Sebanyak 1877 item atau buku ditemukan

Humor Ngaji Kaum Santri

Buku kecil ini berisi cerita tentang kejadian-kejadian ringan ala pesantren yang sering kali menampakan kesan lucu, konyol, sok, bahkan nakal.

Buku kecil ini berisi cerita tentang kejadian-kejadian ringan ala pesantren yang sering kali menampakan kesan lucu, konyol, sok, bahkan nakal.

Seri Tempo: Daud Beureuh, Pejuang Kemerdekaan yang Berontak (2011)

Teungku Daud Beureuh termasuk pendukung pertama Proklamasi Kemerdekaan RI pada 1945. Tapi pada 1953 ia angkat-senjata melawan RI. Inilah kisah sang pejuang yang merasa dikhianati, kisah perlawanan daerah terhadap kekuasaan pusat yang mengekang. Teungku Daud ialah orang yang menyambut Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia dengan sumpah setia. Ia mencintai Indonesia merdeka dan menggalang dana dari masyarakat Aceh untuk membiayai perjuangan militer dan politik melawan Belanda. Tak heran bila Sukarno menyebut Aceh sebagai "daerah modal republik" ketika mengunjungi daerah ini untuk yang pertama kali pada 1948. Perkembangan RI setelah pengakuan kedaulatan menjauh dari harapan Teungku Daud. Ia pun memutuskan angkat-senjata melawan pemerintah pusat. Buku ini adalah satu dari serial Tokoh Islam di Awal Kemerdekaan diangkat dari liputan khusus Majalah Berita Mingguan Tempo pada 2003-2010. Serial ini menampilkan wajah Islam Indonesia yang majemuk. Sedari awal berdirinya Republik Indonesia, selalu saja ada sosok yang mengedepankan perdamaian dan demokrasi, tapi juga ada yang dirudung kecewa lantas memilih jalan radikal dan kekerasan.

Ia pun memutuskan angkat-senjata melawan pemerintah pusat. Buku ini adalah satu dari serial Tokoh Islam di Awal Kemerdekaan diangkat dari liputan khusus Majalah Berita Mingguan Tempo pada 2003-2010.

Risalah Hujan yang Menolak Reda - Jejak Pustaka

Radit dan Dea adalah sepasang remaja yang saling jatuh hati di waktu yang salah. Meski begitu, mereka tetap bisa menjalani hari – harinya dengan penuh romantisme. Mereka acapkali tidak tahu harus mengambil keputusan seperti apa. Antara mengakhiri hubungan mereka berdua atau terus merajut kasih yang ujungnya barangkali telah mengangah luka yang mendalam. Buku ini memberikan Pelajaran tentang jatuh dan patah, tentang memilih dan menerima. Mengajarkan perihal bagaimana jatuh cinta itu juga harus bertanggungjawab. Bukan hanya tentang kebahagiaan tetapi juga kesiapan menerima segala duka dibaliknya.

Radit dan Dea adalah sepasang remaja yang saling jatuh hati di waktu yang salah.