Sebanyak 2145 item atau buku ditemukan

Kartini Mama Cantik Juga

Saat hari Kartini Nunik dan Afika sibuk berdandan di depan cermin. Mereka akan ikut lomba busana di sekolah. Wah, kira-kira siapa ya yang bakal jadi juaranya? Nunik atau Afika? Dua-duanya memang cantik sih.

Saat hari Kartini Nunik dan Afika sibuk berdandan di depan cermin. Mereka akan ikut lomba busana di sekolah. Wah, kira-kira siapa ya yang bakal jadi juaranya? Nunik atau Afika? Dua-duanya memang cantik sih.

BEKAL MENYAMBUT BULAN SUCI RAMADHAN

Bulan suci Ramadlan sudah di hadapan kita. Mari kita sambut kedatangan tamu mulia ini dengan sambutan terhangat. Di antara para ulama terkemuka terdahulu senantiasa berdoa selama enam bulan memohon kepada Allah agar mereka dapat bertemu dengan bulan suci Ramadlan, lalu dalam enam bulan berikutnya mereka senantiasa berdoa agar ibadah mereka yang telah dikerjakan di bulan Ramadlan diterima oleh Allah. Kalau saja setiap orang dari kita mengetahui keistimewaan yang terdapat dalam bulan Ramadlan niscaya mereka akan selalu berharap Ramadlan memanjang waktunya dalam setahun penuh. Orang-orang mukmin mendapatkan kabar gembira akan dibukakannya pintu-pintu surga dan ditutupnya pintu-pintu neraka, serta dibelenggunya pemuka-pemuka syetan. Kabar gembira ini tidak terdapat dalam bulan-bulan selain Ramadlan. Barangsiapa mengisi Ramadlan dengan kesalehan-kesalehan maka dia telah mendapatkan rahmat yang besar, dan barangsiapa menyia-nyiakannya maka ia tidak telah melewatkan kebaikan yang agung. Sayyidina Umar bin Abdul Aziz pada akhir khutbah-nya berkata: “Sesungguhnya kalian tidaklah diciptakan dengan sia-sia dan kalian tidak dibiarkan begitu saja, akan tetapi ada tempat kembali bagi kalian pada hari kiamat. Allah akan menghisab hamba-hamba-Nya. Maka sungguh merugi orang yang menyia-nyiakan rahmat Allah yang sangat luas, sungguh merugi orang yang tidak mendapatkan surga yang lebarnya seluas langit dan bumi. Bukankah kalian tahu bahwa kalian akan mati dan akan datang generasi setelah kalian. Setiap hari kita mengantarkan mereka yang telah sampai ajalnya, maka bertaqwalah kepada Allah sebelum kematian mendatangi kita. Sungguh aku mengatakan nasihat ini untuk kalian; yang sesungguhnya dosa-dosa saya sendiri yang tidak saya ketahui jauh lebih banyak dari pada dosa-dosa yang saya ketahui, yang karena itu saya terus meminta ampunan kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya”. Kabar gembira bagi orang-orang mukmin dengan dibukanya pintu-pintu surga, ditutupnya pintu-pintu neraka, dan dibelenggunya Iblis dan pemuka-pemuka syetan di bulan suci ini. Maka hendaklah kita persiapkan diri kita dengan bekal yang cukup untuk menyambut bulan bertaburan berkah dan ampunan ini. Jangan sia-siakan kedatangannya karena kesempatan berharga ini belum tentu dapat kita raih kembali pada tahun-tahun mendatang. Kita adalah manusia-manusia yang senantiasa dalam kerugian, namun demikian akan datang kepada kita hari-hari yang menjanjikan perdagangan yang menguntungkan. Barangsiapa yang tidak mendapatkan keberuntungan pada bulan Ramadlan ini maka kapan dia akan beruntung?! Pahala diraih dengan usaha, maka jadikanlah Ramadlan ini sebagai usaha untuk meraih pahala. Buku yang ada di hadapan anda ini semoga ikut memberikan kontribusi khususnya bagi penulis, keluarga, dan kerabat, dan umumnya bagi seluruh ummat Islam dalam usaha membekali diri dengan pengetahuan tentang ibadah puasa yang akan kita kerjakan. Semoga puasa dan segala amal ibadah kita yang kita kerjakan di bulan suci Ramadlan ini berbuah ridla Allah dan pahala yang kelak dapat kita temui di akhirat kelak. Amin. Selamat datang wahai Ramadlan. Selamat datang wahai bulan yang paling mulia. Selamat datang wahai bulan puasa.

Irsyadul Ibad: Nasihat-nasihat Peningkat Amal Saleh untuk Bekal Akhirat

Dunia adalah panggung orang mukmin untuk beramal saleh sebagai bekal dan investasi di akhirat. Ketika mati, tak ada yang akan menyertai. Harta yang dibanggakan, keluarga yang dicintai, kawan-kawan nongkrong, tetangga di sekitar, semuanya akan ditinggalkan dan tak ikut menemani. Kematian memutus semua hal duniawi tanpa bisa dielakkan. Hanya amal sewaktu hidup yang akan menjadi satu-satunya teman yang dapat diandalkan. Buku ini menjadi petunjuk penting dan berharga sekaligus pengingat tentang apa saja yang perlu kita persiapkan sebagai bekal akhirat. Didasarkan pada dalil-dalil al-Quran, hadis-hadis Nabi yang sahih, dan nasihat-nasihat bijak ulama saleh klasik, buku ini memberi kita pijakan yang pasti dan arah yang jelas bagaimana kita menjalani kehidupan dunia hingga selamat sampai akhirat.

BEKAL KEKEKALAN

Tanggung Jawab Mengisi Keselamatan

Hidup ini benar-benar tragis, sebab pada akhirnya semua yang dicapai manusia di dalam hidup ini harus dilepaskan. Semua kepuasan hidup dan semua kesenangan akan lenyap seperti uap. Orang yang tidak menghayati bahwa perjalanan hidup ini ada ujungnya, pasti tidak akan mempersiapkan diri dengan baik untuk kekekalannya. Sementara, banyak orang Kristen yang tidak menyadari, bahwa sebenarnya mereka sedang diparkir oleh kuasa kegelapan di bumi ini dengan cara memberi hidup yang senyaman-nyamannya. Hal itu dimaksudkan agar seseorang tidak membutuhkan dunia lain yang akan datang, tidak membutuhkan siapa pun, bahkan tidak membutuhkan Tuhan sendiri. Orang percaya harus berbekal kehidupan yang diubahkan setiap hari, dari seorang yang berkodrat dosa menjadi seorang yang berkodrat Ilahi. Dengan demikian, perjalanan hidup orang beriman adalah petualangan hebat kehidupan yang selalu memburu pengenalan akan Allah, kehendak, dan rencana-Nya untuk diwujudkan.

Sebelum Ijab Kabul, Bekal untuk Kehidupan Rumah Tangga yang Bahagia

Hidup berumah tangga ibarat bahtera yang mengarungi lautan. Ia pasti akan menghadapi berbagai tantangan dan masalah di perjalanan, dari mulai yang remeh-temeh, sedang, hingga yang berat, sulit dan rumit. Tantangan dan masalah itu bisa jadi berkaitan dengan pasangan, orangtua dan mertua, anak-anak, dan orang lain. Didasarkan pada sejumlah cerita dan pengalaman pasangan menikah dan akan menikah, buku ini memberi gambaran nyata persoalan-persoalan yang sering kali dihadapi. Misalnya, bagaimana menikah tanpa cinta, menikah saat kuliah, calon pasangan belum mapan, jodoh tak sesuai harapan, hubungan tak direstui orang tua, menikah di hari sial, bimbang antara menikah atau karier/pendidikan, menunda atau mempercepat kehamilan, tinggal bersama mertua atau mandiri, pendidikan anak, soal perceraian, poligami, dan lainnya. Ditulis dengan bahasa yang komunikatif, populer, dan tak membuat dahi berkerut, juga pengarang yang spesialis dalam hal pernikahan dan keluarga, buku ini sayang dilewatkan. Kita diajak untuk berpikir cerdas, bijak, dan tegas, dalam menyikapi pelbagai persoalan rumah tangga. Banyak kiat dan tips yang bisa diteladani dalam upaya untuk merajut hubungan rumah tangga agar harmonis, awet, bertanggung jawab, dan berhasil melewati setiap problem dengan baik.

“Bekal Untuk Mu, Wahai Pejuang Al-Qur’an” (Untuk Tingkat Dasar Sampai Tingkat Lanjutan)

JUDUL BUKU : “Bekal Untuk Mu, Wahai Pejuang Al-Qur’an” (Untuk Tingkat Dasar Sampai Tingkat Lanjutan) PENULIS : Muharrik Fathul Haq NO. ISBN : 978-623-421-416-1 (PDF) PENERBIT : GUEPEDIA TAHUN TERBIT : November 2023 JENIS BUKU : BUKU AGAMA, PEMBELAJARAN, NON FIKSI KONDISI BUKU : BUKU BARU / BUKU ORIGINAL ASLI, LANGSUNG DARI PENERBITNYA Sinopsis : "Al-Qur’an bagaikan cahaya yang menerangi kegelapan, pelita dalam kehidupan, kabar gembira untuk hamba-Nya yang beriman dan mengguna kan akal nya melihat keagungan Al-Qur’an, juga surat dari Robb semesta alam untuk hamba nya, di kata kan oleh ulama siapa yang ingin berinteraksi langsung dengan Allah SWT maka bacalah firman-Nya, Rasulullah SAW, Sahabat nya, Tabi’in, dan para generasi ulama sesudah nya berjuang, mengorban kan diri nya untuk menjaga kemuliaan Al-Qur’an hingga akhir nya Al-Qur’an bisa kita baca dan nikmati hari ini, di karena kan perjuangan dan pengorbanan pendahulu kita. Seseorang yang dalam hidup nya di berikan kesempatan untuk membaca, mempelajari, mengajar kan, mengamal kan dan mendakwahi nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan, sungguh itu merupa kan hadiah terbesar bagi Allah SWT untuk hamba nya, bergembira lah wahai para calon keluarga Allah SWT yang ada di muka bumi dan orang-orang yang di khusus kan nya, jangan pernah bersedih, bersama kalian ada Al-Qur’an yang akan menolong di akhirat nanti. Kalian harus yakin dengan syafa’at Al-Qur’an, tanda bersih nya hati seorang hamba ialah manakala ia berinteraksi dengan Al-Qur’an dalam keseharian nya secara konsisten, ia tidak akan pernah merasa puas ketika berinteraksi dengan Al-Qur’an." "Dan hal yang lebih penting jangan sampai di lupa kan yaitu adab dan akhlak seorang pejuang Al-Qur’an ketika berinteraksi dengan Al-Qur’an, bagaimana adab membaca, adab seorang pembelajar Al-Qur’an, adab seorang penghafal Al-Qur’an, adab sebagai pengajar Al-Qur’an, di awal pembahasan, buku ini membahas itu semua di mulai bagaimana sejarah awal mula kitab adab masuk ke Indonesia, hal yang sangat penting namun di anggap mudah padahal pahala nya sangat besar, bagaimana penting nya membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar sesuai kaidah yang di tetap kan oleh ulama, ada kala nya seorang pejuang Al-Qur’an merasa kan lemah iman dalam berinteraksi dengan Al-Qur’an, buku ini mengajak kepada pembaca mengenal biografi orang-orang sholih yang merupa kan para pakar Al-Qur’an di zaman nya, menyuguh kan matan ilmu tajwid dan qiro’at yang usia nya sudah ratusan tahun namun tetap eksis sampai saat ini di pelajari di dunia, di akhir pembahasan penulis mencoba membahas dengan pola tanya jawab untuk memantik rasa keingin tahuan pembaca terkait bacaan yang tujuh dan bacaan yang sepuluh, mengenal kan ilmu Qiro’at dan para Imam Qiro’at nya, serta membahas sampai perbedaan Qiro’at ‘Asyroh Sughro dan Qiro’at ‘Asyroh Kubro." www.guepedia.com Email : [email protected] WA di 081287602508 Happy shopping & reading Enjoy your day, guys

14 Bekal Dasar Dokter Puskesmas

Buku ini berisi beberapa penyakit yang sering ditemukan di Puskesmas dan merupakan kompetensi dokter umum. Penyakit-penyakit tersebut antara lain: infeksi Soil Transmitted Helminth, penyakit eritroskuamosa, impetigo pada anak, infeksi jamur superfisial di kulit, alergi obat, keputihan pada anak usia menarche, abortus, kejang pada anak, demam tifoid dan limfadenopati tuberkulosa. Penyakit-penyakit tersebut dibahas tuntas sampai penatalaksanaan yang dapat dilaksanakan di fasilitas kesehatan primer termasuk Puskesmas. Selain membahas penyakit, buku ini juga berisi beberapa keterampilan yang dapat menjadi bekal bagi dokter umum di Puskesmas antara lain tatalaksana impaksi serumen, teknik sirkumsisi dan bekam. Pada buku ini juga membahas satu hal penting dalam penatalaksanaan pasien sehari-hari yaitu kapan harus memberikan antibiotik pada pasien di Puskesmas. Semua materi yang dibahas pada buku ini ditulis oleh narasumber kompeten di bidangnya. Harapan penulis buku ini dapat menjadi bekal bagi sejawat dokter dan praktisi kesehatan yang bertugas di fasilitas kesehatan primer dalam melaksanakan tugas sehari-hari.