Sebanyak 2145 item atau buku ditemukan

Dari catatan Wiranto, jenderal purnawirawan

bersaksi di tengah badai

Author's account on Indonesia in transition of power.

Author's account on Indonesia in transition of power.

Jenderal Kampus

Seni Perang, salah satu karya dahsyat Tiongkok sekitar tahun 544-496 SM. Seni Perang merupakan kumpulan filosofi bijak tentang manajemen perang yang mengutamakan keseimbangan (balance) dan keutuhan (holistic). Karya ini sangat menginspirasi para ahli strategi perang pada era berikutnya. Bahkan dalam era modern, Seni Perang telah digunakan sebagai pegangan para ahli manajemen dan bisnis. Aplikasi Seni Perang terus berkembang hingga dalam urusan pribadi dengan munculnya buku-buku interpretatif Seni Perang yang dikaitkan dengan wanita (Art of War for Women), kasih (Art of Loving), kepemimpinan diri (Hati Sang Jenderal), dan sebagainya. Nah, sekarang, apa jadinya kalau Seni Perang itu diaplikasikan oleh mahasiswa untuk menghadapi setiap ?perang? dalam dinamika lanskap kampus dan kehidupan pribadinya? Tentu akan menjadi pengalaman LUAR BIASA! Ini seperti Sun Zi Goes to Campus. Buku ini membedah filosofi, prinsip, dan strategi perang yang relevan dengan kehidupan khas mahasiswa dalam menghadapi setiap masalah dan tantangannya, seperti bagaimana menghadapi dosen-dosen sulit, bagaimana memosisikan diri dalam sebuah tim kerja, bagaimana memilih organisasi kemahasiswaan, hingga masalah yang belum pernah diungkap dalam buku motivasi anak muda mana pun, seperti bagaimana memanfaatkan kampus sebagai medan penemuan potensi, pelipatgandaan bakat, strategi menghadapi penanya diskusi yang menyebalkan, dan strategi menaklukkan dosen penguji skripsi.

Seni Perang, salah satu karya dahsyat Tiongkok sekitar tahun 544-496 SM. Seni Perang merupakan kumpulan filosofi bijak tentang manajemen perang yang mengutamakan keseimbangan (balance) dan keutuhan (holistic).

Akhirnya Sang Jenderal Mengalah : Jenderal Soedirman dalam Pusaran Konflik Politik

Buku ini menyajikan riwayat hidup Jenderal Soedirman, sekaligus menyajikan konflik yang pernah dialaminya dengan tokoh politik sipil, seperti konflik Soekarno dan Sjahrir. Dalam buku ini, konflik yang dialami Jenderal Soedirman dengan tokoh-tokoh politik ini menjadi cerminan bagi kita bahwa masalah apapun dapat diselesaikan tanpa harus saling benci dan saling hujat. Para tokoh pendiri bangsa kita mengajarkan untuk menempuh jalur musyawarah dan menjaga silaturahmi agar persatuan dan kesatuan bangsa tetap utuh. Buku ini dicetak di atas kertas book paper yang sejuk sehingga membuat nyaman mata saat dibaca. Desain tata letak isi dan pilihan font juga mendukung kenyamanan pembaca. Sementara itu, pada kover dipilih jenis kertas Ivory yang sudah dilaminasi sehingga membuat warna desain cantik dan indah. Judul : AKHIRNYA SANG JENDERAL MENGALAH : Jenderal Soedirman dalam Pusaran Konflik Politik Ukuran buku : 14x20.5cm Jumlah halaman : 256 Kertas : Bookpaper

Judul : AKHIRNYA SANG JENDERAL MENGALAH : Jenderal Soedirman dalam Pusaran Konflik Politik Ukuran buku : 14x20.5cm Jumlah halaman : 256 Kertas : Bookpaper

Bisikan nurani seorang jenderal

kumpulan wawancara dengan media massa

Political experiences of Abdul Haris Nasution, retired army general; collection of interviews to mass media.

Political experiences of Abdul Haris Nasution, retired army general; collection of interviews to mass media.

Brigadir Jenderal Polisi Kaharoeddin Datuk Rangkayo Basa

Gubernur di tengah pergolakan

Biography of Kaharoeddin datuk Rankayo Basa, 1906-1981, from West Sumatra; active during Indonesia's struggle for independence, first governor of West Sumatra Province.

Biography of Kaharoeddin datuk Rankayo Basa, 1906-1981, from West Sumatra; active during Indonesia's struggle for independence, first governor of West Sumatra Province.

Sang Gubernur Jenderal

Jan Pieterszqon Coen berdiri di atas tembok sambil mengawasi sektor-sektor di luar benteng. Katanya: "Pada malam tahun baru 1619 ini, aku berdiri di atas tembok bentengku yang hanya seluas 9000 meter persegi. Catatlah di dalam buku kalian, bahwa tidak lama lagi aku segera meluas­kannya lebih besar. Sebagai pembukaan cita-cita itu, malam ini aku memberi tanda!" Dengan tidak disangka-sangka Sang Gubernur Jenderal lalu menyulut meriam yang berada di depannya. Meriam pun menggelegar dengan dahsyatnya! ••• Sultan Agung terns mondar-mandir di Sitinggil. Gigi mengkerot-kerot kegeraman. "O, aku mengerti sekarang. Kumpeni adalah benalunya pulau Jawa. Wijayakrama sudah diusirnya dengan menghasut orang-orang Banten. Orang Banten berhasil dimakan hasutannya dan kerajaan Jayakarta dicaplok. Betawi yang dulu selebar tegalan, lama-lama menjadi kota orang Kumpeni. Dan sekarang si Pitekun ingin mencoba Mataram. Daripada didului, baik aku mendahului. Inilah politik Mataram. Setelah utusanku dihina dengan surat kosong sekarang terimalah pukulanku ! " ••• Dan siapakah Pantle Wulung? Sang Gubernur Jenderal yang baru saja keluar dari tempat kerjanya belum bisa memutuskan ketika tiba-tiba dan dengan cepat sekali seorang yang berkuda dengan keris terhunus menyerangnya.

Sang Gubernur Jenderal yang baru saja keluar dari tempat kerjanya belum bisa memutuskan ketika tiba-tiba dan dengan cepat sekali seorang yang berkuda dengan keris terhunus menyerangnya.

Kisah Gerilya Jenderal Soedirman

MATAHARI belum di atas ubun-ubun ketika tentara Komando Pertempuran Panembahan Senopati berbaris keluar dari barak dengan senjata lengkap. Sedianya, pasukan yang bermarkas di Solo itu hanya akan unjuk kekuatan memperingati Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 1948.

MATAHARI belum di atas ubun-ubun ketika tentara Komando Pertempuran Panembahan Senopati berbaris keluar dari barak dengan senjata lengkap.

Pesan Rahasia Sun Zi: Hati Sang Jenderal

hati sang jendral adalah karya Bonnie kedua yang indenya berasal dari Sun Tzu. Ajarannya adalah tentang kepemimpinan dan pelajaran hidup. Cuku bagus meskipun ini karya klasik.

hati sang jendral adalah karya Bonnie kedua yang indenya berasal dari Sun Tzu. Ajarannya adalah tentang kepemimpinan dan pelajaran hidup. Cuku bagus meskipun ini karya klasik.

CAHAYA ABADI MUHAMMAD SAW. 3

Sebuah buku yang merangkai berbagai peristiwa penting di sepanjang perjalanan hidup Rasulullah dengan kemasan dan teknik penyusunan yang unik. Sehingga penjelasan yang terdapat dalam buku ini menjadi dinamis, aktual, dan tidak menjemukan. Buku ini merupakan jilid tiga dari tiga jilid yang ada yang memuat bagian lima yang menjadi bagian terakhir dari pembahasan buku ini dan Apendiks. Pada bagian lima, diuraikan tentang kemaksuman para nabi dan Rasulullah Saw., dan pada bagian Apendiks diuraikan tentang As-Sunnah dan kedudukannya dalam syari’ah.

... purnama atas semua benda langit. Sesungguhnya ulama adalah para pewaris nabi-nabi. Se–sungguhnya para nabi tidak mewariskan dinar atau dirham, tapi mereka mewariskan ilmu. Maka siapa pun yang mengambilnya, berarti dia telah mengambil ...