Sebanyak 1877 item atau buku ditemukan

Pengantar Studi Ilmu Dakwah

Dakwah adalah seruan kepada manusia untuk bertauhid kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan meninggalkan segala bentuk kemusyrikan. Pada prinsipnya, dakwah adalah kewajiban setiap muslim, sebagaimana seruan dari Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam agar kita menyampaikan pesan-pesan Islam, meskipun satu ayat. Namun begitu, berdakwah juga perlu ilmu, perlu pemahaman tentang dakwah (fiqhud dakwah), agar pesan-pesan yang disampaikan bisa berjalan secara sistematis dan efektif. Karena itu, buku ini hadir untuk memberikan pemahaman tentang seluk beluk dakwah, seperti; sejarah dakwah, metode-metode dalam berdakwah, tugas pokok seorang dai, peta konsep dakwah, kode etik dakwah, sarana-sarana dakwah, psikologi dai dan mad’u (obyek dakwah), pantangan-pantangan dakwah, karakteristik dai, dan lain sebagainya. Penulis memaparkan teori-teori dalam dakwah, kemudian juga memberikan arah-arahan agar teori-teori tersebut bisa dipraktikan oleh para dai. Karena sejatinya, sebanyak apapun teori yang kita pahami, jika tidak dipraktikkan di lapangan, maka itu semua tak akan ada gunanya. Sebagai seorang yang bergelut dalam dunia akademisi dan juga seorang dai, penulis memiliki pengalaman dalam bidang ini. Buku ini wajib dimiliki oleh para mahasiwa yang menempuh studi di bidang dakwah, dan setiap muslim secara umum, terutama bagi mereka yang mewakafkan dirinya untuk menjadi dai ilallah. Sangat sayang jika Anda lewatkan! - Pustaka Al-Kautsar Publisher - Dilarang keras mem-PDF-kan, mendownload, dan memfotokopi buku-buku Pustaka Al-Kautsar. Pustaka Al-Kautsar tidak pernah memberikan file buku kami secara gratis selain dari yang sudah tersedia di Google Play Book. Segala macam tindakan pembajakan dan mendownload PDF tersebut ada ilegal dan haram.

Sangat sayang jika Anda lewatkan! - Pustaka Al-Kautsar Publisher - Dilarang keras mem-PDF-kan, mendownload, dan memfotokopi buku-buku Pustaka Al-Kautsar.

MANAJEMEN KEMENANGAN

BELAJAR DARI PERANG BADAR

MANAJEMEN KEMENANGAN BELAJAR DARI PERANG BADAR Ketika sebuah pasukan perang kembali membawa kemenangan, umumnya mereka disambut aneka sanjungan. Hal ini sungguh berbeda dengan surat al-Anfal yang turun usai Perang Badar. Komentar ilahiyah itu justru tak banyak memberikan pujian, tapi sarat kritik dan anjuran berbenah. Di sinilah Allah ingin memberikan pelajaran berharga bagi kaum Muslimin. Bahwa, orang yang menang tak selalu harus mendapat sanjungan, dan orang kalah tak mesti dikritik habis-habisan. Sebab, sanjungan kerap membuat orang lupa diri, kritikan tak jarang membuat orang putus asa. Surah al-Anfal merupakan “komentar ilahiyah” terhadap Perang Badar. Medan Badar telah memberikan begitu banyak pelajaran. Bukan hanya bagi Nabi saw dan para shahabat yang hidup pada masa itu, tapi juga bagi kita kini. Pelajaran paling berharga itu adalah: kemenangan itu harus direncanakan dan dimenej. Jika tidak, ia bisa jadi awal kekalahan. Buku ini bukan semata menuturkan bagaimana terjadinya perang Badar, tapi juga membedah strategi Nabi saw memenangkan pertempuran.

MANAJEMEN KEMENANGAN BELAJAR DARI PERANG BADAR Ketika sebuah pasukan perang kembali membawa kemenangan, umumnya mereka disambut aneka sanjungan.

Feng Shui: Keseimbangan dan Keharmonisan Hidup

Membuat sesuatu yang rumit menjadi mudah dimengerti serta menyampaikan topik dan materi yang njelimet menjadi sesuatu yang ringan dan enak dibaca adalah kepiawaian Suhana Lim. Trademark buku-buku dan tulisan yang dihasilkan Suhana Lim adalah penyampaian feng shui secara objektif, logis, dan proporsional. Anda tak perlu khawatir akan membaca textbook yang rumit dan membosankan. Tak perlu waswas akan dianjurkan membeli aneka pernak-pernik feng shui sebagai solusi. Tentunya, ini juga bukan buku mengenai ramalan tahunan. Jadi, isinya bisa diaplikasikan dan berlaku serta bermanfaat sepanjang masa. Buku ini wajib dibaca semua orang, mulai dari awam, pehobi, hingga praktisi feng shui. Isinya sangat objektif, transparan, bervariasi, serta informatif dengan topik seputar feng shui, tradisi dan budaya Tiongkok, serta kehidupan secara umum, seperti: • Lahan “Frankenstein”—Cara Membersihkan Lahan Berenergi Kotor • Si “Pembawa Hoki”-kah Anda? • Hari Baik! Baik buat Siapa? • Praktisi Feng Shui Mengambil Roh? • Want to Know Saja—Kode Etik dalam Feng Shui • Water Dragon Membuat Kaya Secara Instan? • Kucing Panjang Umur • Dosa Turunan • Cinta, Roti, dan Arak • Ba Zi Berkilau, tetapi Hidupnya Tak Gemerlap • Membotaki Rambut agar Hoki • Bagaimana Cara Kerja Feng Shui? • Kiat Menetralisasi Ciong • Food for Luck and Fertility • Berlindung di Balik Tameng “Karma”

... Dai Loong tidak kesasar. Dai Loong diistilahkan sebagai “Imperial Dragon” karena memiliki sejarah yang panjang. Dated back ke Dinasti Qing, pembuatannya disebutkan mendapatkan “restu” dari sang Kaisar untuk memiliki lima cakar. Hanya ...

Gen M

Kalau selama ini kita mengenal Gen X, Gen Y, atau Gen Z, buku ini memperkenalkan generasi baru konsumen Muslim yang dikenal Gen M atau Generation Muslim. Mereka religius, modern, mengedepankan kebaikan, dan memiliki daya beli yang tinggi. Merekalah yang bakal mendominasi jagad pemasaran di Indonesia. Dengan potensi yang dimiliki Gen M, setiap marketer dan entrepreneur tak mungkin mengabaikan mereka. Bukan karena sudah memiliki daya beli yang tinggi, melainkan mereka juga memiliki karakteristik konsumen yang agak berbeda dengan konsumen secara umum. Dalam buku ini, temukan hal-hal bermanfaat untuk menggarap generasi ini secara maksimal dengan: - Menyiapkan diri akan tren saat gaya hidup Islam mulai masuk dalam mainstream kebudayaan Indonesia. - Kenali lebih dalam keenam industri yang menjadi primadona Gen M, dari fesyen dan kosmetik, makanan halal, keuangan, hingga pendidikan Islam. - Strategi yang bisa diambil oleh pemain di industri tersebut sebagai panduan untuk memenangkan persaingan. [Mizan, Bentang Pustaka, Ekonomi, Bisnis, Islam, Muda, Generasi, Muslim, Budaya, Behaviour, Indonesia] Spesial Seri Bentang Bisnis & Startup

... dai berperan memengaruhi konsumen Muslim untuk produk yang dipromosikannya. Adanya peran baru dai sebagai bintang iklan ini tidak lepas dari perubahan perilaku #GenM. Pertama, sumber informasi pengetahuan keagamaan #GenM banyak ...

THE LAST CHANCE

KEBANGKITAN INDUSTRI STRATEGIS INDONESIA

Buku ini mencoba mengajak kita melihat berbagai upaya dan tanda-tanda kebangkitan industri strategis dan memberikan arah dengan melihat tren baik saat ini maupun yang akan datang.

... Dai datang (Dahlan Iskan). Dai, begitulah kami menyebutnya. Ini terungkap dalam tulisan Dai “Manufacturing Hope 11. Yang tidak akan selesai dengan keluhan dan kegorojokan”. Kedatangan Dai pun tidak diketahui direksi, tapi kamipun ...

Demi bangsaku

pertentangan Bung Karno vs. Bung Hatta

Polemical thoughts of Soekarno and Hatta, the first President and Vice President of Indonesia, on Indonesian politics and government.

... Dai Nippon pada Rusia pada tahun 1905 ? Tak lain dan tak bukan , oleh karena dalam kalbu seluruh bangsa Asia semua terkandung kehendak me- nentang segala pengaruh dari imperialisme itu . Pada waktu meriam Dai Nippon itu mengguntur ...

Biografi Mohammad Natsir

M. Natsir hidup dan pribadi sederhana dan jauh dari kecintaan terhadap harta dan benda. Dia tidak mau "menghabisi" orang-orang yang sepaham dengannya, dengan menghalalkan segala cara. ia berpolitik dengan kata-kata sopan dan sepantasnya tanpa menimbulkan ketersinggungan pribadi. Di gedung DPR pada tahun 1950an, Natsir duduk di kantin, ngobrol sambil minum kopi dan tertawa bersama ketua PKI, D.N. Aidit. Semua orang tahu, pendirian dan pandangankedua tokoh itu ibarat bumi dengan langit, satu dengan lainnya hampir tidak ada titik temu'Sabam Sirait, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Replublik Indonesia (DPD- RI) - Pustaka Al-Kautsar Publisher -

... dai. Yang menjadi pejabat atau pegawai, dia adalah dai. Karena dengan kedudukannya, pelaksanaan dakwah menjadi lancar. Yang kaya, yang mendapat kekayaan dari Allah , mungkin tidak bisa naik mimbar, tetapi dengan infaknya, dia menjadi ...

Muslim Papua

Membangung Harmoni Berdasar Sejarah Agama di Bumi Cendrawasih

Papua dulu bernama Nuu Waar, menurut orang Islam, memiliki sejarah yang panjang terkait keberadaan umat Islam di sana. Kesultanan Tidore, Ternate, Bacan, bahkan Kesultanan di Samudera Pasai, memiliki ikatan sejarah dengan Bumi Cenderawasih ini. Sebelum agama-agama lain datang umat Islam dari kesultanan-kesultanan tersebut telah lebih dulu berada di sana dan membangun tatatan sosial budaya dan sistem-sistem sosial lainnya. Karena itu, tak heran jika di Papua banyak didapati masjid-masjid tua, perkampungan-perkampungan tua yang dihuni oleh umat Islam, bahkan juga ditemukan mushaf Al-Qur'an yang usianya sudah ratusan tahun. Raja Ampat misalnya, kawasan yang sangat terkenal di dunia dengan keindahan alamnya, sudah sejak lama mayoritas penduduknya adalah Muslim. Begitu pun di beberapa daerah lainnya, sebagaimana ditulis dalam buku ini. Buku yang ditulis oleh Dhurorudin Mashad, Ahli Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) ini bisa membuka wawasan kita semua tentang keberadaan Muslim di Papua. Dan, tentu juga memberikan fakta-fakta yang bisa menjadi gambaran, bahwa Papua tidak identik dengan satu agama saja. Namun begitu, buku ini juga tidak menapikan keberadaan agama-agama lain. Di antar spirit buku ini adalah membangun harmoni antar umat beragama, sehingga tercipta keadilan dan kesejahteraan yang dirasakan bersama. - Pustaka Al-Kautsar Publisher -

... dai tersebut dengan wajah menyesal mengikutinya. Setelah tiga bulan menetap di daerah tersebut dan tidak ada seorang pun yang masuk Islam, Fadlan mengatakan kepada dai dari Surabaya bahwa ini karena dai tersebut mempunyai niat yang ...

Bangkit dan Runtuhnya Daulah Fathimiyah

Daulah Fathimiyah yang berdiri di Ifriqiya, sebuah wilayah di Magh•ib A1-Adna (Maghrib Dekat), yang saat ini terletak di kawasan Tunisia, Tripolitania (barat Libya), dan Constantinois (tenggara Algeria), merupakan daulah yang turut mewarnai lembar sejarah dunia Islam, sebagaimana Daulah Abbasiyah dan Daulah Umawiyah. Daulah ini memegang teguh prinsip-prinsip ajaran Syiah Ismailiyah, yang dinisbatkan pada Ismail bin Ja'far Ash-Shadiq. Paham Syiah inilah yang menjadi ideologi daulah ini, sekaligus menjadi pijakan dalam menjalankan konstitusi negara. Penamaan daulah Fathimiyah diklaim berdasarkan nisbat secara geneologi pada keturunan Rasulullah, yakni Fathimah; Meskipun ada yang mengatakan bahwa penyebutan yang lebih tepat adalah Daulah Ubaidiyah, sebagaimana nama pendirinya Ubaidillah Al-Mandi. Rentang kekuasaan daulah ini berada pada dua fase, yaitu pada masa kekuasaan di Ifriqiya (297-362 H/910-973 M) dan Mesir serta Timur Islam (326-567 H/ 973- 1171 M) Selain menyajikan fakta dan data tentang sejarah Daulah Fathimiyah, buku ini juga menceritakan konflik dan perseteruan yang terjadi pada masa daulah tersebut. Termasuk dengan kekuatan Byzantium yang pada masa lalu juga diperhitungkan oleh dunia. Sebagai sajian yang lengkap, buku ini ditutup dengan munculnya Shalahuddin A1-Ayyubi, yang tak hanya berhasil menaklukkan kekuasaan Kristen, tetapi juga mampu mengambil alih kekuasaan Daulah Fathimiyah pada akhir keruntuhannya. Sehingga peralihan kekuasaan dari Daulah Fathimiyah (Syiah) ke Dinasti Ayyubiyah (Sunni) menjadi mata rantai sejarah yang sarat dengan pelajaran dan hikmah. Sebagai sebuah kaiya sejarah, buku ini sangat layak Anda baca! - Pustaka Al-Kautsar Publisher - Dilarang keras mem-PDF-kan, mendownload, dan memfotokopi buku-buku Pustaka Al-Kautsar. Pustaka Al-Kautsar tidak pernah memberikan file buku kami secara gratis selain dari yang sudah tersedia di Google Play Book. Segala macam tindakan pembajakan dan mendownload PDF tersebut ada ilegal dan haram.

... Dai Abu Abdillah telah berkenalan dengan Al-Hasan bin Farajdi Kufah. Setahun kemudian, Ad-Dai Abu Abdillah ikut bergabung dengan rombongan jamaah haji Yaman dan berangkat bersama mereka ke Makkah210pada tahun 279 H/893 M. Hal itu ...

Dakwah Simpatik: Meraih Simpati Audiens di Era Global

"Buku Dakwah Simpatik yang disusun Dra. Hj. Udji Asiyah, M.Si. ini merupakan salah satu bentuk hasil kreasi dan inovasi dakwah agama yang perlu diapresiasi. Dalam buku ini, Penulis mencoba membahas agama bukan bermula dan berdasar teks yang diterjemahkan dan dioperasionalisasikan sebagaimana terlazim dilakukan para penceramah, melainkan mengorganisasikan pesan agama berdasar momen isu-isu tematik. Hal ini menarik karena momen tematik merupakan fenomena yang kehadirannya berdasarkan konteks tertentu. Justru mencabar dan menjelaskan agama berdasar fenomena konteks inilah yang membedakannya dengan buku-buku kajian agama lainnya." —Prof. Dr. H. Musta’in Mashud, M.Si. Ketua Program Studi S-3 Ilmu Sosial FISIP UNAIR "Dakwah tidak terbatas hanya secara oral di atas mimbar, namun juga sentuhan-sentuhan terhadap permasalahan kehidupan umat baik moral, agama, ekonomi, sosial, lingkungan hidup dan pendidikan harus mendapat perhatian. Hal ini menjadi tanggung jawab kita semua dalam visi mulia amar makruf nahi mungkar, untuk membawa umat pada kehidupan yang berkualitas dunia dan akhirat. Buku Dakwah Simpatik yang disusun Dra. Hj. Udji Asiyah, M.Si. ini membuka cakrawala kita bahwa dalam melaksanakan dakwah diperlukan suatu metode dan strategi yang tepat terhadap sasaran dakwah, serta tidak mengesampingkan apa yang menjadi problem masyarakat yang kita hadapi, sehingga kita mampu menawarkan sebuah solusi." —Dra. Hj. Masruroh Wahid, M.Si. Ketua Wilayah Muslimat NU Provinsi Jawa Timur

... dari kehancuran. Para Dai dituntutuntuk bisa memahami kondisi global yang tidak terbendung ini agar dapat mengambil peran aktif dalam memberikan sehingga belum Indonesia. Dai bagi sangat umat. tentu mereka strategis Di Ada pemahaman ...