Sebanyak 548 item atau buku ditemukan

Office 2016 at Work For Dummies

Get more productive using the new features in Microsoft Office 2016! It may seem like an eternity since your IT department upgraded you to the latest version of Microsoft Office. Prepare yourself, because Office 2016 is packed with updated features and new ways to increase your productivity in the office! With Office 2016 at Work For Dummies, we make it easy by breaking the content down into over 300 of the most common tasks and operations, providing you with straightforward, simple-to-navigate, approachable information. With four-color illustrations for visual support as your work through the tasks, and then nearly three hours of supporting video, you can choose your path for learning the ins and outs of Office 2016. As the world's leading productivity software, Microsoft Office plays an integral role in the daily lives of professionals. Understanding how to quickly and accurately use Office 2016 can improve your productivity, enhance your deliverables, and provide you with the tools and knowledge you need to be successful. Choose your path for learning and explore the fundamental features of Microsoft Office 2016 through task based exercises supported by online video Dive into Microsoft Word by creating a document, formatting paragraphs and pages, and adding tables and graphics Explore Microsoft Excel's ability to analyze data through creating formulas and functions, and learn to format and print spreadsheets Use Outlook to organize your work day, and find out how to make amazing PowerPoint presentations using the new features in the 2016 version Office 2016 at Work For Dummies is the perfect office companion if you use Microsoft Office regularly and need to get up to speed on the changes with the latest release as quickly and efficiently as possible.

This no-nonsense guide presents over 300 of the most common and useful tasks with simple, step-by-step instructions and online video demonstrations.

Paradigma Sains Integratif al-Farabi

Pendasaran Filosofis bagi Relasi Sains, Filsafat, dan Agama

Penulis buku ini berhasil mengekstrak pemikiran al-Farabi yang menawarkan sains integratif sebagai solusi dalam memperbaiki celah-celah sains modern yang cenderung sulit mengapresiasi ide-ide yang berhubungan dengan sesuatu yang metafisik. Sains integratif al-Farabi memiliki akar dan fondasi pada gagasan dan paradigma keesaan, Tauhid, yaitu prinsip dasar dalam keimanan Islam. Gagasan keesaan ini telah mengikat setiap bentuk dan struktur pemikiran sains al-Farabi, baik pada tataran ontologis, epistemologis, kosmologis, metodologis, maupun aksiologis. Rumusan penting dari prinsip ini adalah semakin menyatu dan terintegrasi suatu tatanan atau realitas, maka jaring-jaring kehidupan akan semakin harmoni. Sebaliknya, semakin disintegrasi suatu tatanan, maka jaring-jaring kehidupan akan mengalami kekacauan dan kehancuran. *** Buku ini sangat bermanfaat bagi setiap pecinta ilmu pengetahuan, akademisi, dan mahasiswa filsafat, terutama mahasiswa filsafat Islam, bukan hanya karena penulisnya berhasil menyampaikan dengan sistematik pemikiran al-Farabi terkait dengan gagasan integrasi ilmu, tetapi juga karena relevansi pemikiran-pemikiran al-Farabi untuk menjawab beberapa isu epistemologis yang sangat penting dan sangat kita butuhkan hari ini. —Prof. Dr. Mulyadhi Kartanegara, Dosen Filsafat Islam UIN Jakarta & Universiti Brunei Darussalam Dijuluki 'Guru Kedua' (setelah Aristoteles), al-Farabi merupakan figur krusial awal yang menyiapkan 'panggung' untuk banyak filsafat Islam selanjutnya, khususnya pada aliran Peripatetik. —Peter S. Groff dalam Islamic Philosophy A—Z Meskipun doktrin al-Farabi adalah sebuah refleksi Abad Pertengahan, ia tetap mengandung beberapa gagasan moderen, bahkan kontemporer. Al-Farabi menyukai sains, membela eksperimentasi, dan menyangkal ilmu nujum dan astrologi... Dia memuliakan akal pada tingkat yang sangat suci, sehingga dia didorong melakukan pendamaian akal dengan tradisi, sehingga filsafat dan agama pun bisa sejalan, selaras. —Ibrahim Madkour, PH.D. dalam A History of Muslim Philosophy

... alamiah dasar (IAD) baik di perguruan tinggi umum maupun diperguruan tinggi berbasis agama (Islam). Hal tersebut terbukti dari penerbitannya yang sudah mencapai sembilan kali terbit mulai dari tahun 1992-1999. Lihat, Maskoeri Jasin ...

Otoritas Hadis-Hadis `Bermasalah` dalam Shahih Al-Bukhari

Buku ini membuktikan bahwa problematika otoritas hadis berakar pada pemahaman literal terhadap matan hadis. Berdasarkan analisis mendalam terhadap hadis-hadis (yang dianggap) bermasalah yang terdapat dalam kitab Shahih Bukhari, penulis melihat bahwa stigma negatif terhadap matan hadis yang bermasalah (musykil) atau yang dianggap bertentangan dengan perkembangan zaman, sesungguhnya dapat direduksi dengan memahami hadis tersebut secara kontekstual dan komprehensif. Buku ini menolak paradigma yang menyatakan bahwa problematika otoritas hadis berakar pada matan hadis yang tidak rasional dan tidak relevan dengan konteks kekinian. Secara bersamaan buku ini mendukung paradigma yang menyatakan bahwa krisis otoritas hadis sesungguhnya tidak disebabkan oleh matan hadis yang tidak rasional dan tidak relevan dengan konteks kekinian, melainkan karena ketidakmampuan kita untuk memahaminya secara benar sehingga mendiskreditkan kesahihannya. Untuk membuktikan eksistesi otoritas hadis dan menghindari stigma negatif terhadap hadis-hadis musykil, penulis menawarkan metode baru dalam mengkaji hadis yang penulis sebut dengan “takhrij kontekstual”. Metode ini merupakan usaha reaktualisasi metode penelitian hadis dengan menyinergikan antara metode takhrij hadis (konvensional) dengan pemahaman matan hadis yang kontekstual dan komprehensif. Sehingga dapat menghasilkan suatu pemahaman hadis yang aktual namun tetap mengakar pada tradisi kajian hadis terdahulu.

... alamiah dan dengan memanfaatkan berbagai metode alamiah. Lihat: Lexy J. Maleong, Metodologi Penelitian Kualitatif (Bandung: Rosdakarya, 2008), 6. Dikutip oleh Agus Salim, Teori & Paradigma Penelitian Sosial (Yogyakarta: Tiara Wacana ...

Pengantar manajemen sarana dan prasarana sekolah

Buku kategori Manajemn yang berjudul Pengantar manajemen sarana dan prasarana sekolah merupakan buku karya dari Irjus Indrawan. Buku ini memaparkan mengenai manajemen sarana dan prasarana pendidikan adalah proses pengadaan dan pendayagunaan komponen-komponen yang secara langsung maupun tidak langsung jalannya proses pendidikan untuk mencapai tujuan pendidikan secara efektif dan efesien. Manajemen sarana dan prasarana pendidikan bertugas mengatur dan menjaga sarana dan prasarana pendidikan agar dapat memberikan kontribusi pada proses pendidikan secara optimal. Kegiatan pengelolaan ini meliputi kegiatan perencanaan, pengadaan, pengawasan, penyimpanan inventarisasi, penghapusan, penggunaan/pemanfaatan dan tanggung jawab. Dalam pengadaan dan menggunakan sarana dan prasarana di sekolah dibutuhkan suatu proses, yaitu mulai dari perencanaan, pengadaan, pengaturan, penggunaan, dan penghapusan. Perencanaan sarana dan prasarana pendidikan merupakan proses perancangan upaya pembelian, penyewaan, peminjaman, penukaran, daur ulang, rekondisi/rehabilitasi, distribusi atau pembuatan peralatan dan pelengkapan yang sesuai dengan kebutuhan. Proses ini sebaiknya melibatkan unsur-unsur penting sekolah, seperti kepala sekolah dan wakil kepala sekolah, guru, tata usaha, bendahara, serta komite sekolah.

Buku kategori Manajemn yang berjudul Pengantar manajemen sarana dan prasarana sekolah merupakan buku karya dari Irjus Indrawan.