Sebanyak 1192 item atau buku ditemukan

Muamalah Finansial Wanita

Seri Fikih Wanita Empat Madzhab

Berkenaan dengan transaksi jual-beli, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi sehingga transaksi tersebut benar dan halal hukumnya. Beberapa syarat tersebut adalah sebagai berikut: 1. antara penjual dan pembeli harus saling rela; 2. ada ijab-qabul; 3. baik penjual ataupun pembeli sama-sama berakal sehat, mumayyiz, dan tidak ada tekanan dari pihak lain dalam bertransaksi; 4. penjual memiliki hak penuh untuk menjual komoditinya, baik komoditi tersebut milik dia sendiri atau dia bertindak sebagai wakil dari sang pemilik komoditi; dan 5. komoditinya jelas (diketahui) keberadaannya, bisa diukur/ditakar/ditimbang pada saat penyerahan, mengandung manfaat, halal (tidak haram), dan bersih (tidak najis).

Berkenaan dengan transaksi jual-beli, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi sehingga transaksi tersebut benar dan halal hukumnya.

Seputar Makanan Haram

Seri Fikih Wanita Empat Madzhab

Menurut Sunnah dan fitrah alamiahnya, kaum wanita adalah pihak yang bertanggung jawab atas pekerjaan-pekerjaan rumah tangga berikut segala pernakperniknya. Tak diragukan lagi, bahwa termasuk perkerjaan yang sangat istimewa yang diemban kaum wanita adalah memasak makanan dan menghidangkan untuk keluarganya. Karenanya, menjadi sebuah keharusan bagi kami untuk menjelaskan kepada kaum wanita perihal hukum yang berkaitan dengan makanan menurut kajian fiqih, yakni menyangkut halal-haramnya. Tujuannya, agar kaum wanita benar-benar bisa memahami hal ini, kemudian dapat memilah-milah mana makanan yang halal dan mana makanan yang haram.

Menurut Sunnah dan fitrah alamiahnya, kaum wanita adalah pihak yang bertanggung jawab atas pekerjaan-pekerjaan rumah tangga berikut segala pernakperniknya.

FIKIH HAID: Ilustrasi dan Permasalahannya

Agama Islam dengan syariatnya telah mengatur segala aspek kehidupan, termasuk pribadi kaum hawa. Tanpa mereka sadari aturan syariat yang seakan banyak mengekang dan membatasi mereka justru sebenarnya merupakan perhatian yang lebih dari agama ini terhadap kaum wanita. Di antara hal yang menjadi perhatian syariat Islam terhadap diri wanita adalah permasalahan haid. Di masyarakat umum haid dikenal dengan istilah menstruasi. Kebiasaan yang alami ini oleh mereka hanya dihubungkan dengan kesehatan semata, padahal dalam Islam masalah haid sangatlah erat hubungannya dengan Ibadah. Oleh karenanya, seorang muslimah harus mempunyai pengetahuan ekstra tentang masalah ini, karena nantinya akan berkaitan dengan masalah salat, puasanya dan ibadah-ibadah yang lain. Para ulama telah membahas dan mengkaji masalah haid dengan secara seksama. Melalui riset (istiqra’) Imam Syafi’i ditemukanlah metode yang menjadi standar untuk mengetahui mana itu haid dan mana itu darah yang bukan haid secara lebih rinci, sehingga pada perkembangannya permasalahan haid menjadi lebih mudah dikaji dan dipahami. Sebenarnya sudah banyak buku-buku Islami yang membahas tentang haid, intinya mudah dan praktis untuk dipelajari. Namun, permasalahan dalam haid itu sendiri jika kita telaah secara mendalam akan kita temui banyak permasalahan yang butuh dikaji, sehingga tidak akan cukup kiranya jika hanya ditulis dalam satu atau dua jilid buku. Untuk itu, hadirlah di tangan saudara-saudari buku “Fikih Haid, Ilustrasi dan Permasalahannya”. Dibahas di dalamnya tentang haid, nifas dan istihadlah serta kasus-kasus pelik yang kadang luput dari perhatian kita. Untuk lebih memudahkan memahaminya, sengaja penulis cantumkan ilustrasi sebagai pendukung. Buku ini mengacu pada karya-karya ulama salaf dari kitab-kitab yang mu’tabar di lingkungan mazhab Syafi’i dalam rangka usaha penulis untuk ikut serta dalam tebar ilmu dan khususnya mengambil berkah dari ilmu dan ulamanya. Semoga buku ini mampu menghilangkan dahaga para pembaca akan ilmu agama dan melengkapi lembar-lembar yang masih tertinggal dari khazanah buku Islam. Harapan penulis, buku ini dapat bermanfaat dan menjadi tabungan pahala yang mengalir tak ada putusnya, untuk diri penulis, guru dan kedua orang tua yang dengan sebab mereka buku ini bisa terwujud. Amin.

Agama Islam dengan syariatnya telah mengatur segala aspek kehidupan, termasuk pribadi kaum hawa.

Mengapa Harus Shalat

Shalat merupakan doa dan ibadah, melalui shalat seorang hamba dapat mendekatkan diri, berdoa, dan memohon kepada Allah agar dikabulkan segala permintaannya. Shalat juga sebagai penghalang diri dari perbuatan keji dan dibenci Allah. Dengan Membaca buku ini mudah-mudahan orientasi shalat kita tidak hanya sekadar menggugurkan kewajiban semata, melainkan karena bertambahnya pemahaman kita akan manfaat dan pentingnya shalat untuk bekal kita sebagai amal saleh di akhirat kelak. Karena semakin kita memahami hal-hal keagamaan semakin tinggi pula kualitas keimanan kita. Di antara keistimewaan yang akan Anda dapatkan dalam buku ini adalha: - Ulasan mengenal keutamaan dan kedudukan shalat; - Ganjaran bagi orang yang meninggalkan dan melalaikan shalat; dan - Pesan-pesan penting yang mesti diingat dalam pelaksanaan shalat.Lanjut

Shalat merupakan doa dan ibadah, melalui shalat seorang hamba dapat mendekatkan diri, berdoa, dan memohon kepada Allah agar dikabulkan segala permintaannya.

Dan Shalatpun Mengadu

Meretas Jalan Menggapai Pucak Nikmat Ibadah Shalat

Pernahkah kita memikirkan suatu saat shalat akan mengadu, tentang kelalaian kita dalam mengerjakannya, tentang kita yang tak pernah meresapi makna-makna indah yang ia tebarkan sejak takbir hingga salam. Kita selalu saja lalai dan terus lalai hingga tiba waktu kita mengucapkan selamat tinggal padanya, pada mutiara indah yang bernama shalat. Mari kita berhenti sejenak untuk merenungkan arti shalat yang sesungguhnya bagi kita, shalat yang mungkin telah kita sia-siakan sekian lamanya. Buku ini akan menemani anda belajar menjadi hamba yang khusyu' dalam shalat, karena di titik itulah puncak kenikmatan dan keindahan shalat bermula. Sebuah buku islami dari Mirqat Publishing (Mirqat Group)

Pernahkah kita memikirkan suatu saat shalat akan mengadu, tentang kelalaian kita dalam mengerjakannya, tentang kita yang tak pernah meresapi makna-makna indah yang ia tebarkan sejak takbir hingga salam.