Sebanyak 24 item atau buku ditemukan

Belajar Seni Memimpin pada Muhammad

"""Buku bermanfaat, bacaan kita semua. -- Febry Syahputra Enterpreneur property. Buku ini membuat kita bijaksana. -- Aly saleh Motivator kehidupan (hmi) Hadiahkan buku ini kepada siapa yang anda cintai. -- Karman bm Ketua Umum pp. Gerakan Pemuda Islam Indonesia (Gpii) priode 2013-2017. Baca buku ini, mengembangkan kepemimpinan Anda. -- Randi muchriman Ketua Umum Pengurus Besar Pelajaran Islam Indonesia(pb.Pii) priode 2012-2015. Www.Pelajarislam.Com"""

... Menghargai aspirasi sahabat Adalah fakta , jumlah kaum Quraisy yang akan menyerang Madinah sebanyak 10.000 orang g ( versi lain , bahkan 24.000 orang ) ; jumlah yang sangat signifikan untuk dikalahkan dengan cara - cara biasa . Seperti ...

Islam dan demokrasi di Indonesia kemenangan abangan & sekuler

Political analysis on Islam and democracy in Indonesia.

Political analysis on Islam and democracy in Indonesia.

Berani Berhijrah, Berani Beristiqamah

Begitulah dalam proses hijrah akan banyak cemoohan, sindiran, dan sikap tak baik yang akan kita terima. Namun kita tidak boleh goyah dengan fondasi awal yang dibangun. Kita mesti kokoh dan tetap tangguh dengan niat awal untuk berhijrah karena Allah. Biarkanlah segala cemoohan dan sindiran itu berlalu dengan sendirinya. Yakinlah bahwa Allah akan selalu bersama kita. Jika saat ini kita masih belum berani untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Jangan lagi menundanunda. Jangan lagi banyak alasan. Jangan lagi mencari waktu yang pas. Inilah saat yang tepat untuk bangkit, bergerak, dan berhijrah menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

Begitulah dalam proses hijrah akan banyak cemoohan, sindiran, dan sikap tak baik yang akan kita terima.

FIQIH MUAMALAH

Secara umum, fiqh dapat dipahami sebagai sebuah aturan main dalam kehidupan yang berporos pada Al-Qur’an dan al-Hadis. Meskipun sebagai sebuah formulasi hukum, ia merupakan produk ijtihad seorang mujtahid. Ia berisi kewajiban-kewajiban yang diyakini dari Tuhan untuk umat manusia agar manusia dapat berprilaku positif. Ketundukan manusia terhadap fiqh ini akan menjadi indikasi “kesalehan manusia” baik di hadapan Tuhannya maupun di tengah-tengah kehidupan manusia. Sebagai sebuah aturan, fiqh mengatur hubungan manusia dengan Tuhannya dan juga mengatur hubungan manusia dengan sesama bahkan dengan alam sekitarnya. Dua fungsi ini meniscayakan fiqh secara global terpetakan menjadi dua yaitu pertama fiqh Ibadah yang lebih menekankan pada aspek kesalehan individual, kedua fiqh muamalah yang lebih menekankan pada aspek kesalehan sosial. Pada macam pertama, fiqh mengantarkan manusia untuk dapat berhubungan baik dengan Sang Maha Pencipta. Sedangkan pada macam yang kedua mengantarkan manusia untuk menjalin hubungan baik kepada sesamanya. Fiqh muamalah yang mempunyai pengertian seperti ini di kalangan Ulama’ fiqh dikenal sebagai fiqh muamalah dalam pengertian luas yang di dalamnya mencakup fiqh mawaris, fiqh jinayah, fiqh siyasah dll. Sedangkan pada pengertian yang lebih sempit, fiqh Muamalah diterjemahkan sebagai peraturan yang menyangkut hubungan kebendaan. Dalam pengertian ini, ia hanya berisi pembicaraan tentang hak manusia dalam hubungannya satu sama lain, seperti akad, jual beli, riba, garar, maisir, jual beli salam dan istishna’, ijarah, qardh, hawalah, rahn, mudharabah, wadi’ah dan sebagainya. Oleh karena itu penulis menyusun buku ini karena mengingat pemahaman terhadap fiqh muamalah sangatlah penting bagi kehidupan manusia. Disamping itu juga fiqh muamalah sebagai sebuah disiplin ilmu akan terus berkembang mengikuti perkembangan manusia dan umat islam itu sendiri khususnya.

Secara umum, fiqh dapat dipahami sebagai sebuah aturan main dalam kehidupan yang berporos pada Al-Qur’an dan al-Hadis.

Indonesia butuh jokowi

Kita sebagai bangsa Indonesia belum juga mewujudkan keadilan dan kesejahteraan rakyat Indonesia secara merata. Kemakmuran negeri ini hanya dinikmati oleh segelintir orang. Oleh karena itu, kita membutuhkan pemimpin yang masih memiliki keinginan luhur untuk menyejahterakan rakyat, bukan menyejahterakan diri sendiri maupun keluarganya. Pempimpin semacam itu semakin hari semakin sulit ditemukan di tengah masyarakat yang lebih sibuk berebut untuk mendapat, bukan untuk berbuat. Jokowi terbukti telah banyak melakukan pembangunan di segala bidang dan tempat hingga Papua. Jokowi juga terbukti tidak memperkaya diri selama menjabat sebagai presiden. Jika kepemimpinan mengalami pergantian di tengah jalan, semua sumberdaya yang sudah dikerahkan untuk hasil yang berjangka panjang, dapat saja terbengkalai karena belum terbentuknya budaya estafet antargenerasi kepemimpinan dalam budaya politik kita dewasa ini. Bagaimanapun juga, Indonesia membutuhkan stabilitas pemerintahan untuk menjamin kesinambungan itu secara efektif. Oleh karena itulah, Indonesia butuh Jokowi!

Bagaimanapun juga, Indonesia membutuhkan stabilitas pemerintahan untuk menjamin kesinambungan itu secara efektif. Oleh karena itulah, Indonesia butuh Jokowi!