Sebanyak 26358 item atau buku ditemukan

Seri Ensiklopedia untuk Anak Indonesia: Indahnya Pulau Sumatra

Sumatera, dengan luas 473.481 kilometer, tidak termasuk Kepulauan Riau dan Kepulauan Bangka Belitung, merupakan pulau terbesar di Indonesia. Sumatera kaya akan cadangan minyak bumi, gas alam, timah, bauksit, batu bara, emas, perak, dan mineral lainnya. Sumatera juga kaya akan palem, oak, kastanye, kayu hitam, kayu ulin, kayu kamper, kayu cendana, dan karet. Hasil pertanian yang diekspor dari Sumatera antara lain karet, tembakau, teh, kopi, jagung, umbi-umbian, kayu, minyak sawit sayur, serat rami, sisal, kopra, pinang, kapuk, kacang tanah dan lada. Banyak satwa yang hidup di Sumatera, misalnya: orangutan, aneka kera, gajah, tapir, harimau, badak sumatera bercula dua, owa, cicak, lemur terbang, babi hutan, dan musang. Buku Indahnya Pulau Sumatra Yang Perlu Anak –Anak Ketahui ini merupakan sekilas tentang keindahan Provinsi Daerah Istimewa Aceh, Provinsi Sumatera Utara, Provinsi Sumatera Barat, Provinsi Sumatera Selatan, Provinsi Riau, Provinsi Jambi, Provinsi Bengkulu, Provinsi Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung dan Provinsi Lampung dari segi sejarah, ekonomi, penduduk, objek wisata, dan keanekaragaman kulinernya. Mudah-mudahan kelak, setelah anak-anak menjadi dewasa, mereka semakin mencintai, menjaga, dan merawat bangsanya.

Sumatera, dengan luas 473.481 kilometer, tidak termasuk Kepulauan Riau dan Kepulauan Bangka Belitung, merupakan pulau terbesar di Indonesia.

Indahnya Keragaman

Catatan dari Saudi sampai Amerika

Banyak buku petualangan, baik fiksi maupun non-fiksi, yang di antaranya kemudian menjadi buku populer dan abadi sepanjang masa. Di antara buku-buku petualangan klasik ini misalnya Kitab al-Hind karya Abu Raihan al-Biruni, Yingyai Shenglan karya Ma Huan atau Ching-dao, atau The Travels of Marcopolo karya Rustichello da Pisa. Buku yang ada di tangan Anda ini tentu saja tidak bermaksud menyejajarkan dengan para petualang legendaris seperti Al-Biruni, Ma Huan, Ibnu Battuta, Ibnu Fadlan, Marcopolo, atau Sir Richard Francis Burton. Buku ini hanya sekadar ingin mengingatkan pembaca tentang arti pentingnya sebuah petualangan. Melalui buku ini, kita diajak oleh penulis melanglang buana ke berbagai negara dan masyarakat untuk menyelami keragaman tradisi dan budaya, menikmati indahnya persahabatan antarbangsa, mengapresiasi kemajemukan agama, menghormati perbedaan keyakinan umat manusia, serta menghargai warna-warni kehidupan masyarakat dari Saudi hingga Amerika. Buku ini lebih dari sekadar sebuah “reportase perjalanan.” Ia memberi pencerahan yang luar biasa bagi pembaca karena di dalamnya mengandung banyak pelajaran berharga. Pengalaman penulis yang memiliki “jam terbang” di berbagai kampus dunia membuat kualitas buku petualangan ini semakin berkualitas. Penulis ingin mengajak Anda berkelana dan menghayati indahnya keberagaman hidup di dunia ini.

Melalui buku ini, kita diajak oleh penulis melanglang buana ke berbagai negara dan masyarakat untuk menyelami keragaman tradisi dan budaya, menikmati indahnya persahabatan antarbangsa, mengapresiasi kemajemukan agama, menghormati perbedaan ...

Jas hitam

jangan sekali-kali menghitamkan sejarah Islam! : [mengungkap distorsi sejarah Islam] : dwilogi putih hitam sejarah Islam

Sejarah Umat Islam

Pra-Kenabian hingga Islam di Nusantara

Buku ini adalah tulisan mengagumkan dari seorang ulama fenomenal, Buya Hamka. Pembendaharaan ilmunya yang luas serta kecintaannya yang mendalam terhadapa Islam membuat setiap tulisan di buku ini sarat hal yang sanggup mengguncang imajinasi pembaca untuk meresapi dan merenungi buku ini. Buya Hamka dengan gamblang menggambarkan realitas sejarah yang terjadi dalam tubuh umat Islam pada beberapa fase, yakni fase sebelum kelahiran Nabi Muhammad (zaman arab purbakala), fase nabi Muhammad, fase khulafaur rasyidin, fase beberapa kepemimpinan khalifah baik yang ada di jazirah Arab maupun di luar Arab seperti Eropa, Afrika, wilayah Afganistan dan India yang kelak Indian dan Iran memiliki peran penting dalam penyebaran Islam di Indonesia dan terakhir fase penyebaran Islam di tanah air. Buya Hamka berhasil memotret berbagai fakta sejarah yang kadang tidak kita temukan dalam buku sejarah Islam lainnya atau luput dari perhatian kita. Dakta sejarah yang berhasil Buya Hamka paparkan tersebut terutama terkait sejarah kerajaan Islam di Indonesia dan pembahsan took besarnya, yang bahkan tidak ditemukan dalam buku sejarah yang diajarkan di sekolah. Buku ini mengupas tentang kejayaan yang pernah dilalui umat Islam selama beberapa decade hingga kejatuhannya saat berada dalam gengga,an para penguasa Islam yang lemah dan zalim. Layaknya sebuah drama, buku ini memuat tentang berbagai konspirasi politikdan kekuasaaan serta permusuhan dan perpecahan di kalangan umat Islam termasuk berbagai konspirasi dari pihak luar untuk menjatuhkan dan menggulingkan pemerintahan Islam seperti terjadinya Perang Salib di dunia dan pendudukan bangsa Eropa atas negeri Islam, tidak terkecuali penjajahan yang terjadi di Indonesia. [Gema Insani] [Buya Hamka] [Hamka]

Buya Hamka dengan gamblang menggambarkan realitas sejarah yang terjadi dalam tubuh umat Islam pada beberapa fase, yakni fase sebelum kelahiran Nabi Muhammad (zaman arab purbakala), fase nabi Muhammad, fase khulafaur rasyidin, fase beberapa ...