Sebanyak 2145 item atau buku ditemukan

Fikih Islam Nusantara

Buku ini merupakan terjemahan dari kitab ulama asli Nusantara, Syaikh Nawawi al-Bantani. Judul aslinya adalah Kâsyifah as-Sajâ fî Syarh Safinah an-Najâ karya Syaikh Salim bin Sumair al-Hadhrami al-Batawi. Sebagai sebuah kitab fikih, tidak seperti kitab fikih pada umumnya seperti kitab Fath al-Qarib, Fath al-Mu‘in dan Fath al-Wahhab yang membahas perihal ibadah, mu‘amalah, kekeluargaan, dan pidana. Kitab Kâsyifah as-Sajâ hanya berisi penjelasan seputar fikih ibadah, yang meliputi enam bab, yakni taharah (bersuci), tanda baligh, salat, jenazah, zakat, puasa. Meskipun kitab Kâsyifah as-Sajâ merupakan kitab fikih, kitab ini juga berisi pembahasan akidah, yang terkait pondasi agama Islam, rukun dan kalimat tauhid. Hal ini nampaknya dapat dinilai sebagai kelebihan kitab ini, karena para pembaca dapat mengetahui inti dari permasalahan akidah dan fikih ibadah secara bersamaan. Sebagai kitab yang amat populer di Nusantara sekaligus penulisnya berasal dari Nusantara, kiranya tak berlebihan jika terjemahan dari kitab ini diberi judul Fikih Islam Nusantara, karena pada dasarnya fikih mazhab Syafi’i yang dianut dan diajarkan oleh Syaikh Nawawi dan Syaikh Salim bin Sumair al-Hadhrami al-Batawi sekaligus dianut oleh mayoritas umat Islam Nusantara sejak dahulu kala hingga kini.

Sebagai kitab yang amat populer di Nusantara sekaligus penulisnya berasal dari Nusantara, kiranya tak berlebihan jika terjemahan dari kitab ini diberi judul Fikih Islam Nusantara, karena pada dasarnya fikih mazhab Syafi’i yang dianut dan ...

Tentang Thaharah; Hukum Air dan Wudhu

Seri Fikih Shalat Empat Madzhab

Thaharah (bersuci) terdiri dari dua bagian, yaitu bersuci dari hadats yang khusus berkaitan dengan badan dan bersuci dari najis yang berkaitan dengan masalah badan pakaian dan tempat. Jika bersuci dari hadats, maka tidak bisa lepas dari dua unsur yang bisa mensucikan, yaitu air dan tanah. Oleh karena itu berikut ini kami awali dengan menyebutkan macam-macam air.

Thaharah (bersuci) terdiri dari dua bagian, yaitu bersuci dari hadats yang khusus berkaitan dengan badan dan bersuci dari najis yang berkaitan dengan masalah badan pakaian dan tempat.

Salam Tiga Jari

Leadership ala Jokowi

Rekam jejak Jokowi memang tergolong mengejutkan. Kiprahnya di panggung politik dianggapnya sebagai “kecelakaan”. Maklum saja, dari seorang pengusaha mebel, Jokowi terpilih menjadi Wali Kota Solo, lantas menjabat Gubernur DKI, dan kini terpilih menjadi Presiden RI. Bisa dikatakan kariernya sungguh luar biasa. Salam Tiga Jari, Persatuan Indonesia, mengajak kita untuk senantiasa bersatu di antara keberagaman yang ada di Indonesia. Itulah salah satu prinsip leadership Jokowi untuk merangkul seluruh rakyat. Segala hal tentang Jokowi dipaparkan dalam buku ini: masa kecilnya, kariernya, perjalanannya di pemerintahan, hingga meraih kursi RI 1. Tempaan perjalanan panjang kehidupan Jokowi memberikan nilai-nilai kearifan dan spirit yang tecermin dalam jiwa leadership-nya yang patut kita jadikan inspirasi.

Salam Tiga Jari, Persatuan Indonesia, mengajak kita untuk senantiasa bersatu di antara keberagaman yang ada di Indonesia. Itulah salah satu prinsip leadership Jokowi untuk merangkul seluruh rakyat.

Media Darling Ala Jokowi

Tidak ada tokoh yang menjadi bahan perbincangan yang melebihi Jokowi dalam beberapa waktu terakhir ini. Hampir setiap hari media massa mainstream menampilkan berita mengenai aktivitas Presiden RI 2014–2019 ini. Media sosial juga tak jarang menempatkannya sebagai trending topic. Buku yang mengupas sosok Jokowi juga tak kalah banyak. Pertanyaannya, kenapa Jokowi bisa menjadi begitu disayang media (media darling)? Tidak dapat dimungkiri lagi, Jokowi begitu populer di kalangan media nasional dan internasional. Tidak hanya dikenal sebagai pemimpin, Jokowi juga dikenal sebagai pribadi yang horizontal, inklusif, dan sosial. Buku Media darling ala Jokowi mengajak Anda untuk mengintip apa rahasia Jokowi sehingga menjadi pribadi yang disukai oleh kalangan media. — Hermawan Kartajaya Founder & CEO MarkPlus, Inc Buku ini penting dibaca untuk praktisi dan akademisi komunikasi, kaya pengalaman dan menarik untuk diikuti. — Prof. Dr .Ravik Karsidi, M.S. Guru Besar Universitas Sebelas Maret (UNS), mengajar S2 Manajemen Komunikasi. Lewat buku ini, penulis mengupas tuntas berbagai kiat yang membuat Jokowi menjadi media darling. Oleh karena itu, para pejabat, politisi, atau siapa pun yang ingin menjadi kesayangan media, sepatutnya mempelajari aneka jurus media darling dalam buku ini. — Y. Bayu Widagdo Pemimpin Redaksi SOLOPOS (2010–2012), Wakil Pemimpin Redaksi Bisnis Indonesia/Pemimpin Redaksi bisnis.com Buku yang mengungkap lugas hubungan Pak Jokowi dengan media. Sebuah gambaran interaksi unik yang tampak di permukaan, namun mampu menyampaikan kedalaman pesan pada khalayak secara sederhana. Selamat memaknai dan dimaknai.” — Sruti Respati Pekerja Seni

Buku Media darling ala Jokowi mengajak Anda untuk mengintip apa rahasia Jokowi sehingga menjadi pribadi yang disukai oleh kalangan media. — Hermawan Kartajaya Founder & CEO MarkPlus, Inc Buku ini penting dibaca untuk praktisi dan ...

TNI dan Peran Dalam Urusan Pangan Era Presiden Jokowi

JAKARTA - Direktur Perluasan Lahan Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian, Prasetyo Nuchsin, mengatakan pelibatan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam program tata kelola beras sudah melalui perencanaan yang matang.

JAKARTA - Direktur Perluasan Lahan Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian, Prasetyo Nuchsin, mengatakan pelibatan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam program tata kelola beras sudah melalui perencanaan ...

Falsafah Jawa Soeharto & Jokowi

menjadi pemimpin kharismatis ala Soeharto dan Jokowi

On Javanese philosophy of leadership applied by Soeharto, the second President of Indonesia and Joko Widodo, current Governor of Jakarta Special Capital Region.

On Javanese philosophy of leadership applied by Soeharto, the second President of Indonesia and Joko Widodo, current Governor of Jakarta Special Capital Region.

Jokowi-Prabowo : Beda Gaya Kampanye Purnawirawan TNI

Jokowi mengerahkan purnawirawan tentara untuk menggarap daerah kekalahannya pada Pemilihan Umum 2014. Jusuf Kalla dan Mahfud Md. dilobi agar masuk ke tim pemenangan.

Jokowi mengerahkan purnawirawan tentara untuk menggarap daerah kekalahannya pada Pemilihan Umum 2014. Jusuf Kalla dan Mahfud Md. dilobi agar masuk ke tim pemenangan.

Indonesia butuh jokowi

Kita sebagai bangsa Indonesia belum juga mewujudkan keadilan dan kesejahteraan rakyat Indonesia secara merata. Kemakmuran negeri ini hanya dinikmati oleh segelintir orang. Oleh karena itu, kita membutuhkan pemimpin yang masih memiliki keinginan luhur untuk menyejahterakan rakyat, bukan menyejahterakan diri sendiri maupun keluarganya. Pempimpin semacam itu semakin hari semakin sulit ditemukan di tengah masyarakat yang lebih sibuk berebut untuk mendapat, bukan untuk berbuat. Jokowi terbukti telah banyak melakukan pembangunan di segala bidang dan tempat hingga Papua. Jokowi juga terbukti tidak memperkaya diri selama menjabat sebagai presiden. Jika kepemimpinan mengalami pergantian di tengah jalan, semua sumberdaya yang sudah dikerahkan untuk hasil yang berjangka panjang, dapat saja terbengkalai karena belum terbentuknya budaya estafet antargenerasi kepemimpinan dalam budaya politik kita dewasa ini. Bagaimanapun juga, Indonesia membutuhkan stabilitas pemerintahan untuk menjamin kesinambungan itu secara efektif. Oleh karena itulah, Indonesia butuh Jokowi!

Bagaimanapun juga, Indonesia membutuhkan stabilitas pemerintahan untuk menjamin kesinambungan itu secara efektif. Oleh karena itulah, Indonesia butuh Jokowi!