Sebanyak 26303 item atau buku ditemukan

Tak Kenal Maka Tak Sayang

Penelitian Kualitatif dalam Pelayanan Kesehatan

Semakin meningkatnya tuntutan pelayanan kesehatan membuat para manajer dan pimpinan lembaga pelayanan kesehatan harus mengambil keputusan berdasarkan informasi yang memadai. Penelitian kualitatif merupakan salah satu metode penelitian untuk menghasilkan bukti yang relevan. Dengan metode kualitatif, para pembuat kebijakan, praktisi kesehatan, manajer, penyedia layanan, dan konsultan dapat memahami kompleksitas pelayanan kesehatan. Buku Tak Kenal maka Tak Sayang: Penelitian Kualitatif dalam Pelayanan Kesehatan hadir dengan ilustrasi yang spesifik. Buku ini secara detail menjelaskan prinsip dasar penelitian kualitatif, merancang penelitian kualitatif, mengumpulkan data, serta menyajikan temuan penelitian kualitatif. Buku ini juga dikembangkan untuk memajukan penelitian kualitatif dan memanfaatkan temuan kualitatif di pelayanan kesehatan. Bagi pembaca, para peneliti, manajer, konsultan di manajemen pelayanan kesehatan, mahasiswa sarjana dan pascasarjana, buku ini menyediakan uraian yang dilengkapi contoh-contoh yang relevan, baik yang bersumber dari penelitian lain maupun pengalaman penulis. Pembaca juga diberikan panduan untuk meningkatkan kualitas penelitian, penulisan, dan mengevaluasi penelitian kualitatif. Buku ini dapat menjadi referensi utama aplikasi penelitian kualitatif di bidang pelayanan kesehatan serta memanfaatkan berbagai temuan penelitian kual itatif untuk perbaikan pelayanan kesehatan.

Buku Tak Kenal maka Tak Sayang: Penelitian Kualitatif dalam Pelayanan Kesehatan hadir dengan ilustrasi yang spesifik.

BERDAYA BERSAMA: Pendekatan Holistik dalam Pengembangan Masyarakat di Bidang Kesehatan

Buku ini mengajak pembaca memahami bahwa kesehatan masyarakat tidak hanya ditentukan oleh layanan medis, tetapi juga oleh faktor sosial, budaya, ekonomi, dan lingkungan yang saling terkait. Dengan pendekatan holistik, buku ini menekankan pentingnya keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat, mulai dari perencanaan hingga evaluasi program kesehatan. Melalui pembahasan yang sistematis, pembaca akan diajak menelusuri konsep pemberdayaan, peran fasilitator, prinsip partisipasi, dan tahapan pengembangan masyarakat yang efektif. Buku ini juga menyajikan studi kasus nyata dari lapangan, yang menggambarkan bagaimana kolaborasi antara masyarakat, tenaga kesehatan, dan pemangku kebijakan dapat menciptakan solusi berkelanjutan bagi masalah kesehatan. Didesain untuk mahasiswa, praktisi kesehatan, pengelola program, dan relawan, buku ini memberikan panduan praktis yang dapat langsung diimplementasikan. Dengan bahasa yang mudah dipahami, Berdaya Bersama menjadi sumber inspirasi sekaligus panduan kerja dalam membangun masyarakat yang mandiri, sehat, dan berdaya.

Buku ini mengajak pembaca memahami bahwa kesehatan masyarakat tidak hanya ditentukan oleh layanan medis, tetapi juga oleh faktor sosial, budaya, ekonomi, dan lingkungan yang saling terkait.

Issu Kesehatan Masyarakat dalam SDG’s

Kesehatan masyarakat memiliki peran penting dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia, penanggulangan kemiskinan, dan pembangunan ekonomi. Indeks Pembangunan Manusia meletakkan kesehatan adalah salah satu komponen utama pengukuran selain pendidikan dan pendapatan. Kondisi umum kesehatan Indonesia dipengaruhi oleh faktor lingkungan, perilaku, dan pelayanan kesehatan. Masalah kesehatan masyarakat sampai saat ini masih menjadi perhatian bagi pemerintah. Kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan masih rendah. Tingkat kesehatan masyarakat yang tidak merata dan sangat rendah khususnya terjadi pada masyarakat yang tinggal di pemukiman kumuh. Perilaku masyarakat yang masih tidak higienis ditambah lagi dengan tidak adanya sarana dan prasarana lingkungan yang mendukung berdampak pada kesehatan masyarakat yang tinggal pada pemukiman kumuh tersebut. Banyak masalah kesehatan masyarakat yang mungkin akan timbul akibat perilaku masyarakat dan kondisi lingkungan yang tidak memperhatikan kesehatan. Buku ini mengkaji berbagai permasalahan kesehatan yang menjadi target utama dalam pencapaian Sustainable Development Goals (SDG’s) diantaranya terkait dengan Jaminan Kesehatan Nasional, Permasalahan KIA, Stunting sampai pada Fakta kasus Pandemi Covid-19. Setelah adanya pemaparan terkait data dan fakta kasus, buku ini juga mengkaji berbagai program intervensi yang sudah dilakukan dan bagaimana kendalanya sehingga dapat dijadikan acuan dalam pengambilan kebijakan selanjutnya.

Kesehatan masyarakat memiliki peran penting dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia, penanggulangan kemiskinan, dan pembangunan ekonomi.

BUKU REFERENSI KESEHATAN LINGKUNGAN DALAM PENGELOLAAN PENYAKIT TROPIS

Penyakit tropis merupakan permasalahan kesehatan global yang paling banyak ditemukan di wilayah tropis dan subtropis seperti Indonesia. Buku "Kesehatan Lingkungan dalam Pengelolaan Penyakit Tropis" mengulas secara komprehensif mengenai hubungan erat antara faktor lingkungan dan penyakit tropis, serta pentingnya strategi pengelolaan lingkungan yang tepat untuk mengendalikan penyakit-penyakit tersebut. Dalam buku ini, pembaca akan menemukan berbagai penjelasan mengenai epidemiologi penyakit tropis yang umum di Indonesia seperti filariasis, demam berdarah dengue (DBD), malaria, schistosomiasis, dan infeksi cacing tanah. Penjelasan yang diberikan tidak hanya terbatas pada aspek klinis dan gejala penyakit, namun juga mencakup dampak sosial dan ekonomi yang ditimbulkan akibat tingginya prevalensi penyakit ini, terutama pada masyarakat dengan akses kesehatan terbatas. Selanjutnya, buku ini membahas berbagai dampak dari perubahan iklim global, urbanisasi, kualitas air dan sanitasi, serta polusi lingkungan terhadap penyebaran penyakit tropis. Setiap aspek ini diulas secara rinci dengan studi kasus nyata dari berbagai wilayah di Indonesia, sehingga memberikan gambaran jelas tentang tantangan yang dihadapi sekaligus peluang dalam pengelolaan lingkungan. Selain itu, buku ini juga menguraikan berbagai strategi pengelolaan limbah domestik, pemberdayaan masyarakat melalui edukasi kesehatan, serta pemanfaatan teknologi terbaru seperti biopori, komposting, sistem informasi geografis (SIG), dan sensor nirkabel dalam pemantauan dan pengelolaan penyakit tropis. Strategi ini dipaparkan secara sistematis untuk memudahkan implementasi praktis di lapangan oleh pemerintah, tenaga kesehatan, akademisi, dan masyarakat. Dengan pendekatan holistik dan berbasis bukti, buku ini tidak hanya memberikan wawasan ilmiah namun juga solusi aplikatif yang diharapkan mampu berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan kesehatan masyarakat, khususnya dalam pengelolaan penyakit tropis di Indonesia.

Penyakit tropis merupakan permasalahan kesehatan global yang paling banyak ditemukan di wilayah tropis dan subtropis seperti Indonesia.

PENDEKATAN HOLISTIK DALAM KESEHATAN MASYARAKAT: INTERVENSI GIZI, PERAN KADER, DAN TERAPI KOMPLEMENTER

Buku Pendekatan Holistik dalam Kesehatan Masyarakat: Intervensi Gizi, Peran Kader, dan Terapi Komplementer ini hadir sebagai referensi komprehensif yang mengupas berbagai aspek penting dalam kesehatan masyarakat, baik di tingkat komunitas maupun individu. Ditulis dengan pendekatan yang sistematis, buku ini memberikan wawasan mendalam untuk para praktisi kesehatan, akademisi, mahasiswa, dan pemangku kepentingan di bidang kesehatan. Bab 1 membahas intervensi gizi sebagai solusi efektif dalam mengatasi malnutrisi pada balita di komunitas. Bab ini menguraikan dampak nutrisi terhadap perkembangan anak, faktor penyebab malnutrisi, hingga strategi dan tantangan dalam implementasi intervensi gizi di lapangan. Dengan pendekatan yang berfokus pada komunitas, bab ini menjadi panduan praktis dalam upaya peningkatan kualitas gizi anak sejak dini. Bab 2 menyoroti peran kader kesehatan dalam mendampingi keluarga lansia, khususnya dalam menemukan faktor risiko gangguan kelenturan dan keseimbangan tubuh. Pembahasan meliputi peran kader Posyandu, pendekatan berbasis keluarga, serta metode dalam mengenali dan mengatasi risiko yang dapat memengaruhi kualitas hidup lansia. Dengan melibatkan keluarga, bab ini menawarkan strategi efektif untuk mendukung kesehatan lansia secara berkelanjutan. Bab 3 berfokus pada pengetahuan status gizi remaja dan kaitannya dengan siklus menstruasi serta aktivitas fisik. Bab ini menjelaskan pentingnya gizi seimbang, faktor faktor yang memengaruhinya, serta dampak kekurangan gizi terhadap remaja. Selain itu, hubungan antara status gizi dengan siklus menstruasi dan aktivitas fisik diulas secara ilmiah dan praktis, memberikan pemahaman penting bagi remaja dan pendamping mereka untuk menjaga kesehatan optimal. Bab 4 membahas integrasi terapi komplementer dalam manajemen diabetes mellitus dengan pendekatan holistik. Bab ini menjelaskan pemahaman dasar diabetes mellitus, terapi konvensional, serta pengenalan terapi komplementer seperti akupunktur, herbal, dan relaksasi. Dengan menyoroti tantangan dan solusi dalam integrasi terapi ini, bab ini memberikan panduan menyeluruh untuk meningkatkan kualitas hidup pasien diabetes. Dilengkapi dengan berbagai data, hasil penelitian terbaru, studi kasus yang menawarkan panduan bagi tenaga Kesehatan, akademisi, dan pembuat kebijakan untuk menciptakan perubahan berkelanjutan. Buku ini ditulis dengan Bahasa yang lugas dan ilmiah dan dijadikan referensi dalam transformasi Kesehatan masyarakat di era modern.

Buku Pendekatan Holistik dalam Kesehatan Masyarakat: Intervensi Gizi, Peran Kader, dan Terapi Komplementer ini hadir sebagai referensi komprehensif yang mengupas berbagai aspek penting dalam kesehatan masyarakat, baik di tingkat komunitas ...

Rahasia Makrifat

TERJEMAHAN KITAB ZUBAD KHULASHAH AT-TASHAWWUF “Ucapan orang arif bersumber dari kedalaman hatinya yang dialirkan oleh parit-parit pemikiran ke pintu lisannya, kemudian mengaliri ladang-ladang pendengaran. Apabila mengalir ke tanah yang subur, ucapan itu me-numbuhkan pohon rindang penuh dengan bunga-bunga kebijaksanaan dan buah-buah pelajaran.” **** Rasulullah saw. telah menjelaskan bahwa adab suluk itu tiga. Islam yaitu bangkitnya tubuh melaksanakan tugas-tugas hukum (syariat); iman yaitu bangkitnya hati menunaikan tugas-tugas keberserahan (hakikat), dan ihsan yaitu bangkitnya ruh menyaksikan Sang Raja Yang Mahatahu (makrifat) **** Buku ini mengupas saripati tasawuf sebagai ilmu ahwal (kondisi batin/keadaan ruhani) dengan jelas dan lugas. “Tatkala menyimak ucapan-ucapan para ahli ahwal itu, kecerdasan pun sulit menjelaskannya dan imajinasi pun samar untuk menakwilnya, aku ingin menerangkan sebagian dari ucapan-ucapan itu yang diterima dengan lapang dalam dadaku, terlintas dalam pikiranku, dan terjangkau oleh kemampuanku,“ tutur Syekh. Alhamdulillah, hal-hal yang musykil, pelik, bahkan kontroversial dalam tasawuf berhasil diurai secara cemerlang dan meyakinkan oleh ahlinya, yang disebut-sebut Sang Sulthanul Ulama—pakar tafsir, balaghah, ushul fiqih, fiqih, dan tasawuf. Selamat menjelajahi intisari makrifat, jenjang-jenjang untuk mencapainya, halangan-halangan yang merintanginya, terapi musik dan nyanyian, keindahan syair-syair sufistik, dan lain-lain.

Islam yaitu bangkitnya tubuh melaksanakan tugas-tugas hukum (syariat); iman yaitu bangkitnya hati menunaikan tugas-tugas keberserahan (hakikat), dan ihsan yaitu bangkitnya ruh menyaksikan Sang Raja Yang Mahatahu (makrifat) **** Buku ini ...