Sebanyak 656 item atau buku ditemukan

Buku Pintar Salat, Doa, dan Zikir Sesuai Tuntunan Rasulullah

Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya apabila seseorang di antara kamu mendirikan salat, sesungguhnya ia sedang bermunajat kepada Allah.” (HR. Al-Bukhari). Salat, doa, dan zikir dapat dikatakan sebagai satu rangkaian ibadah yang dapat mewujudkan terjadinya komunikasi antara seorang hamba dengan Allah, baik sebagai sarana mengingat Allah juga sebagai sarana untuk memohon pertolongan. Buku Pintar Salat, Doa, dan Zikir Sesuai Tuntunan Rasulullah ini hadir untuk memudahkan dan memantapkan kaum muslimin dalam melakukan ibadah sehari-hari, khususnya salat, zikir, doa, dan amalan-amalan sunah harian. Marilah kita tingkatkan kualitas salat, doa dan zikir kita hingga akhirnya hakikat keindahan jalinan komunikasi batin kita kepada Allah akan mengisi hari-hari kita. Semoga bermanfaat.

Alaalamiin (semesta alam) adalah jamak dari kata alaalam, yang artinya segala sesuatu selain Allah yaitu berupa makhluk-makhluk yang ada di langit, di daratan maupun di lautan. Kata alaalam terbentuk dari kata alalaamah (tanda), ...

Panduan Salat Wajib dan Sunah

Salat adalah tiang agama, rukun Islam kedua, dan bukti iman-takwa kita kepada Allah Taala. Sebagai amal pertama yang dimintai pertanggungjawabannya kelak di akhirat, salat harus betul-betul kita jaga kesempurnaannya. Sudah tepatkah waktunya, tempatnya, bacaannya, gerakannya, apa saja yang wajib, apa saja yang sunah, dan apa saja yang bisa membatalkannya. Buku Panduan Salat Wajib dan Sunah berisi hal-hal mendasar seputar salat, seperti: 1. Rukun salat 2. Syarat wajib dan sahnya salat 3. Tatacara wudu dan tayamum 4. Panduan mengerjakan salat-salat sunah, seperti Salat Dhuha, Salat Tahajud, Salat Tasbih, Salat Istikharah, Salat Hajat, dan salat yang lain. Buku persembahan penerbit QultumMedia

Qadha pada Salat Jamak Qasar Boleh hukumnya men-qadha Salat Qasar yang telah lewat waktunya saat bepergian. Adapun salat yang waktunya telah lewat sebelum bepergian tidak boleh di-qasar saat bepergian, begitu juga salat yang waktunya ...

Pembelajaran IPA Di Sekolah Dasar

Chippetta dalam Prasetyo (2013) mengutarakan bahwa hakikat IPA adalah sebagai a way of thinking (cara berpikir), a way of investigating (cara penyelidikan) dan a vody of knowledge (sekumpulan pengetahuan). Sebagai cara berpikir, IPA merupakan aktivitas mental (berpikir) orang-orang yang bergelut dalam bidang yang dikaji. Para ilmuwan berusaha mengungkap, menjelaskan serta menggambarkan fenomena alam. Ide-ide dan penjelasan suatu gejala alam tersebut disusun di dalam pikiran. Buku Pembelajaran IPA Di Sekolah Dasar ini diterbitkan oleh penerbit deepublish dan tersedia juga versi cetaknya.

Ide-ide dan penjelasan suatu gejala alam tersebut disusun di dalam pikiran. Buku Pembelajaran IPA Di Sekolah Dasar ini diterbitkan oleh penerbit deepublish dan tersedia juga versi cetaknya.

BAHAN AJAR IPA BERBASIS LITERASI SAINS

Buku bahan ajar IPA berbasis literasi sains disusun sebagai rujukan bagi mahasiswa PGSD dalam membuat bahan ajar IPA. Hal ini tidak terlepas dari hasil PISA Indonesia tahun 2015 yang mendapatkan 403 poin. Perolehan nilai yang didapatkan pada tes PISA tahun sebelumnya pun belum mampu menembus nilai rata-rata 500 dari nilai yang ditetapkan, skor Indonesia berada pada Low Internasional Bencmark. Salahsatu faktor penyebabnya adalah masih lemahnya budaya sains di Indonesia. Oleh karena itu, melalui buku ini mahasiswa mendapat petunjuk dalam pembuatan bahan ajar. Sehingga diharapkan mampu meningkatkan kemampuan literasi sains lebih luasnya menjadi literat sains.

Buku bahan ajar IPA berbasis literasi sains disusun sebagai rujukan bagi mahasiswa PGSD dalam membuat bahan ajar IPA.

Making a World after Empire

The Bandung Moment and Its Political Afterlives

In April 1955, twenty-nine countries from Africa, Asia, and the Middle East came together for a diplomatic conference in Bandung, Indonesia, intending to define the direction of the postcolonial world. Ostensibly representing two-thirds of the world’s population, the Bandung conference occurred during a key moment of transition in the mid-twentieth century—amid the global wave of decolonization that took place after the Second World War and the nascent establishment of a new Cold War world order in its wake. Participants such as Jawaharlal Nehru of India, Gamal Abdel Nasser of Egypt, Zhou Enlai of China, and Sukarno of Indonesia seized this occasion to attempt the creation of a political alternative to the dual threats of Western neocolonialism and the Cold War interventionism of the United States and the Soviet Union. The essays collected here explore the diverse repercussions of this event, tracing diplomatic, intellectual, and sociocultural histories that ensued as well as addressing the broader intersection of postcolonial and Cold War history. With a new foreword by Vijay Prashad and a new preface by the editor, Making a World after Empire speaks to contemporary discussions of decolonization, Third Worldism, and the emergence of the Global South, thus reestablishing the conference’s importance in twentieth-century global history. Contributors: Michael Adas, Laura Bier, James R. Brennan, G. Thomas Burgess, Antoinette Burton, Dipesh Chakrabarty, Julian Go, Christopher J. Lee, Jamie Monson, Jeremy Prestholdt, and Denis M. Tull.

The essays collected here explore the diverse repercussions of this event, tracing diplomatic, intellectual, and sociocultural histories that ensued as well as addressing the broader intersection of postcolonial and Cold War history.

Kalah Lalu, Bandung

Dari arah perempatan Setia Budi, belok kiri kemudian belok kanan menuju rumahnya. Aku bertanya lagi kepada Salma.⁣ ⁣ "Ma, apa sih hari yang sempurna bagimu?" kataku dengan melihat ke belakang kiri, ke arahnya.⁣ ⁣ Salma terdiam sejenak, mungkin memikirkan hal itu.⁣ ⁣ "Papa sembuh, terus ke pantai."⁣ ⁣ "Oh."⁣ ⁣ ***⁣ ⁣ “Cantik, pantai lebih Salma, saat sedang tersenyum.” _Rio⁣ ⁣ “Masalah hati, mana gua tau.” _Sultan⁣ ⁣ “Dak pape dak begune bagi negare, tapi begune untuk keluarge.” _Coi⁣

Dari arah perempatan Setia Budi, belok kiri kemudian belok kanan menuju rumahnya.

BANDUNG 1945-1946

Menceritakan secara umum kejadian peperangan di Bandung pada masa awal revolusi Indonesia. Bandung menjadi kota yang sangat penting untuk dikuasai penjajah, maka terjadilah perebutan kekuasaan militer oleh Jepang, Belanda dan Tentara Republik Indonesia.

Menceritakan secara umum kejadian peperangan di Bandung pada masa awal revolusi Indonesia.

Bronco benny

Tijdens de laatste slagvelden zijn er veel paarden omgekomen, het Noordelijk leger zit daarom verlegen om paarden. Bij de laatste zending bij het station Hickory wood, zijn alleen enkele kreupele paarden en kamelen gebracht. Daarom besluit de generale staf om Sgt. Chesterfield en Blutch op een gevaarlijke missie te sturen, ze moeten bij de Zuidelijken paarden gaan kopen op paardenfarms, ze krijgen de paardentemmer Bronco Benny mee om de nog wilde paarden te temmen.

Chesterfield en Blutch op een gevaarlijke missie te sturen, ze moeten bij de Zuidelijken paarden gaan kopen op paardenfarms, ze krijgen de paardentemmer Bronco Benny mee om de nog wilde paarden te temmen.

Benny & Dude

Friends Forever

Benny and Dude are best friends who live in a majestic forest ruled by the exquisite Queen Gianna. Dude dreamed of living with the queen. Benny had no interest in that dream. What happens when only one of them gets chosen to live in the castle? Will the chosen one be able to leave his best friend behind? This is a story you will love reading over and over again.

Benny had no interest in that dream. What happens when only one of them gets chosen to live in the castle? Will the chosen one be able to leave his best friend behind? This is a story you will love reading over and over again.