Sebanyak 661 item atau buku ditemukan

Al Qur'an Terjemah dan Tafsir

JUZ XV

Untuk pembelian ebook google atau pemesanan versi cetak bisa menghubungi SMS/Whatsapp: +62811187416 atau di okbuku.com Dapatkan koleksi e-book kami yang lain di: studiquran.com/e-book ----------------------------------------------------------------------------------------------- Anda sering berdialog dengan Non Muslim? * Sering mendapatkan pertanyaan atau pertanyaan dari Non Muslim? * Sering mendengar statement-statement negatif tentang Islam? * Anda tahu pernyataan atau statement negatif dari pihak Non Muslim itu tidak benar, namun bagaimana cara membantah dan menyanggah mereka dengan argument yang kuat ? Quran ini dalam tafsirnya banyak membahas hal-hal yang sering dipermasalahkan oleh pihak Non Muslim seperti mengenai: —> Jihad Benarkah Jihad itu berarti mengislamkan orang dengan mengangkat senjata? Benarkah dalam penyebaran Islam Quran ditangan kiri dan pedang ditangan kanan? Lihat tafsir no 1073, 1405, 1793, 2522; Surat 29:6, Tafsir no 1902 Lalu apa makna sebenarnya dari surat Al Baraah 9:5 yang sering disebut oleh pihak Non Muslim sebagai ayat pedang? —> Murtad: Islam menjunjung tinggi kebebasan beragama dengan semboyannya Tidak ada paksaan dalam Islam (Qs 2 :256), lalu benarkah orang yang keluar dari Islam (Murtad) itu halal darahnya? Lihat Surat 2:217 tafsir no 279 surat 5:54 tafsir no 710; Orang Murad tak dihukum mati, 279 —> Surga Islam: Benarkah Surga umat Islam itu berisi pemuasan nafsu birahi? Lalu apa arti dari Bidadari yang merupakan salah satu kenikmatan surga? Lihat tafsir 2356 Dan masih banyak lagi penjelasan-penjelasan lainnya yang InsyaAllah akan menambah keimanan Anda serta memperkaya pengetahuan Anda sebagai bekal dialog lintas Iman ** [Untuk pemesanan versi cetak bisa menghubungi SMS/Whatsapp: +62811187416 atau di desainbuku.com/quran Dapatkan koleksi e-book kami yang lain di: studiquran.com/e-book ] Al Quran Terjemah dan Tafsir Ukuran: A4, 21x29,7 cm. Cover: Hardcover poly emas. Kertas: Qpp Import 50 Grm. Tebal: 1000 halaman Teks Arab dan Indonesia nyaman dibaca. - Diterbitkan pertama kali oleh Hadji Oemar Said Tjokroaminoto, Pahlawan dan Pendiri Bangsa RI, pada tahun 1928. - Kata pengantar dari H. Agus Salim, Pahlawan bangsa. - Setiap awal surat diberi penjelasan tentang hubungannya dengan surat sebelumnya, yang membuktikan bahwa tuduhan Quran itu tidak teratur adalah salah. - Kitab tafsir yang dijadikan rujukan oleh tafsir Quran ini adalah tafsir besar karya Ibnu Djarir, Imam Fahrudin Razi, Imam Atsiruddin Abu Hayyan, tafsir Zamakhsyari, Baidlowi, dan Jamiu-l-Bayyan karya Ibnu Katsir. Di antara kitab kamus yang digunakan ialah kamus besar Taju-l-Arus dan Lisanu-l-Arab. - Terdiri lebih dari 2.822 footnote yang berisi tafsir dan penjelasan detail ayat. - Terdapat index lengkap keterangan kata-kata dan kalimat Arab. - Terdapat Index lengkap Bahasa Indonesia. Terdapat Mukadimmah, pengantar pengenalan tentang Al-Quran yang berisi: - Al-Quran dan Bagian-Bagiannya. - Kekuatan Rohani yang Paling Besar Di Dunia. - Hubungan Quran dengan Kitab Suci Sebelumnya. - Sikap Lapang Dada Terhadap Agama-Agama Lain. - Hidup Sesudah Mati. - Kedudukan Kaum Wanita. - Kemurnian Teks Quran Suci. - Tiap-Tiap Wahyu Al-Quran Ditulis Menurut Bunyi Wahyu Yang Diturunkan. - Semua Wahyu Quran Dihafalkan. - Susunan Ayat Dan Surat Dilakukan Oleh Nabi Suci Sendiri. - Abu Bakar Yang Mula-Mula Menghimpun Naskah Quran Yang Ditulis. - Khalifah Utsman Menyuruh Menyalin Dari Naskah Asli Sayyidina Abu Bakar. - Beda-Bedanya Qirat. Pengantar dari H. Agus Salim Di tanah air kita dan di tiap-tiap negeri Islam lainnya, juga telah terbit Quran dengan bahasa asing: Belanda, Jerman, Inggris dan lain-lain yang diterjemahkan oleh pihak Non Muslim. Dan tidak sedikit pula tulisan tentang Agama Islam daripada pihak tersebut itu, baik yang berasal dari bangsa ahli ilmu pengetahuan, maupun bangsa lainnya khususnya Kristen dan Theosofi, yang tulisan-tulisan itu memakai Quran. Salinan-salinan Quran dan buku-buku tersebut biasanya tidak sampai ke tangan kaum santri (orang surau) umumnya, tapi untuk kaum terpelajar atau kaum sekolah umumnya, yang hendak mengetahui ajaran-ajaran Agama Islam, bisa dikatakan hanyalah buku-buku bangsa itu yang menjadi pedomannya. Dan terutama sekali Quran yang utamakannya; sebab agama Kristen, yaitu umumnya Eropa, yang di sini menjadi persaingan dan bandingan Agama Islam di mata orang, diajarkan dengan kitab suci agama itu yaitu Bebel, khususnya kitab Injil. Padahal dalam buku-buku tersebut banyak sekali terdapat pemalsuan ayat-ayat Quran, yaitu berbeda dari makna yang sebenarnya. Atau, sekalipun tidak boleh dikatakan menukar makna, akan tetapi seolah-olah dipilih perkataan-perkataan, yang dengan mudah menimbulkan yang keliru atau perasaan yang tak menyenangkan, oleh karena memang keliru pengertian atau tidak menyukai ajaran-ajaran yang disalinnya itu. Sebaliknya, kitab-kitab tafsir Quran yang berasal dari pihak Islam pada umumnya tak dapat dibaca oleh kaum sekolah atau kaum terpelajar tadi. Kaum itu jarang yang mengerti bahasa Arab. Dan jikapun ada yang dapat bahasa Arab atau dapat tafsir yang dengan bahasa Melayu dan sebagainya, tidak juga dapat memuaskan kaum terpelajar itu, sebab tafsir-tafsir itu tidak memakai ilmu pengetahuan zaman ini dan tidak dapat memberikan keterangan yang sesuai dengan paham dan pengertian orang zaman kita ini. Alhamdulillah, tafsir Maulana Muhammad Ali itu adalah salah satu literatur yang sesuai dengan pengetahuan dan pengertian kaum terpelajar zaman sekarang ini. Macam-macam pemalsuan, macam-macam cacian, celaan dan gugatan daripada pihak luar Islam, khususnya Eropa, mendapat bantahan dan sangkalan dengan alasan-alasan dan bukti-bukti, yang merubuhkan hujah-hujah dan membuktikan kekosongan falsafah pihak pencaci, pencela dan penggugat itu. Sebaliknya tidak ada di dalam tafsir itu sesuatu keterangan yang membatalkan tafsir-tafsir lama yang beredar di kalangan umat Islam. Jika pun ada satu atau lebih penjelasan yang berbeda keterangan atau pemandangan dengan tafsir terdahulu itu, tidaklah perbedaan itu semata-mata baru ada, melainkan perbedaan sudah ada dari dulu di dalam kalangan ulama Islam. Sebagai lagi, biar betapapun modern nya keterangan-keterangan dalam karangan Maulana Muhammad Ali itu, betapapun takluknya kepada ilmu pengetahuan (wetenschappelijk), akan tetapi sepanjang pendapat penyelidikan saya, selamat ia daripada paham kebendaan (materialisme) dan daripada paham ke-aqlian (rationalisme), paham keghaiban (mistik), yang menyimpang dari iman dan tauhid Islam yang benar. Jelasnya ia terpelihara dari kesesatan Dahriyah, Mutazilah dan Batiniyah. Akhir-al-kalam penerbitan Kitab Al Quran dan tafsir yang saat ini sedang diusahakan tidak memakai metode kuno. Dari awal terbit bagian pertama penyalin dan penerbit menerima perbaikan kalau ada salah satu pihak membuktikan salah atau keliru ataupun suatu yang amat berlainan di dalam kitab yang diterbitkan itu. Dengan cara seperti ini saya memperoleh keyakinan, bahwa usaha penerbitan kitab tafsir Muhammad Ali itu akan mendapatkan segala faedah yang berguna dengan menyingkiri segala yang mudlarat dan keliru. Maka oleh sebab itu bukan saja hilang tak sedap hati saya yang pada permulaan itu, melainkan berganti menjadi suka dan setuju membantu dengan segala kesungguhan hati akan menjadikan usaha itu. Adapun akan taufiq, kepada Allah kita pohonkan. Demikianlah kata pengantar dari Bpk H. Agus Salim seorang Tokoh Pahlawan Nasional dan Bpk HOS Tjokro Aminoto sebagai Pahlawan dan Bapak Pendiri Bangsa untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa ini. Dan pada tahun 1945 Bangsa Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya yang diwakili oleh Ir. Soekarno, sang menantu dan juga murid Bpk. HOS Tjokro Aminoto.

Alhamdulillah, tafsir Maulana Muhammad Ali itu adalah salah satu literatur yang sesuai dengan pengetahuan dan pengertian kaum terpelajar zaman sekarang ini.

Memilih Cinta

Cantik, kaya dan kata orang aku Smart. Smart dalam bisnis tapi tak pintar dalam memilih cinta. Aku mencari seribu cara untuk menghindari cowok berkelas dan menemukan duniaku pada seorang yang tak berkelas di mata dunia. Meski aku menikah dengannya tidak menyadari cinta tapi dialah yang menunjukkan padaku apa arti cinta. Akankah ia tetap menjadi pilihan cintaku selamanya ataukah kelas akan membawanya pergi dari hidupku selamanya? -Prilly Agatha Subrata- Tak punya apa-apa, hanya memiliki kemauan dan harapan, bahkan cinta yang aku miliki pun tak dibutuhkan gadis manapun karena aku hanya seorang pria tanpa masa depan yang jelas. Beruntung karena 'sesuatu', seorang gadis kaya memintaku bekerjasama dengannya dan membuat kelasku naik lalu mengubah hidupku. Meski awalnya terpaksa menikahinya, kuakui pesonanya sangat menawanku. Tapi aku tak mau terlalu berharap dia tetap memilih cintaku selamanya karena dunia kami berbeda. -Aliandra Yusuf- ---------------------------- Penerbit Rafferty Publisher -RaffertyPublisher-

... Ibu sudah kering dan tinggal disetrika lalu diantar Kak Dena ke tempat mereka. Ibu jangan kuatir." "Syukurlah, Ibu takut kehilangan pelanggan Ibu. Mencuci satu-satunya pekerjaan yang membuat kita bisa makan tiga kali sehari setelah Ali ...

Tafsir Ayat-Ayat Pendidikan

Edisi 1

Kemampuan menafsirkan "ayat-ayat pendidikan" ini diajarkan di seluruh Fakultas Tarbiyah dan Fakultas Pendidikan di Universitas Islam Negeri (UIN) dan di Perguruan Tinggi Agama Islam pada umumnya. Bidang studi Tafsir Ayat-ayat Pendidikan ini merupakan matakuliah yang diwajibkan untuk rnahasiswa Fakultas Tarbiyah/Fakultas Pendidikan. Namun disadari, ketersediaan literatur/referensi berbahasa Indonesia untuk matakuliah Tafsir Ayat-ayat Pendidikan ini masih tergolong langka. *** Persembahan penerbit Kencana (PrenadaMedia)

Bidang studi Tafsir Ayat-ayat Pendidikan ini merupakan matakuliah yang diwajibkan untuk rnahasiswa Fakultas Tarbiyah/Fakultas Pendidikan.

Religious Pluralism and Interreligious Theology

The Gifford Lectures--An Extended Edition

Religious Revival and Secularism in Post-Soviet Azerbaijan

n.a.

The book explores the complex world of Islam from the perspective of its adherents and activists in Azerbaijan. Baku, the most secular Muslim capital city, is a battlefield for the minds and souls of „ethnic Muslims.” Visiting pirs was till now the typical expression of religiosity among Azerbaijani Muslims. Sunni-Shia division was blurred. Nowadays, Shia and Sunni Muslim movements propose new distinctive identities. Foreign and local preachers took advantage of liberal religious policies of the 1990s to promote their ideas. Salafis stress the „pristine” Islam and the idea of universalism, while Shias underline rationality in their faith tradition. Turkish model of Islam is more inclusive towards local customs. Sufism, although not as powerful as before, also finds a committed audience. Finally, independent charismatic local leaders gain supporters. The book investigates how this pluralism affects both religious groups and believers. Competitive environment requires effective strategies and flexibility. In this process, the traditional dominance of Shiism is challenged by Sunni movements. Shiism, however, is not giving up and adapts its concepts and practices to contemporary contexts.

The book explores the complex world of Islam from the perspective of its adherents and activists in Azerbaijan.

This Is Me, Full Stop

Introducing- The dashing dash - So-called "quotation marks" The colon- and on and on. The shouty exclamation! The three dots of . . . (Not forgetting the brackets) And many more. Take a witty and typographical journey through the art, pleasures and playfulness of the punctuation marks we use every day.

Introducing- The dashing dash - So-called "quotation marks" The colon- and on and on.