Sebanyak 74 item atau buku ditemukan

Kita Hidup Hanya Tiga Hari; Kumpulan Nasihat dan Kalam Hikmah Sepanjang Tahun

Imam Hasan Al-Bashri pernah berkata, ‰ÛÏKita hidup di dunia itu hanya tiga hari: Kemarin, ia telah berlalu seluruhnya. Esok, bisa jadi engkau tidak mendapatinya. Hari ini, merupakan milikmu. (Bersungguh-sungguhlah) beramal padanya.‰Û� Buku yang ada di tangan pembaca ini adalah kumpulan hikmah yang berserakan di kitab-kitab karya ulama terdahulu dan untaian hikmah yang kami temukan di beberapa tempat. Sebaik-baik nasihat merupakan nasihat yang singkat, itulah keunggulan buku ini. Kesederhanaan adalah kecanggihan yang paling sempurna. Tak perlu kalimat berbusa-busa, cukup dengan beberapa kata namun bisa memiliki kedalaman makna. Selamat membaca buku ini, semoga dengannya kita bisa meraih banyak hikmah yang bisa menerangi kalbu dan menenteramkan jiwa dalam menghadapi pelbagai ujian dan permasalahan dalam kehidupan, sebab kita yakin setiap kejadian dan peristiwa yang Allah takdirkan dalam perjalanan hidup ini pasti sarat akan hikmah. Selamat membaca.

Imam Hasan Al-Bashri pernah berkata, ‰ÛÏKita hidup di dunia itu hanya tiga hari: Kemarin, ia telah berlalu seluruhnya.

Syukur atas kasih karunia Allah

kisah perjalanan panggilan 30 tahun imamat dan 10 tahun episkopat

Author's account on his Catholic pastoral theology in Indonesia.

Author's account on his Catholic pastoral theology in Indonesia.

Wasiat Auliya`; Kisah Dan Kearifan Hidup Para Kekasih Allah

Seorang lelaki bertanya kepada Dzûn-Nûn al-Mishrî tentang keadaannya. Ia menjawab: Bagiku, tidak ada keadaan yang kuridai dan tidak ada pula keadaan yang tak kuridai. Bagaimana aku dapat meridai keadaanku untuk diriku sendiri, sedangkan aku tidak bisa memenuhi apa yang Dia kehendaki dariku? Bagaimana pula aku dapat tidak meridai keadaanku, sedangkan tidak terjadi suatu keadaan pada diriku kecuali keadaan yang Dia kehendaki? Aku tidak tahu manakah yang lebih baik: baiknya ahwalku dalam kebaikan perbuatan baik-Nya kepadaku atau baiknya ahwalku dalam keadaan burukku ketika keadaan buruk itu yang dipilihkan untukku? Alangkah indahnya perkataan itu! Yang mengatakannya adalah orang yang cinta kepada Allah dan sibuk dengan-Nya, menyerahkan kendali dirinya kepada Allah dan rida kepada-Nya dalam segala keadaannya, serta [teguh] berdiri di hadapan Allah Swt. Ia selalu merenungkan keindahan perbuatan-perbuatan-Nya, sehing ga dirinya pun menciut. Ia menjadi tidak rida dan tidak pula murka terhadap seluruh keadaannya. Dirinya telah luruh dalam keridaan kepada Tuhannya. Demikian karena baik dalam keadaan taat maupun dalam keadaan maksiat, dirinya selalu menunaikan hak Allah. ia ridai semen Keadaan taat, bagaimana mungkin tara keadaan taatnya pasti berkekurangan?! Keadaan maksiat, bagaimana mungkin ia murkai sedangkan keadaan maksiat itu merupakan pilihan Allah untuknya?! Kalau begitu, yang terbaik adalah berserah diri dan rida serta beristigfar dan memuji-Nya. Menghayati perjalanan hidup, karakter, dan kesucian-hati orang-orang saleh merupakan salah satu penghayatan terbaik yang mampu mengukuhkan cita-cita dan menanamkan cinta pada kebaikan. Buku ini berisi 89 pelajaran hidup dari 61 orang arif lintas negeri dan masa, yang dengan menyebut nama mereka saja, rahmat terharapkan. "Ketika orang-orang saleh disebut, bercucuranlah rahmat-rahmat," tutur para ulama dahulu. Lalu, bagaimana jika kita membaca berbagai kearifan, petuah, dan cahaya mereka yang turun dengan deras kepada kita? Kisah para wali yang memperlihatkan akhlak mereka dan keutamaan yang mengantar mereka menjadi kekasih Allah itu tak lain dimaksudkan untuk menghangatkan cinta kepada mereka dan cinta untuk mengikuti mereka. Karena itulah ulama salaf Sufyan al-Tsauri biasa berkata, "Bila kami tidak termasuk orang saleh, sungguh kami ini mencintai orang-orang saleh."

Seorang lelaki bertanya kepada Dzûn-Nûn al-Mishrî tentang keadaannya.

Cara Menjadi Waliyullah : Panduan untuk Menjadi Kekasih Allah

Bagaimana cara menjadi kekasih Allah (waliyullah)? Bagaiamana menyelaraskan antara syariat, tarekat dan hakikat? Buku karya Syekh Nawawi Al-Bantani ini adalah jawabannya. Sebagaimana kitab Kifayatul Atqiya’ wa Minhajul Ashfiya’ karya Syekh Abu Bakar Syatha (penulis Kitab I’anatut Thalibin syarah kitab Fathul Mu’in), Syekh Nawawi Al-Bantani menulis buku ini juga dimaksudkan untuk menjelaskan nazham (syair) Hidayatul Adzkiya’ ila Thariqil Auliya’ yang ditulis oleh Syekh Zainuddin Al-Malibari. Dari sini tampak jelas bahwa Syekh Nawawi Al-Bantani adalah ulama kaliber dunia. Ulama asal Serang, Banten ini dijuluki sebagai Sayyidu Ulama Al-Hijaz (pemimpin para ulama kota Hijaz) dan Sayyidu Ulama Al-Haramain (pemimpin para ulama dua kota suci Makkah dan Madinah). Karya-karyanya meliputi banyak bidang keilmuan mulai dari tafsir, hadits, gramatikal bahasa arab (nahwu sharaf), fiqih, akidah, tasawuf, hingga sejarah. Dalam bukunya ini, Syekh Nawawi Al-Bantani menjelaskan jalan yang ditempuh oleh para waliyullah. Nazham Hidayatul Adzkiya’ ila Thariqil Auliya’ karya Syekh Zainuddin Al-Malibari hanya menyebutkan jalan-jalan yang ditempuh oleh para kekasih Allah tanpa menjelaskannya karena sifatnya yang memang syair. Syekh Nawawi dalam bukunya ini menjelaskan jalan-jalan tersebut secara gamblang baik dari segi gramatikal bahasa arab (nahwu sharaf) maupun dalil-dalil Al-Quran, hadits dan pendapat para ulama yang menjadi dasarnya. Apa saja jalan-jalan yang ditempuh para ulama agar bisa mencapai derajat waliyullah dan meraih mutiara hakikat? Dapatkan jawabannya di buku ini.

... Nabi berasal dari Khadijah kecuali Ibrahim , yang berasal dari Ummul Mukminin Mariyah Al - Qibthiyyah . Perkataan penulis Shahbi ( beserta sahabat ) dibaca dengan sukun pada huruf Ain dan fathah pada huruf Shad , meskipun boleh juga ...

Nasihat Harmoko untuk anak-anak dan cucu-cucu

Author's account as journalist and former Minister of Information, Republic Indonesia.

... hilang maka tidak lama lagi dengan sendirinya pimpinan pun akan hilang . Memumbuhkan dan mewujudkan kepercayaan adalah tugas pemimpin yang tidak bisa dilakukan oleh pemimpin yang datang sebagai pemimpin yang ujug - ujug atau mendadak ...

Jejak pengabdian ulama pelopor penasihatan perkawinan

mengenang seratus tahun H.S.M. Nasaruddin Latif

Festschrift in honor of S.M. Nasaruddin Latif, an ulama who has expertise in the field marriage counseling in Indonesia.