Sebanyak 26322 item atau buku ditemukan

Fokus Kepada Tuhan (ed. 1)

Buku ini berisi sepuluh tulisan dan teks kontemplatif yang dibuat dengan tujuan menolong dan membantu orang-orang percaya untuk lebih lagi memusatkan diri dan kehidupannya kepada Tuhan. Maka tidak ada jalan lain, untuk dapat tetap memusatkan diri pada frekuensinya Tuhan, kita harus menjaga proyeksi dan fokus hidup kita kepada-Nya dan menyingkirkan setiap gangguan yang membuyarkan fokus kita kepada Tuhan. Ketika kita fokus kepada Tuhan maka proses rekonsiliasi dan pembaharuan hidup akan terjadi. Dalam pengantar ini saya mengajak seluruh pembaca untuk memiliki komitmen membaca serta mengolah renungan yang berisi ajakan untuk kita dapat memiliki cara pandang yang Alkitabiah dan membuat kita tetap memusatkan diri dengan Allah. Saya berharap renungan-renungan sederhana dalam buku ini dapat menolong Anda untuk tetap berjalan di dalam jalur Tuhan, untuk memenuhi panggilan Tuhan, dan tetap berproses dalam kehendak Tuhan. Selamat membaca.

Buku ini berisi sepuluh tulisan dan teks kontemplatif yang dibuat dengan tujuan menolong dan membantu orang-orang percaya untuk lebih lagi memusatkan diri dan kehidupannya kepada Tuhan.

Kesurupan Tuhan: Esai dan Puisi

Lampu Sang Kafir Kami ucapkan banyak terimakasih padamu, hai orang kafir Karena engkau mampu memaksa matahari terbit di malam hari Dengan itu peradaban memudahkan hidup kami Sungguh siapa bisa mengabaikan jasamu yang sangat berarti Kecuali orang-orang tak berhati Tuhan, apa hanya karena tidak beriman, jiwanya harus dibersihkan lebih dahulu dengan basuhan air neraka agar menjadi suci? (Thomas Alva Edison) SANG PENUNGGANG CAHAYA Awalnya ia hanya seorang pelamun Yang bertanya bagaimana kenyataan itu disusun Ia abdikan hidup demi sebuah mimpi Bagaimana caranya cahaya bisa ditunggangi Gaya berat membuat ruang dan waktu melengkung Para ilmuwan pun banyak dibuat bingung Menunggu pembuktian sejarah baru Cara revolusioner memahami tarian sang waktu Teori besar yang dipikul sendiri oleh pikiran eksentrik Keindahan dalam keanehan yang unik Aku bangga menjadi pengagummu yang setia Layaknya berdiri di atas pundak para raksasa Mengenang 100 tahun lahirnya Teori Relativitas Umum Einstein 1915-2015.

Lampu Sang Kafir Kami ucapkan banyak terimakasih padamu, hai orang kafir Karena engkau mampu memaksa matahari terbit di malam hari Dengan itu peradaban memudahkan hidup kami Sungguh siapa bisa mengabaikan jasamu yang sangat berarti Kecuali ...

Tuhan, Kenapa Jodohku Belum Datang

Jodoh adalah pasangan hidupmu. Mencari jodoh yang tepat adalah proses menemukan pasangan yang bisa diajak sehidup semati. Artinya, bukan hanya untuk di dunia saja, tapi juga untuk di akhirat nanti. Kadang proses mencari jodoh yang baik membutuhkan waktu yang lama. Hal ini wajar jika membuatmu galau dan bersedih, karena memang manusia diciptakan berpasangpasangan untuk saling melengkapi dan menyenangkan hati masing-masing. Bukan berarti jika saat ini kau belum menemukan jodohmu, Allah tidak sayang kepadamu. Mungkin malah sebaliknya, Allah memberimu waktu memperbaiki diri untuk men jemput jodoh yang terbaik bagimu.

Jodoh adalah pasangan hidupmu.

Mereka bilang di sini tidak ada Tuhan

suara korban tragedi Priok

Human rights violations by the Indonesian military against the Muslims in Tanjung Priok in 1984; accounts written based on the interview with the victims and victims' family.

Human rights violations by the Indonesian military against the Muslims in Tanjung Priok in 1984; accounts written based on the interview with the victims and victims' family.

Saat Tuhan Beralasan

Saat Tuhan Beralasan PENULIS: Indin Rarasati ISBN: 978-623-90480-4-4 Penerbit : Guepedia Publisher Ukuran : 14 x 21 cm Tebal : 290 halaman Sinopsis: Ini adalah tentang alasan yang Tuhan berikan dari segala pertemuan dan perpisahan. Mengisahkan diriku sebagai Callia Jasmine Anindita Suharmoko yang dibesarkan dari keluarga yang tidak kekurangan suatu apapun. Hanya saja orang lain yang memandang bahwa perbedaan yang dimiliki keluargaku adalah suatu kekurangan yang pada akhirnya menjadi pandangan bahwa aku harus sama dengan yang lainnya. Bagiku, bukan itu masalahnya. Jika pada akhirnya aku memang akan sama dengan yang lain, bukan berarti karena pandangan mereka, tapi karena hatiku sendiri. Dalam kisah ini aku akan bertemu dan berpisah dengan berbagai sosok. Mereka datang dan pergi bukan tanpa alasan, namun bukan aku yang membuatnya, Tuhanlah yang memiliki alasan tersendiri mengapa harus mereka yang bertemu dan berpisah denganku. Bertemu dan berpisah mengajarkanku bahwa ketidakyakinan pada akhirnya akan membawaku pada sebuah janji yang ku ingkari, juga pada kata yang tidak aku tepati. Namun, dua hal ini juga lah yang akan membaikkan prasangka yang semua dihantam oleh rasa yang tidak terindahkan. Hingga akhirnya, pertemuan membuatku tak perlu banyak alasan. Ku rasa, Tuhan hanya memberiku alasan bahwa aku hanya perlu merasa cukup untuk mencintai seseorang. Email : guepedia@gmail•com WA di 081287602508 Happy shopping & reading Enjoy your day, guys

Saat Tuhan Beralasan PENULIS: Indin Rarasati ISBN: 978-623-90480-4-4 Penerbit : Guepedia Publisher Ukuran : 14 x 21 cm Tebal : 290 halaman Sinopsis: Ini adalah tentang alasan yang Tuhan berikan dari segala pertemuan dan perpisahan.

Ya Tuhan, Mengapa Kau Ambil Dia Dariku?

"Setiap orang memiliki jam kehidupannya masing-masing. Satu ketika jam itu akan berhenti berputar dan ia akan meninggal dunia. Itulah sebuah kehidupan, yang sekaligus sebuah misteri. Semua orang tahu itu. Namun, bagaimana bila jam kehidupan orang yang kita kasihi berhenti berputar? Perasaan tidak percaya, marah, kecewa, sedih bisa saja kita alami. Itulah suatu perasaan duka. Bagaimana kita harus berhadapan dengannya secara tepat? Bagaimana kita harus mengatasi perasaan duka? Ternyata, tak jarang orang gagal mengatasi kedukaannya. Akibatnya, ia terus dibayang-bayangi kesedihan, merasa tak berdaya, emosi cenderung labil, dan kurang berfungsi secara optimal dalam kehidupan. Tentu kita tidak ingin menjadi pribadi seperti itu. Itulah sebabnya, buku ini hadir untuk menjadi sahabat perjalanan yang menuntun kita secara lembut menuju tahap kehidupan yang lebih baik, lebih normal, dan lebih sehat. Apakah kita ingin mencapai hal tersebut? "Kelahiran dan kematian selalu ada. Dan tidak semua kita siap menghadapi kematian atau peristiwa ditinggalkan oleh orang-orang yang kita cintai. Ada banyak petunjuk di buku ini yang bisa menguatkan dan membuat kita siap menghadapi kedukaan... bahkan kematian kita sendiri." ---Meigel Bentura, Drs. Ec., Manajer PT Prima Elektrik Power, grup Jawa Pos"

"Setiap orang memiliki jam kehidupannya masing-masing.

Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa pada periode 1973-1983

sebuah sumbangan pemahaman tentang proses legalisasi konstitusional dalam konteks pluralitas keberagamaan di Indonesia

Legal aspects of spiritual movement in Indonesia.