Sebanyak 26307 item atau buku ditemukan

Puncak Makrifat Jawa

Pengembaraan Batin Ki Ageng Suryomentaram

Ki Ageng Suryomentaram (20 Mei 1892-18 Maret 1962) adalah putra Sri Sultan Hamengku Buwono VII dengan nama BRM (Bendara Raden Mas) Kudiarmadji. Seperti halnya tokoh sufi Ibrahim Ibnu Adham dan Sidharta Gautama, Ki Ageng Suryomentaram juga mengalami kegelisahan batin yang mendalam meskipun ia hidup di dalam keraton. Ia pun kabur dan menyamar sebagai rakyat jelata dan mengganti namanya, Notodongso. Selama pengembaraan dan tirakatnya itulah berbagai temuan dan pencerahan ia dapatkan. Dari berbagai karya dan tulisannya, satu di antaranya adalah Langgar. Buku Langgar yang semula berbahasa Jawa ini kemudian diterjemahkan dan diberikan penjelasan secara mendalam oleh penulis. Dalam buku ini penulis, yang juga penulis ?Hikam untuk Semua?, secara tekun dan penuh penghayatan mencoba menelusuri relung-relung pengetahuan Ki Ageng Suryomentaram lebih mendalam. Penulis juga memberi kesempatan kepada pembaca untuk menelusuri lebih jauh perenungan dan temuan-temuan Ki Ageng. Buku ini semakin menarik untuk dikaji karena diapresiasi oleh seseorang yang memiliki latar belakang tradisi pesantren yang ketat sekaligus pengalaman hidup yang getir dan dilematis. Tak heran, bila pertemuan penulis dengan khasanah Ki Ageng Suryomentaram seakan menempatkan dirinya sebagai ?murid? dan ?guru?. Bahkan dalam buku ini, penulis menyejajarkan sosok Guru Ageng Suryomentaram dengan sosok Syaikh al-Akbar Ibn ?Arabi, karena kejeniusan Ki Ageng dalam mengeksplorasi dan mengelaborasi khasanah jiwa manusia. [Mizan, Nourabooks, Sejarah, Jawa, Islam, Indonesia]

Ki Ageng Suryomentaram (20 Mei 1892-18 Maret 1962) adalah putra Sri Sultan Hamengku Buwono VII dengan nama BRM (Bendara Raden Mas) Kudiarmadji.

Persekongkolan Ahli Makrifat

Kabarnya, ia masuk tarekat, dia selalu mengamalkan wirid, mungkin dari gurunya…. Kadang-kadang dia juga mengasingkan diri untuk menyempurnakan agamanya…. Setiap usahanya selalu berhasil. Termasuk politik. Termasuk politik?

Kabarnya, ia masuk tarekat, dia selalu mengamalkan wirid, mungkin dari gurunya…. Kadang-kadang dia juga mengasingkan diri untuk menyempurnakan agamanya…. Setiap usahanya selalu berhasil. Termasuk politik. Termasuk politik?

Apakah Yesus Tuhan?

Richard Swinburne

Salah satu filsuf terkemuka dunia dan pembela iman agama yang gigih, Richard Swinburne - Was Jesus God, berpendapat dengan meyakinkan bahwa jika ada Tuhan, maka doktrin utama yang diajarkan Gereja Kristen tentang Tuhan sangat mungkin benar. Secara khusus, dia menunjukkan bahwa ada dukungan filosofis yang kuat untuk keyakinan bahwa Yesus, meskipun tetap Tuhan, memperoleh kodrat manusia dan hidup di bumi selama tiga puluh tahun sebagai manusia. Berdasarkan kemahakuasaan dan kebaikannya yang sempurna, penulis menunjukkan, Tuhan harus menjadi Trinitas, menjalani kehidupan manusia untuk berbagi penderitaan kita, dan menemukan sebuah gereja yang memungkinkan dia untuk memberi tahu semua manusia tentang hal ini. Juga sangat mungkin bahwa dia akan memberikan kehidupan manusianya sebagai pendamaian atas kesalahan kita, mengajari kita bagaimana kita harus hidup, dan memberi tahu kita rencananya untuk masa depan kita setelah kematian. Di antara para pendiri agama lain.

Salah satu filsuf terkemuka dunia dan pembela iman agama yang gigih, Richard Swinburne - Was Jesus God, berpendapat dengan meyakinkan bahwa jika ada Tuhan, maka doktrin utama yang diajarkan Gereja Kristen tentang Tuhan sangat mungkin benar.

PENGAJARAN TUHAN YESUS DALAM MATIUS 5-7

Segala puji, hormat dan syukur kepada Bapa, Anak dan Roh Kudus yang layak menerima pujian dan pengagungan dari dahulu, sekarang sampai maranata. Karena kasih-Nya dan rahmat-Nya yang memampukan penulis untuk menyelesaikan karya tulis ini dan penulis dipanggil menjadi hamba-Nya untuk melakukan tugas dan pekerjaan mulia yang diberikan-Nya. Keberhasilan penulis dalam penyelesaian buku ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak. Oleh sebab itu, penulis ingin menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan; baik doa, pikiran waktu, tenaga bahkan dana yang telah diberikan kepada penulis Terima kasih kepada Bapak Pdt.Dr.Johannis Siahaya.,D.Th selaku rektor Sekolah Tinggi Theologi Nazarene Indonesia – Yogyakarta. Terima kasih kepada bapak Pdt.Dr.Stefanus Hartoyo.,D.Th.,Ph.D selaku pembimbing penulis. Terima kasih untuk ide, gagasan dan saran yang diberikan kepada penulis. Secara khusus dengan penuh rasa syukur dan terima kasih sebesar-besarnya kepada keluarga yang tercinta papa dan mama serta abang dan adik (St. B. Sirait dan R. br. Butarbutar, Torang Sirait, SH, Hermanto Sirait, Polin Sirait, SP, Elfina Sirait, Setia Sirait,S.Pd dan Magdalena Sirait,S.Pd). Juga terima kasih buat Mertuaku (O.Butar-Butar dan N. Hutapea), Laeku Febrik Firnando Hutapea, Adikku Ani, Mindo, Bertha dan semua keluarga yang sangat berarti buat penulis. Terima kasih secara khusus kepada istri tercinta Pdt.Lasida Hutapea, M.Th dan anak-anakku Grand Petronela Theresa Sirait, Goela Faith Sirait, Gabriel Blessing Hasian Sirait, Greathy Abigail Lovandra Sirait yang juga banyak memberikan semangat dan motivasi dalam penyelesaian buku ini. Amin

B. Sirait dan R. br. Butarbutar, Torang Sirait, SH, Hermanto Sirait, Polin Sirait, SP, Elfina Sirait, Setia Sirait,S.Pd dan Magdalena Sirait,S.Pd).

Yesus Sahabat Istimewaku 4 - Penjelajah

"Jikalau kita mengisi sebuah gelas dengan air secara terus-menerus, gelas itu akan penuh dengan air, bahkan sampai tumpah. Begitu pula dengan hati anak, jikalau kita mengisinya dengan berita tentang kasih Tuhan yang tertulis dalam Alkitab, maka pada suatu hari akan ada jawaban yang mengalir keluar dari hatinya, yaitu ia mengasihi Tuhan Yesus. Kita telah menyelidiki dasar mengajar anak yang diberikan oleh Allah pada masa Perjanjian Lama. Kita juga telah memahami arti percaya yang diletakkan oleh Tuhan Yesus dalam Perjanjian Baru. Dua pokok ini saling melengkapi. Anak harus diajar sehingga mengenal Allah. Tetapi pengetahuan tentang Allah saja belum cukup. Anak perlu membuka diri kepada Tuhan Yesus dan menerima Dia melalui keputusan untuk percaya kepada-Nya. Hal itu dapat terjadi dalam keluarga melalui renungan tiap-tiap hari atau dalam sekolah minggu. Tetapi sebaiknya juga diadakan hari yang khusus, seperti pekan anak atau kebangunan rohani anak, di mana anak diberi pengertian yang khusus mengenai keselamatan dan mempunyai kesempatan khusus untuk menerima Tuhan Yesus secara pribadi.. "

"Jikalau kita mengisi sebuah gelas dengan air secara terus-menerus, gelas itu akan penuh dengan air, bahkan sampai tumpah.

Darah Yesus Kristus

Metode Keselamatan Injil

The Blood of Jesus Christ (William Reid) “Satu-satunya dasar kedamaian orang berdosa dengan Tuhan adalah 'darah Yesus.'” “Buku ini berisi pernyataan yang jelas, lengkap, jelas, dan lugas tentang metode keselamatan Injil, sebagaimana tercantum dalam Firman Tuhan; dan memiliki manfaat untuk menyajikan Injil dalam semua kebebasan dan kesegarannya.” “Kita tidak pernah melakukan pekerjaan baik sampai kita melakukannya karena kita diselamatkan, bukan untuk menjadi demikian. Rasa yang hidup dari banyak dosa yang diampuni akan membuat kita banyak mencintai dan menunjukkannya secara praktis.”

The Blood of Jesus Christ (William Reid) “Satu-satunya dasar kedamaian orang berdosa dengan Tuhan adalah 'darah Yesus.'” “Buku ini berisi pernyataan yang jelas, lengkap, jelas, dan lugas tentang metode keselamatan Injil, sebagaimana ...