Sebanyak 6 item atau buku ditemukan

Apologetika

Benarkah Yesus Itu Tuhan?

Siapakah sebenarnya Yesus itu? Seperti apakah Dia sebenarnya? Pernahkah Yesus hidup sebagaimana yang dikisahkan dalam Kitab-kitab Injil tentang diri-Nya? Apakah keadaan-Nya benar-benar seperti yang digambarkan Alkitab? Apakah pernyataan-Nya benar atau salah? Jika pertanyaan-pertanyaan itu sering muncul dalam benak Anda, buku ini wajib Anda baca. Sejak berabad-abad banyak orang meragukan iman kekristenan. Hal itu merupakan tantangan umat Kristen sejak zaman dahulu untuk mempertanggungjawabkan iman percayanya dihadapan dunia. Oleh karena tidak sedikit orang yang meragukan keabsahan Yesus sebagai Tuhan karena pemikirannya tertutup dengan logika duniawi, buku ini pun mencoba memaparkan bukti-bukti keabsahan Yesus sebagai Tuhan dengan logika. Segala kritik berkaitan dengan iman kekristenan dijawab dengan logika tanpa menentang iman kekristenan. Diharapkan buku ini dapat membantu orang-orang Kristen dalam menghadapi kristik berkaitan dengan iman mereka.

Siapakah sebenarnya Yesus itu?

Filsafat Pendidikan Kristen

Meletakkan Fondasi Dan Filosofi Pendidikan Kristen Di Tengah Tantangan Filsafat Dunia

Filsafat Pendidikan Agama Kristen yang alkitabiah adalah hal yang sangat penting dan mendasar untuk membuat kurikulum pendidikan Kristen yang alkitabiah. Namun, hal ini banyak diabaikan oleh lembaga- lembaga pendidikan Kristen dan para pendidik Kristen. Pengabaian ini berdampak besar dalam dunia pendidikan Kristen karena banyak lembaga pendidikan Kristen dan para pendidik Kristen terombang-ambing dalam ketidakjelasan posisi mereka. Hal ini berdampak pada tidak tercapainya visi dan misi lembaga pendidikan Kristen tersebut. Hal ini diperparah dengan berkembangnya filsafat pendidikan sekuler yang jauh dari kebenaran firman Tuhan. Jika lembaga Kristen dan para pendidik Kristen tidak memiliki dan mengembangkan filsafat pendidikan Kristen yang alkitabiah, pendidikan Kristen hanya akan menjadi nama karena isinya sudah dipenuhi oleh filsafat dunia. Buku ini adalah jawaban atas kebutuhan yang mendesak dalam dunia pendidikan Kristen masa kini. Buku ini sangat penting bagi lembaga- lembaga pendidikan Kristen dan para pendidik Kristen untuk mengajar dan mendidik murid-murid mereka dalam sudut pandang Kristen (Christian worldview). Buku ini merupakan referensi utama yang waijib bagi setiap pendidik yang berkecimpung dalam dunia pendidikan Kristen sehingga pendidikan Kristen tidak sekadar nama.

Jika lembaga Kristen dan para pendidik Kristen tidak memiliki dan mengembangkan filsafat pendidikan Kristen yang alkitabiah, pendidikan Kristen hanya akan menjadi nama karena isinya sudah dipenuhi oleh filsafat dunia.

Filsafat Pendidikan Dan Pendidikan Kristen

Pendidikan mengalami perkembangan yang begitu pesat, baik pendidikan secara umum maupun pendidikan agama. Namun, perkembangan ini tidak disertai dengan pembangunan landasan filosofi yang kuat. Akibatnya, pendidikan menjadi kabur dan tujuan pendidikan tidak tercapai. Implikasi praktis ini juga menyebabkan ketidakjelasan arah pendidikan. Pemikiran yang bersifat fondasional banyak diabaikan oleh para pendidik sehingga terjadi kebingungan di kalangan peserta didik, bahkan para pendidik sendiri. Hal ini mengindikasikan pentingnya konstruksi "Filsafat Pendidikan". Filsafat pendidikan tidak boleh ditempatkan terpisah dari pendidikan dan peserta didik karena filsafat pendidikan bagian dari kehidupan manusia dan pendidikan itu sendiri. Buku ini menolong Anda memahami pengertian filsafat, filsafat pendidikan, hubungan filsafat pendidikan dan Pendidikan Agama Kristen, dan bagaimana membangun fondasi Pendidikan Agama Kristen yang kuat. Buku ini juga menunjukkan hubungan Pendidikan Agama Kristen dengan kebijakan nasional berkaitan dengan pendidikan agama. Buku ini sangat bermanfaat bagi Anda, para guru PAK dan pelayan gereja, yang memiliki perhatian terhadap Pendidikan Agama Kristen, baik di sekolah maupun gereja.

Buku ini menolong Anda memahami pengertian filsafat, filsafat pendidikan, hubungan filsafat pendidikan dan Pendidikan Agama Kristen, dan bagaimana membangun fondasi Pendidikan Agama Kristen yang kuat.

Matinya Teori Evolusi

Setelah Darwin menggagas dan menuangkan Teori Evolusi dalam buku The Crigin of Species, wibawa Allah kurang mendapat tempat terhormat, Teori ini telah menyangkal creatio ex nihilo sehingga menimbulkan perdebatan yang menghebohkan dan meragukan Alkitab dan kemahakuasaan-Nya Namun setelah diselidiki, buku tersebut mengandung kelemahan yang dibuktikan dengan kata "mungkin", "saya kira" yang berjumlah 360 kata dan "kita dapat menduga" yang berjumlah 900 lebih. Semua ini merupakan hipotesis yang keabsahannya masih dapat diragukan Frans Magnis Suseno pun berpendapat bahwa Darwin sangat tergesa-gesa mempublikasikannya.hanya karena sempat membaca naskah A.R Wallace. Ia takut didahului. Masih percayakah Anda dengan teori tersebut? Matinya Teori Evolusi hendak mengembalikan wibawa Allah, Alkitab dan manusia. Dengan demikian, keraguan terhadap Allah dan Alkitab dapat dikembalikan ke posisi semula. Percayalah bahwa Anda diciptakan menurut gambar Allah! Di samping itu, meski Anda hidup bergelimang dosa, Yesus telah menebus Anda dengan darah-Nya yang mahal. Tugas Anda adalah memberitakan kabar kebaikan-Nyakepada setiap orang. Begitu besar manfaat buku ini bagi Anda yang menjadi ta, penginjil, pelay n Tuhan paruh aktu, guru atau dosen pend dan mahasiswa baik Teologi maupun umum

Ia takut didahului. Masih percayakah Anda dengan teori tersebut? Matinya Teori Evolusi hendak mengembalikan wibawa Allah, Alkitab dan manusia. Dengan demikian, keraguan terhadap Allah dan Alkitab dapat dikembalikan ke posisi semula.

30 Years Walk With Jesus

Suatu gerakan besar telah terjadi 30 tahun lalu. KKR Malam Oikoumene yang diadakan di Semarang menjadi tonggak pergerakan rohani di Semarang. Namun tidak berhenti di situ, gerakan tersebut menjalar ke berbagai kota, di antaranya Salatiga, Pati, Kudus, Bandung, Jakarta serta kota-kota besar lainnya di Indonesia, bahkan menjangkau Amerika dan Eropa. Ribuan anak muda bertobat dan menyerahkan hidup mereka kepada Kristus. Banyak dari mereka yang kemudian menjadi hamba Tuhan dan menjangkau ribuan jiwa lainnya. Gerakan itu telah membawa pengaruh luar biasa hingga sekarang. 30 Years Walk with Jesus berisi pengalaman beberapa pelaku yang terlibat dalam gerakan Allah tersebut. Kisah-kisah dalam buku ini tidak sekadar untuk membangkitkan kembali kenangan masa muda ketika semangat melayani Tuhan berkobar-kobar, tetapi juga untuk mengungkapkan apa yang sedang dan akan dikerjakan Tuhan pada tahun-tahun mendatang.

Gerakan itu telah membawa pengaruh luar biasa hingga sekarang. 30 Years Walk with Jesus berisi pengalaman beberapa pelaku yang terlibat dalam gerakan Allah tersebut.

Sejarah Gereja Umum

Dalam mempelajari sejarah gereja tidak semata-mata hanya menghafal tokoh dan tanggal peristiwa, atau tempat di mana peristiwa itu terjadi. Inilah yang membuat sebagian orang kurang tertarik dalam belajar sejarah, khususnya sejarah gereja. Akan tetapi tidak perlu putus asa. dengan membaca buku ini, tentu Anda akan menikmati isi buku tersebut. Sejarah memang tidak dapat diubah lagi, tapi dari sejarah itu bisa menjadi pembelajaran atau evaluasi diri untuk lebih baik lagi. Itulah yang boleh saya sebutkan di sini dalam mempelajari sejarah gereja. Bila melihat rentetan sejarah gereja, ada masa sulit, tekanan dan masa jaya pula. Tidak selamanya suram dan dianiaya. Ada saatnya menuai dengan apa yang sudah ditabur. Pada masa sesudah Yesus naik ke surga, para murid-murid Yesus dan pengikut Kristus, banyak yang mengalami aniaya. Seolah-olah makin suram rasanya. Tidak ada kesempatan untuk bernapas. Siksaan demi siksaan datang secara beruntun. Namun di situlah gereja sebagai tubuh Kristus diuji. Ia bagaikan emas yang berada di perapian yang sangat panas. Semakin dibakar justru terlihat sinar yang berkemilauan. Mengapa? Karena yang diuji itu adalah emas murni.Jika jemaat Tuhan memiliki iman yang murni di hadapan Tuhan, maka tidak takut dalam menghadapi berbagai tantangan dan rintangan. Ada ungkapan yang berkata, “Semakin dibabat semakin merambat. Patah tumbuh hilang berganti. Mati satu tumbuh seribu.” Jika slogan ini menjadi dasar bagi gereja, apapun yang terjadi pasti terus maju dan melangkah dengan iman, yang akhirnya membawa kemenangan.

... berdarah. Muhammad berjanji bahwa jika mereka menerimanya sebagai pemimpin mereka, maka tidak akan ada pertumpahan darah dan tidak ada pembalasan dendam. Tak ada orang Mekah yang dipaksa untuk memeluk Islam. Ia hanya akan menghancurkan ...