Sebanyak 420 item atau buku ditemukan

The New Santri

Challenges to Traditional Religious Authority in Indonesia

Just like the Gutenberg revolution in the fifteenth century, which led to the emergence of non-conventional religious authority in the Christian world, the current information technology revolution, particularly through mediums such as Facebook, Instagram, YouTube, and Twitter, has triggered the re-construction and decentralization of religious authority in Islam. New santri (pious individuals) and preachers emerged from the non-conventional religious educational system. They not only challenged the traditional authorities, but also redefine and re-conceptualize old religious terminologies, such as hijra and wasatiyya. This book explores the dynamics of religious authority in Indonesia with special attention to the challenges from the “new santri”. It is a rich and important book on religion. I recommend students of religion in Indonesia and other countries to read it. Ahmad Syafi’i Maarif Professor Emeritus of History at Yogyakarta State University An important and timely volume that addresses the changing nature of Islamic leadership in the world’s most popular Muslim country. This book debunks many (mis)perceptions that Indonesia Islam is monolithic. It also redefines dominant characterization of Islam by Orientalist scholars, such as santri and abangan Muslims. Haedar Nashir Chairman of Muhammadiyah This edited volume evaluates the new development of Islamic scholarship and authority in Indonesia. Things have changed significantly in recent times that make many observers and researchers wondering: has Indonesia moved from traditional authorities, mainstream Islamic organizations, and the established scholarship to the new actors, movements and platforms? Has the change occurs owing to the democratization and political reforms that took place in the last twenty years or are there other factors we need to take into account? The contributors in this book provide possible answers from many different areas and perspectives. It’s a must-read! Nadirsyah Hosen Monash University, Australia

The contributors in this book provide possible answers from many different areas and perspectives. It’s a must-read! Nadirsyah Hosen Monash University, Australia

Majalah ar-risalah Edisi 229/September 2020 - Jari Si Lidah Bertulang

Dahulu, ketika seseorang bermaksud mengorek keburukan orang yang tidak disuka perlu pasang mata di tempat yang biasa disinggahinya. Atau memasang telinga di kerumunan atau menghubungi orang-orang yang dengan itu dia bisa mendapatkan info aib orang yang dimaksud. Namun kini, cukup dengan mengintip di status Facebooknya, Whats App, Instagram dan aplikasi lain. Atau dengan berselancar di group-group yang dimungkinkan muncul isu tentang orang atau komunitas yang dimaksud. Dan itu bisa dilakukan meski tetap di dalam rumah Majalah ar-risalah Edisi 229/September 2020 - Jari Si Lidah Bertulang

Atau dengan berselancar di group-group yang dimungkinkan muncul isu tentang orang atau komunitas yang dimaksud. Dan itu bisa dilakukan meski tetap di dalam rumah Majalah ar-risalah Edisi 229/September 2020 - Jari Si Lidah Bertulang

Nuansa Sufistik dalam Tafsir Firdaus An-Naîm Karya KH. Thaifur Ali Wafa: Studi Analisis terhadap Ayat-ayat Tasawuf

Buku ini merupakan penelitian tentang penafsiran ayat-ayat tasawuf dalam tafsir KH Thaifur Ali Wafa. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya keinginan dari sebagian umat Islam yang ingin mendialogkan al-Qur’an sebagai teks yang terbatas dengan problematika sosial kemanusiaan yang tidak terbatas merupakan spirit sendiri bagi dinamika kajian tafsir al-Qur’an. Hal ini disebabkan oleh al-Qur’an meskipun turun di masa lalu, dengan konteks dan lokalitas sosial budaya tertentu, ia mengandung nilai-nilai universal yang selalu relevan dengan zaman dan tempat (shalihun likulli zaman wa makan). Oleh karenanya, di masa modern ini, al-Qur’an harus ditafsir sesuai dengan tuntutan zaman, dengan bahasa lain kita tidak perlu menggunakan kacamata orang-orang dahulu dalam menafsirkan al-Qur’an. Jika kita memaksakan menggunakan metode atau cara orang dahulu menafsirkan al-Qur’an jelas sangat berbeda karena yang dihadapai sekarang ini sudah jauh perbedaannya. Tafsir Firdaus Naim hadir untuk menjawab tantangan tersebut, namun kehadiran tidak bisa lepas dari corak pemikiran pengarannya sebagai mursyid Tarekat Naqsabandiyah sehingga dalam penafsirannya banyak problematika yang ada di sekitarnya mempengaruhi dalam penafsirannya.

... Januari 1929 , Abdul Aziz ibnu Sa'ud resmi menjadi raja di Semenanjung Arab . Sejak itu , negaranya disebut Arab Saudi , sesuai dengan nama ayah raja pertama itu . Sampai sekarang , penguasa di Arab diambil dari keluarga Raja Sa'ud ...

Strong Poison

Mystery novelist Harriet Vane knows all about poisons, and when her fiance dies in a manner described in one of her books, a jury of her peers think a hangman's noose is the answer. But Lord Peter Wimsey is determined to find Harriet innocent--and make her his wife. Originally published in 1930. Copyright © Libri GmbH. All rights reserved.

Mystery novelist Harriet Vane knows all about poisons, and when her fiance dies in a manner described in one of her books, a jury of her peers think a hangman's noose is the answer.

Teologi untuk Pendidikan Islam

Teologi untuk pendidikan Islam menempati posisi paling atas, berada di atas posisi filsafat pendidikan Islam dan posisi ilmu pendidikan Islam. Karena itu, keberadaan teologi untuk pendidikan Islam memiliki peran yang sangat urgen dan strategis dalam menentukan arah pendidikan. Teologi adalah illmu yang paling mendasar yang mengkaji masalah filsafat Tuhan. Maka, teologi untuk pendidikan Islam adalah kajian filsafat Tuhan yang dikhususkan untuk pendidikan Islam. Buku ini merupakan kumpulan tulisan mahasiswa pascasarjana UIN Bandung Jurusan Pendidikan Islam yang dibagi ke dalam beberapa chapter. (1) Tauhid, Teologi Pendidikan dan Perilaku Manusia, (2) Tauhid, Teologi Pendidikan dan Perilaku Kependidikan, (3) Maksud dan Tujuan Penciptaan Allah Terhadap Makhluk-Nya, (4) Konsep Pengembangan Diri-AlMarifah, (5) Konsep Pemeliharaan Allah Terhadap Alam dan Manusia, (6) Konsep Kewajiban Manusia, (7) Tujuan Hidup Manusia, (8) Peranan Manusia sebagai Khalifah di Muka Bumi, (9) Konsepsi Tujuan Pendidikan Islam, (10) Konsep Qudrah dan Masyiah dalam Diri Manusia, dan (11) Maqashid al-Syariah dan Implikasinya bagi Pendidikan Islam.

Teologi untuk pendidikan Islam menempati posisi paling atas, berada di atas posisi filsafat pendidikan Islam dan posisi ilmu pendidikan Islam.

Variasi Metode Tafsir Al-Qur‟an

Dalam tafsir Al-Qur‟an, terdapat beberapa langkah untuk menghasilkan sebuah makna tafsir, diantaranya dengan melalui penelitian makna ayat secara tekstual. Yaitu upaya untuk mendapatkan makna tafsir dari suatu ayat AlQur‟an dengan analisis teks dari makna harfiyah nya. Kelompok dengan pendekatan tekstualis tafsir ini disebut Salafi (Jihadi). Kata dalam Al-Qur‟an menjadi objek dengan penelitian yang mendalam dari aspek gramatikal tekstualnya. Karena Al-Qur‟an adalah teks yang sempurna. Namun langkah ini dipandang terlalu berpegang pada kesakralan teks Al-Qur‟an dan menyampingkan akal sehingga mengabaikan hal lainnya, dan langkah ini banyak diterapkan di era klasik.

... Al-Qur‟an meninggikan martabat bahasa arab Sebagaimana bahasa inggris yang menjadi bahasa internasional. Lebih ... alQur‟an semakin memperkaya khazanah makna. Bukan hanya itu, al-Qur‟an merekonstruksi makna yang telah membudaya ...

Tafsir Al-Mishbah Dalam Sorotan

Kritik Terhadap Karya Tafsir M. Quraish Shihab

Mengoreksi secara ilmiah sebuah karya tulis adalah tradisi dalam khazanah keilmuan Islam. Tradisi tersebut tentu saja bertujuan untuk mengoreksi dan membangun dialektika keilmuan, agar kekeliruan bias diluruskan dengan cara yang bermartabat. Karena itu, polemik terhadap sebuah karya tulis adalah hal biasa, selama masing-masing pihak memiliki hujjah yang kuat dan mengedepankan cara-cara yang santun dalam menyampaikan pendapatnya. Buku yang ada di tangan Anda, pembaca yang budiman, adalah kritik terhadap buku Tafsir Al-Mishbah yang ditulis oleh salah seorang pakar tafsir di Indonesia, M. Quraish Shihab. Penulis menyoroti beberapa hal dari karya tafsir tersebut, yang dianggap perlu untuk dikoreksi. Di antaranya tentang jilbab, tentang ahli Kitab, tentang kecenderungan tasyayyu (Syiah), dan lain sebagainya. Buku ini awalnya adalah disertasi penulis di Universitas Kebangsaan Malaysia. Sebuah karya yang diajukan untuk mendapatkan gelar akademik, tentu saja buku ini sudah diujikan secara ilmiah. Kami menyajikan pada anda, dengan kemasan yang lebih popular dan ringan, agar buku ini mudah untuk dibaca. "Saya selalu ditanya orang tentang Tafsir Al Mishbah yang ditulis oleh Prof. Qurasih Shihab. Hamper tidak pernah saya jawab. Lalu saya katakana, coba Tanya Ustadz Afrizal Nur, karena beliau mneulis tentang itu, disertasi doctor di Universitas Kebangsaan Malaysia. Alhamdulillah sekarang sudah terbit bukunya, "Tafsir Al Mishbah dalam Sorotan". Buku ini amat sangat mendidik, isinya tidak diragukan karena disertai doctor; ilmiah, tidak menhujat, tidak mencaci maki, murni ilmiah, keilmuan. (Ustadz Abdul Somad (UAS), Lc,.MA, Datuk Seri Ulama Setia Negara) - Pustaka Al-Kautsar Publisher - Dilarang keras mem-PDF-kan, mendownload, dan memfotokopi buku-buku Pustaka Al-Kautsar. Pustaka Al-Kautsar tidak pernah memberikan file buku kami secara gratis selain dari yang sudah tersedia di Google Play Book. Segala macam tindakan pembajakan dan mendownload PDF tersebut ada ilegal dan haram.

Lalu saya katakana, coba Tanya Ustadz Afrizal Nur, karena beliau mneulis tentang itu, disertasi doctor di Universitas Kebangsaan Malaysia. Alhamdulillah sekarang sudah terbit bukunya, "Tafsir Al Mishbah dalam Sorotan".

Religious Extremism in Major Campuses in Indonesia

Religious extremism among students in major campuses in Indonesia remains a problem for the Indonesian government, campus authorities and moderate Muslims. A substantial number of studies on Islam and religious extremism in Indonesia have focused on security and cultural paradigms. In contrast, this article discusses the factors that cause the rise of religious extremism among university students through an organizational and institutional lens. The dissemination and internalization of religious extremist narratives contribute to the rise of religious extremism among university students in Indonesia. Counter-extremism policies by the government and campus authorities have not been effective due to the absence of an integrative approach. All stakeholders—the government, campus authorities, parents of university students, communities and student organizations—need to establish a concerted and integrative effort to uproot religious extremism from among university students.

... extreme Islamic ideas. This secondary research was conducted to meet my first research objective, which is to understand the factors that drive university students to subscribe to extreme Islamic ideas. I have also gathered similar data ...

Pengantar Studi Sejarah Peradaban Islam

Berbicara tentang peradaban saat ini, tentu yang ada di benak kita adalah negara Barat. Benar sekali, orang Eropa-lah sekarang ini yang menemukan temuan-temuan ilmiah. Bahkan, hampir tidak kita temukan nama ilmuwan muslim dalam deretan nama tokoh-tokoh ilmuwan sekarang ini. Tapi tahukah Anda, ternyata Islam-lah yang menjadi inspirasi Barat untuk maju seperti yang kita saksikan sekarang. Tahukah Anda, Islam memiliki khazanah keilmuan yang beraneka ragam? Dan, tahukah Anda ternyata Islam pernah mencapai puncak kejayaan dan menjadi pusat peradaban dunia disaat Barat mengalami zaman kegelapan? Lantas, faktor apa saja yang menginspirasi kaum muslimin saat itu hingga Berjaya? Ilmu pengetahuan apa saja yang sudah diciptakan ataupun dikembangkan oleh umat Islam? Bagaimana ceritanya Barat bisa mengambil alih peradaban dari tangan umat Islam? Semua pertanyaan ini dan yang lainnya akan terjawab dalam buku ini. Buku ini membawa kita ke masa lalu, menikmati kejayaan-kejayaan yang pernah diraih umat Islam. Selamat Membaca! - Pustaka Al-Kautsar Publisher - Dilarang keras mem-PDF-kan, mendownload, dan memfotokopi buku-buku Pustaka Al-Kautsar. Pustaka Al-Kautsar tidak pernah memberikan file buku kami secara gratis selain dari yang sudah tersedia di Google Play Book. Segala macam tindakan pembajakan dan mendownload PDF tersebut ada ilegal dan haram.

Berbicara tentang peradaban saat ini, tentu yang ada di benak kita adalah negara Barat.