Sebanyak 315 item atau buku ditemukan

Berkisah Tentang Yesus

Model Baru Bermisi dan Berevangelisasi di Asia

Buku ini berisi gagasan-gagasan tentang beragam cara bermisi di Asia. Pandangan2 kontekstual sungguh diperlukan agar Yesus Kristus yang sama itu tetap mampu diwartakan, diyakini, diimani dan dicintai.

Buku ini berisi gagasan-gagasan tentang beragam cara bermisi di Asia. Pandangan2 kontekstual sungguh diperlukan agar Yesus Kristus yang sama itu tetap mampu diwartakan, diyakini, diimani dan dicintai.

Para Tawanan Perang : Kisah Syekh Yusuf Al-Makasari dan Arung Palakka

Masa lampau di istana kerajaan Gowa Tahun 1626-1699, ketika masih kanak-kanak, persahabatan mereka merekatkannya seperti saudara kandung. (Yusuf, La Tenritatta, I Mannuntungi, I Mallombasi, Karaeng Nisak, dan Fatimah). Dulu Kerajaan Gowa terpaksa harus menundukkan Kerajaan Bone dalam sebuah perang. Arungpone lalu diasingkan ke Bantaeng dan La Tenritatta putranya yang masih belia diambil oleh Sultan Gowa sebagai tawanan politik. ia dipelihara oleh Karaeng Pattingalloang dengan kasih sayang tinggi dan diperlakukan sebagai putranya sendiri. Sultan tidak membedakan pengasuhan mereka dengan anak-anak istana lainnya. Hingga kerajaan lain menganggap bahwa Yusf dan La Tenritatta adalah Putra Mahkota Kerajaan Gowa. Anak-anak menikmati hari-harinya mengaji pada tuan guru Datuk sambil bermain dan menyusuri pantai selatan Gowa. Pergi ke istana Sultan Tua mendengar kisah negeri dongeng. Cinta Karaeng Nisak yang tumbuh dalam pengajian menjadi kenangan terindah. Diam-diam Fatimah menaruh kekaguman pada La Tenritatta atas kesabarannya mengawasi para tawanan perang. Namun hatinya luluh lantak ketika hubungan mereka tak direstui oleh sultan. Yusuf merantau ke Tanah Haram. Cinta sejati yang berlatar ketidakpastian silsilah terpaksa harus menanggung rindu berkepanjangan. Pernikahan megah abad ke-16 dilakukan diatas kapal Portugis. Dihadiri oleh raja-raja dari 72 Kerajaan dari Nusantara dan Eropa. La Tenritatta dan Fatimah pun harus berpisah karena perang. Sejak Sultan Muda mangkat, Arung Palakka memperdaya saudaranya. Belanda mulai merangsek masuk ke Makassar. Bersamaan di Banten, Syekh Yusuf pun harus berjuang membantu mertuanya (Sultan Banten) melawan penjajah. Makassar dan Banten di bumihanguskan oleh kompeni Belanda. Mereka semua mengerahkan kemampuan untuk membela tanah air. Dalam persembunyian dan tipu daya Belanda. Syekh Yusuf tertangkap dan menjadi tawanan perang. Di Makassar sultan harus mengalah dengan menandatangani perjanjian Bongayya lalu ditangkap dan dibawa ke Batavia. Bersamaan dengan sultan Banten tertangkap. Syekh Yusuf pun lalu diasingkan ke Tanjung Harapan. Di atas Bukit Pallantikan Arung Palakka mengusap air mata, mengelus pusara saudaranya. Perang yang memporak-porandakan persaudaraan, Keluarga, dan tanah air mereka hingga hanya menemukan penyesalan diatas pusara.

... alamat negeriakan kehilangan orang mulia. Orang-orang mendiskusikan tentang orang-orang yang dimuliakan. Mereka tidak ada yang sakit atau mungkin hal yang tiba-tiba muncul khabar mengagetkan masyarakat. “Jika tiga hari fenomena bulan ...

Karena Kamulah Takdirku: Kisah Dijodohkan Orangtua, Muhasabah Cinta, dan Motivasi Berumah Tangga

Buku ini kami tulis sebagai media untuk berbagi kisah dan menebar inspirasi. Untuk mendokumentasikan perjalanan kami yang dijodohkan orangtua; merekam jejak kami dalam mempertahankan hubungan jarak jauh, padahal kami belum pernah bertemu sama sekali, dan sebagai pengingat bagi siapa pun yang ingin menjalani kehidupan rumah tangga dengan baik. Bagian pertama buku ini berisi catatan perjodohan, baik dari pihak perempuan (Ulvy Azizah) maupun dari pihak laki-laki (Irja Nasrullah). Adapun bagian kedua, berisi muhasabah, motivasi, dan kiat-kiat menjalani rumah tangga yang baik. Dibuka dengan risalah puitis di setiap awal pembahasan, disertai kisah-kisah inspiratif, dan diakhiri dengan poin-poin kesimpulan.

... wanita yang sangat beruntung. His song for me has always been, “A Whole New World”. Ya, aku punya suami yang begitu ingin membawa istrinya menuju dunia yang begitu indah bersamanya. A very beautiful dream. Namun, perbedaan di antara ...

Kisah Gerilya Jenderal Soedirman

MATAHARI belum di atas ubun-ubun ketika tentara Komando Pertempuran Panembahan Senopati berbaris keluar dari barak dengan senjata lengkap. Sedianya, pasukan yang bermarkas di Solo itu hanya akan unjuk kekuatan memperingati Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 1948.

MATAHARI belum di atas ubun-ubun ketika tentara Komando Pertempuran Panembahan Senopati berbaris keluar dari barak dengan senjata lengkap.

Tahun-Tahun Cahaya dan Kisah-Kisah Cosmicomic Lainnya

‘Kenikmatan membacanya sepadan dengan risiko melewah ketika menyatakan bahwa kisah-kisah ini adalah sebuah karya sastra yang menantang Book of Genesis … ini adalah sebuah koleksi yang merangsang, ditulis oleh seorang maestro prosa yang jernih, yang mengawinkan pemikiran dengan imajinasi dan mempertontonkan kejembaran hati dan pikiran.’ Joseph Farrell, The Times Literary Supplement ‘Kisah-kisah lucu dan brilian karangan Italo Calvino menunjukkan penulisnya jauh mendahului zamannya … cerdas, kocak, tajam dan ironi hasil penyulingan gagasan yang murni gemilang’ Ursula K. Le Guin, Guardian ‘Memikat … kaya dan memesona … kisah-kisahnya ringan, tetapi dalam, aneh, tetapi serius, sebuah kelakar yang mengingatkan bahwa hidup adalah permainan belaka’ Allan Massie, Scotsman ‘Sebuah cara memandang kosmos dan sejarah semesta yang jenaka … Serangkaian kisah unik pelintasan yang semarak yang bisa dibaca seperti ketika menikmati kisah-kisah Seribu Satu Malam’ Alan Chadwick, Metro London ‘Semua kisahnya tidak seperti kisah-kisah yang pernah dituliskan siapa pun … Calvino membuat segalanya mungkin bagi pembaca untuk merasakan hidup di nebula, menjadi seekor moluska yang turut mewarnai peradaban, menjadi seekor dinosaurus terakhir yang tersadarkan bahwa kepunahan spesiesnya adalah sebuah lelaku kesatria; menjadi saksi pertama semburat cahaya pada sebuah semesta yang tadinya gelap gulita’ Gore Vidal, New York Review of Books

... purnama, atau bahkan sedikit melengkung ke arah langit, sekarang tampak lemas, merosot, seolah magnet bulan tidak lagi mencobakan kekuatan penuhnya. Dan cahayanya juga, tidak sama seperti bulan-bulan purnama lainnya; bayangbayang malam ...