, sistemik dan sistematis dalam rangka mencapai tujuan kurikulum. Manajemen Kurikulum meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan evaluasi kurikulum. Kurikulum merupakan inti pendidikan (core subject of education), kurikulum dapat berupa ide, program, rencana tertulis, materi/konten yang akan diajarkan. Kurikulum memiliki peran yang sangat penting dalam keseluruhan kegiatan pembelajaran. Oleh karena itu, penguasaan manajemen kurikulum adalah suatu keniscayaan yang harus dipahami oleh kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan dan para pengembang kurikulum di sekolah/madrasah. Buku ini akan memaparkan beberapa hal yang berkaitan dengan manajemen kurikulum antara lain: konsep dasar manajemen kurikulum, tugas dan peran kepala sekolah dalam manajemen kurikulum, fungsi-fungsi manajemen kurikulum, sumber daya pendukung keberhasilan kurikulum, mengembangkan muatan lokal, sosialisasi Kurikulum 2013, sertifikasi guru dalam jabatan, dan manajemen peningkatan mutu pendidikan. Kehadiran buku ini diharapkan bermanfaat bagi para guru, tenaga kependidikan, pengembang kurikulum, dan bagi mahasiswa S1, S2, dan S3 yang sedang mendalami bidang “kurikulum dan pembelajaran” baik di sekolah maupun di madrasah.

Manajemen kurikulum adalah suatu sistem pengelolaan kurikulum yang dilakukan secara komprehensif, sistemik dan sistematis dalam rangka mencapai tujuan kurikulum.

MANAJEMEN KURIKULUM DAN PROGRAM PENDIDIKAN (Konsep dan Strategi Pengembangan)

Buku ini menyajikan sebagian regulasi, konsep, dan pemikiran dari beberapa tokoh yang dikenal mendalami persoalan manajemen kurikulum dan program pendidikan. Mengenai tokoh, masing-masing tentunya menggunakan asumsi dasarnya sebagai alat dalam upaya untuk memahami manajemen kurikulum dan program pendidikan. Penggunaan sudut pandang yang berbeda menghasilkan konsep dan pengertian yang berbeda pula.

Buku ini menyajikan sebagian regulasi, konsep, dan pemikiran dari beberapa tokoh yang dikenal mendalami persoalan manajemen kurikulum dan program pendidikan.

Human Capital. Membangun Modal Sumber Daya Manusia Berkarakter Unggul Melalui Pendidikan Berkualitas Edisi Pertama

Buku yang ada di tangan pembaca ini dikembangkan dan diperluas dari buku karya penulis berjudul Human Capital: Kepemimpinan Visioner dan Beberapa Kebijakan Pendidikan (dalam Seminar Nasional), memuat 8 (delapan) artikel yang sebelumnya merupakan makalah yang disajikan oleh penulis pada berbagai seminar nasional di berbagai tempat pada tahun 2012 diterbitkan Agustus 2013 oleh Penerbit Alfabeta, Bandung. Selanjutnya, buku human capital ini setalah melakukan kajian mendalam berbagai referensi didukung hasil-hasil penelitian yang relevan, maka diperluas merespons isu isu terkini dalam upaya menyiapkan modal SDM melalui pendidikan, sehingga tidak menyerupai buku sebelumnya. Sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan human capital, penulis melakukan kajian lebih mendalam dan melakukan penyesuaian atas isu-isu terkini dalam menyiapkan modal SDM yang unggul dan berkarakter khususnya melalui pendidikan.Inti pembahasan dalam buku ini adalah isu-isu mengenai human capital, manajemen SDM, kepemimpinan, kebijakan, mutu pendidik, karier SDM, supervisi dan pengawasan, membangun karakter, dan yang berkaitan dengan mutu pendidik dan tenaga kependidikan. Niat yang tulus dan komitmen yang kuat oleh semua penentu kebijakan yang diberi amanah mengelola SDM dapat diyakini akan tersedia SDM IndonesiÊyang berkarakter unggul dan mulia. Untuk menegakkan komitmen menegakkan amanah secara utuh bagi setiap pemangku kebijakan pada semua level organisasi pemerintah maupun nonpemerintah tentu tidak mudah, karena dalam perjalanannya akan dihadapkan pada berbagai tantanganÊ Dan problematika yang mengitarinya. *** Persembahan penerbit Kencana (PrenadaMedia)

Selanjutnya, buku human capital ini setalah melakukan kajian mendalam berbagai referensi didukung hasil-hasil penelitian yang relevan, maka diperluas merespons isu isu terkini dalam upaya menyiapkan modal SDM melalui pendidikan, sehingga ...

Konservasi Sumber Daya Manusia dalam Ekosistem Pendidikan Islam

Upaya pengembangan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia dapat dilakukan melalui berbagai jalur, diantaranya melalui pendidikan. Pendidikan ini merupakan jalur pen-ingkatan kualitas sumber daya manusia yang lebih menekankan pada pembentukan kualitas dasar, misalnya keimanan dan ketakwaan, kepribadian, kecerdasan, kedisiplinan, kreativitas dan sebagainya. Dalam pengembangan SDM, pendidikan memiliki nilai strategis dan mempunyai peran penting sebagai suatu investasi di masa depan. Karena secara teoretis, pendidikan adalah dasar dari pertumbuhan ekonomi, dasar dari perkembangan sains dan teknologi, mengurangi kemiskinan dan ketimpangan dalam pendapatan, dan peningkatan kualitas peradaban manusia pada umumnya. Nilai strategis pendidikan yang makro ini, menyim-pulkan bahwa pendidikan menyimpan kekuatan luar biasa un-tuk menciptakan keseluruhan aspek lingkungan hidup dan da-pat memberikan informasi paling berharga mengenai pegangan hidup di masa depan serta membantu anak didik mempersiap-kan kebutuhan hidup yang esensial untuk menghadapi peru-bahan. Ditinjau dari sisi sejarah, para ilmuan muslim adalah orang-orang yang memiliki komitmen terhadap Islam yang tinggi, karena dalam perjalanan keilmuannya, sisi keduniaan dan keagamaan tetap berjalan seiring dan institusi pendidikan tidak memisahkan kedua sisi tersebut. Tokoh-tokoh dan para ilmuan tersebut memiliki dedikasi yang tinggi terhadap keilmuannya di samping fungsinya sebagai ulama dan mereka tidak menjadikan pendidikan keagamaan sebagai ajang mencari nafkah. Pendidikan keagamaan pada awalnya dianggap sebagai kebutuhan mutlak disamping harus mempelajari bidang keduniaan untuk bekal hidup. Hal ini memang merupakan tujuan pendidikan Islam dalam rangka meningkatkan mutu Sumber Daya Manusia. Buku Konservasi Sumber Daya Manusia dalam Ekosistem Pendidikan Islam ini terdiri dari delapan Bab, yang mengungkap secara mendalam mengenai upaya-upaya me-ngembangkan Sumber Daya Manusia dalam perspektif Pendi-dikan Islam dengan segala dimensinya. Bab I Pendidikan Islam dalam Dinamika Modernisasi dan Globalisasi, Bab II Pendidikan Islam dan Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia Indonesia, Bab III Manusia Sebagai Dimensi Pendidikan Islam dalam Perspektif Al-Quran, Bab IV Implementasi Nilai-nilai Iman dan Taqwa dalam Pendidikan Islam, Bab V Implementasi Nilai-nilai Akidah (Tauhid) dalam Perspektif Pendidikan Is-lam, Bab VI Dimensi Akhlak dalam Paradigma Pendidikan Islam, Bab VII Nilai-nilai Ibadah Salat 5 (Lima) Waktu Ditinjau dari Pendidikan Islam, dan Bab VIII Membangun SDM Per-caya Diri dalam Paradigma Pendidikan Islam.

Buku Konservasi Sumber Daya Manusia dalam Ekosistem Pendidikan Islam ini terdiri dari delapan Bab, yang mengungkap secara mendalam mengenai upaya-upaya me-ngembangkan Sumber Daya Manusia dalam perspektif Pendi-dikan Islam dengan segala ...

KONSEP DASAR SISTEM PENDIDIKAN

Prinsip-prinsip sistem pendidikan mencakup universalitas, kesetaraan, kesinambungan, relevansi, dan efisiensi. Prinsip-prinsip ini memberikan panduan tentang bagaimana sistem pendidikan harus dirancang dan dijalankan agar dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi individu dan masyarakat secara keseluruhan. Selanjutnya, tujuan sistem pendidikan adalah untuk memberdayakan individu, mengembangkan masyarakat, meningkatkan sumber daya manusia, dan memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi. Tujuan- tujuan ini mencerminkan pentingnya pendidikan dalam menciptakan masyarakat yang berdaya saing, inklusif, dan berkelanjutan.

Prinsip-prinsip sistem pendidikan mencakup universalitas, kesetaraan, kesinambungan, relevansi, dan efisiensi.

Manajemen Sekolah

Buku ajar ini terdiri dari 7 Bab, yakni: Bab I, Konsep Dasar Manajemen Sekolah; Bab II, Organisasi Lembaga Pendidikan; Bab III, Manajemen Kurikulum; Bab IV, Manajemen Perserta Didik; Bab V, Manajemen Tenaga Pendidik; Bab VI, Manajemen Fasilitas Pendidikan; Bab VII, Manajemen Pembiayaan Pendidikan. Manajemen pendidikan merupakan salah satu cabang ilmu sosial yang pada intinya adalah mempelajari tentang perilaku manusia yang kegiatannya sebagai subjek dan objek. Secara filosofis, perilaku manusia terbentuk oleh interaksi antar manusia, iklim organisasi (konteks organisasi), dan sistem. Ketiga interaksi tersebut baik secara sendiri-sendiri maupun bersama- sama saling berinteraksi pula dengan lingkungan eksternalnya. H.A.R. Tilaar, berpendapat bahwa manajemen pendidikan adalah mobilisasi segala sumber daya pendidikan untuk mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan. Menurut Sulistyorini, manajemen pendidikan adalah suatu kegiatan atau rangkaian kegiatan yang berupa proses pengelolaan usaha kerja sama sekelompok manusia yang tergabung dalam organisasi pendidikan, untuk mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan sebelumnya agar lebih efektif dan efisien. Manajemen pendidikan juga mendukung dan memfasilitasi kegiatan pendidikan baik secara langsung maupun tidak langsung. Kegiatan pendidikan yang didukung dengan manajemen pendidikan yang baik, akan mendapatkan hasil yang baik sehingga tujuan pendidikan yang ditargetkan dapat tercapai.

Buku ajar ini terdiri dari 7 Bab, yakni: Bab I, Konsep Dasar Manajemen Sekolah; Bab II, Organisasi Lembaga Pendidikan; Bab III, Manajemen Kurikulum; Bab IV, Manajemen Perserta Didik; Bab V, Manajemen Tenaga Pendidik; Bab VI, Manajemen ...

Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Pendidikan: Peningkatan Profesionalisme Guru di Era Disrupsi Pendidikan

Buku Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Pendidikan ini ditujukan untuk menambah khazanah pengetahuan para mahasiswa, dosen, guru, dan para stakeholders pendidikan terkait MSDM Pendidikan dalam hal ini adalah guru. Buku ini memuat tentang proses perencanaan dan rekrutmen guru, kompetensi, kinerja dan kompensasi guru, pengembangan profesionalisme guru, hingga isu-isu kontemporer seperti learning loss, transformasi pendidikan Indonesia, hingga pendidikan guru penggerak dan pengembangan keprofesian berkelanjutan di era disrupsi pendidikan saat ini. Pada level yang lebih luas, buku ini digunakan sebagai buku referensi sekaligus pegangan untuk mata kuliah Manajemen Sumber Daya Pendidikan. Semoga buku ini dapat memberi kontribusi dan manfaat yang baik untuk para pembacanya.

Buku Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Pendidikan ini ditujukan untuk menambah khazanah pengetahuan para mahasiswa, dosen, guru, dan para stakeholders pendidikan terkait MSDM Pendidikan dalam hal ini adalah guru.

MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA; KAJIAN TEORITIS DAN PRAKTIS DALAM PENDIDIKAN

Buku ini merupakan karya kolaboratif dosen lintas perguruan tinggi. Hadirnya buku ini merupakan bentuk perhatian para akademisi mengenai pendidikan di Indonesia yang ditinjau dari sudut padang Sumber Daya Manusia (SDM). Diharapkan dengan adanya buku ini, bisa berkontribusi dalam memajukan pendidikan di negeri tercinta ini melalui pandangan-pandangan kritis dan solutif.

Buku ini merupakan karya kolaboratif dosen lintas perguruan tinggi.

MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA BIDANG PENDIDIKAN

Teori dan Praktek

Persaingan bebas dalam kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya teknologi informasi, menjadi tantangan bagi kehidupan masa depan sekaligus ancaman bagi seluruh bangsa yang belum siap menghadapinya. Upaya peningkatan sumber daya manusia kemudian menjadi wacana yang mendesak untuk direalisasikan. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi tersebut berkaitan dengan sumber daya manusia yang akan membuat dan mengelola serta menerapkannya, sehingga sumber daya manusia menjadi asset dalam kemajuan berbangsa dan bernegara. Dalam upaya peningkatan kualitas SDM haruslah diikuti dengan peningkatan kualitas pendidikan dan guru. Merujuk pada komisi Internasional UNESCO untuk pendidikan memasuki abad ke-21 menyatakan bahwa berbeda dengan periode sebelumnya, dalam memasuki abad ke-21 ini guru memiliki peranan yang sangat strategis karena diharapkan dapat ikut membentuk karakter dan kecerdasan generasi muda atau dalam bahasa aslinya “moulding character and minds of young generation”. Demi menrespon hal tersebut dalam buku ini dikupas secara tuntas baik itu secara teritis maupun praktek seperti halnya; profesionalisme guru meliputi kemampuan: menguasai bahan, mengelola PBM, mengelola kelas, mengelola media atau sumber, menguasai landasan kependidikan, mengenal interaksi belajar mengajar, menilai. prestasi siswa, mengenal fungsi dan program pelayanan BP, dan mengenal administrasi sekolah.

Persaingan bebas dalam kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya teknologi informasi, menjadi tantangan bagi kehidupan masa depan sekaligus ancaman bagi seluruh bangsa yang belum siap menghadapinya.