Sebanyak 285 item atau buku ditemukan

21 Pelajaran untuk Abad Ke-21

Dalam Sapiens, dia menjelajahi masa lalu kita. Dalam Homo Deus, dia menerawang masa depan kita. Kini, Yuval Noah Harari, salah seorang pemikir paling inovatif di planet ini, beralih ke masa kini untuk mendalami perkara-perkara yang paling mendesak hari ini. Bagaimana komputer dan robot mengubah makna menjadi manusia? Bagaimana kita menghadapi wabah berita palsu? Apakah negara, bangsa, dan agama masih relevan? Apa yang harus kita ajarkan kepada anak-anak kita? 21 Pelajaran untuk Abad Ke-21 karya Yuval Noah Harari adalah penyelidikan yang cermat dan visioner atas perkara-perkara yang paling mendesak selagi kita bergerak ke masa depan yang belum tertebak. Selagi teknologi melaju lebih cepat daripada pemahaman kita terhadapnya, selagi peretasan menjadi taktik perang, dan selagi dunia terasa makin terpolarisasi, Harari membahas tantangan menjalani hidup di tengah perubahan yang terus-menerus dan membingungkan, serta mengangkat pertanyaan-pertanyaan utama yang perlu kita ajukan kepada diri sendiri sehingga kita mampu terus bertahan. Dalam dua puluh satu bab yang provokatif sekaligus mendalam, Harari mengembangkan gagasan-gagasan yang dijelajahinya di buku-bukunya terdahulu, mengurai isu-isu politik, teknologi, sosial, dan eksistensial sambil memberi saran bagaimana menghadapi masa depan yang mungkin sama sekali berbeda: Bagaimana cara kita mempertahankan kebebasan memilih ketika Mahadata mengawasi kita? Akan seperti apa angkatan kerja masa depan, dan bagaimana seharusnya kita mempersiapkan diri? Bagaimana sebaiknya kita mengatasi ancaman terorisme? Mengapa demokrasi liberal mengalami krisis? Keahlian Harari memahami dari mana kita berasal dan ke mana kita menuju telah meraih imajinasi jutaan pembaca di seluruh dunia. Di buku ini, dia mengajak kita mempertimbangkan kembali nilai-nilai, makna, dan keterlibatan pribadi di dunia yang penuh keriuhan dan ketidakpastian. Saat kita kebanjiran informasi yang tak relevan, kejernihan menjadi kekuatan. Tantangan-tantangan zaman yang kompleks tersaji dengan jernih dan mudah dimengerti dalam 21 Pelajaran untuk Abad Ke-21.

Apa yang harus kita ajarkan kepada anak-anak kita? 21 Pelajaran untuk Abad Ke-21 karya Yuval Noah Harari adalah penyelidikan yang cermat dan visioner atas perkara-perkara yang paling mendesak selagi kita bergerak ke masa depan yang belum ...

KUBUAT MEREKA KEPANASAN KARENA SUDAH MEREMEHKANKU

"Jelita!" Suara seseorang memanggil namaku dari arah luar toko perlengkapan pakaian bayi. Aku memicingkan mata, melihat empat orang yang sedang berjalan semakin mendekat ke arahku. 'Duh, malas sekali berhadapan dengan mereka,' batinku mengeluh. "Tante Dira dan ketiga anak-anaknya, kamu pasti kenal dan belum lupa, 'kan?" ucap ibuku. "Kenal lah, Bu. Baru juga lima tahun tidak ke Jakarta, mana mungkin Jelita lupa sama saudara-saudara Ibu, yang suka menghina dan mencaci-maki kita," sahutku. Aku baru pulang setelah lima tahun berada di Kota Pekanbaru. Biasanya, ibuku dan adik-adikku lah yang akan mengunjungiku, tentunya dengan ongkos yang kukirimkan untuk mereka datang. "Kapan datang?" tanya Zahra, tanpa menanyakan keadaanku terlebih dulu, setidaknya basa-basi ya kan? Sepupuku itu melihatku dengan tatapan yang sulit untuk ku artikan. Kalau tidak salah, tatapannya masih sama seperti waktu Zahra mengataiku anak madesu. ( Masa depan suram)

... punya duit jangan pegang-pegang, nanti bisa rusak dan lecet!" ucap wanita yang ada di depanku. Aku tidak tahu siapa wanita ini? Mungkin pemilik toko, karena kalau penjaga toko tidak mungkin kan? Bersikap judes dan angkuh kepada ...

Jadi Perawan Tua karena Ibu

“Siapa itu, Rum?” Ibu yang menyambutku di depan pintu bertanya sambil melihat sepeda motor yang pergi meninggalkan rumah. “Teman,” sahutku sembari melepas sepatu. Ibu menatap sampai teman lelaki yang mengantarku pulang menghilang dari pandangan. “Teman atau pacar?” Cecar ibu sembari berjalan dan duduk di kursi ruang tamu. Aku tak menghiraukan dan terus berjalan masuk ke kamar. “Kalau pacaran itu cari lelaki yang sudah mapan. Kamu itu sudah berumur seharusnya mencari suami, bukan asyik pacaran bonceng sana bonceng sini. Malu sama tetangga, Rum,” ucap ibu dari ruang tamu. Suara ibu terdengar jelas dari kamarku Aku menghela nafas. Menjatuhkan tubuh letih di bibir tempat tidur. Telingaku siaga untuk mendengarkan tausiah ibu selanjutnya.

... punya menantu Jaksa pun Bu Parjo sudah punya mobil sepertinya . Ibu hanya ... perempuan semua . Bukan nggak ada lakinya , sih , kalau sedang rapat guru di ... punya pacar , ya ? " " Ehee , " aku tersipu . “ Polisi atau.

MODEL DISCOVERY PROSES KELOMPOK BERBANTUAN MEDIA DIALOG INTERAKTIF “MATA NAJWA” UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN HASIL BELAJAR

Tulisan pada buku ini, merupakan hasil penelitian tindakan kelas yang penulis lakukan dalam rangka melakukan pengembangan inovasi baik dalam metode, strategi, maupun media pembelajaran untuk mencari jawaban atas permasalahan yang ditemukan dalam pembelajaran di kelas. Pembahasan meliputi minat belajar, hasil belajar model discovery proses kelompok, media dialog interaktif “Mata Najwa, langkah penerapan discovery proses kelompok serta keberhasilan penerapan model discovery proses kelompok. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini benar-benar faktual dan bukan hasil rekayasa, dengan tindakan pemecahan permasalahan sesuai dengan prosedur ilmiah serta dilengkap data-data sesuai kenyataan. Buku ini diharapkan bisa menjadi salah satu referensi bagi guru dalam mengembangkan keprofesionalan melalui penelitian ilmiah dalam bentuk Penelitian Tindakan Kelas, juga bermanfaat bagi masyarakat luas karena inspiratif dan mudah diakses serta merupakan temuan baru dalam penelitian.

Tulisan pada buku ini, merupakan hasil penelitian tindakan kelas yang penulis lakukan dalam rangka melakukan pengembangan inovasi baik dalam metode, strategi, maupun media pembelajaran untuk mencari jawaban atas permasalahan yang ditemukan ...