Kepemimpinan
- Judul : Kepemimpinan
- Pengarang : Pradja Juhaya S,
- Penerbit : Pustaka Setia
- Klasifikasi : 158.4
- Call Number : 158.4 PRA k
- Bahasa : Indonesia
- Tahun : 2026
-
Ketersediaan :
T2.29635.1 Tersedia di Perpustakaan Kampus
| T2.29635.1 |
Tersedia di Perpustakaan Kampus
|
Budaya Organisasi dan Teori Kepemimpinan. Bagian pertama, Budaya Organisasi, membahas berbagai aspek budaya organisasi, termasuk definisi, indikator, proses pembentukan, dan manifestasinya. Buku ini juga menjelaskan perbedaan antara budaya organisasi yang kuat dan lemah, dan membahas tentang budaya organisasi di tingkat internasional. Selain itu, bagian ini mengupas lapisan budaya organisasi, termasuk artefak, nilai-nilai budaya, dan asumsi dasar. Bagian ini juga membahas struktur dan tipologi budaya organisasi, serta bagaimana budaya dapat diprogram ke dalam mental individu. Bagian ini ditutup dengan diskusi tentang bagaimana organisasi merespon lingkungan eksternal mereka. Bagian kedua, Teori Kepemimpinan, membahas berbagai teori kepemimpinan. Ini dimulai dengan pengertian umum kepemimpinan dan pemimpin, karakteristik kepemimpinan yang efektif, dan faktor-faktor yang dapat menyebabkan kegagalan seorang pemimpin. Buku ini juga membahas perbedaan antara pemimpin dan manajer, serta intisari dari berbagai teori kepemimpinan. Bagian ini kemudian membahas berbagai teori kepemimpinan secara lebih detail, termasuk Teori Kehadiran Orang Besar, Teori Sifat atau Kepemimpinan Alamiah, Teori Perilaku Kepemimpinan, Teori Kepemimpinan Perilaku Khusus, Teori Kepemimpinan Partisipatif, Teori Kepemimpinan Situasional, Teori Kepemimpinan Kontingensi, Teori Kepemimpinan Transaksional, dan Teori Kepemimpinan Transformasional. Secara keseluruhan, buku ini tampaknya memberikan pandangan yang komprehensif dan mendalam tentang budaya organisasi dan teori kepemimpinan, serta bagaimana keduanya berinteraksi dan mempengaruhi satu sama lain dalam konteks organisasi.
Secara keseluruhan, buku ini tampaknya memberikan pandangan yang komprehensif dan mendalam tentang budaya organisasi dan teori kepemimpinan, serta bagaimana keduanya berinteraksi dan mempengaruhi satu sama lain dalam konteks organisasi.
Kemampuan kepala sekolah berkaitan dengan pengetahuan dan pemahaman terhadap manajemen dan kepemimpinan serta tugas yang dibebankan kepada kepala sekolah. Tidak jarang kegagalan pendidikan dan pembelajaran di sekolah disebabkan oleh kurangnya pemahaman kepala sekolah terhadap tugas-tugas yang harus dilaksanakannya. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa berhasil tidaknya suatu sekolah dalam mencapai tujuan serta mewujudkan visi dan misinya terletak pada bagaimana manajemen dan kepemimpinan kepala sekolah, khususnya dalam menggerakkan dan memberdayakan komponen sekolah agar tercipta interaksi berkualitas yang dinamis. Secara garis besar yang dikaji dalam buku ini berkaitan dengan upaya peningkatan mutu pendidikan yang tercemin dalam kualitas sekolah, dengan mengkaji berbagai faktor yang memengaruhinya. Hal ini terutama dimaksudkan agar setiap kepala sekolah dapat mengelola dan mengembangkan berbagai potensinya secara optimal dalam kaitannya dengan manajemen sekolah, baik potensi peserta didik, potensi tenaga kependidikan maupun potensi masyarakat yang dapat digali di sekitar sekolah. Buku "Manajemen dan Kepemimpinan Kepala Sekolah" ini dapat dijadikan acuan dan pedoman bagi kepala sekolah, calon kepala sekolah, pengawas sekolah, dewan pendidikan, komite sekolah, tenaga kependidikan serta bagi masyarakat umum yang memiliki perhatian terhadap pentingnya pendidikan untuk mewujudkan sekolah yang efektif, efisien, mandiri, produktif, dan akuntabel menuju pendidikan yang berkualitas.
... peserta didik. Untuk itu, di sekolah perlu dilakukan pencatatan dan ketatalaksanaan kepesertadidikan, dalam bentuk buku induk, buku klapper, buku laporan keadaan peserta didik, buku presensi peserta didik, buku rapor, daftar kenaikan ...
Manajemen dan kepemimpinan pendidikan pondok pesantren hakikatnya adalah suatu proses penataan dan pengelolaan lembaga pendidikan pondok pesantren yang melibatkan sumber daya manusia dan non manusia dalam menggerakkan mencapai tujuan pendidikan pesantren secara efektif dan efisien. Terkait hal itu, secara umum pesantren masih menghadapi kendala serius menyangkut ketersediaan sumber daya manusia profesional dan penerapan manajemen yang umumnya masih konvensional, misalnya tiadanya pemisahan yang jelas antara yayasan, pimpinan madrasah, guru, dan staf atministrasi; tidak adanya transparasi pengelolaan sumber-sumber keuangan; belum terdistribusinya pengelo laan pendidikan; dan banyaknya penyelenggaraan administrasi yang tidak sesuai aturan baku organisasi. Kiai masih merupakaan figur sentral dan penentu kebijakan pendidikan pesantren. Pada kesempatan ini, maka buku yang sederhana ini mampu memberi jawaban mengenai manajemen dan kepemimpinan pondok pesantren yang efektif dan efisien dalam mengatasi berbagai permasalahan itu. Buku Persembahan Penerbit PrenadaMediaGroup
Manajemen dan kepemimpinan pendidikan pondok pesantren hakikatnya adalah suatu proses penataan dan pengelolaan lembaga pendidikan pondok pesantren yang melibatkan sumber daya manusia dan non manusia dalam menggerakkan mencapai tujuan ...
Sebagai suatu organisasi, lembaga pendidikan memerlukan tidak hanya seorang manajer untuk mengelola sumber daya lembaga pendidikan yang lebih banyak berkonsentrasi pada permasalahan anggaran dan persoalan administratif lainnya, tetapi juga memerlukan pimpinan yang mampu menciptakan sebuah visi dan semua komponen individu yang terkait dengan lembaga pendidikan. Kepemimpinan pada hakikatnya merupakan kemampuan yang dimiliki seseorang untuk membina, membimbing, mengarahkan, dan menggerakkan orang lain agar dapat bekerja sama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Untuk mewujudkan tujuan tersebut, pemimpin perlu melakukan serangkaian kegiatan, di antaranya mengarahkan orang-orang yang terlibat dalam organisasi yang dipimpinnya. Dengan kata lain tercapai atau tidak tujuan suatu organisasi sangat tergantung pada pimpinannya. Buku ini menyuguhkan teori, kebijakan, dan praktik kepemimpinan pendidikan di sekolah dan perguruan tinggi. Di dalamnya dibahas: konsep pemimpin, gaya kepemimpinan, model kepemimpinan, kepemimpinan perempuan, etika kepemimpinan, manajemen konflik, kompetensi kepala sekolah, kepemimpinan kepala sekolah, pembentukan budaya sekolah, pelatihan kepala sekolah, pemilihan rektor, dan isu-isu kepemimpinan pendidikan. Pemahaman yang baik tentang teori kepemimpinan dapat membantu praktisi pendidikan dalam menjalankan amanah kekuasaan sebagai pemimpin, sehingga mampu mengembangkan sekolah atau kampus yang unggul, inovatif, dan berdaya saing. Kepemimpinan Pendidikan: Teori dan Kebijakan disusun berdasarkan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) mata kuliah Kepemimpinan Pendidikan, Prodi Manajemen/Administrasi Pendidikan, baik S-1, S-2, maupun S-3. Karenanya, buku ini sangat tepat menjadi rujukan utama bagi dosen dan mahasiswa Prodi Manajemen/Administrasi Pendidikan. Di samping itu, buku ini juga dapat dijadikan bacaan oleh pendiri dan pengurus yayasan, kepala sekolah, dan pimpinan perguruan tinggi. Sebagai suatu organisasi, lembaga pendidikan memerlukan tidak hanya seorang manajer untuk mengelola sumber daya lembaga pendidikan yang lebih banyak berkonsentrasi pada permasalahan anggaran dan persoalan administratif lainnya, tetapi juga memerlukan pimpinan yang mampu menciptakan sebuah visi dan semua komponen individu yang terkait dengan lembaga pendidikan. Kepemimpinan pada hakikatnya merupakan kemampuan yang dimiliki seseorang untuk membina, membimbing, mengarahkan, dan menggerakkan orang lain agar dapat bekerja sama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Untuk mewujudkan tujuan tersebut, pemimpin perlu melakukan serangkaian kegiatan, di antaranya mengarahkan orang-orang yang terlibat dalam organisasi yang dipimpinnya. Dengan kata lain tercapai atau tidak tujuan suatu organisasi sangat tergantung pada pimpinannya. Buku ini menyuguhkan teori, kebijakan, dan praktik kepemimpinan pendidikan di sekolah dan perguruan tinggi. Di dalamnya dibahas: konsep pemimpin, gaya kepemimpinan, model kepemimpinan, kepemimpinan perempuan, etika kepemimpinan, manajemen konflik, kompetensi kepala sekolah, kepemimpinan kepala sekolah, pembentukan budaya sekolah, pelatihan kepala sekolah, pemilihan rektor, dan isu-isu kepemimpinan pendidikan. Pemahaman yang baik tentang teori kepemimpinan dapat membantu praktisi pendidikan dalam menjalankan amanah kekuasaan sebagai pemimpin, sehingga mampu mengembangkan sekolah atau kampus yang unggul, inovatif, dan berdaya saing. Kepemimpinan Pendidikan: Teori dan Kebijakan disusun berdasarkan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) mata kuliah Kepemimpinan Pendidikan, Prodi Manajemen/Administrasi Pendidikan, baik S-1, S-2, maupun S-3. Karenanya, buku ini sangat tepat menjadi rujukan utama bagi dosen dan mahasiswa Prodi Manajemen/Administrasi Pendidikan. Di samping itu, buku ini juga dapat dijadikan bacaan oleh pendiri dan pengurus yayasan, kepala sekolah, dan pimpinan perguruan tinggi. Buku persembahan penerbit PrenadaMediaGroup #PrenadaMedia
Kepemimpinan Pendidikan: Teori dan Kebijakan disusun berdasarkan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) mata kuliah Kepemimpinan Pendidikan, Prodi Manajemen/Administrasi Pendidikan, baik S-1, S-2, maupun S-3.
MANAJEMEN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH
... sarana dan prasarana pendidikan dengan jalan pemanfaatan sementara barang milik pihak lain untuk kepentingan sekolah dengan cara membayar berdasarkan perjanjian sewa-menyewa. Pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan dengan ...
| T2.29412.1 |
(PNJ-2-00006014) Dipinjam sampai 21-04-2026 pada Perpustakaan Kampus
|
| R2.28198.1 |
Tersedia di Perpustakaan Kampus
|
| T2.28192.1 |
Tersedia di Perpustakaan Kampus
|
| T2.27344.1 |
Tersedia di Perpustakaan Kampus
|