Sebanyak 237 item atau buku ditemukan

Pendekatan Kontekstual dalam Tafsir Al-Qur'an

Seorang mufassir dituntut mempelajari Ilmu Sosiologi Bahasa dan Retorika; karena kedua ilmu ini sangat penting untuk memahami realitas dan dimensi-dimensi manusia. Ilmu dan perangkatnya yang relatif baru ini telah menghasilkan pengetahuan yang sangat penting, sehingga sudah menjadi kebutuhan dalam agama (dharurah syar’iyyah). Penulis mengajak untuk memanfaatkan hasil-hasil kajian dalam ilmu semantik moderen dalam rangka mengembangkan kajian Al-Qur’an sesuai dengan spirit dan semangat warisan Islam. Dengan memanfaatkan penemuan-penemuan semantik kontemporer maka akan semakin jelaslah keagungan Al-Qur’an dan terbuktilah bahwa apa yang telah diungkapkan oleh ulama-ulama terdahulu ternyata sesuai dengan ilmu kontemporer, bahkan menjadi landasan teoritis bagi penge-tahuan moderen. Buku ini amat penting dimiliki oleh siapa saja yang disiplin keilmuannya berkaitan dengan kajian Al-Qur’an dan Tafsir

... ayat- ayatnya.47 Imam al - Suyūthiy men - generalisasi - kan teori ini , maksudnya teori konsistensi dan korelasi susunan ayat - ayat al - Qur'an tersebut , beliau menerapkannya pada surat al - Baqarah , al - Nisā ' dan al - Ma'idah ...

Tafsir Perempuan

Wacana Perjumpaan Al-Qur'an, Perempuan, dan Budaya Kontemporer

Wacana mengenai perjumpaan al-Qur’an, perempuan, dan kebudayaan kontemporer merupakan salah satu wacana utama dalam arus pemikiran Islam modern, dan Asghar Ali Engineer termasuk intelektual Muslim garda depan dalam wacana tersebut. Teorinya mengenai teologi pembebasan feminis cukup familiar bagi publik Indonesia. Melalui teorinya ini, ia berupaya mendekonstruksi fiqh perempuan yang diproduksi oleh ulama-ulama terdahulu yang pada era sekarang sudah tidak relevan lagi. Di dalam buku ini, Asghar Ali Engineer dengan cukup tangkas membeberkan efek logis dari kebudayaan kontemporer terhadap peran dan serta perempuan di ruang publik. Kemudian, ia menawarkan metode penafsiran baru terhadap al-Qur’an yang sama sekali berbeda dari metode-metode penafsiran lama sehingga ‘fiqh perempuan’ baru yang ia tawarkan tidak melenceng dari koridor-koridor yang ditetapkan oleh nash, sekaligus sesuai dengan tren kehidupan yang dibawa oleh kebudayaan kontemporer. Metode itu ia sebut sebagai metode arkeologi. Dengan metode ini, ia bukan saja menawarkan perspektif-perspektif baru mengenai relasi al-Qur’an, perempuan, dan kebudayaan kontemporer, melainkan juga sampai pada satu temuan pentingnya bahwa doktrin-doktrin lama yang misoginis, diskriminatif, dan menafikan eksistensi kaum perempuan merupakan salah satu megaskandal dominasi laki-laki terhadap doktrin Islam.

... ayat-ayat al-Qur'an. Meskipun mereka mengetahui bahasa Arab, sebagiannya banyak tahu tentang literatur Jahiliah (masa pra-Islam) dan oleh sebab itu terbiasa dengan kata-kata asing, dan hal ini membantu mereka memahami ayat-ayat al ...

Hermeneutika sebagai Pendekatan Alternatif dalam Pembelajaran Tafsir dan Ilmu Tafsir

Pendekatan dan metode pembelajaran tafsir dan ilmu tafsir terus mengalami pergeseran sesuai dengan pengalaman belajar dan kompetensi yang dimiliki oleh para pendidik. Ada yang mengajar secara tekstualis sesuai dengan makna harfiyah karena latar belakang belajarnya yang mungkin mengarahkan itu. Ada yang mulai berani memahami tafsir sebagai sebuah materi yang tetap tapi pemahamannya berkembang sebagai sebuah metodologi yang akan terus berkembang sesuai dengan perubahan zaman, tempat, dan situasinya. Fenomena ini terjadi pada hampir semua jenjang pendidikan, terlebih pada perguruan tinggi yang notabene sebagai produsen generasi yang kritis dan produktif. Buku ini akan membahas bagaimana metode dan pendekatan yang mungkin bisa dikembangkan oleh pendidik dalam pembelajaran tafsir dan ilmu tafsir di perguruan tinggi agama Islam. Harapannya, hal yang demikian itu dapat menambah wawasan dan khazanah dalam pengembangan pembelajaran tafsir dan ilmu tafsir di semua jenjang pendidikan, terutama pada jenjang perguruan tinggi.

... ayat 6 berisi tafsir ayat tentang wudlu , secara rinci bahasan ini berisi tentang pengertian wudlu , rukun wudlu , menjelaskan teks- teks yang menjadi sumber perbedaan penafsiran , dan memperagakan tata cara wudlu . 2 ) Surat Al ...

Tafsir sebagai Spirit Pembaruan Keagamaan di Nusantara Abad 19

Khazanah Tafsir Marāh Labîd li Kasyf Ma’nā Qur’ān Majīd

Khazanah tafsir di Indonesia telah menapak jejak sejak abad ke-17 dengan hadirnya kitab tafsir utuh “Turjuman al-Mustafid” karya Syekh Abdur Rouf Singkel, yang ditulis dalam bahasa Arab Melayu. Karya ini mengutip pendapat dari mufasir terkenal seperti Jalaluddin al-Suyuthi dan al-Khazin, serta mengikuti model penafsiran kitab Jalalain yang disuguhkan untuk menjangkau kalangan awam dan terpelajar dalam kajian tafsir al-Qur’an. Berbeda dengan karya tafsir pada abad ke-19, kitab “Marāh Labîd li Kasyf Ma’nā Qur’ān Majīd” karya Syekh Nawawi al-Bantani ditulis dalam bahasa Arab dan ditujukan bagi kalangan terpelajar yang sudah memahami bahasa Arab dengan baik. Kekosongan selama satu abad di abad ke-18 tanpa karya tafsir dari ulama nusantara membawa kerinduan akan hadirnya kitab tafsir yang berikutnya. Syekh Nawawi, seorang ulama asal Banten yang menguasai berbagai disiplin ilmu seperti fikih, tauhid, hadis, dan tafsir, menjawab kebutuhan ini dengan karyanya yang berkontribusi besar dalam mencerdaskan rakyat Indonesia. Semangat perubahan dan pembaruan yang dituntut oleh zaman harus dipersiapkan sebaik mungkin dengan kembali kepada al-Qur’an sebagai pedoman hidup umat Islam. Disiplin ilmu tafsir menjadi kunci untuk mengerti arti dan makna al-Qur’an sehingga umat Islam dapat mengambil manfaat darinya. Buku ini diharapkan dapat menginspirasi pembaca, terutama para mahasiswa Fakultas Tarbiyah dalam memahami dan mengaplikasikan ajaran al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

... ayat penghapus (nāsikh) ayat 184 surat al-Baqarah. Pada saat menafsirkan ayat 185 surat al-Baqarah ia mengungkapkan orang yang sakit pada bulan Ramadan meski berada di rumah, dan orang yang berada dalam perjalanan meski ia sehat, maka ...

Tafsir Ahkam

Ayat-ayat Ibadah

Betapa pun awamnya seorang Muslim, niscaya mereka tahu dan memang selayaknya mengetahui bahwa al-Qur’an al-Karim merupakan sumber utama dan pertama bagi agama Islam. Secara garis besar, al-Qur’an berisikan tentang akidah (keimanan), akhlak, janji baik dan ancaman buruk (wa‘ad dan wa‘îd), kisah dan sejarah, syariah (hukum), ilmu pengetahuan dan teknologi, dan lain-lain. Ayat-ayat yang berisikan mengenai hukum disebut dengan ayat-ayat ahkâm. Dalam buku Tafsir Ahkam ini dibahas mengenai hukum-hukum ibadah yang diambil dari surah-surah dalam al-Qur’an. Hukum dari ayat-ayat Thaharah diambil dari Surah al-Mâ’idah [5] ayat 6 dan Surah an-Nisâ’ [4] ayat 43; ayat-ayat Shalat yang diambil dari Surah al-Baqarah [2] ayat 43-46, al-Hajj [22] ayat 77, dan al-Isrâ’ [17] ayat 78; ayat-ayat Zakat dari Surah al-Baqarah [2] ayat 276, dan at-Taubah [9] ayat 60; ayat-ayat Puasa dari Surah al-Baqarah [2] ayat 185; dan ayat-ayat Haji dari Surah al-Baqarah [2] ayat 196-197, Surah Âli ‘Imrân [3] ayat 96-97, dan Surah al-Hajj [22] ayat 27-29. Sistem penulisan Tafsir Ahkam ini disusun dengan urutan yang dapat mempermudah pembaca. Sistematikanya terdiri dari ayat yang bersangkutan dan terjemahan, tafsir mufradat, makna global, sabab nuzul, penjelasan, dan istinbath. Insya Allah buku ini dapat mengisi kekosongan tafsir ahkam berbahasa Indonesia yang masih langka dan sekaligus menambah khazanah ilmu-ilmu keislaman di Indonesia.

Ayat-ayat yang berisikan mengenai hukum disebut dengan ayat-ayat ahkâm. Dalam buku Tafsir Ahkam ini dibahas mengenai hukum-hukum ibadah yang diambil dari surah-surah dalam al-Qur’an.

Tafsir Ayat-Ayat Hukum Ekonomi Islam

Dalam kehidupan sehari-hari, ekonomi memegang peran penting dalam membentuk kesejahteraan dan keadilan sosial. Oleh karena itu, penting bagi umat Islam untuk memahami prinsip-prinsip ekonomi yang terkandung dalam ajaran agama mereka. Buku ini hadir sebagai upaya untuk menguraikan dan menjelaskan secara komprehensif prinsip-prinsip ekonomi Islam yang terdapat dalam Al-Qur’an. Setiap bab dalam buku ini meneliti topik tertentu yang relevan dengan ekonomi Islam, mulai dari prinsip-prinsip kemitraan dan kerjasama, hingga masalah-masalah ekonomi yang kompleks. Pembaca akan diajak untuk memahami konsep shirkah, mudharabah, hingga prinsip-prinsip perdagangan, riba, distribusi, dan produksi dalam Islam. Melalui tafsir ayat-ayat Al-Qur’an yang relevan, pembaca akan dibimbing untuk memahami nilai-nilai dan pesan-pesan yang terkandung dalam teks suci tersebut. Kami berharap karya ini dapat menjadi sumber inspirasi dan panduan bagi pembaca dalam menerapkan prinsip-prinsip ekonomi Islam dalam kehidupan sehari-hari, sehingga tercipta masyarakat yang adil, berkeadilan, dan berkeberkahan.

Dalam kehidupan sehari-hari, ekonomi memegang peran penting dalam membentuk kesejahteraan dan keadilan sosial.