Sebanyak 5927 Textbook ditemukan

Kala Beragama Tak Lagi Merdeka

Majelis Ulama Indonesia dalam Praksis Kebebasan Beragama

Melalui fatwa, MUI terus berupaya meneguhkan diri sebagai otoritas keulamaanÊtunggalÊdanÊpaling absahÊmenyangkut isu-isu keagamaan. Terhadap isu-isu terkait kebebasan beragama dan berkeyakinan, nalar fatwanya terbukti telah membuat negara nurut dan umat pun tunduk. Signifikansinya terutama memang menegas kuat dalam dinamika praksis kebebasan beragama dan berkeyakinan di Indonesia, tak terkecuali di Jawa Timur. Bagaimana MUI meneguhkan peran sekaligus menghabiskan diri sebagai institusi keulamaan paling otoritatif di Indonesia? Bagaimana MUI mengkonstruksi makna dan melibatkan diri dalam praksis kebebasan beragama dan berkeyakinanÑsebagaimana dalam hal ini direpresentasikan MUI Jawa Timur? Lalu, bagaimana implikasinya bagi masyarakat, baik pelaku maupun korban? Karya disertasi ini berikhtiar menyisirnya dari Jawa Timur, sebuah wilayah yang sedari lama disebut-sebut paling toleran, tetapi belakangan terbukti tesis itu mulai terpatahkan ... *** Persembahan penerbit Kencana (PrenadaMedia)

Melalui fatwa, MUI terus berupaya meneguhkan diri sebagai otoritas keulamaanÊtunggalÊdanÊpaling absahÊmenyangkut isu-isu keagamaan.

Jilbab, Pakaian Wanita Muslimah

Pandangan Ulama Masa Lalu dan Cendikiawan Kontemporer

M. Quraish Shihab berusaha membentangkan aneka pendapat, baik pandangan ulama terdahulu yang terkesan ketat maupun cendekiawan kontemporer yang dinilai longgar mengenai jilbab. Penulis menghidangkan dalil dan argumentasi masing-masing pendapat seobjektif mungkin, sesuai nalar dan pertimbangan penulis, dengan harapan kita dapat memahami jalan pikiran semua pihak dan tidak saling mengafirkan dan tuduh-menuduh antar-kita. Yang terpenting, buku ini mengungkapkan hal-hal yang perlu diperhatikan agar pakaian dan tingkah laku tidak bertentangan dengan nilai-nilai dan ajaran Islam.

M. Quraish Shihab berusaha membentangkan aneka pendapat, baik pandangan ulama terdahulu yang terkesan ketat maupun cendekiawan kontemporer yang dinilai longgar mengenai jilbab.

Kisah Hikmah Para Sufi dan Ulama Salaf

Sufisme merupakan suatu gerakan ajaran untuk cara menyucikan jiwa, menjernihkan akhlak, membangun lahir dan batin serta untuk memperoleh kebahagiaan yang abadi. Sufi atau tasawuf awalnya merupakan gerakan zuhud atau gerakan untuk menjauhi hal duniawi dalam Islam, dan dalam perkembangannya melahirkan tradisi mistisme Islam. Gerakan seperti ini juga bukan hanya ada di dalam ajaran Islam. Dari setiap ajaran agama yang ada dunia ini selalu ada gerakan seperti mistisme seperti hal tersebut Buku “Kisah Hikmah Para Sufi Dan Ulama Salaf ”Inilah buku sarat makna yang membedah kisah-kisah hikmah nan agung dari para sufi dan ulama salaf dalam mencapai maqam mahabbah (cinta) sejati. Sebuah buku yang menyuguhkan serangkaian kisah yang dapat menggugah dimensi moralitas dan spiritualitas kita yang kian hari kian tergerus oleh laju modernitas tanpa batas. Di dalam buku “Kisah Hikmah Para Sufi Dan Ulama Salaf” sang penulis yaitu Ali Abdullah mencoba menyajikan kisah-kisah hikmah dengan kata-kata bijak dari kaum sufi untuk menghidupkan misteri dan gairah sufisme. Ia membimbing pembaca dengan mengelompokan puisi, kisah-kisah, dan pepatah ke dalam lima bagian yang membangkitkan jalan kehidupan sufi. Setiap bagian memuat pengantar yang menjelaskan jalan dan nafas bagian itu. Buku ini bagaikan harta karun inspirasi yang artistik. Penulis: Ali Abdullah Penerbit: Qudsi Media Halaman: 274

Setiap bagian memuat pengantar yang menjelaskan jalan dan nafas bagian itu. Buku ini bagaikan harta karun inspirasi yang artistik. Penulis: Ali Abdullah Penerbit: Qudsi Media Halaman: 274

Jubah Kanjeng Nabi

Kisah Menakjubkan Para Ulama yang Berjumpa Nabi

Bertemu dengan Nabi Saw., baik dalam mimpi maupun secara langsung, merupakan dambaan setiap Muslim. Bahkan, hal tersebut merupakan anugerah terindah di dunia. Tentunya, tidak sembarang Muslim dapat memperoleh anugerah tersebut. Orang-orang yang dapat bertemu Nabi ialah insan pilihan; hamba yang senantiasa mengarahkan hati, jiwa, dan pikiran kepada khairul barriyah tersebut. Perjumpaan dengan Nabi sarat memiliki makna. Perjumpaan yang mengantarkan seorang insan meraih cahaya Ilahi, mencapai derajat kewalian, serta menjadi penerus Nabi. Dan, kisah-kisah perjumpaan tersebut juga sangat menakjubkan. Karena itu, bahkan orang yang mendengar ceritanya saja bisa tercerahkan. Buku ini hadir dengan sajian kisah-kisah auliya’ yang bertemu dengan Nabi Saw., baik dalam mimpi maupun saat mereka terjaga. Selain itu, dijelaskan pula tirakat yang dilakukan para wali tersebut, serta kisah hidup mereka dengan gamblang. Dengan demikian, bagi Anda yang gandrung bertemu Nabi, buku ini sangat cocok untuk dijadikan pedoman dan motivasi.

Bertemu dengan Nabi Saw., baik dalam mimpi maupun secara langsung, merupakan dambaan setiap Muslim.