Sebanyak 1 item atau buku ditemukan

KUBUAT MEREKA KEPANASAN KARENA SUDAH MEREMEHKANKU

"Jelita!" Suara seseorang memanggil namaku dari arah luar toko perlengkapan pakaian bayi. Aku memicingkan mata, melihat empat orang yang sedang berjalan semakin mendekat ke arahku. 'Duh, malas sekali berhadapan dengan mereka,' batinku mengeluh. "Tante Dira dan ketiga anak-anaknya, kamu pasti kenal dan belum lupa, 'kan?" ucap ibuku. "Kenal lah, Bu. Baru juga lima tahun tidak ke Jakarta, mana mungkin Jelita lupa sama saudara-saudara Ibu, yang suka menghina dan mencaci-maki kita," sahutku. Aku baru pulang setelah lima tahun berada di Kota Pekanbaru. Biasanya, ibuku dan adik-adikku lah yang akan mengunjungiku, tentunya dengan ongkos yang kukirimkan untuk mereka datang. "Kapan datang?" tanya Zahra, tanpa menanyakan keadaanku terlebih dulu, setidaknya basa-basi ya kan? Sepupuku itu melihatku dengan tatapan yang sulit untuk ku artikan. Kalau tidak salah, tatapannya masih sama seperti waktu Zahra mengataiku anak madesu. ( Masa depan suram)

... punya duit jangan pegang-pegang, nanti bisa rusak dan lecet!" ucap wanita yang ada di depanku. Aku tidak tahu siapa wanita ini? Mungkin pemilik toko, karena kalau penjaga toko tidak mungkin kan? Bersikap judes dan angkuh kepada ...