Sebanyak 17 item atau buku ditemukan

Wasiat Auliya`; Kisah Dan Kearifan Hidup Para Kekasih Allah

Seorang lelaki bertanya kepada Dzûn-Nûn al-Mishrî tentang keadaannya. Ia menjawab: Bagiku, tidak ada keadaan yang kuridai dan tidak ada pula keadaan yang tak kuridai. Bagaimana aku dapat meridai keadaanku untuk diriku sendiri, sedangkan aku tidak bisa memenuhi apa yang Dia kehendaki dariku? Bagaimana pula aku dapat tidak meridai keadaanku, sedangkan tidak terjadi suatu keadaan pada diriku kecuali keadaan yang Dia kehendaki? Aku tidak tahu manakah yang lebih baik: baiknya ahwalku dalam kebaikan perbuatan baik-Nya kepadaku atau baiknya ahwalku dalam keadaan burukku ketika keadaan buruk itu yang dipilihkan untukku? Alangkah indahnya perkataan itu! Yang mengatakannya adalah orang yang cinta kepada Allah dan sibuk dengan-Nya, menyerahkan kendali dirinya kepada Allah dan rida kepada-Nya dalam segala keadaannya, serta [teguh] berdiri di hadapan Allah Swt. Ia selalu merenungkan keindahan perbuatan-perbuatan-Nya, sehing ga dirinya pun menciut. Ia menjadi tidak rida dan tidak pula murka terhadap seluruh keadaannya. Dirinya telah luruh dalam keridaan kepada Tuhannya. Demikian karena baik dalam keadaan taat maupun dalam keadaan maksiat, dirinya selalu menunaikan hak Allah. ia ridai semen Keadaan taat, bagaimana mungkin tara keadaan taatnya pasti berkekurangan?! Keadaan maksiat, bagaimana mungkin ia murkai sedangkan keadaan maksiat itu merupakan pilihan Allah untuknya?! Kalau begitu, yang terbaik adalah berserah diri dan rida serta beristigfar dan memuji-Nya. Menghayati perjalanan hidup, karakter, dan kesucian-hati orang-orang saleh merupakan salah satu penghayatan terbaik yang mampu mengukuhkan cita-cita dan menanamkan cinta pada kebaikan. Buku ini berisi 89 pelajaran hidup dari 61 orang arif lintas negeri dan masa, yang dengan menyebut nama mereka saja, rahmat terharapkan. "Ketika orang-orang saleh disebut, bercucuranlah rahmat-rahmat," tutur para ulama dahulu. Lalu, bagaimana jika kita membaca berbagai kearifan, petuah, dan cahaya mereka yang turun dengan deras kepada kita? Kisah para wali yang memperlihatkan akhlak mereka dan keutamaan yang mengantar mereka menjadi kekasih Allah itu tak lain dimaksudkan untuk menghangatkan cinta kepada mereka dan cinta untuk mengikuti mereka. Karena itulah ulama salaf Sufyan al-Tsauri biasa berkata, "Bila kami tidak termasuk orang saleh, sungguh kami ini mencintai orang-orang saleh."

Seorang lelaki bertanya kepada Dzûn-Nûn al-Mishrî tentang keadaannya.

Cara Menjadi Waliyullah : Panduan untuk Menjadi Kekasih Allah

Bagaimana cara menjadi kekasih Allah (waliyullah)? Bagaiamana menyelaraskan antara syariat, tarekat dan hakikat? Buku karya Syekh Nawawi Al-Bantani ini adalah jawabannya. Sebagaimana kitab Kifayatul Atqiya’ wa Minhajul Ashfiya’ karya Syekh Abu Bakar Syatha (penulis Kitab I’anatut Thalibin syarah kitab Fathul Mu’in), Syekh Nawawi Al-Bantani menulis buku ini juga dimaksudkan untuk menjelaskan nazham (syair) Hidayatul Adzkiya’ ila Thariqil Auliya’ yang ditulis oleh Syekh Zainuddin Al-Malibari. Dari sini tampak jelas bahwa Syekh Nawawi Al-Bantani adalah ulama kaliber dunia. Ulama asal Serang, Banten ini dijuluki sebagai Sayyidu Ulama Al-Hijaz (pemimpin para ulama kota Hijaz) dan Sayyidu Ulama Al-Haramain (pemimpin para ulama dua kota suci Makkah dan Madinah). Karya-karyanya meliputi banyak bidang keilmuan mulai dari tafsir, hadits, gramatikal bahasa arab (nahwu sharaf), fiqih, akidah, tasawuf, hingga sejarah. Dalam bukunya ini, Syekh Nawawi Al-Bantani menjelaskan jalan yang ditempuh oleh para waliyullah. Nazham Hidayatul Adzkiya’ ila Thariqil Auliya’ karya Syekh Zainuddin Al-Malibari hanya menyebutkan jalan-jalan yang ditempuh oleh para kekasih Allah tanpa menjelaskannya karena sifatnya yang memang syair. Syekh Nawawi dalam bukunya ini menjelaskan jalan-jalan tersebut secara gamblang baik dari segi gramatikal bahasa arab (nahwu sharaf) maupun dalil-dalil Al-Quran, hadits dan pendapat para ulama yang menjadi dasarnya. Apa saja jalan-jalan yang ditempuh para ulama agar bisa mencapai derajat waliyullah dan meraih mutiara hakikat? Dapatkan jawabannya di buku ini.

... Nabi berasal dari Khadijah kecuali Ibrahim , yang berasal dari Ummul Mukminin Mariyah Al - Qibthiyyah . Perkataan penulis Shahbi ( beserta sahabat ) dibaca dengan sukun pada huruf Ain dan fathah pada huruf Shad , meskipun boleh juga ...

Bekal Menjadi Kekasih Allah

Terjemahan Kitab Nashaihul 'Ibad

Nahsihul ‘Ibad adalah salah satu kitab yang bertemakan tasawuf yang dalam penyajiannya sangat sederhana dan langsung pada pokok masalah, sehingga memudahkan setiap pembaca untuk memahaminya. Isi kitab ini menjawab kebutuhan spiritual sehari-hari seorang muslim. Terdapat 1055 nasihat yang disusun secara numeric dan bersumber dari al-Quran, hadis, dan ucapan para sahabat serta ulama salaf. Kitab ini memiliki kandungan makna yang begitu dalam dan hakikatnya yang begitu tinggi, sehingga bila dipahami secara mendalam dan dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari, dapat mengantarkan kita pada kesucian hati, kebersihan jiwa, dan kesantunan budi pekerti, serta dapat mengingatkan kita akan pentingnya memahami makna hidup yang sejati. Buku “Bekal Menjadi Kekasih Allah” ini adalah referensi wajib yang harus dimiliki oleh para pendamba jalan kebaikan, kebahagiaan dan keselamatan. Tunggu apa lagi!

Menguak Rahasia Kehebatan Para Kekasih Allah

1001 Mukjizat Para Nabi dan Karamah Para Sahabat

Ulul ‘Azmi adalah gelar yang diberikan kepada para rasul yang memiliki kedudukan tinggi. Kedudukan inggi nan istimewa tersebut dikarenakan mereka hidup dengan penuh ketabahan, kesabaran luar biasa, dan tanpa enyerah dalam menyebarkan agama, sekalipun harus berhadapan dengan manusia-manusia yang keras kepala. Ulul ‘Azmi adalah gelar bagi para nabi Allah yang betul-betul istimewa dibanding para nabi Allah yang lain.

... mimpi Fir'aun itu sehingga mengeluarkan kebijakan untuk membunuh setiap bayi laki-laki, terutama yang lahir dari kalangan Bangsa Israel? Dituturkan dalam sebuah riwayat, pada suatu malam Fir'aun bermimpi. Dalam mimpi itu ia melihat ...