Sebanyak 674 item atau buku ditemukan

PETA 100 Tempat Jajan dan Makan Legendaris di Bandung

Bandung bukan hanya surga belanja distro atau factory outlet, ternyata juga menyimpan banyak kekayaan warisan kuliner . Seperti biskuit cafÈ noir di Toko Roti Olimpia yang telah berusia 90 tahun lebih, lalu puff soup cream di BMC yang bertahan sejak tahun 1928, dan pisang goreng Simanalagi di Dalem Kaum yang sudah berjualan 60 tahun lamanya. Anda bisa menikmati makanan legendaris ini dengan suasana bernuansa sejarah, tidak saja di restoran mewah, juga di kedai, dan kaki lima. Tempat makan legendaris di kota Bandung tersebar di semua wilayah, mulai dari kawasan utara Lembang hingga selatan arah Soreang, dari ujung barat Cimahi hingga ke timur Cipadung. Jangan sampai penasaran karena belum pernah menikmati rujak Ciherang, susu Lembang Kencana, peuyeum ketan Istimewa atau colenak Murdi Putera. Semua tempat makan itu lengkap dengan peta lokasi dan harganya, dapat Anda simak dalam buku ini. Buku ini menampilkan 100 tempat makan legendaris yang tersebar di Bandung dan sekitarnya. Buku ini akan membuat Anda tergoda berwisata kuliner ke tempat-tempat yang telah dijelajahi penulis. Sebuah buku yang wajib dimiliki oleh para pencinta kuliner.

Bandung bukan hanya surga belanja distro atau factory outlet, ternyata juga menyimpan banyak kekayaan warisan kuliner .

Liburan Murah Meriah Di Bandung

"Weekend ke Bandung (lagi )? Ya, kota Bandung selalu menggoda kita untuk turut menikmati dinamikanya yang tiada henti. Setiap minggu rasanya selalu ada yang baru di kota yang populer dengan sebutan Paris van Java ini. Mulai dari factory outlet baru di Jalan Riau, kafe baru di kawasan Dago, distro baru , hingga hotel baru yang kian marak bermunculan di seluruh kawasan Kota Bandung. Bagi wisatawan yang membawa keluarga maupun sendirian ala backpacker, datang ke Bandung di saat weekend dan liburan harus siap dengan konfirmasi reservasi penginapan. Jika tidak, bersiaplah gigit jari karena semua hotel yang Anda datangi pasti mengatakan fully booked. Padahal ada 250-an hotel di Bandung dengan kapasitas sekitar 9.000 kamar yang seharusnya dapat menampung para pelancong pun pada saat high season. Dan 80 % dari jumlah itu adalah hotel dengan kategori melati yang tarif kamarnya sekitar Rp 200 ribuan per malam. Buku ini menampilkan 100 tempat menginap di Bandung dengan beragam kategori, mulai dari hotel bintang 2, hotel melati, guest house, hingga wisma, yang dapat Anda jadikan pilihan jika berlibur ke Bandung. Dilengkapi dengan foto fasilitas hotel, kamar, tarif kamar, dan peta lokasi."

"Weekend ke Bandung (lagi )?

Her Benny

This historic book may have numerous typos and missing text. Purchasers can usually download a free scanned copy of the original book (without typos) from the publisher. Not indexed. Not illustrated. 1890 edition. Excerpt: ... CHAPTER XIX. THE BORDER LAND. For since Thy hand hath led me here, And I have seen the border land, -- Seen the dark river flowing near, Stood on its bank as now I stand, -- There has been nothing to alarm My trembling soul; why should I fear? For since encircled by Thy arm, I never felt Thee half so near. OE WRAG was in great trouble when he heard of --'- Benny's misfortune. Granny was the first to make him acquainted with the fact that something was wrong. Benny had been in the habit of returning earlier on a Saturday evening since he had been when that evening wore away and deepened into night, and Benny did not come, granny got very much concerned, fearing some accident had befallen him; and so she remained rocking herself in her chair, and listening in vain for his footfall all through the night. And when morning came she hurried away, old as she was, to Joe's house, in the hope that he would be able to give her some information as to Benny's whereabouts. with Mr. Laurence than on any other day of the week, and Joe was thunderstruck at sight of Betty so early on a Sunday morning, and her eager question, "Dost a' knaw where the boy is, Joe?" did not help to mend matters. For a few moments Joe's power of utterance seemed to have left him altogether, then he stammered forth-- "Ain't he home, Betty?" "Nae, Joe; I's never seen 'im sin yester morn!" Joe looked thoughtful, for he had no reply to this, and Betty sat down in a chair, evidently exhausted. After awhile Betty got up to go. "I mun be a-goin'," she said, "he may a-got home by now." Towards evening Joe called at Tempest Court, but nothing had been heard of the wanderer. The night that followed was one of the longest Joe had ever known, and as soon as he was released from his watch...

This historic book may have numerous typos and missing text. Purchasers can usually download a free scanned copy of the original book (without typos) from the publisher. Not indexed. Not illustrated. 1890 edition. Excerpt: ... CHAPTER XIX.