Meniti Kemurnian Akidah Ahlussunnah Melalui Penjelasan Ilmiah Kitab Syarhussunnah
Isma'il bin Yahya al-Muzani yang lebih dikenal dengan Imam al- Muzani ( wafat pada tahun 264 H) adalah seorang ulama dari Negeri Mesir. Beliau adalah murid imam asy- Syafi'i. Bahkan beliaulah yang memandikan jenazah Imam asy-syafi'i. Imam asy-syafi'i pernah berujar, "al- Muzani adalah penolong mazhabku". Buku ini adalah penjelasan terhadap salah satu karya al-Muzani dalam bidang akidah, yang dikenal dengan sebutan syarhus Sunnah Lil Muzani. Kitab yang berisi uraian lengkap mengenai akidah ahlussunah wal jamaah yang shahih berdasarkan Al-Qur'an dan Sunnah. Di antara pembahasan di dalamnya adalah akidah tentang ketinggian Allah diatas 'Arsy, iman terhadap malaikat, penciptaan Adam, surga dan neraka, keimanan terhadap takdir, hakikat keimanan, keyakinan bahwa Al-Qur'an adalah Kalamullah bukan mahluk, keimanan terhadap sifat-sifat Allah, tidak gegabah dan bermudah-mudahan dalam mengkafirkan seseorang yang asalnya muslim, ketaatan kepada pemimpin muslim, ajal mahluk, fitnah kubur, pengadilan hari kiamat, serta kecintaan terhadap para sahabat Nabi. Buku ini dilengkapi pula dengan pembahasan empat rukun Islam (shalat fardhu, zakat, shaum Ramadhan, haji), menghindari najis, thaharah ( berwudhu dan mandi wajib), shalat sunnah ( witir, rawatib, Idul Fitri dan Idul Adha, shalat gerhana dan istisqa'). Dibahas pula beberapa contoh dosa besar seperti perbuatan mengadu domba,ghibah, dusta, dan bertindak sewenang-wenang. Semoga kehadiran buku ini memberi pencerahan bagi anda dalam mengenal dan mendalami akidah yang shahihah sesuai dengan pemahaman Nabi dan para sahabatnya.
Isma'il bin Yahya al-Muzani yang lebih dikenal dengan Imam al- Muzani ( wafat pada tahun 264 H) adalah seorang ulama dari Negeri Mesir.