Sebanyak 2118 item atau buku ditemukan

Norma Maskulinitas pada Masa Orde Baru - Membaca Sastra Anak dan Remaja Indonesia dalam Perspektif Kajian Maskulinitas

Studi sastra anak di Indonesia masih belum berkembang dengan baik. Selain karena disebabkan oleh masih minimnya buku dan bacaan anak yang berkualitas di Indonesia, perbincangan seputar sastra untuk anak dan pembaca muda di negeri ini masih sering dikaitkan dengan aspek pedagogis. Sastra untuk anak dan remaja masih dianggap sebagai sarana yang paling ampuh untuk memperkenalkan nilai-nilai yang dianggap baik dalam masyarakat. Hal ini menyebabkan terabaikannya unsur-unsur lain yang sama pentingnya untuk meningkatkan imajinasi pembacanya, misalnya unsur fantasi dan imajinasi yang kuat. Sementara itu, kajian tentang maskulinitas juga merupakan kajian yang sepi peminat dalam studi gender di Indonesia. Studi gender dalam dunia akademik internasional maupun di Indonesia masih didominasi oleh studi tentang perempuan. Hal ini patut disayangkan, karena lakilaki justru memiliki peran kunci dalam pembentukan tatanan gender yang setara. Studi yang telah saya lakukan ini saya harap bisa memberi kontribusi kecil terhadap pemahaman kita tentang maskulinitas Indonesia. Semakin banyak studi yang dilakukan tentang norma kelelakian Indonesia, maka akan semakin bagus untuk menyadarkan masyarakat bahwa maskulinitas itu beragam dan tidak harus selalu dikaitkan dengan kekuatan 􀏐isik dan dominasi.

Studi sastra anak di Indonesia masih belum berkembang dengan baik.

PEMBELAJARAN MEMBACA PEMAHAMAN DI SEKOLAH DASAR

Pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia pada dasarnya ditekankan pada keutamakan kemampuan untuk berkomunikasi, berpikir, mempertajam perasaan dan kemampuan mengapresiasikan sastra. Kemampuan untuk berkomunikasi di sini mencakup empat kemampuan pula, yaitu kemampuan menyimak, kemampuan berbicara, kemampuan membaca dan juga kemampuan menulis. Membaca merupakan salah satu soko guru pendidikan pengajaran. Membaca merupakan syarat mutlak memasuki majelis ilmu. Dengan mempunyai keistimewaan membaca mampu meliputi tembok tinggi formalitas keilmuan. Buku yang berjudul Pembelajaran Membaca Pemahaman di Sekolah Dasar ini berisi 9 (sembilan) bagian pembahasan, yaitu Pendahuluan, Pembelajaran, Membaca, Ciri Pembaca yang Baik, Faktor yang Mempengaruhi Membaca, Tujuan Membaca, Jenis-jenis dan Metode Membaca di Sekolah Dasar, Membaca Pemahaman, dan Pembelajaran Membaca Pemahaman di Sekolah Dasar.

Buku yang berjudul Pembelajaran Membaca Pemahaman di Sekolah Dasar ini berisi 9 (sembilan) bagian pembahasan, yaitu Pendahuluan, Pembelajaran, Membaca, Ciri Pembaca yang Baik, Faktor yang Mempengaruhi Membaca, Tujuan Membaca, Jenis-jenis ...

Doa 1001 Asmaul Husna

Jawsyan Kabir

۞ Sabda Jibril alaihi salam, "Bahasa Allah yang menghiasi titian Arsy sejak 5.000 tahun sebelum alam semesta diciptakan ialah Jawsyan Kabir." Lalu Rasulullah Muhammad SAW mengabarkan kepada Sayyidina Ali bin Abi Thalib ra, Allah membentengi setiap muslim dengan suaka-Nya ketika mengamalkan doa Jawsyan kabir (Doa 1001 Asmaul Husna). Mengamalkan doa ini memastikan keutamaan di sisi Allah SWT, di antaranya: ● Runtuhnya Penghalang antara pendoa dengan Allah, hingga terkabul segala kebutuhan dunia dan akhiratnya. ● Memudahkan dan menyelesaikan segala urusan dengan penguasa, baik bisnis, persidangan maupun pemerintahan. ● Menghindarkan segala bencana. ● Menyembuhkan segala jenis penyakit. ۞ Semoga Bermanfaat Shaf electronic publishing

Mengamalkan doa ini memastikan keutamaan di sisi Allah SWT, di antaranya: ● Runtuhnya Penghalang antara pendoa dengan Allah, hingga terkabul segala kebutuhan dunia dan akhiratnya. ● Memudahkan dan menyelesaikan segala urusan dengan ...

Al-Matsurat Qubro & Dzikir Asmaul Husna Disertai Dalil Hadist

Al-Matsurat adalah doa yang berasal dari Rasulullah saw. dengan sanad yang shahih. “Dan sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, di pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai.” (Al-A’raf: 205) Rangkaian Doa al-Matsurat dianjurkan untuk di baca setiap pagi dan sore, insya Allah yang membacanya akan mendapatkan berbagai macam manfaat dan suasana hati yang tenang. Dzikir Asmaul Husna dilengkapi penjelasan 99 Asmaul Husna secara rinci beserta dalilnya. Daftar Isi Prakata | Adab Berdzikir | Dzikir Berjamaah | Keutamaan Dzikir Pagi dan Petang | Waktu Berdzikir Pagi dan Petang | Al-Matsurat | Surah Al-Fatihah | 10 Ayat dari Surat Al Baqarah | 5 Ayat Pertama | Ayat Kursi dan 2 Ayat setelahnya Surah Ali Imran | Surah Thaha Ayat 111-112 | At-Taubah 129 | Al-Isra’ 110-111 | Al-Mukminun 115-118 | Ar-Rum 17-26 | Al-Mukmin 1-3 | Al-Hasyr: 22-24 | Az-Zalzalah | Al-Kafirun | An-Nashr | Al-Ikhlas | Al-Falaq | An-Naas Dzikir Dibaca Pagi Hari | Dibaca Pagi 1x (satu kali) | Dibaca Pagi 1x (satu kali) | Dibaca Pagi 1x (satu kali) | SAYYIDUL ISTIGHFAR | Dibaca Pagi 3x (tiga kali) | Dibaca Pagi 3x (tiga kali) | Dibaca Pagi 3x (tiga kali) | Dibaca Pagi 1x (satu kali) Dibaca Petang 1x (satu kali) | Dibaca Petang 1x (satu kali) | Dibaca Petang 3x (tiga kali) | Dibaca Petang 10x atau 1x | Dibaca Petang 100x | Dibaca Petang 100x | Dibaca Petang (atau Sehari-semalam) 100x | ASMA’UL HUSNA | Makna dan Dalil Asmaul Husna | Dzikir Asma'ul Husna

Al-Matsurat adalah doa yang berasal dari Rasulullah saw. dengan sanad yang shahih. “Dan sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, di pagi dan petang, dan janganlah ...

Phaedrus

Dialog tentang Cinta, Kematian, Takdir, dan Arti Menjadi Manusia

Dialog ini secara normal terbagi menjadi tiga bagian, yang masing-masing sesuai dengan karakter Gorgias, Polus, dan Callicles; dan bentuk serta caranya berubah seiring dengan tahapan argumen. Socrates bersikap hormat kepada Gorgias, menyenangkan namun tajam dalam menghadapi Polus yang masih muda, ironis dan sarkastik dalam pertemuannya dengan Callicles. Seperti dalam dialog-dialog lainnya, dalam dialog ini Socrates adalah musuh kaum Sofis dan ahli retorika; dan juga para negarawan, yang ia anggap sebagai bentuk lain dari jenis yang sama. Perilakunya diatur oleh perilaku lawan-lawannya; keangkuhan atau keegoisan di pihak mereka ditanggapi dengan ironi yang sama di pihak Socrates. Dalam Phaedrus kita menemukan pula mitos lain ciptaan Plato. Mitos ini membahas kehidupan lampau. Ia menggambarkan konflik antara akal budi yang dibantu oleh nafsu atau kemarahan yang benar di satu sisi, dan konflik antara nafsu dan naluri hewani di sisi lain. Jiwa manusia telah mengikuti jejak dewa tertentu dan melihat kebenaran dalam bentuk universal sebelum ia lahir di dunia ini. Kehidupan kita saat ini adalah hasil dari perjuangan yang dilakukan pada saat itu. Dunia ini bersifat relatif terhadap dunia lampau, karena sering kali diproyeksikan ke masa depan. Kita mengajukan pertanyaan “Di manakah manusia sebelum terlahir?” seperti halnya kita bertanya “Apa yang akan terjadi pada manusia setelah kematian?” Pertanyaan pertama tidak begitu lumrah dan karenanya tampak tidak wajar; tetapi jika kita mengamati seluruh umat manusia, pertanyaan ini sama berpengaruh dan tersebar luasnya seperti pertanyaan lainnya. Dalam Phaedrus, pertanyaan ini benar-benar merupakan kiasan yang menggambarkan “pertempuran spiritual” dalam kehidupan saat ini. Pengantar Dalam Phaedrus, Socrates berargumentasi dengan Gorgias, Polus, dan Callicles. Dialog ini secara normal terbagi menjadi tiga bagian. Temanya membentang dari persoalan retorika hingga predestinasi manusia.

Dalam Phaedrus, pertanyaan ini benar-benar merupakan kiasan yang menggambarkan “pertempuran spiritual” dalam kehidupan saat ini. Pengantar Dalam Phaedrus, Socrates berargumentasi dengan Gorgias, Polus, dan Callicles.