Sebanyak 5926 Textbook ditemukan

Dai di tengah kegalauan politik

... dakwah dan Islam serta tujuan dan kepentingan yang diperjuangkan adalah Islam . Karakteristik Dai yang Politikus Dai sebagai penyeru dakwah kepada masyarakat mempunyai target untuk memunculkan suatu perubahan akhlak , keyakinan dan ...

Bangkit dan Runtuhnya Daulah Fathimiyah

Daulah Fathimiyah yang berdiri di Ifriqiya, sebuah wilayah di Magh•ib A1-Adna (Maghrib Dekat), yang saat ini terletak di kawasan Tunisia, Tripolitania (barat Libya), dan Constantinois (tenggara Algeria), merupakan daulah yang turut mewarnai lembar sejarah dunia Islam, sebagaimana Daulah Abbasiyah dan Daulah Umawiyah. Daulah ini memegang teguh prinsip-prinsip ajaran Syiah Ismailiyah, yang dinisbatkan pada Ismail bin Ja'far Ash-Shadiq. Paham Syiah inilah yang menjadi ideologi daulah ini, sekaligus menjadi pijakan dalam menjalankan konstitusi negara. Penamaan daulah Fathimiyah diklaim berdasarkan nisbat secara geneologi pada keturunan Rasulullah, yakni Fathimah; Meskipun ada yang mengatakan bahwa penyebutan yang lebih tepat adalah Daulah Ubaidiyah, sebagaimana nama pendirinya Ubaidillah Al-Mandi. Rentang kekuasaan daulah ini berada pada dua fase, yaitu pada masa kekuasaan di Ifriqiya (297-362 H/910-973 M) dan Mesir serta Timur Islam (326-567 H/ 973- 1171 M) Selain menyajikan fakta dan data tentang sejarah Daulah Fathimiyah, buku ini juga menceritakan konflik dan perseteruan yang terjadi pada masa daulah tersebut. Termasuk dengan kekuatan Byzantium yang pada masa lalu juga diperhitungkan oleh dunia. Sebagai sajian yang lengkap, buku ini ditutup dengan munculnya Shalahuddin A1-Ayyubi, yang tak hanya berhasil menaklukkan kekuasaan Kristen, tetapi juga mampu mengambil alih kekuasaan Daulah Fathimiyah pada akhir keruntuhannya. Sehingga peralihan kekuasaan dari Daulah Fathimiyah (Syiah) ke Dinasti Ayyubiyah (Sunni) menjadi mata rantai sejarah yang sarat dengan pelajaran dan hikmah. Sebagai sebuah kaiya sejarah, buku ini sangat layak Anda baca! - Pustaka Al-Kautsar Publisher - Dilarang keras mem-PDF-kan, mendownload, dan memfotokopi buku-buku Pustaka Al-Kautsar. Pustaka Al-Kautsar tidak pernah memberikan file buku kami secara gratis selain dari yang sudah tersedia di Google Play Book. Segala macam tindakan pembajakan dan mendownload PDF tersebut ada ilegal dan haram.

... Dai Abu Abdillah telah berkenalan dengan Al-Hasan bin Farajdi Kufah. Setahun kemudian, Ad-Dai Abu Abdillah ikut bergabung dengan rombongan jamaah haji Yaman dan berangkat bersama mereka ke Makkah210pada tahun 279 H/893 M. Hal itu ...

Dakwah Simpatik: Meraih Simpati Audiens di Era Global

"Buku Dakwah Simpatik yang disusun Dra. Hj. Udji Asiyah, M.Si. ini merupakan salah satu bentuk hasil kreasi dan inovasi dakwah agama yang perlu diapresiasi. Dalam buku ini, Penulis mencoba membahas agama bukan bermula dan berdasar teks yang diterjemahkan dan dioperasionalisasikan sebagaimana terlazim dilakukan para penceramah, melainkan mengorganisasikan pesan agama berdasar momen isu-isu tematik. Hal ini menarik karena momen tematik merupakan fenomena yang kehadirannya berdasarkan konteks tertentu. Justru mencabar dan menjelaskan agama berdasar fenomena konteks inilah yang membedakannya dengan buku-buku kajian agama lainnya." —Prof. Dr. H. Musta’in Mashud, M.Si. Ketua Program Studi S-3 Ilmu Sosial FISIP UNAIR "Dakwah tidak terbatas hanya secara oral di atas mimbar, namun juga sentuhan-sentuhan terhadap permasalahan kehidupan umat baik moral, agama, ekonomi, sosial, lingkungan hidup dan pendidikan harus mendapat perhatian. Hal ini menjadi tanggung jawab kita semua dalam visi mulia amar makruf nahi mungkar, untuk membawa umat pada kehidupan yang berkualitas dunia dan akhirat. Buku Dakwah Simpatik yang disusun Dra. Hj. Udji Asiyah, M.Si. ini membuka cakrawala kita bahwa dalam melaksanakan dakwah diperlukan suatu metode dan strategi yang tepat terhadap sasaran dakwah, serta tidak mengesampingkan apa yang menjadi problem masyarakat yang kita hadapi, sehingga kita mampu menawarkan sebuah solusi." —Dra. Hj. Masruroh Wahid, M.Si. Ketua Wilayah Muslimat NU Provinsi Jawa Timur

... dari kehancuran. Para Dai dituntutuntuk bisa memahami kondisi global yang tidak terbendung ini agar dapat mengambil peran aktif dalam memberikan sehingga belum Indonesia. Dai bagi sangat umat. tentu mereka strategis Di Ada pemahaman ...

Sudut Pandang

Dialog & Sebuah Pemikiran Islam

Di dalam Kitab Suci al Quran, disebutkan bahwa pria maupun wanita diciptakan min nafsin wahidah, dari satu nafs atau satu zat atau dapat pula dikatakan dari jenis yang sama. Dan Dia ialah Yang menumbuhkan kamu dari jiwa satu... (Qs. 6: 99) Kejadian kamu dan kebangkitan kamu itu hanyalah seperti satu nafs. Sesungguhnya Allah itu Yang Maha-mendengar, Yang Maha-melihat. (Qs. 31: 28) Dan tiada manusia kecuali umat satu (Qs. 10: 19) Dan dari sabda Ilahi di atas, sudah nyata bahwa seluruh umat manusia merupakan satu keesaan. Alangkah indahnya kalau dalam membina kehidupan bermasyarakat dapat diupayakan dapat sama dalam satu derap langkah yang tepat. Demikianlah semuanya seakan-akan anggota dari satu keluarga, yang tinggal di bumi yang sama, sebagai hamparan tempat melepaskan lelah, di bawah langit sebagai atap. Wahai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari pria dan wanita, dan membuat kamu suku-suku dan kabilah-kabilah, agar kamu saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah yang paling taqwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah itu Yang Maha-mengetahui, Yang Maha-waspada [Qs. 49: 13) Dan dalam hadis Nabi Muhammad Rasululah saw disebutkan “Semua mahluk adalah keluarga Allah, maka orang yang paling dicintai Allah ialah orang yang paling bermanfaat bagi keluarga-Nya” (HR. Baihaqi) Buku ini mencoba menjembatani pemahaman Islam, khususnya mengenai Ahmadiyah, melalui dialog. Dan dengan kemajuan komunikasi sekarang ini, mengenal melalui sudut paham dari masing-masing peserta dialog dapat diikuti dengan jelas. Alhamdulillah. Demikianlah Islam yang damai, internasional, tolerant, non sektarian, inspiring dan rasional akan dapat lebih dipahami dengan dialog dan pemikiran-pemikiran Islam yang terbuka.

Di dalam Kitab Suci al Quran, disebutkan bahwa pria maupun wanita diciptakan min nafsin wahidah, dari satu nafs atau satu zat atau dapat pula dikatakan dari jenis yang sama.

Resonansi dialog agama dan budaya

dari kebebasan beragama, pendidikan multikultural, sampai RUU anti pornografi

Religious pluralism, multiculturalism, and religious education in Indonesia.

Religious pluralism, multiculturalism, and religious education in Indonesia.

Dari Monolog Ke Dialog

34 CATATAN AUTOETNOGRAFI SEBAGAI ANAK PENDETA

Pengalaman Penulis sebagai anak pendeta di Pulau Tanimbar adalah petualangan outsider yang menjadi insider. Perjalanan dari outsider menjadi insider dinarasikan dalam judul Dari Monolog ke Dialog. Ada tiga hal penting yang menarik untuk dikemukakan oleh penulis yaitu simbol, cerita, dan permainan. Pertama, Simbol yang ada dalam narasi ditunjukan oleh penulis sebagai perekat dalam membangun good memory, di mana semua manusia harus berhubungan baik dengan sesama manusia dan alam semesta. Kita akan mendapatkan banyak symbol dalam buku ini kain tenun, sirih, pinang, dan bakul membawa pesan saudara pada hubungan. Pesan ini diceritakan secara empiris dimulai dari kedatangan orang asing dan tanda penyambutan yang diberikan dari masyarakat melalui tari-tarian, ritual sirih-pinang, menyanyi dan bersukacita mengiringi tamu. Kedua, Cerita-cerita dalam narasi berangkat dari konteks tanimbar dimulai dengan cerita horror, bahagia dan inspiratif. Hidup sebagai orang kampung yang menikmati kunjungan dan relasi. Cerita-cerita yang disodorkan oleh penulis tentu saja tidak normatif namun sangat khas memperlihatkan suasana sebagai orang kampung yang hidup di masa-masa orde baru dan juga konflik dan post konflik maluku. Cerita horor yang melihat sisi malam di pedalaman menurut pandangan orang kampung, membawa pesan bahwa kekuatan supernatural masih terus eksis dalam paradigma orang kampung. Cerita bahagia yang membingkai suasana anak-anak kecil ketika berada dalam proses membentuk jati diri. Kemudian ada cerita inspiratif yang menolong pembaca tentang hutan dan laut. Ketiga, Bermain ditampilkan dalam narasi dengan menyenangkan hati, menyembuhkan luka dan menciptakan dasar pelajaran yaitu pengalaman. Permainan berhasil diciptakan oleh anak-anak secara turun temurun, ada aturan yang harus disepakati dalam bermain. Penulis akan menyakinkan pembaca bahwa permainan tradisional yang diciptakan anak-anak secara turun-temurun telah menjadi patron untuk membentuk nilai kejujuran dan sikap heroik mereka. Dalam rangka memperkaya pengetahuan kita tentang pulau Tanimbar, Buku ini patut menjadi pilihan.

Pengalaman Penulis sebagai anak pendeta di Pulau Tanimbar adalah petualangan outsider yang menjadi insider. Perjalanan dari outsider menjadi insider dinarasikan dalam judul Dari Monolog ke Dialog.

Jejak-Jejak Pemilu 2004

Talkshow Denny J.A Dalam Dialog Aktual Radio Delta FM

Tahun 2004 adalah tahun yang sangat menentukan bagi bangsa Indonesia. Apakah di tengah-tengah hantaman krisis multi-aspek yang tak kunjung usai, bangsa Indonesia dapat meneruskan proses demokratisasinya, dengan menyelenggarakan pemilihan umum secara terbuka, demokratis dan damai? Apakah kisah sukses pemilu 1999 hanya sekedar kejutan di masa transisi, ataukah benar-benar bukti bahwa bangsa Indonesia memang serius menjalankan reformasi di bidang politik? Pemilu 2004 jelas berbeda dengan pemilu 1999. Kompleksitas penyelenggaraan pemilu 2004 meningkat karena bangsa Indonesia bukan sekedar melakukan pemilihan umum legislatif, tapi juga pemilihan presiden secara langsung. Buku ini dengan komprehensif dan menarik mencatat perkembangan demi perkembangan, perdebatan demi perdebatan dan komplikasi masalah yang timbul bersamaan dengan perubahan sistem pemilu di atas.

Tahun 2004 adalah tahun yang sangat menentukan bagi bangsa Indonesia.

Dialog antara Rindu, Rasa dan Resah

Dialog antara Rindu, Rasa dan Resah PENULIS: Hilmi Ibnu Jalal Tebal : 94 halaman ISBN : 978-623-7391-84-5 www.guepedia.com Sinopsis: Buku ini menceritakan tentang curhatan pengalaman dari seorang remaja yang sebenarnya dia sendiri tidak paham dengan cinta, bagaimana cinta itu bekerja dan nilai dari cinta sendiri itu apa. Baginya, cinta merupakan sebuah anugerah yang masih mentah, harus diolah sekian lama dengan bumbu-bumbu berupa rasa, kepercayaan, kenyamanan dan lain-lain. Namun, dengan pengalamannya, dia perlahan mulai memahami apa itu cinta sebenarnya, bagaimana cinta itu bekerja, kapan terjadinya cinta, disadari atau tidak disadari, dan apakah cinta itu mempunyai nilai atau bermanfaat bagi seseorang? Jika benar mempunyai nilai, bukankah banyak yang berkata “Aku cinta Kamu”, tetapi keesoakan harinya ia menangis, karena patah hati. Hilmi dalam cerita ini diterangkan sebagai mahasiswa yang aktif dalam berorganisasi kampus, dan mempunyai pengalaman yang cukup dalam urusan percintaan, yang membuatnya paham tentang percintaan. Remaja yang tidak begitu pintar, namun mempunyai rasa tanggung jawab yang tinggi, dan mempunyai sifat yang keras dalam merebut hati perempuan. Dia ahli dalam bertutur kata, dalam memainkan sajak-sajak yang meluluhkan hati perempuan. www.guepedia.com Email : [email protected] WA di 081287602508 Happy shopping & reading Enjoy your day, guys

Dialog antara Rindu, Rasa dan Resah PENULIS: Hilmi Ibnu Jalal Tebal : 94 halaman ISBN : 978-623-7391-84-5 www.guepedia.com Sinopsis: Buku ini menceritakan tentang curhatan pengalaman dari seorang remaja yang sebenarnya dia sendiri tidak ...

Atas nama pengalaman beragama dan berbangsa di masa transisi

kumpulan dialog Jumat di Paramadina

Questions and answers on Islam; collected articles.

Questions and answers on Islam; collected articles.