Sebanyak 3 item atau buku ditemukan

Kolaborasi Media Pembelajaran Video Based Learning (VBL) Materi Geometri dengan Strategi MATOA

Pembelajaran matematika menjadi momok, tidak menarik, dan sulit bagi peserta didik sehingga animo mengikuti pelajaran rendah. Penyampaian metode pembelajaraan klasikal juga mengakibatkan peserta didik tidak menyukai pelajaran matematika. Hal ini ditandai dengan rendahnya capaian prestasi akademik baik kompetisi matematika dan SNMPTN. Buku ini membahas kolaborasi pembelajaran matematika media Video Based Learning dengan strategi MATOA yang mulai mengalami perubahan mindset di tengah pandemi. Penggunaan strategi Motivation, Active, The Way, Open, dan Analysis (MATOA) diminati peserta didik. Pembelajaran matematika dilaksanakan secara online dengan aplikasi e-learning. Penyampaian model pembelajaran yang inovatif dan kreatif ditumbuhkan seiring perkembangan peserta didik dan penggunaan teknologi. Pilihan media dan strategi pembelajaran ikut menentukan keberhasilan pembelajaran matematika. Di samping itu, motivasi dan minat belajar mengikuti kompetisi online mulai tumbuh dan berkembang. Hal ini ditandai capaian prestasi kompetisi online yang mulai meningkat. Setelah terbukti meraih prestasi maka peserta didik mulai semangat berkompetisi dan minat belajar matematika meningkat. Selanjutnya peserta didik menguasai soal matematika berbasis HOT. Peserta didik mampu menyelesaikan soal-soal matematika dengan rumus dan trik cepat dalam penyelesaiannya. Peserta didik pun mampu bersaing SNMPTN, SBMPTN, dan seleksi perguruan tinggi lainnya.

Pembelajaran matematika menjadi momok, tidak menarik, dan sulit bagi peserta didik sehingga animo mengikuti pelajaran rendah.

MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA: Teori dan Aplikasi pada Matematika Sekolah Dasar

Media pembelajaran merupakan salah satu sarana atau komponen yang sangat penting dalam mendukung proses pembelajaran yang dapat meningkatkan minat dan motivasi peserta didik dalam belajar, sehingga apa yang disampaikan guru dapat diterima baik oleh peserta didik. Media pembelajaran tidak hanya sebagai alat bantu, melainkan salah satu strategi untuk mencapai tujuan pembelajaran. Fungsi media pembelajaran yang perlu ditekankan yaitu sebagai sumber belajar dan alat bantu peserta didik untuk memperoleh pesan dan informasi dari guru, sehingga dapat mengembangkan dan meningkatkan pengetahuan siswa. Dalam mengimplementasikan media pembelajaran pada matematika, guru perlu memperhatikan fokus apa yang ingin disampaikan kepada peserta didik agar menjadi tepat guna, seperti dalam penyampaian konsep matematika akan berbeda dengan mengajarkan prinsip atau prosedur dalam matematika. Begitupun jika ingin mengajarkan penguasaan (mastery) pada peserta didik yang akan berbeda dengan cara mereview pemahaman mereka. Pemilihan media pembelajaran juga perlu memperhatikan cara atau gaya belajar peserta didik. Media pembelajaran untuk pengekspresian diri akan berbeda dengan cara belajar peserta didik yang cenderung memperhatikan interpersonal mereka. Oleh karena itu, buku ini membahas masalah teori dan aplikasi media pembelajaran yang memperhatikan penguasaan (mastery), pemahaman, ekspresi diri, dan interpersonal peserta didik, khususnya pada matematika tingkat Sekolah Dasar.

Oleh karena itu, buku ini membahas masalah teori dan aplikasi media pembelajaran yang memperhatikan penguasaan (mastery), pemahaman, ekspresi diri, dan interpersonal peserta didik, khususnya pada matematika tingkat Sekolah Dasar.