Sebanyak 548 item atau buku ditemukan

Media Darling Ala Jokowi

Tidak ada tokoh yang menjadi bahan perbincangan yang melebihi Jokowi dalam beberapa waktu terakhir ini. Hampir setiap hari media massa mainstream menampilkan berita mengenai aktivitas Presiden RI 2014–2019 ini. Media sosial juga tak jarang menempatkannya sebagai trending topic. Buku yang mengupas sosok Jokowi juga tak kalah banyak. Pertanyaannya, kenapa Jokowi bisa menjadi begitu disayang media (media darling)? Tidak dapat dimungkiri lagi, Jokowi begitu populer di kalangan media nasional dan internasional. Tidak hanya dikenal sebagai pemimpin, Jokowi juga dikenal sebagai pribadi yang horizontal, inklusif, dan sosial. Buku Media darling ala Jokowi mengajak Anda untuk mengintip apa rahasia Jokowi sehingga menjadi pribadi yang disukai oleh kalangan media. — Hermawan Kartajaya Founder & CEO MarkPlus, Inc Buku ini penting dibaca untuk praktisi dan akademisi komunikasi, kaya pengalaman dan menarik untuk diikuti. — Prof. Dr .Ravik Karsidi, M.S. Guru Besar Universitas Sebelas Maret (UNS), mengajar S2 Manajemen Komunikasi. Lewat buku ini, penulis mengupas tuntas berbagai kiat yang membuat Jokowi menjadi media darling. Oleh karena itu, para pejabat, politisi, atau siapa pun yang ingin menjadi kesayangan media, sepatutnya mempelajari aneka jurus media darling dalam buku ini. — Y. Bayu Widagdo Pemimpin Redaksi SOLOPOS (2010–2012), Wakil Pemimpin Redaksi Bisnis Indonesia/Pemimpin Redaksi bisnis.com Buku yang mengungkap lugas hubungan Pak Jokowi dengan media. Sebuah gambaran interaksi unik yang tampak di permukaan, namun mampu menyampaikan kedalaman pesan pada khalayak secara sederhana. Selamat memaknai dan dimaknai.” — Sruti Respati Pekerja Seni

Buku Media darling ala Jokowi mengajak Anda untuk mengintip apa rahasia Jokowi sehingga menjadi pribadi yang disukai oleh kalangan media. — Hermawan Kartajaya Founder & CEO MarkPlus, Inc Buku ini penting dibaca untuk praktisi dan ...

Dakwah Humanis

Cinta, Toleransi dan Dialog Paradigma Muhammad Fethullah Gulen

Penelitian ini berkesimpulan bahwa dakwah yang berlandaskan kepada nilai-nilai kearifan dan moralitas merupakan pilar dasar dalam pembentukan religiusitas masyarakat yang toleran. Dakwah yang demikian sejalan dengan prinsip-prinsip keagamaan (dakwah qur’ani dan nabawi) dan kebijaksanaan perenial. Terbukti hubungan yang dijalin sesama manusia selalu mengedepankan nilai-nilai kearifan, moralitas dan spritualitas. Nabi Muhammad saw tidak pernah melakukan dakwah dengan cara kekerasan dan paksaan, bahkan sebaliknya Nabi memberikan tauladan kepada umatnya agar berdakwah dengan cara santun dan damai. Paralel dengan kesimpulan tersebut, Safrodin Halimi, dalam Etika Dakwah dalam Perspektif al- Qur’an, Antara Idealitas Qur’ani dan Realitas Sosial. Memandang bahwa al-Qur’an telah meletakkan prinsip-prinsip dalam berdakwah, seperti kejujuran dan keteladanan, keikhlasan dan ketulusan, kasih sayang dan kelembutan serta kebebasan berkehendak dan memilih. Menurut ‘Ali ibn Nafyu’ al-‘Ulyani agama Islam tidak akan terealisasikan pada umat Muslim kecuali dengan jihad dan segala konsepnya, sehingga dalam pandangannya jihad memberikan pengaruh yang signifikan dalam menyebarkan Islam. Di samping itu beliau banyak menggunakan ayat-ayat jihad dalam merumuskan konsep dakwah. Begitu juga Yohanan Friedmann, Tolerance and Coercion in Islam: Interfaith Relations in the Muslim Tradition. Menurut Friedmann al-Quran tidak memiliki istilah khusus untuk mengungkapkan gagasan toleransi, lebih dari itu Friedmann berpendapat Muhammad saw dalam berdakwah bertindak intoleran dengan mengusir suku-suku yahudi dari Madinah. Kajian ini bertumpu pada penelitian kepustakaan (library research), dengan sumber utama karya Gulen. Adapun cara membacanya dengan pendekatan historis dan pendekatan humanistik.Selanjutnya data di analisis dengan menggunakan metode content analyzing, dan deskriptif-analisis. content analyzing ini peneliti gunakan untuk menganalisa makna yang terkandung dalam asumsi, gagasan, atau statemen untuk mendapat pengertian dan kesimpulan. Adapun metode deskriptif-analisis akan digunakan untuk melakukan klasifikasi mengenai relevansi substatif pemikiran dakwah Gulen, pemilahan ide-ide secara detil, konsistensi pembahasan, pembedaan hirarkis, hingga analisa secara tuntas yang meliputi semua kategori atau komponen yang diteliti.

Penelitian ini berkesimpulan bahwa dakwah yang berlandaskan kepada nilai-nilai kearifan dan moralitas merupakan pilar dasar dalam pembentukan religiusitas masyarakat yang toleran.

7 Resep Rahasia Berbisnis Kuliner

Semua mahluk hidup membutuhkan makanan untuk tetap bertahan hidup. Maka sampai kapanpun, bisnis kuliner adalah bisnis yang akan survive. Bisnis yang terus berkembang dan semakin seksi untuk digeluti. Jika Anda bercita-cita ingin membuka satu outlet, kedai, warung, atau restoran milik Anda sendiri, buku ini menghadirkan solusi. Menghadirkan resep rahasia untuk memulai bisnis kuliner Anda. Tidak ada teori dalam buku ini. Semua yang ditulis di sini adalah akumulasi pengalaman dan perjalanan seorang pebisnis kuliner penuh inspirasi. Semua rahasia dan resep sukses bagaimana ia mengawali bisnisnya dari garasi hingga memiliki 4 cabang dalam waktu 4 tahun akan dibagikan untuk Anda dalam buku ini. Jika Anda ingin mewujudkan impian Anda menjadi pengusaha kuliner, ambil segera buku ini, lakukan setiap resep yang dibagikan di dalamnya. Jika bukan Anda yang memperjuangkan sekaligus mewujudkan impian Anda menjadi pebisnis kuliner, lantas siapa lagi?

... mimpi. Selagi mimpi itu masih gratis, maka bermimpilah. Biarkan saja waktu yang membimbing agar mimpi-mimpi Anda terwujud dengan sendirinya dan tentunya sertakan Tuhan dalam usaha kita. MERAMU BAHAN BAKU Resep Ketiga Resep Ketiga D ig ...