Seorang K.H. Dja’far Sabran dikenal sebagai tokoh ulama Masyhur di Kalimantan Timur. Beliau merupakan pendakwah yang memiliki pengetahuan dan wawasan yang luas, beliau memiliki pengetahuan yang luas baik dalam bidang agama maupun dunia. Banyak pemikiran beliau mengenai konsep kehidupan baik mengenai ibadah maupun akhlak yang beliau sampaikan melalui kegiatan pengajian rutin secara lisan maupun tulisan beliau di dalam kitab-kitabnya. Beliau juga banyak mengemukakan pemikiran beliau mengenai akhlak atau adab terpuji, salah satunya adalah tawakal. Menurut beliau tawakal merupakan adab seorang hamba yang menyikapi seluruh urusan kehidupan dengan melakukan usaha/ikhtiar dengan cara yang ma’ruf dan sesuai kemampuan kemudian menyerahkan seluruh urusan kehidupan tersebut hanya kepada Allah, merasa semuanya dari Allah dan karena Allah, sehingga semua yang terjadi pada dirinya diyakini mengandung hikmah.
... wa al-Ulama' wa Adab al-Thalib, Al-Ibrar bi Ba'dh Mu'jizat Khayr al-Basyar, Al-Awa'il wa al-Awakhir wa al-Asanid dan banyak lagi. Seterusnya, terdapat 2 buah buku yang bertajuk al-Hadith al-Musalsalah dan al-Awa'il wa al-Awakhir wa ...
Di antara keistimewaan Al-Qur’an sebagai mukjizat terbesar Allah swt kepada Nabi Muhammad Sa, yakni rangkaian satu-kesatuan yang bersifat utuh dan menyeluruh (jami’-mani’; intact-comprehensive) serta kekhasan masing-masing surat-suratnya. Termasuk surah Al-Mâ’idah [5] yang memiliki sejumlah kelebihan (fadha’il). Salah satunya berkenaan dengan khitab (arah pembicaraan) dan khitahnya yang lebih spesifik ditujukan kepada orang-orang beriman. Mulai dari tuntunan hubungan vertikal manusia dengan Allah swtdan hubungan horizontal dengan sesama manusia, hingga hubungan lingkungan alam sekitar bahkan semesta. Tidak hanya tentang hukum keluarga dengan segala aspeknya, akan tetapi juga ihwal hukum muamalah yang benar-benar lengkap dan sempurna. Semuanya ada landasan hukumnya di dalam surah Al-Mâ’idah. “Serial Tafsir Al-Amîn Bedah Surah Al-Mâ’idah” yang berada di tangan pembaca menyuguhkan penjelasan surah Al-Mâ’idah (bagian pertama) ini dengan gayanya yang khas menggunakan pendekatan metode tafsir dialogis (tafsir mukalamah). Bagaimana persisnya, mari kita baca buku ini dengan saksama. Kiranya dapat memberikan pencerahan. Aamiin, semoga!
... wa-la-tâ'âwanû 'ala Al-istmi wa-Al-'udwan.” Maknanya, tolong-menolonglah kalian orang-orang beriman atas pijakan kebajikan dan ketakwaan, dan janganlah kalian melakukan kerja sama atau tolong-menolong yang dibangun atas dasar dosa ...
... wa bihi nasta'inu ' ala umuri ' ddunya wa'ddien ; wa shallallahu wa sallama ' ala Sajjidina Muhammadin wa alihi wa shahbihi adjma'ien . Dengan hidajat dan taufiq Allah Subhanahu wa Ta'ala serta dengan pertolonganNja djua , selesailah ...
Untuk pembelian ebook google atau pemesanan versi cetak bisa menghubungi SMS/Whatsapp: +62811187416 atau di okbuku.com Dapatkan koleksi e-book kami yang lain di: studiquran.com/e-book ----------------------------------------------------------------------------------------------- Suatu kali seorang perempuan mendatangi Nabi s.a.w. untuk mendapatkan makanan, karena mereka lapar. Siti Aisyah r.a., isteri Nabi s.a.w., memberinya sebiji kurma, karena pada saat itu dia tak mempunyai makanan yang lainnya lagi untuk diberikan. Perempuan itu membagi dua kurmanya dan memberikannya kepada kedua anak perempuannya. Dia sendiri tetap menahan lapar. Kemudian Hazrat Aisyah r.a. memberitahukan hal itu kepada Nabi s.a.w. betapa sang ibu menunjukkan kasihnya kepada anak-anaknya. Nabi s.a.w. lalu bersabda: ”Aku bersaksi demi Dzat Yang kehidupanku ditangan-Nya bahwa kasih Allah kepada makhluk-Nya jauh lebih besar daripada yang ditunjukkan ibu itu kepada anak-anaknya”. Dzat Yang menanamkan kasih-sayang di dalam hati seorang ibu pastinya memiliki kasih yang sungguh jauh lebih besar kepada hamba-hamba-Nya. Allah adalah Rabb dan Pemberi Kecukupan yang sejati dari manusia. Demikianlah sekelumit tafsir Anwarul Quran yang ada di dalam surat An-nas. Masih banyak untian-untaian mutiara hikmah lainnya yang bisa kita dapatkan dibuku ini. *** akan tetapi sepanjang pendapatan penyelidikan saya, selamat ia daripada paham kebendaan (materialisme) dan daripada paham “ke-aqlian” (rationalisme), paham keghaiban (mistik), yang menyimpang daripada iman dan taukhid Islam yang benar. Tegasnya terpelihara ia daripada kesesatan Dahriyah, Mu’tazilah dan Batiniyah. — H. Agus Salim, Tokoh Pahlawan Nasional Ini adalah tafsir yang menggugah yang memperbaharui lagi dan memperkuat iman serta mengilhami kecintaan kepada Qur’an dalam hati para pembacanya. Setiap orang yang membaca tafsir itu menemukan iman dan cahaya baru berkenaan dengan eksistensi Allah dan hakekat ganjaran serta hukuman dalam kehidupan akhirat. —Maulana Muhammad Ali, penulis Tafsir Qur’an Suci
Untuk pembelian ebook google atau pemesanan versi cetak bisa menghubungi SMS/Whatsapp: +62811187416 atau di okbuku.com Dapatkan koleksi e-book kami yang lain di: studiquran.com/e-book -------------------------------------------------------- ...
... keajaiban proses penciptaan dari setetes air mani hingga menjadi manusia bertubuh sempurna , dan mempunyai daya tanggapan indria , dengan urat nadi dan sistim nadi dan sistim urat syaraf yang mengagumkan , dan sebagainya . Berkata Allah ...
... keajaiban proses penciptaan dari setetes air mani hingga menjadi manusia bertubuh sempurna , dan mempunyai daya tanggapan indria , dengan dengan urat nadi dan sistim urat syaraf yang mengagumkan , dan sebagainya . Berkata Allah SWT ...